Kekuatan ion: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28029795; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Konsep '''kekuatan ion''' pertama kali diperkenalkan [[Gilbert N. Lewis|Lewis]] dan [[Merie Randall|Randall]] pada tahun 1921 ketika menjelaskan [[koefisien aktivitas]] [[elektrolit kuat]]. Kekuatan ion suatu [[larutan]] adalah ukuran [[konsentrasi]] [[ion]] dalam larutan tersebut. [[Senyawa]] ionik, ketika [[Kelarutan|dilarutkan]] dalam air, [[Disosiasi (kimia)|terdisosiasi]] menjadi ion-ion. Konsentrasi [[elektrolit]] total dalam larutan akan memengaruhi sifat-sifat penting seperti [[konstanta disosiasi]] atau [[kelarutan]] [[Garam (kimia)|garam-garam]] yang berbeda. Salah satu karakteristik utama larutan dengan ion terlarut adalah kekuatan ion. Kekuatan ion dapat berupa [[Molaritas|molar]] (mol/L) atau [[Molalitas|molal]] (mol/kg air) dan untuk menghindari kebingungan satuan yang harus digunakan. | Konsep '''kekuatan ion''' pertama kali diperkenalkan [[Gilbert N. Lewis|Lewis]] dan [[Merie Randall|Randall]] pada tahun 1921 ketika menjelaskan [[koefisien aktivitas]] [[elektrolit kuat]].<ref>Manuel E. Sastre de Vicente. ''The concept of ionic strength eighty years after its introduction in chemistry''. ''Journal of Chemical Education''. 2004. Vol. 81 (5). hlm. 750. doi:10.1021/ed081p750.</ref> Kekuatan ion suatu [[larutan]] adalah ukuran [[konsentrasi]] [[ion]] dalam larutan tersebut. [[Senyawa]] ionik, ketika [[Kelarutan|dilarutkan]] dalam air, [[Disosiasi (kimia)|terdisosiasi]] menjadi ion-ion. Konsentrasi [[elektrolit]] total dalam larutan akan memengaruhi sifat-sifat penting seperti [[konstanta disosiasi]] atau [[kelarutan]] [[Garam (kimia)|garam-garam]] yang berbeda. Salah satu karakteristik utama larutan dengan ion terlarut adalah kekuatan ion. Kekuatan ion dapat berupa [[Molaritas|molar]] (mol/L) atau [[Molalitas|molal]] (mol/kg air) dan untuk menghindari kebingungan satuan yang harus digunakan.<ref>Theodros Solomon. ''The definition and unit of ionic strength''. ''Journal of Chemical Education''. 2001. Vol. 78 (12). hlm. 1691. doi:10.1021/ed078p1691.</ref> | ||
== Mengukur kekuatan ion == | == Mengukur kekuatan ion == | ||
'''Kekuatan ion molar''', ''I'', suatu larutan adalah fungsi [[konsentrasi]] ''seluruh'' [[ion]] yang ada dalam [[larutan]] tersebut, | '''Kekuatan ion molar''', ''I'', suatu larutan adalah fungsi [[konsentrasi]] ''seluruh'' [[ion]] yang ada dalam [[larutan]] tersebut,<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekuatan+ion&oldid=28029795 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
:<math>I = \begin{matrix}\frac{1}{2}\end{matrix}\sum_{i=1}^{n} c_i z_i^{2}</math> | :<math>I = \begin{matrix}\frac{1}{2}\end{matrix}\sum_{i=1}^{n} c_i z_i^{2}</math> | ||
| Baris 32: | Baris 32: | ||
Oleh karena dalam [[Larutan ideal|larutan non ideal]] volume bukan lagi faktor penentu, sering kali lebih disukai bekerja dengan [[molalitas]] ''b'' (mol/kg H<sub>2</sub>O) daripada molaritas ''c'' (mol/L). Dalam kasus tersebut, kekuatan ion molal didefinisikan sebagai: | Oleh karena dalam [[Larutan ideal|larutan non ideal]] volume bukan lagi faktor penentu, sering kali lebih disukai bekerja dengan [[molalitas]] ''b'' (mol/kg H<sub>2</sub>O) daripada molaritas ''c'' (mol/L). Dalam kasus tersebut, kekuatan ion molal didefinisikan sebagai: | ||
:<math> I = \frac{1}{2}\sum_ | :<math> I = \frac{1}{2}\sum_{{i}=1}^{n} b_{i}z_{i}^{2} </math> | ||
dengan | |||
:''i'' = ijumlah identifikasi ion | |||
:''z'' = muatan ion | |||
== Kepentingan == | |||
Kekuatan ion memainkan peran utama dalam [[teori Debye–Hückel]] yang menjelaskan deviasi yang kuat dari ideal biasanya dalam larutan ion.<ref>P. Debye. [http://electrochem.cwru.edu/estir/hist/hist-12-Debye-1.pdf Zur Theorie der Elektrolyte. I. Gefrierpunktserniedrigung und verwandte Erscheinungen]. ''Physikalische Zeitschrift''. 1923. Vol. 24. hlm. 185–206.</ref><ref>D.A. Skoog. [https://archive.org/details/fundamentalsofa00skoo Fundamentals of analytical chemistry]. Brooks/Cole Pub Co. 2004. ISBN 0-03-058459-0.</ref> Kekuatan ion juga penting dalam teori [[Lapisan ganda (ilmu permukaan)|lapisan ganda]] dan [[fenomena elektrokinetik]] dan [[fenomena elektroakustik]] dalam [[koloid]] serta sistem [[Homogenitas dan heterogenitas|heterogen]] lainnya. Yaitu, {{Ill|panjang Debye|en|Debye length}}, yang merupakan kebalikan dari parameter Debye (''κ''), berbanding terbalik dengan akar kuadrat dari kekuatan ion. Kedua kekuatan ion molar dan molal telah digunakan, sering kali tanpa definisi eksplisit. Panjang Debye adalah karakteristik dari ketebalan lapisan ganda. Meningkatkan konsentrasi atau [[valensi]] [[ion lawan]] menekan lapisan ganda dan meningkatkan [[gradien potensial listrik]]. | |||
Media dengan kekuatan ion tinggi digunakan dalam [[penentuan konstanta kestabilan]] untuk meminimalkan perubahan, selama titrasi, dalam kuosien aktivitas zat terlarut pada konsentrasi yang lebih rendah. Air alami seperti [[air mineral]] dan [[air laut]] sering kali memiliki kekuatan ion yang tidak dapat diabaikan karena adanya garam terlarut yang secara signifikan memengaruhi sifat-sifatnya. | |||
== Lihat juga == | |||
* {{Ill|Aktivitas termodinamika|en|Thermodynamic activity}} | |||
* [[Koefisien aktivitas]] | |||
* {{Ill|Persamaan Bromley|en|Bromley equation}} | |||
* {{Ill|Persamaan Davies|en|Davies equation}} | |||
* {{Ill|Persamaan Debye–Hückel|en|Debye–Hückel equation}} | |||
* {{Ill|Teori Debye–Hückel|en|Debye–Hückel theory}} | |||
* {{Ill|Lapisan ganda (ilmu permukaan)|en|Double layer (surface science)}} | |||
* {{Ill|Gaya lapisan ganda|en|Double layer forces}} | |||
* [[Flokulasi]] | |||
* {{Ill|Peptisasi|en|Peptization}} (kebalikan flokulasi) | |||
* {{Ill|Teori DLVO|en|DLVO theory}} (dari Derjaguin, Landau, Verwey dan Overbeek) | |||
* {{Ill|Ilmu antar muka dan koloid|en|Interface and colloid science}} | |||
* {{Ill|Koefisien osmosis|en|Osmotic coefficient}} | |||
* {{Ill|Persamaan Pitzer|en|Pitzer equations}} | |||
* {{Ill|Persamaan Poisson–Boltzmann|en|Poisson–Boltzmann equation}} | |||
* {{Ill|Teori interaksi ion spesifik|en|Specific ion Interaction Theory}} | |||
* {{Ill|Penggaraman masuk|en|Salting in}} | |||
* {{Ill|Penggaraman keluar|en|Salting out}} | |||
== Pranala luar == | |||
* [http://www.bookrags.com/research/ionic-strength-woc/ Ionic strength] | |||
* [https://www3.epa.gov/caddis/ssr_ion_int.html Ionic strength introduction at the EPA web site] {{Webarchive|url=https://web.archive.org/web/20170506072106/https://www3.epa.gov/caddis/ssr_ion_int.html |date=2017-05-06 }} | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekuatan+ion&oldid=28029795 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029795 (2025-10-16T18:18:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekuatan+ion&oldid=28029795 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029795 (2025-10-16T18:18:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.00
Konsep kekuatan ion pertama kali diperkenalkan Lewis dan Randall pada tahun 1921 ketika menjelaskan koefisien aktivitas elektrolit kuat.[1] Kekuatan ion suatu larutan adalah ukuran konsentrasi ion dalam larutan tersebut. Senyawa ionik, ketika dilarutkan dalam air, terdisosiasi menjadi ion-ion. Konsentrasi elektrolit total dalam larutan akan memengaruhi sifat-sifat penting seperti konstanta disosiasi atau kelarutan garam-garam yang berbeda. Salah satu karakteristik utama larutan dengan ion terlarut adalah kekuatan ion. Kekuatan ion dapat berupa molar (mol/L) atau molal (mol/kg air) dan untuk menghindari kebingungan satuan yang harus digunakan.[2]
Mengukur kekuatan ion
Kekuatan ion molar, I, suatu larutan adalah fungsi konsentrasi seluruh ion yang ada dalam larutan tersebut,[3]
dengan nilai setengah adalah akibat diikutsertakannya baik kation dan anion, ci adalah konsentrasi molar ion I (M, mol/L), zi adalah jumlah muatan ion tersebut, dan jumlah diambil untuk seluruh ion dalam larutan. Untuk elektrolit 1:1 seperti natrium klorida, di mana masing-masing ion bermuatan tunggal, kekuatan ionnya sama dengan konsentrasinya. Sementara, untuk elektrolit MgSO4, yang masing-masing ion bermuatan dua, menyebabkan kekuatan ionnya menjadi empat kali lebih besar daripada konsentrasi ekuivalennya pada natrium klorida:
Secara umum, ion multivalensi berkontribusi kuat pada kekuatan ionik.
Contoh perhitungan
Sebagai contoh yang lebih kompleks, kekuatan ion campuran 0,050 M Na2SO4 dan 0,030 M KCl adalah:
Larutan non iedeal
Oleh karena dalam larutan non ideal volume bukan lagi faktor penentu, sering kali lebih disukai bekerja dengan molalitas b (mol/kg H2O) daripada molaritas c (mol/L). Dalam kasus tersebut, kekuatan ion molal didefinisikan sebagai:
dengan
- i = ijumlah identifikasi ion
- z = muatan ion
Kepentingan
Kekuatan ion memainkan peran utama dalam teori Debye–Hückel yang menjelaskan deviasi yang kuat dari ideal biasanya dalam larutan ion.[4][5] Kekuatan ion juga penting dalam teori lapisan ganda dan fenomena elektrokinetik dan fenomena elektroakustik dalam koloid serta sistem heterogen lainnya. Yaitu, Templat:Ill, yang merupakan kebalikan dari parameter Debye (κ), berbanding terbalik dengan akar kuadrat dari kekuatan ion. Kedua kekuatan ion molar dan molal telah digunakan, sering kali tanpa definisi eksplisit. Panjang Debye adalah karakteristik dari ketebalan lapisan ganda. Meningkatkan konsentrasi atau valensi ion lawan menekan lapisan ganda dan meningkatkan gradien potensial listrik.
Media dengan kekuatan ion tinggi digunakan dalam penentuan konstanta kestabilan untuk meminimalkan perubahan, selama titrasi, dalam kuosien aktivitas zat terlarut pada konsentrasi yang lebih rendah. Air alami seperti air mineral dan air laut sering kali memiliki kekuatan ion yang tidak dapat diabaikan karena adanya garam terlarut yang secara signifikan memengaruhi sifat-sifatnya.
Lihat juga
- Templat:Ill
- Koefisien aktivitas
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Flokulasi
- Templat:Ill (kebalikan flokulasi)
- Templat:Ill (dari Derjaguin, Landau, Verwey dan Overbeek)
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
- Templat:Ill
Pranala luar
Referensi
- ↑ Manuel E. Sastre de Vicente. The concept of ionic strength eighty years after its introduction in chemistry. Journal of Chemical Education. 2004. Vol. 81 (5). hlm. 750. doi:10.1021/ed081p750.
- ↑ Theodros Solomon. The definition and unit of ionic strength. Journal of Chemical Education. 2001. Vol. 78 (12). hlm. 1691. doi:10.1021/ed078p1691.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ P. Debye. Zur Theorie der Elektrolyte. I. Gefrierpunktserniedrigung und verwandte Erscheinungen. Physikalische Zeitschrift. 1923. Vol. 24. hlm. 185–206.
- ↑ D.A. Skoog. Fundamentals of analytical chemistry. Brooks/Cole Pub Co. 2004. ISBN 0-03-058459-0.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28029795 (2025-10-16T18:18:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.