Lompat ke isi

Mol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29390019; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Mol''' (simbol: '''mol'''; [[bahasa Inggris]] dan ) adalah [[Satuan pokok SI|satuan pokok]] untuk besaran [[jumlah zat]] dalam [[Sistem Satuan Internasional]] (SI). Setelah [[Redefinisi satuan pokok SI 2019|redefinisi pada tahun 2019]], definisi satuan mol, seperti yang disebutkan dalam Brosur SI edisi kesembilan, adalah sebagai berikut.
[[File:International_System_Of_Units_Logo.png|thumb|right|280px|International System Of Units Logo]]


'''Mol''' (simbol: '''mol'''; [[bahasa Inggris]] dan ) adalah [[Satuan pokok SI|satuan pokok]] untuk besaran [[jumlah zat]] dalam [[Sistem Satuan Internasional]] (SI). Setelah [[Redefinisi satuan pokok SI 2019|redefinisi pada tahun 2019]], definisi satuan mol, seperti yang disebutkan dalam Brosur SI edisi kesembilan, adalah sebagai berikut.<ref>[https://www.bipm.org/documents/20126/41483022/SI-Brochure-9.pdf Brosur SI edisi kesembilan].</ref>


Sebelumnya, satuan ini didefinisikan sebagai [[Jumlah partikel|jumlah]] [[zat kimia]] yang mengandung jumlah partikel representatif (saat ini disebut entitas elementer), misalnya [[atom]], [[molekul]], [[ion]], [[elektron]], atau [[foton]], yang setara dengan jumlah atom dalam 12 [[gram]] [[karbon-12]] (<sup>12</sup>C), [[isotop]] [[karbon]] dengan [[berat atom standar]] definitif 12. Jumlah ini juga sebelumnya dinyatakan sebagai [[bilangan Avogadro]]. Sebelum didefinisikan secara tepat dalam redefinisi, bilangan Avogrado dianggap "mendekati" .
Sebelumnya, satuan ini didefinisikan sebagai [[Jumlah partikel|jumlah]] [[zat kimia]] yang mengandung jumlah partikel representatif (saat ini disebut entitas elementer), misalnya [[atom]], [[molekul]], [[ion]], [[elektron]], atau [[foton]], yang setara dengan jumlah atom dalam 12 [[gram]] [[karbon-12]] (<sup>12</sup>C), [[isotop]] [[karbon]] dengan [[berat atom standar]] definitif 12. Jumlah ini juga sebelumnya dinyatakan sebagai [[bilangan Avogadro]]. Sebelum didefinisikan secara tepat dalam redefinisi, bilangan Avogrado dianggap "mendekati" .
Baris 8: Baris 9:
Jumlah molekul per mol dikenal sebagai [[bilangan Avogadro]], dan didefinisikan sebagai massa satu mol zat, dinyatakan dalam gram, adalah sama dengan rata-rata [[massa molekul relatif]] zat. Misalnya, rata-rata massa molekul relatif [[air]] alami sekitar ; maka satu mol air memiliki masa sekitar  gram.
Jumlah molekul per mol dikenal sebagai [[bilangan Avogadro]], dan didefinisikan sebagai massa satu mol zat, dinyatakan dalam gram, adalah sama dengan rata-rata [[massa molekul relatif]] zat. Misalnya, rata-rata massa molekul relatif [[air]] alami sekitar ; maka satu mol air memiliki masa sekitar  gram.


Istilah ''gram-molekul'' pernah digunakan untuk konsep yang sama. Istilah ''gram-atom'' telah digunakan untuk konsep terkait tetapi berbeda, sebut saja kuantifikasi suatu zat yang mengandung ''atom'' sebanyak bilangan Avogadro, baik berupa molekul terisolasi maupun terpisah. Oleh karena itu, sebagai contoh, 1&nbsp;mol MgBr<sub>2</sub> adalah 1 gram-molekul MgBr<sub>2</sub> tetapi 3 gram-atom MgBr<sub>2</sub>.
Istilah ''gram-molekul'' pernah digunakan untuk konsep yang sama.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Istilah ''gram-atom'' telah digunakan untuk konsep terkait tetapi berbeda, sebut saja kuantifikasi suatu zat yang mengandung ''atom'' sebanyak bilangan Avogadro, baik berupa molekul terisolasi maupun terpisah. Oleh karena itu, sebagai contoh, 1&nbsp;mol MgBr<sub>2</sub> adalah 1 gram-molekul MgBr<sub>2</sub> tetapi 3 gram-atom MgBr<sub>2</sub>.<ref>Yuxing Wang. ''Specific heat of MgB2 after irradiation''. ''Journal of Physics: Condensed Matter''. 2003. Vol. 15 (6). hlm. 883–893. doi:10.1088/0953-8984/15/6/315.</ref><ref>R. Lortz. ''Specific heat, magnetic susceptibility, resistivity and thermal expansion of the superconductor ZrB12''. ''Phys. Rev. B''. 2005. Vol. 72 (2). hlm. 024547. doi:10.1103/PhysRevB.72.024547.</ref>


Untuk menghormati satuan ini, beberapa kimiawan merayakan 23 Oktober, yang merujuk pada skala 10<sup>23</sup> pada bilangan Avogadro, sebagai "[[Hari Mol]]". Beberapa juga melakukan hal yang sama pada 6 Februari dan 2 Juni, merujuk pada  dari tetapan Avogadro.
Untuk menghormati satuan ini, beberapa kimiawan merayakan 23 Oktober, yang merujuk pada skala 10<sup>23</sup> pada bilangan Avogadro, sebagai "[[Hari Mol]]". Beberapa juga melakukan hal yang sama pada 6 Februari dan 2 Juni, merujuk pada  dari tetapan Avogadro.


== Definisi dan konsep terkait ==
== Definisi dan konsep terkait ==
, mol didefinisikan oleh ''International Bureau of Weights and Measures'' sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung jumlah [[partikel dasar]] (misalnya [[atom]], [[molekul]], [[ion]], [[elektron]], [[foton]]) yang sama seperti jumlah atom dalam  [[karbon-12]] (<sup>12</sup>C), [[isotop]] [[karbon]] dengan [[berat atom standar]] 12. Jadi, menurut definisi ini, satu mol <sup>12</sup>C murni memiliki massa ''tepat'' 12 [[Gram|g]]. Dari definisi ini juga, ''X'' mol zat sembarang akan mengandung jumlah molekul yang sama seperti ''X'' mol zat lainnya (meskipun massanya mungkin berbeda).
, mol didefinisikan oleh ''International Bureau of Weights and Measures'' sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung jumlah [[partikel dasar]] (misalnya [[atom]], [[molekul]], [[ion]], [[elektron]], [[foton]]) yang sama seperti jumlah atom dalam  [[karbon-12]] (<sup>12</sup>C), [[isotop]] [[karbon]] dengan [[berat atom standar]] 12.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Jadi, menurut definisi ini, satu mol <sup>12</sup>C murni memiliki massa ''tepat'' 12 [[Gram|g]]. Dari definisi ini juga, ''X'' mol zat sembarang akan mengandung jumlah molekul yang sama seperti ''X'' mol zat lainnya (meskipun massanya mungkin berbeda).


Massa per mol zat disebut [[massa molar]]. Oleh karena [[satuan massa atom]] (''atomic mass unit'', amu) didefinisikan sebagai 1/12 dari massa atom <sup>12</sup>C, maka massa molar suatu zat, diukur dalam gram per mol, secara numerik sama dengan [[massa atom]] atau [[Massa Molekul Relatif|molekul]] rata-ratanya yang diukur dalam amu.
Massa per mol zat disebut [[massa molar]]. Oleh karena [[satuan massa atom]] (''atomic mass unit'', amu) didefinisikan sebagai 1/12 dari massa atom <sup>12</sup>C, maka massa molar suatu zat, diukur dalam gram per mol, secara numerik sama dengan [[massa atom]] atau [[Massa Molekul Relatif|molekul]] rata-ratanya yang diukur dalam amu.


Jumlah partikel dasar dalam sampel suatu zat secara teknis disebut [[jumlah zat|jumlah (kimia)]]. Oleh karena itu, mol adalah satuan yang mudah digunakan untuk kuantitas fisik tersebut. Seseorang dapat menentukan jumlah kimia dari zat yang diketahui, dalam mol, dengan membagi massa sampel dengan massa molar zat. Metode lainnya termasuk penggunaan [[volume molar]] atau pengukuran [[muatan listrik]].
Jumlah partikel dasar dalam sampel suatu zat secara teknis disebut [[jumlah zat|jumlah (kimia)]]. Oleh karena itu, mol adalah satuan yang mudah digunakan untuk kuantitas fisik tersebut. Seseorang dapat menentukan jumlah kimia dari zat yang diketahui, dalam mol, dengan membagi massa sampel dengan massa molar zat.<ref>International Bureau of Weights and Measures. "[http://www.bipm.org/utils/en/pdf/SIApp2_mol_en.pdf Realising the mole]." Retrieved 25 September 2008.</ref> Metode lainnya termasuk penggunaan [[volume molar]] atau pengukuran [[muatan listrik]].<ref>International Bureau of Weights and Measures. "[http://www.bipm.org/utils/en/pdf/SIApp2_mol_en.pdf Realising the mole]." Retrieved 25 September 2008.</ref>


Massa satu mol zat tidak hanya bergantung pada [[rumus molekul]]nya, tetapi juga pada proporsi [[isotop]] masing-masing unsur yang ada di dalamnya. Misalnya, massa satu mol [[kalsium-40]] adalah  ± , sementara satu mol [[kalsium-42]] adalah  ± , dan satu mol [[kalsium]] dengan campuran isotop normal adalah  ± .
Massa satu mol zat tidak hanya bergantung pada [[rumus molekul]]nya, tetapi juga pada proporsi [[isotop]] masing-masing unsur yang ada di dalamnya. Misalnya, massa satu mol [[kalsium-40]] adalah  ± , sementara satu mol [[kalsium-42]] adalah  ± , dan satu mol [[kalsium]] dengan campuran isotop normal adalah  ± .


Oleh karena definisi gram tidak () secara matematis terikat dengan satuan massa atom, jumlah ''N<sub>A</sub>'' molekul dalam satu mol (bilangan Avogadro) harus ditentukan melalui eksperimen. Nilai yang diadopsi oleh [[CODATA|''Committee on Data for Science and Technology'' (CODATA)]] pada tahun 2010 adalah ''N''<sub>''A''</sub> =  ± . Pada tahun 2011 pengukuran dilakukan ulang menjadi  ± . Jumlah mol suatu sampel adalah massa sampel dibagi dengan massa molar bahan.
Oleh karena definisi gram tidak () secara matematis terikat dengan satuan massa atom, jumlah ''N<sub>A</sub>'' molekul dalam satu mol (bilangan Avogadro) harus ditentukan melalui eksperimen. Nilai yang diadopsi oleh [[CODATA|''Committee on Data for Science and Technology'' (CODATA)]] pada tahun 2010 adalah ''N''<sub>''A''</sub> =  ± .<ref>[http://physics.nist.gov/cgi-bin/cuu/Value?na physics.nist.gov/] Fundamental Physical Constants: Avogadro Constant</ref> Pada tahun 2011 pengukuran dilakukan ulang menjadi  ± .<ref>Birk Andreas. ''Determination of the Avogadro Constant by Counting the Atoms in a 28 Si Crystal''. ''Physical Review Letters''. 2011. Vol. 106 (3). hlm. 30801. doi:10.1103/PhysRevLett.106.030801.</ref> Jumlah mol suatu sampel adalah massa sampel dibagi dengan massa molar bahan.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Baris 32: Baris 33:
[[Charles Frédéric Gerhardt]] (1816–1856), [[Henri Victor Regnault]] (1810–1878) dan [[Stanislao Cannizzaro]] (1826–1910) mengembangkan karya Berzelius, menyelesaikan banyak masalah senyawa stoikiometri yang tidak diketahui, dan penggunaan massa atom yang menarik perhatian konsensus besar pada saat [[Kongres Karlsruhe]] (1860). Konvensi tersebut telah kembali mendefinisikan massa [[atom hidrogen]] sebagai 1, walaupun pada tingkat presisi pengukuran pada waktu itu—ketidakpastian relatif sekitar 1%—ini secara numerik setara dengan standar oksigen = 16. Namun kemudahan dengan memilih oksigen sebagai standar massa atom utama menjadi semakin nyata dengan kemajuan dalam kimia analitik dan kebutuhan akan penentuan massa atom yang lebih akurat.
[[Charles Frédéric Gerhardt]] (1816–1856), [[Henri Victor Regnault]] (1810–1878) dan [[Stanislao Cannizzaro]] (1826–1910) mengembangkan karya Berzelius, menyelesaikan banyak masalah senyawa stoikiometri yang tidak diketahui, dan penggunaan massa atom yang menarik perhatian konsensus besar pada saat [[Kongres Karlsruhe]] (1860). Konvensi tersebut telah kembali mendefinisikan massa [[atom hidrogen]] sebagai 1, walaupun pada tingkat presisi pengukuran pada waktu itu—ketidakpastian relatif sekitar 1%—ini secara numerik setara dengan standar oksigen = 16. Namun kemudahan dengan memilih oksigen sebagai standar massa atom utama menjadi semakin nyata dengan kemajuan dalam kimia analitik dan kebutuhan akan penentuan massa atom yang lebih akurat.


Perkembangan [[spektrometri massa]] menggiring adopsi [[oksigen-16]] sebagai zat standar, sebagai pengganti oksigen alami. Definisi mol saat ini, berdasarkan karbon-12, telah disetujui pada era 1960an. Keempat definisi berbeda itu ekivalen dalam kisaran 1%.
Perkembangan [[spektrometri massa]] menggiring adopsi [[oksigen-16]] sebagai zat standar, sebagai pengganti oksigen alami. Definisi mol saat ini, berdasarkan karbon-12, telah disetujui pada era 1960an.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>P. de Bièvre. [http://www.iupac.org/publications/pac/1992/pdf/6410x1535.pdf 'Atomic Weight'—The Name, Its History, Definition, and Units]. ''Pure Appl. Chem''. 1992. Vol. 64 (10). hlm. 1535–43. doi:10.1351/pac199264101535.</ref> Keempat definisi berbeda itu ekivalen dalam kisaran 1%.


{|class="wikitable" align="center" style="margin:.5em;"
! Dasar skala
! Dasar skala relatif<br/>terhadap C = 12
! Deviasi relatif<br/>dari skala C = 12
|-
| Massa atom hidrogen = 1
| 1,00794(7)
| align="center" | −0,788%
|-
| Massa atom oksigen = 16
| 15,9994(3)
| align="center" | +0,00375%
|-
| Massa atom relatif O = 16
| 15,9949146221(15)
| align="center" | +0,0318%
|-
|}


Nama ''mol'' adalah terjemahan tahun 1897 dari satuan [[Bahasa Jerman|Jerman]] ''Mol'', yang diciptakan oleh [[kimiawan]] [[Wilhelm Ostwald]] pada tahun 1894 dari kata bahasa Jerman ''Molekül'' ([[molekul]]). Namun, konsep terkait [[massa ekuivalen]] telah digunakan setidaknya satu abad sebelumnya.
Nama ''mol'' adalah terjemahan tahun 1897 dari satuan [[Bahasa Jerman|Jerman]] ''Mol'', yang diciptakan oleh [[kimiawan]] [[Wilhelm Ostwald]] pada tahun 1894 dari kata bahasa Jerman ''Molekül'' ([[molekul]]).<ref>Georg Helm. [https://archive.org/details/principlesmathe00helmgoog The Principles of Mathematical Chemistry: The Energetics of Chemical Phenomena]. Wiley. 1897. hlm. [https://archive.org/details/principlesmathe00helmgoog/page/n20 6].</ref><ref>Wilhelm Ostwald. [https://babel.hathitrust.org/cgi/pt?id=uc1.b4584562;view=1up;seq=131 Hand- und Hilfsbuch zur Ausführung Physiko-Chemischer Messungen]. Wilhelm Engelmann. 1893. hlm. 119. Dari hal. 119: ''"Nennen wir allgemein das Gewicht in Grammen, welches dem Molekulargewicht eines gegebenen Stoffes numerisch gleich ist, ein Mol, so … "'' (Jika kita menyebut secara umum berat dalam gram, yang secara numerik sama dengan berat molekul zat tertentu, maka, satu "mol", ...)</ref><ref>Beberapa sumber menempatkan tanggal penggunaan pertama dalam bahasa Inggris adalah tahun 1902. Merriam–Webster [http://www.merriam-webster.com/dictionary/mole%5B5%5D mengusulkam] suatu etimologi dari ''Molekulärgewicht'' (berat molekul).</ref> Namun, konsep terkait [[massa ekuivalen]] telah digunakan setidaknya satu abad sebelumnya.<ref>'''mole,''' '''''n.''''', Oxford English Dictionary, Draft Revision Dec. 2008</ref>


Mol dijadikan [[satuan pokok SI]] ketujuh pada tahun 1971 melalui CGPM ke-14.
Mol dijadikan [[satuan pokok SI]] ketujuh pada tahun 1971 melalui CGPM ke-14.<ref>[http://www.bipm.org/en/CGPM/db/14/3/ 14th CGPM (1971):Resolution 3]</ref>


== Satuan ==
== Satuan ==
Sejak diadopsi menjadi [[Sistem Satuan Internasional]] pada tahun 1971, terdapat sejumlah kritik terhadap konsep mol sebagai satuan seperti [[meter]] atau [[sekon]]:
Sejak diadopsi menjadi [[Sistem Satuan Internasional]] pada tahun 1971, terdapat sejumlah kritik terhadap konsep mol sebagai satuan seperti [[meter]] atau [[sekon]]:
* jumlah molekul, dan lain-lain dalam sebungkah bahan tertentu adalah [[Satuan tak berdimensi|kuantitas nirdimensi]] yang pasti, yang dapat dinyatakan hanya sebagai angka, jadi tidak memerlukan satuan pokok tersendiri;
* jumlah molekul, dan lain-lain dalam sebungkah bahan tertentu adalah [[Satuan tak berdimensi|kuantitas nirdimensi]] yang pasti, yang dapat dinyatakan hanya sebagai angka, jadi tidak memerlukan satuan pokok tersendiri;<ref>P. de Bièvre. [http://www.iupac.org/publications/pac/1992/pdf/6410x1535.pdf 'Atomic Weight'—The Name, Its History, Definition, and Units]. ''Pure Appl. Chem''. 1992. Vol. 64 (10). hlm. 1535–43. doi:10.1351/pac199264101535.</ref>
* mol termodinamika SI tidak relevan dengan kimia analitik dan dapat menyebabkan biaya tinggi;
* mol termodinamika SI tidak relevan dengan kimia analitik dan dapat menyebabkan biaya tinggi;<ref>Gary Price. [http://www.springerlink.com/content/p63w663v127t5g0q/ Failures of the global measurement system. Part 1: the case of chemistry]. ''Accreditation and Quality Assurance''. 2010. Vol. 15 (7). hlm. 421–427. doi:10.1007/s00769-010-0655-z.[http://www.springerlink.com/content/p63w663v127t5g0q/].</ref>
* mol bukanlah satuan metrik (satuan ukur) yang sebenarnya, melainkan satuan ''parametrik'' dan jumlah zat adalah kuantitas dasar ''parametrik'';
* mol bukanlah satuan metrik (satuan ukur) yang sebenarnya, melainkan satuan ''parametrik'' dan jumlah zat adalah kuantitas dasar ''parametrik'';<ref>Ingvar Johansson. [http://stacks.iop.org/0026-1394/47/i=3/a=012 Metrological thinking needs the notions of ''parametric'' quantities, units, and dimensions]. ''Metrologia''. 2010. Vol. 47 (3). hlm. 219–230. doi:10.1088/0026-1394/47/3/012.</ref>
* SI mendefinisikan jumlah entitas sebagai kuantitas berdimensi, dan dengan demikian mengabaikan perbedaan ontologis antara satuan ''entitas'' dan ''satuan kuantitas kontinu''.
* SI mendefinisikan jumlah entitas sebagai kuantitas berdimensi, dan dengan demikian mengabaikan perbedaan ontologis antara satuan ''entitas'' dan ''satuan kuantitas kontinu''.<ref>G Cooper. ''The ontological distinction between units and entities''. ''Synthese''. 2010. Vol. 187 (2). hlm. 393–401. doi:10.1007/s11229-010-9832-1.</ref>


Dalam kimia, telah diketahui sejak hukum [[Joseph Proust|Proust]] mengenai [[hukum perbandingan tetap|perbandingan tetap]] (1794) bahwa pengetahuan tentang massa masing-masing komponen dalam [[sistem termodinamika|sistem]] kimia tidak cukup untuk menentukan sistem. Jumlah zat dapat dijelaskan sebagai massa dibagi dengan "perbandingan tetap" Proust, dan berisi informasi yang hilang dari pengukuran massa saja. Seperti yang ditunjukkan oleh [[Hukum Dalton|hukum tekanan parsial]] [[John Dalton|Dalton]] (1803), pengukuran massa bahkan tidak diperlukan untuk mengukur jumlah zat (walaupun dalam praktiknya itu adalah lumrah). Terdapat banyak hubungan fisika antara jumlah zat dan kuantitas fisika lainnya, yang paling menonjol adalah [[hukum gas ideal]] (hubungan tersebut pertama kali ditunjukkan pada tahun 1857). Istilah "mol" pertama kali digunakan dalam buku teks yang menjelaskan [[sifat koligatif]].
Dalam kimia, telah diketahui sejak hukum [[Joseph Proust|Proust]] mengenai [[hukum perbandingan tetap|perbandingan tetap]] (1794) bahwa pengetahuan tentang massa masing-masing komponen dalam [[sistem termodinamika|sistem]] kimia tidak cukup untuk menentukan sistem. Jumlah zat dapat dijelaskan sebagai massa dibagi dengan "perbandingan tetap" Proust, dan berisi informasi yang hilang dari pengukuran massa saja. Seperti yang ditunjukkan oleh [[Hukum Dalton|hukum tekanan parsial]] [[John Dalton|Dalton]] (1803), pengukuran massa bahkan tidak diperlukan untuk mengukur jumlah zat (walaupun dalam praktiknya itu adalah lumrah). Terdapat banyak hubungan fisika antara jumlah zat dan kuantitas fisika lainnya, yang paling menonjol adalah [[hukum gas ideal]] (hubungan tersebut pertama kali ditunjukkan pada tahun 1857). Istilah "mol" pertama kali digunakan dalam buku teks yang menjelaskan [[sifat koligatif]].


== Satuan "mol" lainnya ==
== Satuan "mol" lainnya ==
Insinyur kimia menggunakan konsep ini secara ekstensif, tetapi satuan ini agak kecil untuk keperluan industri. Demi kenyamanan dalam menghindari konversi dalam [[satuan imperial]] (maupun [[satuan adat Amerika Serikat|Amerika]]), beberapa insinyur mengadopsi ''pon-mol'' (notasi ''lb-mol'' atau ''lbmol''), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12 [[Pon (satuan)|lb]] <sup>12</sup>C. Satu lb-mol sama dengan .
Insinyur kimia menggunakan konsep ini secara ekstensif, tetapi satuan ini agak kecil untuk keperluan industri.<ref>Secara khusus, ketika mol digunakan, di samping satuan volume SI (meter kubik), dalam perhitungan termodinamika seperti hukum gas ideal, faktor 1000 diperkenalkan oleh insinyur yang disederhanakan dengan kilomol.</ref> Demi kenyamanan dalam menghindari konversi dalam [[satuan imperial]] (maupun [[satuan adat Amerika Serikat|Amerika]]), beberapa insinyur mengadopsi ''pon-mol'' (notasi ''lb-mol'' atau ''lbmol''), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12 [[Pon (satuan)|lb]] <sup>12</sup>C. Satu lb-mol sama dengan .<ref>David Himmelblau. [https://archive.org/details/basicprinciplesc0000himm Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering]. 1996. hlm. [https://archive.org/details/basicprinciplesc0000himm/page/17 17]–20. ISBN 0-13-305798-4.</ref>


Dalam sistem metrik, insinyur kimia pernah menggunakan ''kilogram-mol'' (notasi ''kg-mol''), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12&nbsp;kg <sup>12</sup>C, dan sering disebut mol sebagai ''gram-mol'' (notasi ''g-mol''), saat berhadapan dengan data laboratorium.
Dalam sistem metrik, insinyur kimia pernah menggunakan ''kilogram-mol'' (notasi ''kg-mol''), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12&nbsp;kg <sup>12</sup>C, dan sering disebut mol sebagai ''gram-mol'' (notasi ''g-mol''), saat berhadapan dengan data laboratorium.<ref>David Himmelblau. [https://archive.org/details/basicprinciplesc0000himm Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering]. 1996. hlm. [https://archive.org/details/basicprinciplesc0000himm/page/17 17]–20. ISBN 0-13-305798-4.</ref>


Praktik teknik kimia abad ke 20 mulai menggunakan ''kilomol'' (kmol), yang secara numerik identik dengan kilogram-mol, tetapi nama dan simbolnya mengadopsi konvensi SI untuk kelipatan standar satuan metrik – dengan demikian, kmol berarti 1000&nbsp;mol. Ini analog dengan penggunaan kg dan bukan g. Penggunaan kmol tidak hanya untuk "kenyamanan besaran" tetapi juga membuat persamaan yang digunakan untuk memodelkan sistem teknik kimia menjadi [[Koherensi (satuan pengukuran)|koheren]]. Misalnya, konversi laju aliran dari kg/s menjadi kmol/s hanya membutuhkan massa molekul bukan faktor 1000 kecuali akan digunakan satuan SI dasar mol/s. Memang, munculnya faktor konversi dalam suatu model dapat menyebabkan kebingungan dan harus dihindari; mungkin definisi koherensi adalah tidak adanya faktor konversi dalam rangkaian persamaan yang dikembangkan untuk pemodelan.
Praktik teknik kimia abad ke 20 mulai menggunakan ''kilomol'' (kmol), yang secara numerik identik dengan kilogram-mol, tetapi nama dan simbolnya mengadopsi konvensi SI untuk kelipatan standar satuan metrik – dengan demikian, kmol berarti 1000&nbsp;mol. Ini analog dengan penggunaan kg dan bukan g. Penggunaan kmol tidak hanya untuk "kenyamanan besaran" tetapi juga membuat persamaan yang digunakan untuk memodelkan sistem teknik kimia menjadi [[Koherensi (satuan pengukuran)|koheren]]. Misalnya, konversi laju aliran dari kg/s menjadi kmol/s hanya membutuhkan massa molekul bukan faktor 1000 kecuali akan digunakan satuan SI dasar mol/s. Memang, munculnya faktor konversi dalam suatu model dapat menyebabkan kebingungan dan harus dihindari; mungkin definisi koherensi adalah tidak adanya faktor konversi dalam rangkaian persamaan yang dikembangkan untuk pemodelan.
Baris 57: Baris 76:
Konsentrasi yang dinyatakan sebagai kmol/m<sup>3</sup> secara numerik sama dengan yang ada dalam mol/dm<sup>3</sup> yaitu molaritas yang biasa digunakan oleh kimiawan untuk pengukuran standar; kesetaraan ini bisa lebih mudah ditingkatkan.
Konsentrasi yang dinyatakan sebagai kmol/m<sup>3</sup> secara numerik sama dengan yang ada dalam mol/dm<sup>3</sup> yaitu molaritas yang biasa digunakan oleh kimiawan untuk pengukuran standar; kesetaraan ini bisa lebih mudah ditingkatkan.


Pencahayaan rumah kaca dan ruang pertumbuhan untuk tanaman kadang-kadang dinyatakan dalam mikromol per meter persegi per detik, di mana 1&nbsp;mol foton =  foton.
Pencahayaan rumah kaca dan ruang pertumbuhan untuk tanaman kadang-kadang dinyatakan dalam mikromol per meter persegi per detik, di mana 1&nbsp;mol foton =  foton.<ref>[http://www.egc.com/useful_info_lighting.php Lighting Radiation Conversion].</ref>


== Redefinisi ==
== Redefinisi ==
 
Pada tahun 2011, pertemuan [[Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran]] (''General Conference on Weights and Measures'', CGPM) ke-24 menyetujui sebuah rencana kemungkinan revisi definisi [[satuan pokok SI]] pada tanggal yang belum ditentukan. Rencana ini, yang ditetapkan dalam resolusi pertama pertemuan tersebut, memasukkan sebuah proposal untuk mendefinisikan ulang mol dengan cara yang akan memperbaiki "konstanta Avogadro menjadi sama dengan tepat 6.022 14X × 10<sup>23</sup> saat diekspresikan dalam unit SI mol<sup>−1</sup>....<ref>[http://www.bipm.org/utils/common/pdf/24_CGPM_Resolutions.pdf RESOLUTIONS ADOPTED BY THE 24TH MEETING OF THE GENERAL CONFERENCE ON WEIGHTS AND MEASURES (CGPM)]. BIPM. 17–21 Oct 2011.</ref> .... simbol X dalam Rancangan Resolusi ini mewakili satu atau beberapa digit tambahan untuk ditambahkan ke nilai numerik .... menggunakan nilai berdasarkan penyesuaian CODATA terbaru ".
Pada tahun 2011, pertemuan [[Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran]] (''General Conference on Weights and Measures'', CGPM) ke-24 menyetujui sebuah rencana kemungkinan revisi definisi [[satuan pokok SI]] pada tanggal yang belum ditentukan. Rencana ini, yang ditetapkan dalam resolusi pertama pertemuan tersebut, memasukkan sebuah proposal untuk mendefinisikan ulang mol dengan cara yang akan memperbaiki "konstanta Avogadro menjadi sama dengan tepat 6.022 14X × 10<sup>23</sup> saat diekspresikan dalam unit SI mol<sup>−1</sup>.... .... simbol X dalam Rancangan Resolusi ini mewakili satu atau beberapa digit tambahan untuk ditambahkan ke nilai numerik .... menggunakan nilai berdasarkan penyesuaian CODATA terbaru ".


== Satuan terkait ==
== Satuan terkait ==
Satuan SI untuk [[konsentrasi molar]] adalah mol/[[Meter|m]]<sup>3</sup>. Namun, kebanyakan literatur kimia tradisional menggunakan mol/[[Desimeter|dm]]<sup>3</sup>, atau mol [[Desimeter|dm]]<sup>−3</sup>, yang sama dengan mol/[[Liter|L]]. Satuan tradisional ini sering dilambangkan dengan huruf kapital M (diucapkan "molar"), kadang-kadang didahului oleh [[awalan SI]], misalnya, milimol per [[liter]] (mmol/L) atau milimolar (mM), mikromol/liter (µmol/L) atau mikromolar (µM), atau nanomol/L (nmol/L) atau nanomolar (nM).
Satuan SI untuk [[konsentrasi molar]] adalah mol/[[Meter|m]]<sup>3</sup>. Namun, kebanyakan literatur kimia tradisional menggunakan mol/[[Desimeter|dm]]<sup>3</sup>, atau mol [[Desimeter|dm]]<sup>−3</sup>, yang sama dengan mol/[[Liter|L]]. Satuan tradisional ini sering dilambangkan dengan huruf kapital M (diucapkan "molar"), kadang-kadang didahului oleh [[awalan SI]], misalnya, milimol per [[liter]] (mmol/L) atau milimolar (mM), mikromol/liter (µmol/L) atau mikromolar (µM), atau nanomol/L (nmol/L) atau nanomolar (nM).


''Demal'' (D) adalah satuan usang untuk menyatakan konsentrasi [[larutan]]. Ini sama dengan konsentrasi molar pada 0&nbsp;°C, yaitu 1 D mewakili satu mol zat terlarut yang ada dalam satu desimeter kubik larutan pada suhu 0&nbsp;°C. Demal pertama kali diusulkan pada tahun 1924 sebagai satuan konsentrasi berdasarkan desimeter, bukan liter; pada saat itu ada faktor perbedaan  antara liter dan desimeter kubik. Demal digunakan sebagai satuan konsentrasi dalam konduktivitas elektrolit standar primer. Standar ini kemudian didefinisikan ulang dalam hal konsentrasi molar.
''Demal'' (D) adalah satuan usang untuk menyatakan konsentrasi [[larutan]]. Ini sama dengan konsentrasi molar pada 0&nbsp;°C, yaitu 1 D mewakili satu mol zat terlarut yang ada dalam satu desimeter kubik larutan pada suhu 0&nbsp;°C.<ref>[https://www.unc.edu/~rowlett/units/dictD.html Demal].</ref> Demal pertama kali diusulkan pada tahun 1924 sebagai satuan konsentrasi berdasarkan desimeter, bukan liter; pada saat itu ada faktor perbedaan  antara liter dan desimeter kubik.<ref>H. G. Jerrard. [https://books.google.com/books?id=r2wyBwAAQBAJ&pg=PA37&dq=%22Demal%22+unit&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwj28OaKm7jNAhVOwmMKHVxGAREQ6AEIQjAG#v=onepage&q=%22Demal%22%20unit&f=false A Dictionary of Scientific Units: Including dimensionless numbers and scales]. Springer Science & Business Media. hlm. 37. ISBN 9789401705714.</ref> Demal digunakan sebagai satuan konsentrasi dalam konduktivitas elektrolit standar primer.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Standar ini kemudian didefinisikan ulang dalam hal konsentrasi molar.<ref>R. H. Shreiner. [https://www.nist.gov/srm/upload/260-142-2ndVersion.pdf Primary Standards and Standard Reference Materials for Electrolytic Conductivity, 2004]. ''www.nist.gov''. National Institute of Standards and Technology.</ref>


== Hari libur satuan ==
== Hari libur satuan ==
23 Oktober, dilambangkan sebagai 10/23 di AS, dikenal oleh beberapa orang sebagai [[Hari Mol]]. Ini adalah liburan informal untuk menghormati satuan di antara kimiawan. Tanggalnya berasal dari konstanta Avogadro, yang kira-kira . Dimulai pukul 6:02&nbsp;a.m. dan berakhir pada 6:02&nbsp;p.m. Alternatifnya, beberapa kimiawan merayakannya pada 2 Juni atau 6 Februari, mengacu pada bagian dari konstanta yaitu 6,02.
23 Oktober, dilambangkan sebagai 10/23 di AS, dikenal oleh beberapa orang sebagai [[Hari Mol]].<ref>[http://www.moleday.org/htdocs/history.html History of National Mole Day Foundation, Inc].</ref> Ini adalah liburan informal untuk menghormati satuan di antara kimiawan. Tanggalnya berasal dari konstanta Avogadro, yang kira-kira . Dimulai pukul 6:02&nbsp;a.m. dan berakhir pada 6:02&nbsp;p.m. Alternatifnya, beberapa kimiawan merayakannya pada 2 Juni atau 6 Februari, mengacu pada bagian dari konstanta yaitu 6,02.<ref>[http://nstacommunities.org/blog/2013/10/17/happy-mole-day/ Happy Mole Day!] , Mary Bigelow. SciLinks blog, National Science Teachers Association. October 17, 2013.</ref><ref>[http://chemistry.about.com/od/historyofchemistry/a/mole-day.htm What Is Mole Day? - Date and How to Celebrate] , Anne Marie Helmenstine. About.com</ref><ref>The Perse School. [http://www.cambridgenetwork.co.uk/news/perse-school-celebrates-moles-of-chemical-variety/ The Perse School celebrates moles of the chemical variety]. Cambridge Network. Feb 7, 2013.</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Bilangan Avogadro]]
* [[Bilangan Avogadro]]
* [[Einstein (satuan)]]
* [[Einstein (satuan)]]
Baris 82: Baris 98:
* [[Stoikiometri]]
* [[Stoikiometri]]
* [[Hari mol]]
* [[Hari mol]]


== Catatan ==
== Catatan ==
== Referensi ==
== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29390019 (2026-06-26T17:15:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol&oldid=29390019 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29390019 (2026-06-26T17:15:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.07

International System Of Units Logo

Mol (simbol: mol; bahasa Inggris dan ) adalah satuan pokok untuk besaran jumlah zat dalam Sistem Satuan Internasional (SI). Setelah redefinisi pada tahun 2019, definisi satuan mol, seperti yang disebutkan dalam Brosur SI edisi kesembilan, adalah sebagai berikut.[1]

Sebelumnya, satuan ini didefinisikan sebagai jumlah zat kimia yang mengandung jumlah partikel representatif (saat ini disebut entitas elementer), misalnya atom, molekul, ion, elektron, atau foton, yang setara dengan jumlah atom dalam 12 gram karbon-12 (12C), isotop karbon dengan berat atom standar definitif 12. Jumlah ini juga sebelumnya dinyatakan sebagai bilangan Avogadro. Sebelum didefinisikan secara tepat dalam redefinisi, bilangan Avogrado dianggap "mendekati" .

Mol banyak digunakan dalam kimia sebagai cara mudah untuk menyatakan jumlah reaktan dan produk pada reaksi kimia. Misalnya, persamaan reaksi berarti bahwa 2 mol dihidrogen (H2) dan 1 mol dioksigen (O2) bereaksi membentuk 2 mol air (H2O). Mol juga digunakan untuk menyatakan jumlah atom, ion, atau entitas elementer lainnya dalam sampel zat tertentu. Konsentrasi larutan umumnya dinyatakan sebagai molaritas, yang didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut per liter larutan.

Jumlah molekul per mol dikenal sebagai bilangan Avogadro, dan didefinisikan sebagai massa satu mol zat, dinyatakan dalam gram, adalah sama dengan rata-rata massa molekul relatif zat. Misalnya, rata-rata massa molekul relatif air alami sekitar ; maka satu mol air memiliki masa sekitar gram.

Istilah gram-molekul pernah digunakan untuk konsep yang sama.[2] Istilah gram-atom telah digunakan untuk konsep terkait tetapi berbeda, sebut saja kuantifikasi suatu zat yang mengandung atom sebanyak bilangan Avogadro, baik berupa molekul terisolasi maupun terpisah. Oleh karena itu, sebagai contoh, 1 mol MgBr2 adalah 1 gram-molekul MgBr2 tetapi 3 gram-atom MgBr2.[3][4]

Untuk menghormati satuan ini, beberapa kimiawan merayakan 23 Oktober, yang merujuk pada skala 1023 pada bilangan Avogadro, sebagai "Hari Mol". Beberapa juga melakukan hal yang sama pada 6 Februari dan 2 Juni, merujuk pada dari tetapan Avogadro.

Definisi dan konsep terkait

, mol didefinisikan oleh International Bureau of Weights and Measures sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung jumlah partikel dasar (misalnya atom, molekul, ion, elektron, foton) yang sama seperti jumlah atom dalam karbon-12 (12C), isotop karbon dengan berat atom standar 12.[5] Jadi, menurut definisi ini, satu mol 12C murni memiliki massa tepat 12 g. Dari definisi ini juga, X mol zat sembarang akan mengandung jumlah molekul yang sama seperti X mol zat lainnya (meskipun massanya mungkin berbeda).

Massa per mol zat disebut massa molar. Oleh karena satuan massa atom (atomic mass unit, amu) didefinisikan sebagai 1/12 dari massa atom 12C, maka massa molar suatu zat, diukur dalam gram per mol, secara numerik sama dengan massa atom atau molekul rata-ratanya yang diukur dalam amu.

Jumlah partikel dasar dalam sampel suatu zat secara teknis disebut jumlah (kimia). Oleh karena itu, mol adalah satuan yang mudah digunakan untuk kuantitas fisik tersebut. Seseorang dapat menentukan jumlah kimia dari zat yang diketahui, dalam mol, dengan membagi massa sampel dengan massa molar zat.[6] Metode lainnya termasuk penggunaan volume molar atau pengukuran muatan listrik.[7]

Massa satu mol zat tidak hanya bergantung pada rumus molekulnya, tetapi juga pada proporsi isotop masing-masing unsur yang ada di dalamnya. Misalnya, massa satu mol kalsium-40 adalah ± , sementara satu mol kalsium-42 adalah ± , dan satu mol kalsium dengan campuran isotop normal adalah ± .

Oleh karena definisi gram tidak () secara matematis terikat dengan satuan massa atom, jumlah NA molekul dalam satu mol (bilangan Avogadro) harus ditentukan melalui eksperimen. Nilai yang diadopsi oleh Committee on Data for Science and Technology (CODATA) pada tahun 2010 adalah NA = ± .[8] Pada tahun 2011 pengukuran dilakukan ulang menjadi ± .[9] Jumlah mol suatu sampel adalah massa sampel dibagi dengan massa molar bahan.

Sejarah

Sejarah mol terkait dengan massa molekul, satuan massa atom, bilangan Avogadro dan konsep terkait.

Tabel pertama berat atom standar (berat atom) pertama dipublikasikan oleh John Dalton (1766–1844) pada tahun 1805, berdasarkan sistem di mana massa atom relatif hidrogen didefinisikan sebagai 1. Massa atom relatif ini didasarkan pada proporsi stoikiometri reaksi kimia dan senyawa, sebuah fakta yang sangat membantu keberterimaan mereka: tidak perlu kimiawan untuk menganut teori atom (sebuah hipotesis yang belum terbukti saat itu) untuk membuat penggunaan tabel secara praktis. Hal ini akan menyebabkan kebingungan antara massa atom (dipromosikan oleh para pendukung teori atom) dan berat ekuivalen (dipromosikan oleh lawan-lawannya dan kadang-kadang berbeda dari massa atom relatif berdasarkan faktor bilangan bulat), yang terus berlangsung sepanjang abad kesembilan belas.

Jöns Jakob Berzelius (1779–1848) berperan penting dalam peningkatan akurasi penentuan massa atom relatif. Dia juga merupakan kimiawan pertama yang menggunakan oksigen sebagai standar untuk dirujuk oleh massa atom lain. Oksigen adalah standar yang berguna, karena, tidak seperti hidrogen, ia membentuk senyawa dengan sebagian besar unsur lainnya, terutama logam. Sayangnya, ia memilih untuk menetapkan massa atom oksigen sebagai 100, sebuah inovasi yang tidak populer.

Charles Frédéric Gerhardt (1816–1856), Henri Victor Regnault (1810–1878) dan Stanislao Cannizzaro (1826–1910) mengembangkan karya Berzelius, menyelesaikan banyak masalah senyawa stoikiometri yang tidak diketahui, dan penggunaan massa atom yang menarik perhatian konsensus besar pada saat Kongres Karlsruhe (1860). Konvensi tersebut telah kembali mendefinisikan massa atom hidrogen sebagai 1, walaupun pada tingkat presisi pengukuran pada waktu itu—ketidakpastian relatif sekitar 1%—ini secara numerik setara dengan standar oksigen = 16. Namun kemudahan dengan memilih oksigen sebagai standar massa atom utama menjadi semakin nyata dengan kemajuan dalam kimia analitik dan kebutuhan akan penentuan massa atom yang lebih akurat.

Perkembangan spektrometri massa menggiring adopsi oksigen-16 sebagai zat standar, sebagai pengganti oksigen alami. Definisi mol saat ini, berdasarkan karbon-12, telah disetujui pada era 1960an.[10][11] Keempat definisi berbeda itu ekivalen dalam kisaran 1%.

Dasar skala Dasar skala relatif
terhadap C = 12
Deviasi relatif
dari skala C = 12
Massa atom hidrogen = 1 1,00794(7) −0,788%
Massa atom oksigen = 16 15,9994(3) +0,00375%
Massa atom relatif O = 16 15,9949146221(15) +0,0318%

Nama mol adalah terjemahan tahun 1897 dari satuan Jerman Mol, yang diciptakan oleh kimiawan Wilhelm Ostwald pada tahun 1894 dari kata bahasa Jerman Molekül (molekul).[12][13][14] Namun, konsep terkait massa ekuivalen telah digunakan setidaknya satu abad sebelumnya.[15]

Mol dijadikan satuan pokok SI ketujuh pada tahun 1971 melalui CGPM ke-14.[16]

Satuan

Sejak diadopsi menjadi Sistem Satuan Internasional pada tahun 1971, terdapat sejumlah kritik terhadap konsep mol sebagai satuan seperti meter atau sekon:

  • jumlah molekul, dan lain-lain dalam sebungkah bahan tertentu adalah kuantitas nirdimensi yang pasti, yang dapat dinyatakan hanya sebagai angka, jadi tidak memerlukan satuan pokok tersendiri;[17]
  • mol termodinamika SI tidak relevan dengan kimia analitik dan dapat menyebabkan biaya tinggi;[18]
  • mol bukanlah satuan metrik (satuan ukur) yang sebenarnya, melainkan satuan parametrik dan jumlah zat adalah kuantitas dasar parametrik;[19]
  • SI mendefinisikan jumlah entitas sebagai kuantitas berdimensi, dan dengan demikian mengabaikan perbedaan ontologis antara satuan entitas dan satuan kuantitas kontinu.[20]

Dalam kimia, telah diketahui sejak hukum Proust mengenai perbandingan tetap (1794) bahwa pengetahuan tentang massa masing-masing komponen dalam sistem kimia tidak cukup untuk menentukan sistem. Jumlah zat dapat dijelaskan sebagai massa dibagi dengan "perbandingan tetap" Proust, dan berisi informasi yang hilang dari pengukuran massa saja. Seperti yang ditunjukkan oleh hukum tekanan parsial Dalton (1803), pengukuran massa bahkan tidak diperlukan untuk mengukur jumlah zat (walaupun dalam praktiknya itu adalah lumrah). Terdapat banyak hubungan fisika antara jumlah zat dan kuantitas fisika lainnya, yang paling menonjol adalah hukum gas ideal (hubungan tersebut pertama kali ditunjukkan pada tahun 1857). Istilah "mol" pertama kali digunakan dalam buku teks yang menjelaskan sifat koligatif.

Satuan "mol" lainnya

Insinyur kimia menggunakan konsep ini secara ekstensif, tetapi satuan ini agak kecil untuk keperluan industri.[21] Demi kenyamanan dalam menghindari konversi dalam satuan imperial (maupun Amerika), beberapa insinyur mengadopsi pon-mol (notasi lb-mol atau lbmol), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12 lb 12C. Satu lb-mol sama dengan .[22]

Dalam sistem metrik, insinyur kimia pernah menggunakan kilogram-mol (notasi kg-mol), yang didefinisikan sebagai jumlah entitas dalam 12 kg 12C, dan sering disebut mol sebagai gram-mol (notasi g-mol), saat berhadapan dengan data laboratorium.[23]

Praktik teknik kimia abad ke 20 mulai menggunakan kilomol (kmol), yang secara numerik identik dengan kilogram-mol, tetapi nama dan simbolnya mengadopsi konvensi SI untuk kelipatan standar satuan metrik – dengan demikian, kmol berarti 1000 mol. Ini analog dengan penggunaan kg dan bukan g. Penggunaan kmol tidak hanya untuk "kenyamanan besaran" tetapi juga membuat persamaan yang digunakan untuk memodelkan sistem teknik kimia menjadi koheren. Misalnya, konversi laju aliran dari kg/s menjadi kmol/s hanya membutuhkan massa molekul bukan faktor 1000 kecuali akan digunakan satuan SI dasar mol/s. Memang, munculnya faktor konversi dalam suatu model dapat menyebabkan kebingungan dan harus dihindari; mungkin definisi koherensi adalah tidak adanya faktor konversi dalam rangkaian persamaan yang dikembangkan untuk pemodelan.

Konsentrasi yang dinyatakan sebagai kmol/m3 secara numerik sama dengan yang ada dalam mol/dm3 yaitu molaritas yang biasa digunakan oleh kimiawan untuk pengukuran standar; kesetaraan ini bisa lebih mudah ditingkatkan.

Pencahayaan rumah kaca dan ruang pertumbuhan untuk tanaman kadang-kadang dinyatakan dalam mikromol per meter persegi per detik, di mana 1 mol foton = foton.[24]

Redefinisi

Pada tahun 2011, pertemuan Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran (General Conference on Weights and Measures, CGPM) ke-24 menyetujui sebuah rencana kemungkinan revisi definisi satuan pokok SI pada tanggal yang belum ditentukan. Rencana ini, yang ditetapkan dalam resolusi pertama pertemuan tersebut, memasukkan sebuah proposal untuk mendefinisikan ulang mol dengan cara yang akan memperbaiki "konstanta Avogadro menjadi sama dengan tepat 6.022 14X × 1023 saat diekspresikan dalam unit SI mol−1....[25] .... simbol X dalam Rancangan Resolusi ini mewakili satu atau beberapa digit tambahan untuk ditambahkan ke nilai numerik .... menggunakan nilai berdasarkan penyesuaian CODATA terbaru ".

Satuan terkait

Satuan SI untuk konsentrasi molar adalah mol/m3. Namun, kebanyakan literatur kimia tradisional menggunakan mol/dm3, atau mol dm−3, yang sama dengan mol/L. Satuan tradisional ini sering dilambangkan dengan huruf kapital M (diucapkan "molar"), kadang-kadang didahului oleh awalan SI, misalnya, milimol per liter (mmol/L) atau milimolar (mM), mikromol/liter (µmol/L) atau mikromolar (µM), atau nanomol/L (nmol/L) atau nanomolar (nM).

Demal (D) adalah satuan usang untuk menyatakan konsentrasi larutan. Ini sama dengan konsentrasi molar pada 0 °C, yaitu 1 D mewakili satu mol zat terlarut yang ada dalam satu desimeter kubik larutan pada suhu 0 °C.[26] Demal pertama kali diusulkan pada tahun 1924 sebagai satuan konsentrasi berdasarkan desimeter, bukan liter; pada saat itu ada faktor perbedaan antara liter dan desimeter kubik.[27] Demal digunakan sebagai satuan konsentrasi dalam konduktivitas elektrolit standar primer.[28] Standar ini kemudian didefinisikan ulang dalam hal konsentrasi molar.[29]

Hari libur satuan

23 Oktober, dilambangkan sebagai 10/23 di AS, dikenal oleh beberapa orang sebagai Hari Mol.[30] Ini adalah liburan informal untuk menghormati satuan di antara kimiawan. Tanggalnya berasal dari konstanta Avogadro, yang kira-kira . Dimulai pukul 6:02 a.m. dan berakhir pada 6:02 p.m. Alternatifnya, beberapa kimiawan merayakannya pada 2 Juni atau 6 Februari, mengacu pada bagian dari konstanta yaitu 6,02.[31][32][33]

Lihat juga

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. Brosur SI edisi kesembilan.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Yuxing Wang. Specific heat of MgB2 after irradiation. Journal of Physics: Condensed Matter. 2003. Vol. 15 (6). hlm. 883–893. doi:10.1088/0953-8984/15/6/315.
  4. R. Lortz. Specific heat, magnetic susceptibility, resistivity and thermal expansion of the superconductor ZrB12. Phys. Rev. B. 2005. Vol. 72 (2). hlm. 024547. doi:10.1103/PhysRevB.72.024547.
  5. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  6. International Bureau of Weights and Measures. "Realising the mole." Retrieved 25 September 2008.
  7. International Bureau of Weights and Measures. "Realising the mole." Retrieved 25 September 2008.
  8. physics.nist.gov/ Fundamental Physical Constants: Avogadro Constant
  9. Birk Andreas. Determination of the Avogadro Constant by Counting the Atoms in a 28 Si Crystal. Physical Review Letters. 2011. Vol. 106 (3). hlm. 30801. doi:10.1103/PhysRevLett.106.030801.
  10. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  11. P. de Bièvre. 'Atomic Weight'—The Name, Its History, Definition, and Units. Pure Appl. Chem. 1992. Vol. 64 (10). hlm. 1535–43. doi:10.1351/pac199264101535.
  12. Georg Helm. The Principles of Mathematical Chemistry: The Energetics of Chemical Phenomena. Wiley. 1897. hlm. 6.
  13. Wilhelm Ostwald. Hand- und Hilfsbuch zur Ausführung Physiko-Chemischer Messungen. Wilhelm Engelmann. 1893. hlm. 119. Dari hal. 119: "Nennen wir allgemein das Gewicht in Grammen, welches dem Molekulargewicht eines gegebenen Stoffes numerisch gleich ist, ein Mol, so … " (Jika kita menyebut secara umum berat dalam gram, yang secara numerik sama dengan berat molekul zat tertentu, maka, satu "mol", ...)
  14. Beberapa sumber menempatkan tanggal penggunaan pertama dalam bahasa Inggris adalah tahun 1902. Merriam–Webster mengusulkam suatu etimologi dari Molekulärgewicht (berat molekul).
  15. mole, n., Oxford English Dictionary, Draft Revision Dec. 2008
  16. 14th CGPM (1971):Resolution 3
  17. P. de Bièvre. 'Atomic Weight'—The Name, Its History, Definition, and Units. Pure Appl. Chem. 1992. Vol. 64 (10). hlm. 1535–43. doi:10.1351/pac199264101535.
  18. Gary Price. Failures of the global measurement system. Part 1: the case of chemistry. Accreditation and Quality Assurance. 2010. Vol. 15 (7). hlm. 421–427. doi:10.1007/s00769-010-0655-z.[1].
  19. Ingvar Johansson. Metrological thinking needs the notions of parametric quantities, units, and dimensions. Metrologia. 2010. Vol. 47 (3). hlm. 219–230. doi:10.1088/0026-1394/47/3/012.
  20. G Cooper. The ontological distinction between units and entities. Synthese. 2010. Vol. 187 (2). hlm. 393–401. doi:10.1007/s11229-010-9832-1.
  21. Secara khusus, ketika mol digunakan, di samping satuan volume SI (meter kubik), dalam perhitungan termodinamika seperti hukum gas ideal, faktor 1000 diperkenalkan oleh insinyur yang disederhanakan dengan kilomol.
  22. David Himmelblau. Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering. 1996. hlm. 17–20. ISBN 0-13-305798-4.
  23. David Himmelblau. Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering. 1996. hlm. 17–20. ISBN 0-13-305798-4.
  24. Lighting Radiation Conversion.
  25. RESOLUTIONS ADOPTED BY THE 24TH MEETING OF THE GENERAL CONFERENCE ON WEIGHTS AND MEASURES (CGPM). BIPM. 17–21 Oct 2011.
  26. Demal.
  27. H. G. Jerrard. A Dictionary of Scientific Units: Including dimensionless numbers and scales. Springer Science & Business Media. hlm. 37. ISBN 9789401705714.
  28. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  29. R. H. Shreiner. Primary Standards and Standard Reference Materials for Electrolytic Conductivity, 2004. www.nist.gov. National Institute of Standards and Technology.
  30. History of National Mole Day Foundation, Inc.
  31. Happy Mole Day! , Mary Bigelow. SciLinks blog, National Science Teachers Association. October 17, 2013.
  32. What Is Mole Day? - Date and How to Celebrate , Anne Marie Helmenstine. About.com
  33. The Perse School. The Perse School celebrates moles of the chemical variety. Cambridge Network. Feb 7, 2013.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29390019 (2026-06-26T17:15:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.