Lompat ke isi

Andy Octavian Latief: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28983914; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


== Latar belakang ==
== Latar belakang ==
Andy berasal dari [[Plakpak, Pegantenan, Pamekasan|Desa Plakpak]], [[Pegantenan, Pamekasan|Kecamatan Pegantenan]], [[Kabupaten Pamekasan]], [[Madura]], [[Jawa Timur]]. Ia adalah anak pertama dari pasangan Abdul Latief dan Nurrahmah. Kakeknya, Muhammad, adalah anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pamekasan]] periode 1999–2004.
Andy berasal dari [[Plakpak, Pegantenan, Pamekasan|Desa Plakpak]], [[Pegantenan, Pamekasan|Kecamatan Pegantenan]], [[Kabupaten Pamekasan]], [[Madura]], [[Jawa Timur]]. Ia adalah anak pertama dari pasangan Abdul Latief dan Nurrahmah. Kakeknya, Muhammad, adalah anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pamekasan]] periode 1999–2004.<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1127046495 Salinan arsip].</ref>


== Pendidikan dan prestasi ==
== Pendidikan dan prestasi ==
Andy mengenyam pendidikan di [[SMA Negeri 1 Pamekasan]]. Ia mengaku suka belajar ilmu fisika. Sejak duduk di kelas 1 SMA, ia telah memenangkan banyak perlombaan. Antara tahun 2004 hingga awal 2005 ia memperoleh 11 prestasi tingkat kabupaten hingga nasional. Saat duduk di kelas 3 SMA, ia meraih medali emas pada Olimpiade Fisika Internasional XXVII di Singapura yang diselenggarakan pada 8–16 Juli 2006. Sebelum bertarung, ia menjalani pemusatan selama kurang lebih 3 bulan di [[Karawaci, Tangerang|Karawaci]], [[Kota Tangerang|Tangerang]]. Pada 2007, ia dianugerahi tanda kehormatan [[Satyalancana Wira Karya]] oleh [[Presiden Republik Indonesia]].
Andy mengenyam pendidikan di [[SMA Negeri 1 Pamekasan]]. Ia mengaku suka belajar ilmu fisika. Sejak duduk di kelas 1 SMA, ia telah memenangkan banyak perlombaan. Antara tahun 2004 hingga awal 2005 ia memperoleh 11 prestasi tingkat kabupaten hingga nasional.<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1127046495 Salinan arsip].</ref> Saat duduk di kelas 3 SMA, ia meraih medali emas pada Olimpiade Fisika Internasional XXVII di Singapura yang diselenggarakan pada 8–16 Juli 2006.<ref>[https://nasional.tempo.co/read/80292/pamekasan-tak-hanya-carok-ada-juga-juara-olimpiade-fisika-internasional Pamekasan Tak Hanya Carok, Ada Juga Juara Olimpiade Fisika Internasional]. ''Tempo''. 18 Jul 2006.</ref><ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakprestasi&1153052612 Salinan arsip].</ref> Sebelum bertarung, ia menjalani pemusatan selama kurang lebih 3 bulan di [[Karawaci, Tangerang|Karawaci]], [[Kota Tangerang|Tangerang]].<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1153411960 Salinan arsip].</ref> Pada 2007, ia dianugerahi tanda kehormatan [[Satyalancana Wira Karya]] oleh [[Presiden Republik Indonesia]].<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref><ref>Saaddin Nur21 Maret 2016 at 10:42 amPermalink. [https://ristek.kipmi.or.id/andy-octavian-latief/ Andy Octavian Latief, M.Sc. – Bidang Riset & Teknologi].</ref>


Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan tinggi dengan beasiswa pemerintah di Departemen Fisika [[Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia]] dan meraih gelar [[sarjana sains]] pada 2010. Pada 2011, ia bergabung dengan Grup Fisikawan Teoritik Indonesia [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]].
Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan tinggi dengan beasiswa pemerintah di Departemen Fisika [[Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia]] dan meraih gelar [[sarjana sains]] pada 2010. Pada 2011, ia bergabung dengan Grup Fisikawan Teoritik Indonesia [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]].<ref>[http://www.opi.lipi.go.id/anggota.cgi?lihatanggota&1275555338&6&&&1082786124 Salinan arsip].</ref>


Andy memperoleh beasiswa Dean's Fellowship selama 2 tahun untuk melanjutkan pendidikan di [[Universitas Maryland|Universitas Maryland College Park]], [[Amerika Serikat]] (AS). Ia meraih gelar ''Master of Science'' pada 2014.
Andy memperoleh beasiswa Dean's Fellowship selama 2 tahun untuk melanjutkan pendidikan di [[Universitas Maryland|Universitas Maryland College Park]], [[Amerika Serikat]] (AS). Ia meraih gelar ''Master of Science'' pada 2014.<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref>


Pada 2014, dengan beasiswa [[Lembaga Pengelola Dana Pendidikan]] (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Andy menempuh studi doktoral di Sekolah Fisika dan Astronomi, [[Universitas Birmingham]], [[Britania Raya]] (UK). Ia lulus meraih gelar doktor pada 2018.
Pada 2014, dengan beasiswa [[Lembaga Pengelola Dana Pendidikan]] (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Andy menempuh studi doktoral di Sekolah Fisika dan Astronomi, [[Universitas Birmingham]], [[Britania Raya]] (UK). Ia lulus meraih gelar doktor pada 2018.<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref>


Saat berkuliah di AS, ia mengenal [[Salafiyah]]. Ia mempelajari bahasa Arab di Tooba University. Ia berguru ilmu hadis, akidah dan tajwid kepada ulama Amerika lulusan Arab Saudi seperti Imam Taha Adeseun, Imam Ali Roach dan Syekh Abu Salman. Sepulang dari studi, antara 2013 hingga 2014, ia mondok di Ma’had Al-‘Ilmi, Yogyakarta, pesantren berbasis Salafi.
Saat berkuliah di AS, ia mengenal [[Salafiyah]]. Ia mempelajari bahasa Arab di Tooba University. Ia berguru ilmu hadis, akidah dan tajwid kepada ulama Amerika lulusan Arab Saudi seperti Imam Taha Adeseun, Imam Ali Roach dan Syekh Abu Salman.<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1382744923 Salinan arsip].</ref> Sepulang dari studi, antara 2013 hingga 2014, ia mondok di Ma’had Al-‘Ilmi, Yogyakarta,<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref> pesantren berbasis Salafi.<ref>[https://mahadilmi.id/fokus-mempelajari-al-quran-dan-sunnah/ Fokus Mempelajari Al Qur’an dan Sunnah – Mahad Al 'Ilmi Yogyakarta]. ''mahadilmi.id''.</ref>


Pada 2015, Andy mengambil studi jarak jauh di S-1 Fakultas Syariah Knowledge International University, [[Arab Saudi]] dan lulus pada 2019. Ia mengambil jurusan usul fikih di S-2 Fakultas Dirasat Islamiyah, Islamic University of [[Minnesota]] (IUM) dan lulus pada 2021. Saat ini ia masih menempuh studi doktoral usul fikih di IUM.
Pada 2015, Andy mengambil studi jarak jauh di S-1 Fakultas Syariah Knowledge International University, [[Arab Saudi]] dan lulus pada 2019. Ia mengambil jurusan usul fikih di S-2 Fakultas Dirasat Islamiyah, Islamic University of [[Minnesota]] (IUM) dan lulus pada 2021. Saat ini ia masih menempuh studi doktoral usul fikih di IUM.<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref>


== Karier ==
== Karier ==
Bersama dokter [[Raehanul Bahraen]] dan teman-teman, Andy ikut mendirikan Yayasan Indonesia Bertauhid pada 2015. Ia bergabung sebagai anggota Bidang Riset Teknologi Komunitas Ilmuwan dan Pengusaha Muslim Indonesia (KIPMI) sejak 2015. Ia menulis untuk situs web muslim.or.id sejak 2016. Ia mengisi kajian ceramah Islam untuk Ittiba Mengaji, Tarbiyah Sunnah Learning, dan [[Radio Rodja]] Bandung. Ia mendirikan Al-Minhaj Institute pada 2020.
Bersama dokter [[Raehanul Bahraen]] dan teman-teman, Andy ikut mendirikan Yayasan Indonesia Bertauhid pada 2015.<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref><ref>[https://indonesiabertauhid.com/donatur-tetap Salinan arsip].</ref> Ia bergabung sebagai anggota Bidang Riset Teknologi Komunitas Ilmuwan dan Pengusaha Muslim Indonesia (KIPMI) sejak 2015.<ref>Saaddin Nur21 Maret 2016 at 10:42 amPermalink. [https://ristek.kipmi.or.id/andy-octavian-latief/ Andy Octavian Latief, M.Sc. – Bidang Riset & Teknologi].</ref> Ia menulis untuk situs web muslim.or.id sejak 2016. Ia mengisi kajian ceramah Islam untuk Ittiba Mengaji, Tarbiyah Sunnah Learning, dan [[Radio Rodja]] Bandung. Ia mendirikan Al-Minhaj Institute pada 2020.<ref>[https://alminhaj.org/biografi/ Salinan arsip].</ref>
 
Sejak 2020, Andy berkarier sebagai dosen tetap Fisika Magnetik dan Fotonik di FMIPA [[Institut Teknologi Bandung]].
 
== Rujukan ==


Sejak 2020, Andy berkarier sebagai dosen tetap Fisika Magnetik dan Fotonik di FMIPA [[Institut Teknologi Bandung]].<ref>[https://pddikti.kemdikbud.go.id/data_dosen/RjI0OEI5MTktNkRFNS00NUJGLUFEMDEtRDhFNTE0M0E3OUZG/6FD980FA-A52A-40D9-A93E-AC610935C4BE PDDikti]. ''pddikti.kemdikbud.go.id''.</ref><ref>Webmaster Team, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi ITB. [https://www.itb.ac.id/staf/profil/andy-octavian-latief Andy Octavian Latief -]. ''Institut Teknologi Bandung''.</ref>


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Andy+Octavian+Latief&oldid=28983914 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28983914 (2026-02-22T16:02:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Andy+Octavian+Latief&oldid=28983914 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28983914 (2026-02-22T16:02:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.00

Andy Octavian Latief () adalah Dosen, fisikawan dan pengajar ilmu syar'i. Ia merupakan peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) di Singapura pada 2006.

Latar belakang

Andy berasal dari Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Ia adalah anak pertama dari pasangan Abdul Latief dan Nurrahmah. Kakeknya, Muhammad, adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pamekasan periode 1999–2004.[1]

Pendidikan dan prestasi

Andy mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Pamekasan. Ia mengaku suka belajar ilmu fisika. Sejak duduk di kelas 1 SMA, ia telah memenangkan banyak perlombaan. Antara tahun 2004 hingga awal 2005 ia memperoleh 11 prestasi tingkat kabupaten hingga nasional.[2] Saat duduk di kelas 3 SMA, ia meraih medali emas pada Olimpiade Fisika Internasional XXVII di Singapura yang diselenggarakan pada 8–16 Juli 2006.[3][4] Sebelum bertarung, ia menjalani pemusatan selama kurang lebih 3 bulan di Karawaci, Tangerang.[5] Pada 2007, ia dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Republik Indonesia.[6][7]

Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan tinggi dengan beasiswa pemerintah di Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia dan meraih gelar sarjana sains pada 2010. Pada 2011, ia bergabung dengan Grup Fisikawan Teoritik Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.[8]

Andy memperoleh beasiswa Dean's Fellowship selama 2 tahun untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Maryland College Park, Amerika Serikat (AS). Ia meraih gelar Master of Science pada 2014.[9]

Pada 2014, dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Andy menempuh studi doktoral di Sekolah Fisika dan Astronomi, Universitas Birmingham, Britania Raya (UK). Ia lulus meraih gelar doktor pada 2018.[10]

Saat berkuliah di AS, ia mengenal Salafiyah. Ia mempelajari bahasa Arab di Tooba University. Ia berguru ilmu hadis, akidah dan tajwid kepada ulama Amerika lulusan Arab Saudi seperti Imam Taha Adeseun, Imam Ali Roach dan Syekh Abu Salman.[11] Sepulang dari studi, antara 2013 hingga 2014, ia mondok di Ma’had Al-‘Ilmi, Yogyakarta,[12] pesantren berbasis Salafi.[13]

Pada 2015, Andy mengambil studi jarak jauh di S-1 Fakultas Syariah Knowledge International University, Arab Saudi dan lulus pada 2019. Ia mengambil jurusan usul fikih di S-2 Fakultas Dirasat Islamiyah, Islamic University of Minnesota (IUM) dan lulus pada 2021. Saat ini ia masih menempuh studi doktoral usul fikih di IUM.[14]

Karier

Bersama dokter Raehanul Bahraen dan teman-teman, Andy ikut mendirikan Yayasan Indonesia Bertauhid pada 2015.[15][16] Ia bergabung sebagai anggota Bidang Riset Teknologi Komunitas Ilmuwan dan Pengusaha Muslim Indonesia (KIPMI) sejak 2015.[17] Ia menulis untuk situs web muslim.or.id sejak 2016. Ia mengisi kajian ceramah Islam untuk Ittiba Mengaji, Tarbiyah Sunnah Learning, dan Radio Rodja Bandung. Ia mendirikan Al-Minhaj Institute pada 2020.[18]

Sejak 2020, Andy berkarier sebagai dosen tetap Fisika Magnetik dan Fotonik di FMIPA Institut Teknologi Bandung.[19][20]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28983914 (2026-02-22T16:02:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.