Kongres Kecerdasan Buatan Seoul: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29563494; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kongres Kecerdasan Buatan Seoul''' '''2024''' diselenggarakan bersama oleh pemerintah [[Korea Selatan]] dan [[Inggris]]. Deklarasi Seoul diadopsi untuk mengatasi teknologi [[kecerdasan buatan]] dan tantangan serta peluang terkait teknologi tersebut. | '''Kongres Kecerdasan Buatan Seoul''' '''2024''' diselenggarakan bersama oleh pemerintah [[Korea Selatan]] dan [[Inggris]]. Deklarasi Seoul diadopsi untuk mengatasi teknologi [[kecerdasan buatan]] dan tantangan serta peluang terkait teknologi tersebut. <ref>[https://en.yna.co.kr/view/AEN20240521002551315 (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI]. ''Yonhap News Agency''. May 21, 2024.</ref> | ||
== Latar belakang == | == Latar belakang == | ||
Kongres Kecerdasan Buatan Seoul merupakan pertemuan kedua sejenis setelah [[Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan]] yang diadakan di pertama yang diadakan di [[Bletchley Park]], Inggris pada November 2023. Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan pertama menghasilkan dokumen yang disebut dengan Deklarasi Bletchley. Dalam Deklarasi Bletchley, negara-negara peserta sepakat untuk memprioritaskan identifikasi risiko [[Keamanan kecerdasan buatan]] yang menjadi perhatian bersama. Sementara itu, Kongres Kecerdasan Buatan Seoul menekankan pentingnya pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai strategi global dalam menghadapi tantangan dan peluang teknologi baru. | Kongres Kecerdasan Buatan Seoul merupakan pertemuan kedua sejenis setelah [[Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan]] yang diadakan di pertama yang diadakan di [[Bletchley Park]], Inggris pada November 2023.<ref>[https://www.gov.uk/government/topical-events/ai-safety-summit-2023 AI Safety Summit 2023 - GOV.UK]. ''www.gov.uk''. 2025-04-28.</ref> Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan pertama menghasilkan dokumen yang disebut dengan Deklarasi Bletchley.<ref>[https://www.gov.uk/government/publications/ai-safety-summit-2023-the-bletchley-declaration/the-bletchley-declaration-by-countries-attending-the-ai-safety-summit-1-2-november-2023 The Bletchley Declaration by Countries Attending the AI Safety Summit, 1-2 November 2023]. ''GOV.UK''.</ref> Dalam Deklarasi Bletchley, negara-negara peserta sepakat untuk memprioritaskan identifikasi risiko [[Keamanan kecerdasan buatan]] yang menjadi perhatian bersama. Sementara itu, Kongres Kecerdasan Buatan Seoul menekankan pentingnya pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai strategi global dalam menghadapi tantangan dan peluang teknologi baru.<ref>[https://www.koreatimes.co.kr/www/nation/2024/05/113_375088.html World leaders adopt Seoul Declaration at AI Seoul Summit]. ''The Korea Times''. May 22, 2024.</ref> | ||
== Peserta terkemuka == | == Peserta terkemuka == | ||
Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin negara-negara anggota [[G7]], termasuk Amerika Serikat, Kanada, [[Prancis]], dan [[Jerman]], serta negara-negara tambahan seperti Korea Selatan, Singapura, dan Australia. Selain itu, perwakilan dari [[Perserikatan Bangsa-Bangsa]] (PBB), [[Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi|Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi]](OECD), dan [[Uni Eropa]] turut hadir. Kongres ini juga dihadiri oleh tokoh dari perusahaan global, seperti Direktur utama [[Tesla, Inc.|Tesla]] [[Elon Musk]], Ketua [[Samsung Electronics]] [[Lee Jae-yong (pengusaha)|Lee Jae-yong]], pengembang [[ChatGPT]] [[OpenAI]], [[Google]], [[Microsoft]], [[Meta Platforms|Meta platforms]], dan operator portal terbesar Korea Selatan, [[Naver]]. Kehadiran para pemimpin dan perwakilan sektor swasta menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam membahas pengembangan kecerdasan buatan. | Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin negara-negara anggota [[G7]], termasuk Amerika Serikat, Kanada, [[Prancis]], dan [[Jerman]], serta negara-negara tambahan seperti Korea Selatan, Singapura, dan Australia. Selain itu, perwakilan dari [[Perserikatan Bangsa-Bangsa]] (PBB), [[Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi|Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi]](OECD), dan [[Uni Eropa]] turut hadir. Kongres ini juga dihadiri oleh tokoh dari perusahaan global, seperti Direktur utama [[Tesla, Inc.|Tesla]] [[Elon Musk]], Ketua [[Samsung Electronics]] [[Lee Jae-yong (pengusaha)|Lee Jae-yong]], pengembang [[ChatGPT]] [[OpenAI]], [[Google]], [[Microsoft]], [[Meta Platforms|Meta platforms]], dan operator portal terbesar Korea Selatan, [[Naver]]. Kehadiran para pemimpin dan perwakilan sektor swasta menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam membahas pengembangan kecerdasan buatan.<ref>[https://en.yna.co.kr/view/AEN20240521002551315 (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI]. ''Yonhap News Agency''. May 21, 2024.</ref> | ||
== Pusat penelitian keamanan kecerdasan buatan == | == Pusat penelitian keamanan kecerdasan buatan == | ||
Presiden Korea Selatan, [[Yoon Suk Yeol]], menyatakan bahwa Korea Selatan akan mendorong pembentukan pusat penelitian keselamatan kecerdasan buatan di negara tersebut dan bergabung dengan jaringan global untuk meningkatkan keselamatan kecerdasan buatan secara internasional. [[Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi|Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan]], Lee Jong-ho, menyampaikan rencana pembukaan Institut Keselamatan kecerdasan buatan pada tahun 2024. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan standar keselamatan dan regulasi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan kecerdasan buatan dapat berlangsung secara aman, bertanggung jawab, dan berkesinambungan di tingkat global.Korea Selatan menyelenggarakan upacara peluncuran [[Institut Keselamatan Kecerdasan Buatan]] pada tanggal 27 November di Pangyo. | Presiden Korea Selatan, [[Yoon Suk Yeol]], menyatakan bahwa Korea Selatan akan mendorong pembentukan pusat penelitian keselamatan kecerdasan buatan di negara tersebut dan bergabung dengan jaringan global untuk meningkatkan keselamatan kecerdasan buatan secara internasional.<ref>Jeong Chan-sam. [https://www.koreapost.com/news/articleView.html?idxno=41965 World Leaders Agree to Launch Network of Safety Institutes]. ''The Korea Post''. 2024-05-26.</ref> [[Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi|Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan]], Lee Jong-ho, menyampaikan rencana pembukaan Institut Keselamatan kecerdasan buatan pada tahun 2024.<ref>[https://en.yna.co.kr/view/AEN20240522008400320 S. Korea to establish AI safety institute this year: science minister]. ''Yonhap New Agency''. May 22, 2024.</ref> Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan standar keselamatan dan regulasi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan kecerdasan buatan dapat berlangsung secara aman, bertanggung jawab, dan berkesinambungan di tingkat global.<ref>[https://www.koreatimes.co.kr/www/tech/2024/10/129_375153.html Global tech giants call for responsible AI development at Seoul forum]. ''The Korea Times''. 2024-05-22.</ref>Korea Selatan menyelenggarakan upacara peluncuran [[Institut Keselamatan Kecerdasan Buatan]] pada tanggal 27 November di Pangyo.<ref>Ministry of Science and ICT. (27 November 2024). ''“AI Safety Institute” launched following the AI Seoul Summit in May''. Diakses secara daring dari https://www.msit.go.kr/eng/bbs/view.do?nttSeqNo=1058&bbsSeqNo=42&mId=4</ref> | ||
== Hasil == | == Hasil == | ||
=== Deklarasi Seoul untuk kecerdasan buatan yang Aman, Inovatif, dan Inklusif === | === Deklarasi Seoul untuk kecerdasan buatan yang Aman, Inovatif, dan Inklusif === | ||
Deklarasi Seoul diadopsi pada Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 oleh para pemimpin yang mewakili Uni Eropa, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Jerman, Prancis, [[Italia]], Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Deklarasi ini merupakan komitmen untuk mendorong kerja sama internasional dalam pengembangan kerangka tata kelola kecerdasan buatan yang dapat diinteroperasikan antarnegara, sebagian melalui integrasi Proses Hiroshima dan Kode Etik Internasional bagi Organisasi yang Mengembangkan Sistem Kecerdasan Buatan Tingkat Lanjut. Deklarasi ini juga menekankan pengembangan kecerdasan buatan yang berfokus pada manusia melalui kolaborasi antara sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil. | Deklarasi Seoul diadopsi pada Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 oleh para pemimpin yang mewakili Uni Eropa, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Jerman, Prancis, [[Italia]], Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.<ref>[https://eng.president.go.kr/briefing/Eum2BbS4 Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room]. ''Office of the President''. Republic of Korea.</ref><ref>[https://www.korea.net/NewsFocus/policies/view?articleId=251833&koreanId=251828 AI Seoul Summit's declaration urges safety, innovation, inclusivity]. ''Korea.net''. May 22, 2024.</ref> Deklarasi ini merupakan komitmen untuk mendorong kerja sama internasional dalam pengembangan kerangka tata kelola kecerdasan buatan yang dapat diinteroperasikan antarnegara, sebagian melalui integrasi Proses Hiroshima dan Kode Etik Internasional bagi Organisasi yang Mengembangkan Sistem Kecerdasan Buatan Tingkat Lanjut. Deklarasi ini juga menekankan pengembangan kecerdasan buatan yang berfokus pada manusia melalui kolaborasi antara sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil.<ref>[https://eng.president.go.kr/briefing/Eum2BbS4 Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room]. ''Office of the President''. Republic of Korea.</ref> | ||
=== Pernyataan Menteri Seoul untuk memajukan keamanan kecerdasan buatan === | === Pernyataan Menteri Seoul untuk memajukan keamanan kecerdasan buatan === | ||
Pada pertemuan kongres tingkat menteri, Pernyataan Menteri Seoul, sebuah pernyataan bersama yang menyerukan peningkatan keselamatan, inovasi, dan inklusivitas teknologi AI, diadopsi oleh menteri dari Australia, Kanada, Chile, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Israel, Italia, Jepang, Kenya, Meksiko, Belanda, Nigeria, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Rwanda, Arab Saudi, Singapura, Spanyol, Swiss, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, serta perwakilan Uni Eropa. Pernyataan ini menekankan pengembangan ''chip'' hemat daya seiring dengan ekspansi industri kecerdasan buatan yang cepat dan perkiraan konsumsi energi tinggi. | Pada pertemuan kongres tingkat menteri, Pernyataan Menteri Seoul, sebuah pernyataan bersama yang menyerukan peningkatan keselamatan, inovasi, dan inklusivitas teknologi AI, diadopsi oleh menteri dari Australia, Kanada, Chile, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Israel, Italia, Jepang, Kenya, Meksiko, Belanda, Nigeria, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Rwanda, Arab Saudi, Singapura, Spanyol, Swiss, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, serta perwakilan Uni Eropa.<ref>[https://www.industry.gov.au/publications/seoul-declaration-countries-attending-ai-seoul-summit-21-22-may-2024#seoul-ministerial-statement-3 Seoul Ministerial Statement]. ''industry.gov.au''. Department of Industry (Australia).</ref> Pernyataan ini menekankan pengembangan ''chip'' hemat daya seiring dengan ekspansi industri kecerdasan buatan yang cepat dan perkiraan konsumsi energi tinggi.<ref>[https://en.yna.co.kr/view/AEN20240522002852320 (2nd LD) AI Seoul Summit adopts joint ministerial statement on safe, innovative, inclusive AI]. ''Yonhap News Agency''. May 22, 2024.</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Kecerdasan buatan|Kecerdasan Buatan]] | * [[Kecerdasan buatan|Kecerdasan Buatan]] | ||
* [[Hubungan luar negeri Korea Selatan]] | * [[Hubungan luar negeri Korea Selatan]] | ||
| Baris 26: | Baris 23: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kongres+Kecerdasan+Buatan+Seoul&oldid=29563494 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29563494 (2026-08-12T03:58:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kongres+Kecerdasan+Buatan+Seoul&oldid=29563494 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29563494 (2026-08-12T03:58:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 23 Agustus 2026 10.24
Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 diselenggarakan bersama oleh pemerintah Korea Selatan dan Inggris. Deklarasi Seoul diadopsi untuk mengatasi teknologi kecerdasan buatan dan tantangan serta peluang terkait teknologi tersebut. [1]
Latar belakang
Kongres Kecerdasan Buatan Seoul merupakan pertemuan kedua sejenis setelah Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan yang diadakan di pertama yang diadakan di Bletchley Park, Inggris pada November 2023.[2] Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan pertama menghasilkan dokumen yang disebut dengan Deklarasi Bletchley.[3] Dalam Deklarasi Bletchley, negara-negara peserta sepakat untuk memprioritaskan identifikasi risiko Keamanan kecerdasan buatan yang menjadi perhatian bersama. Sementara itu, Kongres Kecerdasan Buatan Seoul menekankan pentingnya pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai strategi global dalam menghadapi tantangan dan peluang teknologi baru.[4]
Peserta terkemuka
Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin negara-negara anggota G7, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Jerman, serta negara-negara tambahan seperti Korea Selatan, Singapura, dan Australia. Selain itu, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi(OECD), dan Uni Eropa turut hadir. Kongres ini juga dihadiri oleh tokoh dari perusahaan global, seperti Direktur utama Tesla Elon Musk, Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong, pengembang ChatGPT OpenAI, Google, Microsoft, Meta platforms, dan operator portal terbesar Korea Selatan, Naver. Kehadiran para pemimpin dan perwakilan sektor swasta menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam membahas pengembangan kecerdasan buatan.[5]
Pusat penelitian keamanan kecerdasan buatan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyatakan bahwa Korea Selatan akan mendorong pembentukan pusat penelitian keselamatan kecerdasan buatan di negara tersebut dan bergabung dengan jaringan global untuk meningkatkan keselamatan kecerdasan buatan secara internasional.[6] Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan, Lee Jong-ho, menyampaikan rencana pembukaan Institut Keselamatan kecerdasan buatan pada tahun 2024.[7] Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan standar keselamatan dan regulasi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan kecerdasan buatan dapat berlangsung secara aman, bertanggung jawab, dan berkesinambungan di tingkat global.[8]Korea Selatan menyelenggarakan upacara peluncuran Institut Keselamatan Kecerdasan Buatan pada tanggal 27 November di Pangyo.[9]
Hasil
Deklarasi Seoul untuk kecerdasan buatan yang Aman, Inovatif, dan Inklusif
Deklarasi Seoul diadopsi pada Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 oleh para pemimpin yang mewakili Uni Eropa, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.[10][11] Deklarasi ini merupakan komitmen untuk mendorong kerja sama internasional dalam pengembangan kerangka tata kelola kecerdasan buatan yang dapat diinteroperasikan antarnegara, sebagian melalui integrasi Proses Hiroshima dan Kode Etik Internasional bagi Organisasi yang Mengembangkan Sistem Kecerdasan Buatan Tingkat Lanjut. Deklarasi ini juga menekankan pengembangan kecerdasan buatan yang berfokus pada manusia melalui kolaborasi antara sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil.[12]
Pernyataan Menteri Seoul untuk memajukan keamanan kecerdasan buatan
Pada pertemuan kongres tingkat menteri, Pernyataan Menteri Seoul, sebuah pernyataan bersama yang menyerukan peningkatan keselamatan, inovasi, dan inklusivitas teknologi AI, diadopsi oleh menteri dari Australia, Kanada, Chile, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Israel, Italia, Jepang, Kenya, Meksiko, Belanda, Nigeria, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Rwanda, Arab Saudi, Singapura, Spanyol, Swiss, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, serta perwakilan Uni Eropa.[13] Pernyataan ini menekankan pengembangan chip hemat daya seiring dengan ekspansi industri kecerdasan buatan yang cepat dan perkiraan konsumsi energi tinggi.[14]
Lihat juga
- Kecerdasan Buatan
- Hubungan luar negeri Korea Selatan
- Kongres Aksi Kecerdasan Buatan
Referensi
- ↑ (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI. Yonhap News Agency. May 21, 2024.
- ↑ AI Safety Summit 2023 - GOV.UK. www.gov.uk. 2025-04-28.
- ↑ The Bletchley Declaration by Countries Attending the AI Safety Summit, 1-2 November 2023. GOV.UK.
- ↑ World leaders adopt Seoul Declaration at AI Seoul Summit. The Korea Times. May 22, 2024.
- ↑ (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI. Yonhap News Agency. May 21, 2024.
- ↑ Jeong Chan-sam. World Leaders Agree to Launch Network of Safety Institutes. The Korea Post. 2024-05-26.
- ↑ S. Korea to establish AI safety institute this year: science minister. Yonhap New Agency. May 22, 2024.
- ↑ Global tech giants call for responsible AI development at Seoul forum. The Korea Times. 2024-05-22.
- ↑ Ministry of Science and ICT. (27 November 2024). “AI Safety Institute” launched following the AI Seoul Summit in May. Diakses secara daring dari https://www.msit.go.kr/eng/bbs/view.do?nttSeqNo=1058&bbsSeqNo=42&mId=4
- ↑ Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room. Office of the President. Republic of Korea.
- ↑ AI Seoul Summit's declaration urges safety, innovation, inclusivity. Korea.net. May 22, 2024.
- ↑ Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room. Office of the President. Republic of Korea.
- ↑ Seoul Ministerial Statement. industry.gov.au. Department of Industry (Australia).
- ↑ (2nd LD) AI Seoul Summit adopts joint ministerial statement on safe, innovative, inclusive AI. Yonhap News Agency. May 22, 2024.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29563494 (2026-08-12T03:58:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.