Lompat ke isi

Yudi Darma: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27853254; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[Profesor|Prof.]] [[Doktor|Dr.Eng.]] '''Yudi Darma''', [[Sarjana Sains|S.Si]]., [[Magister sains|M.Si]]. , adalah [[fisikawan]] Indonesia, tepatnya guru besar bidang keahlian [[fisika material]] di Departemen [[Fisika]], [[Institut Teknologi Bandung]]. Penelitian yang dilakukan berfokus pada bidang ''advanced material'' dan ''multifunctional devices applications''. Saat ini, Ia menjabat sebagai kepala Laboratorium ''Quantum Semiconductor and Devices,'' Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung. Selain bidang akademis, ia juga menjabat sebagai Ketua Pembina di [[Yayasan Taruna Bakti]].
[[Profesor|Prof.]] [[Doktor|Dr.Eng.]] '''Yudi Darma''', [[Sarjana Sains|S.Si]]., [[Magister sains|M.Si]]. , adalah [[fisikawan]] Indonesia, tepatnya guru besar bidang keahlian [[fisika material]] di Departemen [[Fisika]], [[Institut Teknologi Bandung]].<ref>[https://fmipa.itb.ac.id/yudi-darma/ Yudi Darma – FMIPA ITB].</ref> Penelitian yang dilakukan berfokus pada bidang ''advanced material'' dan ''multifunctional devices applications''.<ref>Webmaster Team, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi ITB. [https://www.itb.ac.id/staf/profil/yudi-darma Yudi Darma -]. ''Institut Teknologi Bandung''.</ref> Saat ini, Ia menjabat sebagai kepala Laboratorium ''Quantum Semiconductor and Devices,'' Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung. Selain bidang akademis, ia juga menjabat sebagai Ketua Pembina di [[Yayasan Taruna Bakti]].<ref>[https://tarunabakti.or.id/selayang-pandang/ Selayang Pandang]. ''Yayasan Taruna Bakti''.</ref>


== Riwayat Hidup ==
== Riwayat Hidup ==
=== Masa Kecil dan Pendidikan ===
=== Masa Kecil dan Pendidikan ===
Yudi Darma lahir di [[Kota Payakumbuh|Payakumbuh]], [[Sumatera Barat]]. Ia menempuh pendidikan SD hingga SMA di Sumatera Barat. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan fisika di [[Institut Teknologi Bandung]] hingga memperoleh gelar [[Sarjana Sains|sarjana sains]] di tahun 1997. Kemudian disusul dengan gelar [[magister sains]] dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000, dan gelar [[doktor]] dari [[:en:Hiroshima University|Hiroshima University]] dalam bidang ''Quantum Matter and Integrated Devices'' pada tahun 2004.
Yudi Darma lahir di [[Kota Payakumbuh|Payakumbuh]], [[Sumatera Barat]]. Ia menempuh pendidikan SD hingga SMA di Sumatera Barat.<ref>[https://bernas.id/80768-perjalanan-yudi-darma-mencintai-fisika-hingga-menjadi-guru-besar-itb Bernas.id Perjalanan Yudi Darma, Mencintai Fisika hingga Menjadi Guru Besar ITB]. ''bernas.id''.</ref> Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan fisika di [[Institut Teknologi Bandung]] hingga memperoleh gelar [[Sarjana Sains|sarjana sains]] di tahun 1997. Kemudian disusul dengan gelar [[magister sains]] dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000, dan gelar [[doktor]] dari [[:en:Hiroshima University|Hiroshima University]] dalam bidang ''Quantum Matter and Integrated Devices'' pada tahun 2004.<ref>[https://pddikti.kemdikbud.go.id/data_dosen/MkVCQzFDRTItRDRBMC00NkUzLUFEQUYtMzhGODVDNzdDNTA1/09A17C11-321F-4516-BA4D-B4404DA8D305 PDDikti - Pangkalan Data Pendidikan Tinggi]. ''pddikti.kemdikbud.go.id''.</ref>


=== Karier ===
=== Karier ===
Setelah menyelesaikan program doktoral, ia bergabung dengan beberapa kelompok penelitian antara lain sebagai peneliti ''postdoctoral'' di ''Research Center for Nanodevices and Systems'', Hiroshima University, Jepang kemudian ''Research Fellow'' di ''Photonic Lab, School of Physics'', [[Universitas New South Wales|University of New South Wales]], Sydney, Australia dan ''Research Fellow'' di Singapore Synchrotron Light Source, [[Universitas Nasional Singapura|National University of Singapore]]. Kemudian, ia menjadi pengajar di Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung.
Setelah menyelesaikan program doktoral, ia bergabung dengan beberapa kelompok penelitian antara lain sebagai peneliti ''postdoctoral'' di ''Research Center for Nanodevices and Systems'', Hiroshima University, Jepang kemudian ''Research Fellow'' di ''Photonic Lab, School of Physics'', [[Universitas New South Wales|University of New South Wales]], Sydney, Australia dan ''Research Fellow'' di Singapore Synchrotron Light Source, [[Universitas Nasional Singapura|National University of Singapore]]. Kemudian, ia menjadi pengajar di Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung.<ref>[https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190514212815-199-394901/peneliti-jelaskan-perjalanan-waktu-di-avengers-endgame Peneliti Jelaskan Perjalanan Waktu di 'Avengers: Endgame']. ''CNN Indonesia''.</ref>


Selain itu, pada tahun 2016-2018, ia juga menjabat sebagai wakil presiden Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) untuk ''frontier of science''. Sejak tahun 2006, ia juga menjadi mitra inti di kedutaan Jepang di Indonesia untuk urusan pendidikan tinggi. Ia juga menjabat sebagai penasihat senior dan bagian dari beberapa gugus tugas di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan pada [[Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia]], terutama yang berkaitan dengan pengelolaan SDM seperti program diaspora, manajemen talenta dan program ''academic leader'' di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Saat ini, ia juga menjadi anggota tim penanganan Covid-19 dibawah koordinasi Kemersitek/BRIN dan juga terlibat sebagai anggota tim ahli hilirisasi mineral di lingkungan Kemenkomarves RI.
Selain itu, pada tahun 2016-2018, ia juga menjabat sebagai wakil presiden Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) untuk ''frontier of science''.<ref>Amal Nur Ngazis. [https://www.viva.co.id/digital/digilife/1148821-peneliti-fisika-thanos-selamatkan-alam-semesta Peneliti Fisika: Thanos Selamatkan Alam Semesta]. ''VIVA.co.id''. 2019-05-14.</ref> Sejak tahun 2006, ia juga menjadi mitra inti di kedutaan Jepang di Indonesia untuk urusan pendidikan tinggi. Ia juga menjabat sebagai penasihat senior dan bagian dari beberapa gugus tugas di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan pada [[Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia]], terutama yang berkaitan dengan pengelolaan SDM seperti program diaspora, manajemen talenta dan program ''academic leader'' di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Saat ini, ia juga menjadi anggota tim penanganan Covid-19 dibawah koordinasi Kemersitek/BRIN dan juga terlibat sebagai anggota tim ahli hilirisasi mineral di lingkungan Kemenkomarves RI.<ref>[https://almi.or.id/anggota/anggota-almi/ Anggota ALMI]. ''ALMI''.</ref>


== Penghargaan ==
== Penghargaan ==
Dia menerima beberapa penghargaan Internasional dan Nasional antara lain;
Dia menerima beberapa penghargaan Internasional dan Nasional antara lain;


# Penghargaan HAKI produktif dan berkualitas tahun 2020 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Republik Indonesia,
# Penghargaan HAKI produktif dan berkualitas tahun 2020 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Republik Indonesia,  
# Penghargaan Prestasi Indonesia Bidang Iptek tahun 2007,
# Penghargaan Prestasi Indonesia Bidang Iptek tahun 2007,  
# Penghargaan [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] (LIPI) untuk peneliti muda terbaik di bidang Engineering and Technology pada tahun 2006,
# Penghargaan [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] (LIPI) untuk peneliti muda terbaik di bidang Engineering and Technology pada tahun 2006,  
# Penghargaan Solid State Devices and Material (SSDM) 2003 di Tokyo,
# Penghargaan Solid State Devices and Material (SSDM) 2003 di Tokyo,  
# Penghargaan Distinction Award Universitas Hiroshima 2004 di Hiroshima
# Penghargaan Distinction Award Universitas Hiroshima 2004 di Hiroshima  
# Penghargaan Mikroproses dan [[Nanoteknologi]] (MNC) 2002 di Tokyo.
# Penghargaan Mikroproses dan [[Nanoteknologi]] (MNC) 2002 di Tokyo.<ref>[https://orcid.org/0000-0002-5116-8642 Yudi Darma]. ''orcid.org''.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yudi+Darma&oldid=27853254 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27853254 (2025-09-18T12:18:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yudi+Darma&oldid=27853254 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27853254 (2025-09-18T12:18:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.03

Prof. Dr.Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. , adalah fisikawan Indonesia, tepatnya guru besar bidang keahlian fisika material di Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung.[1] Penelitian yang dilakukan berfokus pada bidang advanced material dan multifunctional devices applications.[2] Saat ini, Ia menjabat sebagai kepala Laboratorium Quantum Semiconductor and Devices, Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung. Selain bidang akademis, ia juga menjabat sebagai Ketua Pembina di Yayasan Taruna Bakti.[3]

Riwayat Hidup

Masa Kecil dan Pendidikan

Yudi Darma lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia menempuh pendidikan SD hingga SMA di Sumatera Barat.[4] Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan fisika di Institut Teknologi Bandung hingga memperoleh gelar sarjana sains di tahun 1997. Kemudian disusul dengan gelar magister sains dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000, dan gelar doktor dari Hiroshima University dalam bidang Quantum Matter and Integrated Devices pada tahun 2004.[5]

Karier

Setelah menyelesaikan program doktoral, ia bergabung dengan beberapa kelompok penelitian antara lain sebagai peneliti postdoctoral di Research Center for Nanodevices and Systems, Hiroshima University, Jepang kemudian Research Fellow di Photonic Lab, School of Physics, University of New South Wales, Sydney, Australia dan Research Fellow di Singapore Synchrotron Light Source, National University of Singapore. Kemudian, ia menjadi pengajar di Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung.[6]

Selain itu, pada tahun 2016-2018, ia juga menjabat sebagai wakil presiden Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) untuk frontier of science.[7] Sejak tahun 2006, ia juga menjadi mitra inti di kedutaan Jepang di Indonesia untuk urusan pendidikan tinggi. Ia juga menjabat sebagai penasihat senior dan bagian dari beberapa gugus tugas di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan SDM seperti program diaspora, manajemen talenta dan program academic leader di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Saat ini, ia juga menjadi anggota tim penanganan Covid-19 dibawah koordinasi Kemersitek/BRIN dan juga terlibat sebagai anggota tim ahli hilirisasi mineral di lingkungan Kemenkomarves RI.[8]

Penghargaan

Dia menerima beberapa penghargaan Internasional dan Nasional antara lain;

  1. Penghargaan HAKI produktif dan berkualitas tahun 2020 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Republik Indonesia,
  2. Penghargaan Prestasi Indonesia Bidang Iptek tahun 2007,
  3. Penghargaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk peneliti muda terbaik di bidang Engineering and Technology pada tahun 2006,
  4. Penghargaan Solid State Devices and Material (SSDM) 2003 di Tokyo,
  5. Penghargaan Distinction Award Universitas Hiroshima 2004 di Hiroshima
  6. Penghargaan Mikroproses dan Nanoteknologi (MNC) 2002 di Tokyo.[9]

Referensi

  1. Yudi Darma – FMIPA ITB.
  2. Webmaster Team, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi ITB. Yudi Darma -. Institut Teknologi Bandung.
  3. Selayang Pandang. Yayasan Taruna Bakti.
  4. Bernas.id Perjalanan Yudi Darma, Mencintai Fisika hingga Menjadi Guru Besar ITB. bernas.id.
  5. PDDikti - Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. pddikti.kemdikbud.go.id.
  6. Peneliti Jelaskan Perjalanan Waktu di 'Avengers: Endgame'. CNN Indonesia.
  7. Amal Nur Ngazis. Peneliti Fisika: Thanos Selamatkan Alam Semesta. VIVA.co.id. 2019-05-14.
  8. Anggota ALMI. ALMI.
  9. Yudi Darma. orcid.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27853254 (2025-09-18T12:18:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.