Natrium hidroksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29390059; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Sodium-hydroxide-crystal-3D-vdW.png|thumb|right|280px|Sodium-hydroxide-crystal-3D-vdW]] | |||
Natrium hidroksida | '''Natrium hidroksida''', juga dikenal sebagai [[lindi (kimia)|lindi]] (''lye'') dan '''soda kaustik''' atau '''soda api''',<ref>[http://www.certified-lye.com/MSDS-Lye.pdf Material Safety Datasheet]. ''certified-lye.com''.</ref><ref>[http://www.hillbrothers.com/msds/pdf/sodium-hydroxide-10-50-liq.pdf Material Safety Datasheet 2]. ''hillbrothers.com''.</ref> adalah suatu [[senyawa anorganik]] dengan rumus kimia NaOH. Senyawa ini merupakan [[senyawa ionik]] berbentuk padatan putih yang tersusun dari [[kation]] [[natrium]] dan [[anion]] [[hidroksida]] .<ref>Ahmadi, Majid. ''Investigation of NaOH Properties, Production and Sale Mark in the world''. ''Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology''. 2019. Vol. 6 (10). hlm. 10809-10813.</ref> | ||
Natrium hidroksida merupakan [[basa (kimia)|basa]] dan [[alkali]] yang sangat [[korosif|kaustik]], mampu menguraikan [[protein]] pada [[suhu]] lingkungan biasa dan dapat menyebabkan [[luka bakar]] bila terpapar. Senyawa ini sangat larut dalam [[air]], dan dengan mudah menyerap [[kelembaban]] dan [[karbon dioksida]] dari [[udara]]. Senyawa ini membentuk [[hidrat]] dengan rumus NaOH·''n''.<ref>P. R. Siemens, William F. Giauque (1969): "Entropies of the hydrates of sodium hydroxide. II. Low-temperature heat capacities and heats of fusion of NaOH·2H2O and NaOH·3.5H2O". ''Journal of Physical Chemistry'', volume 73, issue 1, hlm. 149–157.</ref> Senyawa monohidratnya NaOH· mengkristal dari larutan berair pada rentang suhu antara 12,3 hingga 61,8 °C. "Natrium hidroksida" yang tersedia secara komersial sering kali merupakan senyawa monohidrat ini, dan data yang dipublikasikan mungkin merujuk pada senyawa ini dan bukan senyawa [[anhidrat]]nya.<ref>Tünde Megyesa). ''The structure of aqueous sodium hydroxide solutions: A combined solution x-ray diffraction and simulation study''. ''J. Chem. Phys''. 2008. Vol. 128 (044501). doi:10.1063/1.2821956.</ref> | |||
Natrium hidroksida digunakan di banyak industri: dalam pembuatan [[bubur kayu|pulp]] dan [[kertas]], [[tekstil]], [[sabun]] dan [[deterjen]], dan sebagai . Produksi di seluruh dunia pada tahun 2004 kira-kira mencapai 60 juta [[ton]], sedangkan permintaan terhadap senyawa ini mencapai 51 juta ton. | Sebagai salah satu hidroksida paling sederhana, natrium hidroksida sering digunakan bersama [[air]] yang bersifat netral dan [[asam klorida]] yang bersifat asam sebagai penunjuk skala pH pada pembelajaran di sekolah dan kampus.<ref>[https://www.orf.od.nih.gov/EnvironmentalProtection/WasteDisposal/Pages/Examples+of+Common+Laboratory+ChemicalsandtheirHazardClass.aspx Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class].</ref> | ||
Natrium hidroksida digunakan di banyak industri: dalam pembuatan [[bubur kayu|pulp]] dan [[kertas]], [[tekstil]], [[sabun]] dan [[deterjen]], dan sebagai . Produksi di seluruh dunia pada tahun 2004 kira-kira mencapai 60 juta [[ton]], sedangkan permintaan terhadap senyawa ini mencapai 51 juta ton.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+hidroksida&oldid=29390059 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
== Sifat == | == Sifat == | ||
=== Sifat fisika === | === Sifat fisika === | ||
Natrium hidroksida murni adalah padatan kristal tidak berwarna yang meleleh pada suhu tanpa terurai, dan dengan titik didih pada suhu . Senyawa ini sangat larut dalam air, dengan kelarutan yang rendah dalam pelarut polar seperti [[etanol]] dan [[metanol]].<ref>[https://www.protank.com/sodium-hydroxide Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications]. ''Protank''. 2018-09-08.</ref> NaOH tidak larut dalam eter dan pelarut non-polar lainnya.<ref>Ahmadi, Majid. ''Investigation of NaOH Properties, Production and Sale Mark in the world''. ''Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology''. 2019. Vol. 6 (10). hlm. 10809-10813.</ref> | |||
Serupa dengan hidrasi asam sulfat, [[solvasi|pelarutan]] natrium hidroksida padat dalam air merupakan [[reaksi eksoterm|reaksi yang sangat eksotermis]]<ref>[http://www.discoveryexpresskids.com/blog/exothermic-vs-endothermic-chemistrys-give-and-take Exothermic vs. Endothermic: Chemistry's Give and Take]. ''Discovery Express''.</ref> sehingga mampu menghasilkan sejumlah besar panas ke lingkungan, dan mengancam keselamatan melalui potensi paparan melalui percikan. Larutan yang dihasilkan umumnya tidak berwarna dan tidak berbau. Layaknya larutan alkali lainnya, senyawa ini terasa licin bila mengalami kontak dengan kulit akibat proses [[saponifikasi]] yang terjadi antara NaOH dan minyak alami pada kulit.<ref>Rhian Cope. ''Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis''. ''Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand''. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.</ref> | |||
Serupa dengan hidrasi asam sulfat, [[solvasi|pelarutan]] natrium hidroksida padat dalam air merupakan [[reaksi eksoterm|reaksi yang sangat eksotermis]] sehingga mampu menghasilkan sejumlah besar panas ke lingkungan, dan mengancam keselamatan melalui potensi paparan melalui percikan. Larutan yang dihasilkan umumnya tidak berwarna dan tidak berbau. Layaknya larutan alkali lainnya, senyawa ini terasa licin bila mengalami kontak dengan kulit akibat proses [[saponifikasi]] yang terjadi antara NaOH dan minyak alami pada kulit. | |||
=== Sifat kimia === | === Sifat kimia === | ||
==== Reaksi dengan asam ==== | ==== Reaksi dengan asam ==== | ||
Natrium hidroksida bereaksi dengan asam protik menghasilkan air dan garam yang sesuai. Misalnya, ketika natrium hidroksida bereaksi dengan [[asam klorida]], [[natrium klorida]] akan terbentuk: | Natrium hidroksida bereaksi dengan asam protik menghasilkan air dan garam yang sesuai. Misalnya, ketika natrium hidroksida bereaksi dengan [[asam klorida]], [[natrium klorida]] akan terbentuk:<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
:<chem>NaOH(aq) + HCl(aq) -> NaCl(aq) +H2O(l)</chem> | :<chem>NaOH(aq) + HCl(aq) -> NaCl(aq) +H2O(l)</chem> | ||
Secara umum, reaksi [[reaksi penetralan|netralisasi]] diwakili oleh satu persamaan ionik bersih sederhana: | Secara umum, reaksi [[reaksi penetralan|netralisasi]] diwakili oleh satu persamaan ionik bersih sederhana:<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
:<chem>OH- (aq) + H+(aq) -> H2O (l)</chem> | :<chem>OH- (aq) + H+(aq) -> H2O (l)</chem> | ||
Jenis reaksi ini dengan asam kuat melepaskan panas, dan karenanya disebut [[reaksi eksoterm|eksotermis]]. [[Reaksi asam-basa]] seperti itu juga dapat digunakan untuk [[titrasi]]. Namun, natrium hidroksida tidak digunakan sebagai [[Larutan standar|standar primer]] karena sifatnya yang [[higroskopis]] dan mudah menyerap [[karbon dioksida]] dari udara. | Jenis reaksi ini dengan asam kuat melepaskan panas, dan karenanya disebut [[reaksi eksoterm|eksotermis]]. [[Reaksi asam-basa]] seperti itu juga dapat digunakan untuk [[titrasi]]. Namun, natrium hidroksida tidak digunakan sebagai [[Larutan standar|standar primer]] karena sifatnya yang [[higroskopis]] dan mudah menyerap [[karbon dioksida]] dari udara.<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
==== Reaksi dengan oksida asam ==== | ==== Reaksi dengan oksida asam ==== | ||
Natrium hidroksida juga bereaksi dengan [[oksida asam]], seperti [[sulfur dioksida]]. Reaksi semacam itu sering digunakan untuk "menggaruk" gas asam yang berbahaya (seperti SO<sub>2</sub> dan H<sub>2</sub>S) yang diproduksi dalam pembakaran [[batu bara]] dan karenanya mencegah pelepasannya ke [[atmosfer]]. Sebagai contoh, | Natrium hidroksida juga bereaksi dengan [[oksida asam]], seperti [[sulfur dioksida]]. Reaksi semacam itu sering digunakan untuk "menggaruk" gas asam yang berbahaya (seperti SO<sub>2</sub> dan H<sub>2</sub>S) yang diproduksi dalam pembakaran [[batu bara]] dan karenanya mencegah pelepasannya ke [[atmosfer]]. Sebagai contoh,<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
:<chem>2NaOH + SO2 -> Na2SO3 + H2O</chem> | :<chem>2NaOH + SO2 -> Na2SO3 + H2O</chem> | ||
==== Reaksi dengan logam dan oksida ==== | ==== Reaksi dengan logam dan oksida ==== | ||
Kaca bereaksi perlahan dengan larutan natrium hidroksida encer pada suhu kamar untuk membentuk [[silikat]] yang larut. Karena itu, sambungan kaca dan kran gelas yang terpapar natrium hidroksida memiliki kecenderungan untuk "membeku". [[Labu laboratorium]] dan [[reaktor kimia]] berlapis kaca dapat rusak apabila terpapar natrium hidroksida panas dalam jangka panjang. Natrium hidroksida tidak bereaksi [[besi]] pada suhu kamar, karena besi tidak memiliki sifat [[amfoter]] (yaitu, ia hanya larut dalam asam, dan tidak dalam basa). | Kaca bereaksi perlahan dengan larutan natrium hidroksida encer pada suhu kamar untuk membentuk [[silikat]] yang larut. Karena itu, sambungan kaca dan kran gelas yang terpapar natrium hidroksida memiliki kecenderungan untuk "membeku". [[Labu laboratorium]] dan [[reaktor kimia]] berlapis kaca dapat rusak apabila terpapar natrium hidroksida panas dalam jangka panjang. Natrium hidroksida tidak bereaksi [[besi]] pada suhu kamar, karena besi tidak memiliki sifat [[amfoter]] (yaitu, ia hanya larut dalam asam, dan tidak dalam basa).<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
Meski demikian, pada suhu tinggi (seperti di atas 500 °C), besi dapat bereaksi secara [[reaksi endoterm|endotermik]] dengan natrium hidroksida untuk membentuk [[besi(III) oksida]], logam [[natrium]], dan gas [[hidrogen]]. Hal ini disebabkan [[Perubahan entalpi pembentukan standar|entalpi pembentukan]] besi(III) oksida yang lebih rendah (−824,2kJ/mol dibandingkan dengan natrium hidroksida (-500kJ/mol), dengan demikian, reaksinya disukai secara termodinamika, meskipun sifat endotermiknya menunjukkan non-spontanitas. Perhatikan reaksi berikut antara natrium hidroksida cair dan serbuk besi: | Meski demikian, pada suhu tinggi (seperti di atas 500 °C), besi dapat bereaksi secara [[reaksi endoterm|endotermik]] dengan natrium hidroksida untuk membentuk [[besi(III) oksida]], logam [[natrium]], dan gas [[hidrogen]].<ref>许 祖恩. ''钾素,钾肥溯源[J]''. 1992.</ref> Hal ini disebabkan [[Perubahan entalpi pembentukan standar|entalpi pembentukan]] besi(III) oksida yang lebih rendah (−824,2kJ/mol dibandingkan dengan natrium hidroksida (-500kJ/mol), dengan demikian, reaksinya disukai secara termodinamika, meskipun sifat endotermiknya menunjukkan non-spontanitas. Perhatikan reaksi berikut antara natrium hidroksida cair dan serbuk besi: | ||
:<chem>4Fe + 6NaOH -> 2Fe2O3 + 6Na + 3H2</chem> | :<chem>4Fe + 6NaOH -> 2Fe2O3 + 6Na + 3H2</chem> | ||
Beberapa [[logam transisi]], tetapi, dapat bereaksi kuat dengan natrium hidroksida. | Beberapa [[logam transisi]], tetapi, dapat bereaksi kuat dengan natrium hidroksida.<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | ||
Pada tahun 1986, [[truk tangki]] aluminium di Inggris secara keliru digunakan untuk mengangkut 25% larutan natrium hidroksida, menyebabkan timbulnya tekanan tinggi pada isi serta kerusakan pada tangki tersebut. Tekanan tersebut disebabkan oleh gas hidrogen yang dihasilkan dari reaksi antara natrium hidroksida dan aluminium: | Pada tahun 1986, [[truk tangki]] aluminium di Inggris secara keliru digunakan untuk mengangkut 25% larutan natrium hidroksida, menyebabkan timbulnya tekanan tinggi pada isi serta kerusakan pada tangki tersebut. Tekanan tersebut disebabkan oleh gas hidrogen yang dihasilkan dari reaksi antara natrium hidroksida dan aluminium:<ref>Jim Stamell. ''EXCEL HSC Chemistry''. Pascal Press. 2001. hlm. 199. ISBN 978-1-74125-299-6.</ref> | ||
:<chem>2Al + 2NaOH + 6H2O -> 2NaAl(OH)4 + 3H2</chem> | :<chem>2Al + 2NaOH + 6H2O -> 2NaAl(OH)4 + 3H2</chem> | ||
==== Saponifikasi ==== | ==== Saponifikasi ==== | ||
Natrium hidroksida dapat digunakan untuk [[hidrolisis]] [[ester]] yang digerakkan oleh basa (seperti dalam [[saponifikasi]]), [[amida]] dan [[alkil halida]]. Namun, kelarutan natrium hidroksida yang terbatas dalam pelarut organik menunjukkan bahwa [[kalium hidroksida]] (KOH) yang mudah larut dalam pelarut ini yang lebih disukai. Menyentuh larutan natrium hidroksida dengan tangan kosong, meski tidak disarankan, menghasilkan rasa licin. Hal ini terjadi karena minyak pada kulit seperti [[Kelenjar minyak|sebum]] diubah menjadi sabun. | Natrium hidroksida dapat digunakan untuk [[hidrolisis]] [[ester]] yang digerakkan oleh basa (seperti dalam [[saponifikasi]]), [[amida]] dan [[alkil halida]].<ref>[https://www.protank.com/sodium-hydroxide Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications]. ''Protank''. 2018-09-08.</ref> Namun, kelarutan natrium hidroksida yang terbatas dalam pelarut organik menunjukkan bahwa [[kalium hidroksida]] (KOH) yang mudah larut dalam pelarut ini yang lebih disukai. Menyentuh larutan natrium hidroksida dengan tangan kosong, meski tidak disarankan, menghasilkan rasa licin. Hal ini terjadi karena minyak pada kulit seperti [[Kelenjar minyak|sebum]] diubah menjadi sabun.<ref>Rhian Cope. ''Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis''. ''Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand''. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.</ref> | ||
Meskipun senyawa ini larut dalam propilena glikol, tetapi tidak memungkinkan untuk pelarut ini menggantikan air dalam saponifikasi karena adanya reaksi primer propilena glikol dengan lemak sebelum reaksi antara natrium hidroksida dan lemak. | Meskipun senyawa ini larut dalam propilena glikol, tetapi tidak memungkinkan untuk pelarut ini menggantikan air dalam saponifikasi karena adanya reaksi primer propilena glikol dengan lemak sebelum reaksi antara natrium hidroksida dan lemak.<ref>Rhian Cope. ''Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis''. ''Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand''. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.</ref> | ||
== Produksi == | == Produksi == | ||
Natrium hidroksida diproduksi secara industri sebagai larutan dengan konsentrasi 50% melalui [[proses kloralkali]] elektrolitik.<ref>Fengmin Du, David M Warsinger, Tamanna I Urmi, Gregory P Thiel, Amit Kumar, John H Lienhard. ''Sodium hydroxide production from seawater desalination brine: process design and energy efficiency''. ''Environmental Science & Technology''. 2018. Vol. 52 (10). hlm. 5949–5958. doi:10.1021/acs.est.8b01195.</ref> [[Klorin|Gas klorin]] juga diproduksi dalam proses ini.<ref>Fengmin Du, David M Warsinger, Tamanna I Urmi, Gregory P Thiel, Amit Kumar, John H Lienhard. ''Sodium hydroxide production from seawater desalination brine: process design and energy efficiency''. ''Environmental Science & Technology''. 2018. Vol. 52 (10). hlm. 5949–5958. doi:10.1021/acs.est.8b01195.</ref> Natrium hidroksida padat diperoleh dari larutan ini dengan penguapan air. Natrium hidroksida padat paling sering dijual sebagai serpihan, pelet, dan balok tuang.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+hidroksida&oldid=29390059 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
Pada tahun 2004, produksi dunia senyawa natrium hidroksida diperkirakan mencapai 60 juta ton, sementara permintaan terhadap senyawa ini diperkirakan mencapai 51 juta ton.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+hidroksida&oldid=29390059 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Pada tahun 1998, total produksi natrium hidroksida dunia sekitar 45 juta [[ton]]. Amerika Utara dan Asia masing-masing berkontribusi 14 juta ton, sementara Eropa memproduksi sekitar 10 juta ton. Di Amerika Serikat, penghasil utama natrium hidroksida adalah [[Dow Chemical Company]], dengan produksi tahunannya mencapai 3,7 juta ton dari lokasinya di , Texas, serta , Louisiana. Produsen utama lainnya di Amerika Serikat termasuk , [[PPG Industries|Westlake]], , Shintek serta . Semua perusahaan ini menggunakan proses kloralkali.<ref>[http://www.mrw.interscience.wiley.com/kirk/kirk_articles_fs.html ''Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology''], edisi ke-5, John Wiley & Sons.</ref> | |||
Secara historis, natrium hidroksida diproduksi dengan mereaksikan [[natrium karbonat]] dengan [[kalsium hidroksida]] dalam suatu [[reaksi metatesis]]. (Natrium hidroksida dapat larut sedangkan kalsium karbonat tidak.) Proses ini disebut kaustisasi.<ref>Horace G. Deming. ''General Chemistry: An Elementary Survey Emphasizing Industrial Applications of Fundamental Principles''. John Wiley & Sons, Inc. 1925. hlm. 452.</ref> | |||
Secara historis, natrium hidroksida diproduksi dengan mereaksikan [[natrium karbonat]] dengan [[kalsium hidroksida]] dalam suatu [[reaksi metatesis]]. (Natrium hidroksida dapat larut sedangkan kalsium karbonat tidak.) Proses ini disebut kaustisasi. | |||
:<chem>Ca(OH)2(aq) + Na2CO3(s) -> CaCO3 v + 2 NaOH(aq)</chem> | :<chem>Ca(OH)2(aq) + Na2CO3(s) -> CaCO3 v + 2 NaOH(aq)</chem> | ||
Proses ini digantikan oleh [[proses Solvay]] pada akhir abad ke-19, yang kemudian digantikan oleh proses kloralkali yang digunakan saat ini. | Proses ini digantikan oleh [[proses Solvay]] pada akhir abad ke-19, yang kemudian digantikan oleh proses kloralkali yang digunakan saat ini.<ref>Jonathan LawJonathan Law. [https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/acref/9780198841227.001.0001/acref-9780198841227-e-3822 Solvay process]. ''A Dictionary of Chemistry''. Oxford University Press. 2020-03-19. doi:10.1093/acref/9780198841227.001.0001. ISBN 978-0-19-884122-7.</ref> | ||
Natrium hidroksida juga diproduksi dengan menggabungkan logam [[natrium]] murni dengan air. Produk sampingnya adalah [[hidrogen|gas hidrogen]] dan panas, yang sering kali juga menghasilkan nyala api. | Natrium hidroksida juga diproduksi dengan menggabungkan logam [[natrium]] murni dengan air. Produk sampingnya adalah [[hidrogen|gas hidrogen]] dan panas, yang sering kali juga menghasilkan nyala api.<ref>Meyer M. Markowitz. [https://archive.org/details/sim_journal-of-chemical-education_1963-12_40_12/page/633 Alkali metal-water reactions]. ''J. Chem. Educ''. 1963. Vol. 40 (12). hlm. 633. doi:10.1021/ed040p633.</ref> | ||
<chem>2Na + 2H2O ->2NaOH + H2</chem> | <chem>2Na + 2H2O ->2NaOH + H2</chem> | ||
Reaksi ini biasanya digunakan untuk mendemonstrasikan reaktivitas logam alkali di sekolah maupun perkuliahan; Namun, pembuatan natrium hidroksida melalui reaksi ini tidak layak secara komersial, karena isolasi logam natrium biasanya dilakukan dengan reduksi atau elektrolisis senyawa-senyawa natrium termasuk natrium hidroksida. | Reaksi ini biasanya digunakan untuk mendemonstrasikan reaktivitas logam alkali di sekolah maupun perkuliahan; Namun, pembuatan natrium hidroksida melalui reaksi ini tidak layak secara komersial, karena isolasi logam natrium biasanya dilakukan dengan reduksi atau elektrolisis senyawa-senyawa natrium termasuk natrium hidroksida.<ref>Meyer M. Markowitz. [https://archive.org/details/sim_journal-of-chemical-education_1963-12_40_12/page/633 Alkali metal-water reactions]. ''J. Chem. Educ''. 1963. Vol. 40 (12). hlm. 633. doi:10.1021/ed040p633.</ref> | ||
== Kegunaan == | == Kegunaan == | ||
Natrium hidroksida adalah [[basa (kimia)|basa]] kuat yang populer digunakan dalam industri. Natrium hidroksida digunakan dalam pembuatan garam natrium dan deterjen, pengaturan pH, dan sintesis organik. Secara massal, senyawa ini paling sering digunakan dalam larutan berairnya, karena senyawa ini dalam bentuk larutannya lebih murah dan lebih mudah ditangani. | Natrium hidroksida adalah [[basa (kimia)|basa]] kuat yang populer digunakan dalam industri. Natrium hidroksida digunakan dalam pembuatan garam natrium dan deterjen, pengaturan pH, dan sintesis organik. Secara massal, senyawa ini paling sering digunakan dalam larutan berairnya, karena senyawa ini dalam bentuk larutannya lebih murah dan lebih mudah ditangani.<ref>[http://www.ppg.com/chemicals/chloralkali/products/Documents/CausticSodamanual2008.pdf Document 2 - CausticSodamanual2008.pdf]. 2013.</ref> | ||
[[Minyak mentah]] dengan kualitas buruk dapat diolah dengan natrium hidroksida untuk menghilangkan kotoran [[sulfur]] dalam proses yang dikenal sebagai ''pencucian kaustik''. Natrium hidroksida bereaksi dengan asam lemah seperti [[hidrogen sulfida]] dan [[merkaptan]] untuk menghasilkan garam natrium non-volatil, yang dapat dihilangkan. Limbah yang terbentuk bersifat toksik dan sulit ditangani, dan prosesnya dilarang di banyak negara karena hal ini. Pada tahun 2006, menggunakan proses ini dan [[:en:2006 Côte d'Ivoire toxic waste dump|membuang limbahnya di Pantai Gading]]. | [[Minyak mentah]] dengan kualitas buruk dapat diolah dengan natrium hidroksida untuk menghilangkan kotoran [[sulfur]] dalam proses yang dikenal sebagai ''pencucian kaustik''. Natrium hidroksida bereaksi dengan asam lemah seperti [[hidrogen sulfida]] dan [[merkaptan]] untuk menghasilkan garam natrium non-volatil, yang dapat dihilangkan. Limbah yang terbentuk bersifat toksik dan sulit ditangani, dan prosesnya dilarang di banyak negara karena hal ini. Pada tahun 2006, menggunakan proses ini dan [[:en:2006 Côte d'Ivoire toxic waste dump|membuang limbahnya di Pantai Gading]].<ref>Ian Sample. [https://www.theguardian.com/environment/2009/sep/16/trafigura-case-toxic-slop Trafigura case: toxic slop left behind by caustic washing]. ''The Guardian''. 16 September 2009.</ref><ref>[http://news.bbc.co.uk/1/hi/programmes/newsnight/8259765.stm Trafigura knew of waste dangers]. BBC Newsnight. 16 September 2009.</ref> | ||
== Keamanan == | == Keamanan == | ||
Seperti [[asam]] dan [[alkali]] [[korosif]] lainnya, setetes larutan natrium hidroksida dapat dengan mudah menguraikan [[protein]] dan [[lipid]] pada [[Jaringan (biologi)|jaringan hidup]] melalui [[hidrolisis]] [[amida]] dan [[ester]], yang menyebabkan [[luka bakar]] dan dapat menyebabkan [[kebutaan]] permanen setelah kontak dengan mata.<ref>[http://www.certified-lye.com/MSDS-Lye.pdf Material Safety Datasheet]. ''certified-lye.com''.</ref><ref>[http://www.hillbrothers.com/msds/pdf/sodium-hydroxide-10-50-liq.pdf Material Safety Datasheet 2]. ''hillbrothers.com''.</ref> Alkali padat juga dapat mengekspresikan sifat korosifnya jika ada air, seperti uap air. Karenanya, [[Alat pelindung diri|peralatan pelindung]], seperti [[sarung tangan|sarung tangan karet]], [[Alat pelindung diri|pakaian keselamatan]] dan [[kacamata|pelindung mata]], harus selalu digunakan saat menangani bahan kimia ini atau larutannya. Tindakan pertolongan pertama standar untuk alkali yang tumpah di kulit adalah, seperti pada senyawa korosif lainnya, dialiri dengan air dalam jumlah besar. Pembilasan dilanjutkan setidaknya selama sepuluh hingga lima belas menit.<ref>[https://www.orf.od.nih.gov/EnvironmentalProtection/WasteDisposal/Pages/Examples+of+Common+Laboratory+ChemicalsandtheirHazardClass.aspx Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class].</ref> | |||
Selain itu, [[solvasi|pelarutan]] natrium hidroksida sangat [[eksotermik]], dan kalor yang dihasilkan dapat menyebabkan panas terbakar atau menyulut bahan yang mudah terbakar. Senyawa ini juga menghasilkan panas saat bereaksi dengan asam.<ref>N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) ''Chemistry of the Elements'', 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .</ref> | |||
Natrium hidroksida juga bersifat korosif ringan terhadap [[kaca]], yang dapat menyebabkan kerusakan pada kaca tersebut.<ref>Pubchem. [https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/sodium_hydroxide SODIUM HYDROXIDE NaOH – PubChem]. ''pubchem.ncbi.nlm.nih.gov''.</ref> Natrium hidroksida bersifat korosif terhadap beberapa logam, seperti [[aluminium]] yang bereaksi dengan alkali menghasilkan gas [[hidrogen]] yang mudah terbakar pada paparannya:<ref>[http://www1.eere.energy.gov/hydrogenandfuelcells/pdfs/aluminium_water_hydrogen.pdf aluminium_water_hydrogen.pdf (application/pdf Object)]. ''www1.eere.energy.gov''. 2008.</ref> | |||
Natrium hidroksida juga bersifat korosif ringan terhadap [[kaca]], yang dapat menyebabkan kerusakan pada kaca tersebut. Natrium hidroksida bersifat korosif terhadap beberapa logam, seperti [[aluminium]] yang bereaksi dengan alkali menghasilkan gas [[hidrogen]] yang mudah terbakar pada paparannya: | |||
:<chem>2 Al + 6 NaOH -> 3 H2 + 2 Na3AlO3 | :<chem>2 Al + 6 NaOH -> 3 H2 + 2 Na3AlO3 | ||
| Baris 91: | Baris 86: | ||
== Penyimpanan == | == Penyimpanan == | ||
Penyimpanan yang cermat diperlukan saat menangani natrium hidroksida untuk digunakan, terutama ketika senyawa ini dalam jumlah yang besar. Sangat direkomendasikan untuk mengikuti pedoman penyimpanan yang benar dan menjaga keselamatan pekerja serta lingkungan mengingat bahaya bahan kimia ini yang mudah terbakar.<ref>[https://www.orf.od.nih.gov/EnvironmentalProtection/WasteDisposal/Pages/Examples+of+Common+Laboratory+ChemicalsandtheirHazardClass.aspx Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class].</ref> | |||
Natrium hidroksida sering disimpan dalam botol untuk penggunaan laboratorium skala kecil, dalam [[jerigen]] atau [[drum]] (wadah volume sedang) untuk penanganan dan pengangkutan kargo, atau dalam tangki penyimpanan stasioner besar dengan volume hingga 100.000 galon. Bahan umum yang kompatibel dengan natrium hidroksida dan sering digunakan untuk penyimpanan NaOH meliputi: polietilena ([[HDPE]] biasa digunakan atau [[polietilena|XLPE]] yang kurang umum digunakan), [[baja karbon]], [[polivinil klorida]] (PVC), [[baja tahan karat]], dan [[plastik]] yang diperkuat [[kaca serat]] (FRP, dengan lapisan penahan).<ref>[https://www.protank.com/sodium-hydroxide Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications]. ''Protank''. 2018-09-08.</ref> | |||
Natrium hidroksida harus disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga [[normalitas]]nya karena akan menyerap air dari atmosfer.<ref>[https://www.orf.od.nih.gov/EnvironmentalProtection/WasteDisposal/Pages/Examples+of+Common+Laboratory+ChemicalsandtheirHazardClass.aspx Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class].</ref> | |||
Natrium hidroksida harus disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga [[normalitas]]nya karena akan menyerap air dari atmosfer. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[pH|Asam dan basa]] | * [[pH|Asam dan basa]] | ||
== Bibliografi == | == Bibliografi == | ||
| Baris 108: | Baris 99: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0360.htm International Chemical Safety Card 0360] | * [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0360.htm International Chemical Safety Card 0360] | ||
* Euro Chlor-How is chlorine made? [https://web.archive.org/web/20060923075635/http://www.eurochlor.org/makingchlorine Chlorine Online] | * Euro Chlor-How is chlorine made? [https://web.archive.org/web/20060923075635/http://www.eurochlor.org/makingchlorine Chlorine Online] | ||
| Baris 122: | Baris 111: | ||
* [https://web.archive.org/web/20150508191719/http://www.inclusive-science-engineering.com/inorganic-chemical-caustic-soda-production-process-description-and-flowsheet/ Caustic soda production in continuous causticising plant by lime soda process] | * [https://web.archive.org/web/20150508191719/http://www.inclusive-science-engineering.com/inorganic-chemical-caustic-soda-production-process-description-and-flowsheet/ Caustic soda production in continuous causticising plant by lime soda process] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+hidroksida&oldid=29390059 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29390059 (2026-06-26T17:25:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 22.56

Natrium hidroksida, juga dikenal sebagai lindi (lye) dan soda kaustik atau soda api,[1][2] adalah suatu senyawa anorganik dengan rumus kimia NaOH. Senyawa ini merupakan senyawa ionik berbentuk padatan putih yang tersusun dari kation natrium dan anion hidroksida .[3]
Natrium hidroksida merupakan basa dan alkali yang sangat kaustik, mampu menguraikan protein pada suhu lingkungan biasa dan dapat menyebabkan luka bakar bila terpapar. Senyawa ini sangat larut dalam air, dan dengan mudah menyerap kelembaban dan karbon dioksida dari udara. Senyawa ini membentuk hidrat dengan rumus NaOH·n.[4] Senyawa monohidratnya NaOH· mengkristal dari larutan berair pada rentang suhu antara 12,3 hingga 61,8 °C. "Natrium hidroksida" yang tersedia secara komersial sering kali merupakan senyawa monohidrat ini, dan data yang dipublikasikan mungkin merujuk pada senyawa ini dan bukan senyawa anhidratnya.[5]
Sebagai salah satu hidroksida paling sederhana, natrium hidroksida sering digunakan bersama air yang bersifat netral dan asam klorida yang bersifat asam sebagai penunjuk skala pH pada pembelajaran di sekolah dan kampus.[6]
Natrium hidroksida digunakan di banyak industri: dalam pembuatan pulp dan kertas, tekstil, sabun dan deterjen, dan sebagai . Produksi di seluruh dunia pada tahun 2004 kira-kira mencapai 60 juta ton, sedangkan permintaan terhadap senyawa ini mencapai 51 juta ton.[7]
Sifat
Sifat fisika
Natrium hidroksida murni adalah padatan kristal tidak berwarna yang meleleh pada suhu tanpa terurai, dan dengan titik didih pada suhu . Senyawa ini sangat larut dalam air, dengan kelarutan yang rendah dalam pelarut polar seperti etanol dan metanol.[8] NaOH tidak larut dalam eter dan pelarut non-polar lainnya.[9]
Serupa dengan hidrasi asam sulfat, pelarutan natrium hidroksida padat dalam air merupakan reaksi yang sangat eksotermis[10] sehingga mampu menghasilkan sejumlah besar panas ke lingkungan, dan mengancam keselamatan melalui potensi paparan melalui percikan. Larutan yang dihasilkan umumnya tidak berwarna dan tidak berbau. Layaknya larutan alkali lainnya, senyawa ini terasa licin bila mengalami kontak dengan kulit akibat proses saponifikasi yang terjadi antara NaOH dan minyak alami pada kulit.[11]
Sifat kimia
Reaksi dengan asam
Natrium hidroksida bereaksi dengan asam protik menghasilkan air dan garam yang sesuai. Misalnya, ketika natrium hidroksida bereaksi dengan asam klorida, natrium klorida akan terbentuk:[12]
Secara umum, reaksi netralisasi diwakili oleh satu persamaan ionik bersih sederhana:[13]
Jenis reaksi ini dengan asam kuat melepaskan panas, dan karenanya disebut eksotermis. Reaksi asam-basa seperti itu juga dapat digunakan untuk titrasi. Namun, natrium hidroksida tidak digunakan sebagai standar primer karena sifatnya yang higroskopis dan mudah menyerap karbon dioksida dari udara.[14]
Reaksi dengan oksida asam
Natrium hidroksida juga bereaksi dengan oksida asam, seperti sulfur dioksida. Reaksi semacam itu sering digunakan untuk "menggaruk" gas asam yang berbahaya (seperti SO2 dan H2S) yang diproduksi dalam pembakaran batu bara dan karenanya mencegah pelepasannya ke atmosfer. Sebagai contoh,[15]
Reaksi dengan logam dan oksida
Kaca bereaksi perlahan dengan larutan natrium hidroksida encer pada suhu kamar untuk membentuk silikat yang larut. Karena itu, sambungan kaca dan kran gelas yang terpapar natrium hidroksida memiliki kecenderungan untuk "membeku". Labu laboratorium dan reaktor kimia berlapis kaca dapat rusak apabila terpapar natrium hidroksida panas dalam jangka panjang. Natrium hidroksida tidak bereaksi besi pada suhu kamar, karena besi tidak memiliki sifat amfoter (yaitu, ia hanya larut dalam asam, dan tidak dalam basa).[16]
Meski demikian, pada suhu tinggi (seperti di atas 500 °C), besi dapat bereaksi secara endotermik dengan natrium hidroksida untuk membentuk besi(III) oksida, logam natrium, dan gas hidrogen.[17] Hal ini disebabkan entalpi pembentukan besi(III) oksida yang lebih rendah (−824,2kJ/mol dibandingkan dengan natrium hidroksida (-500kJ/mol), dengan demikian, reaksinya disukai secara termodinamika, meskipun sifat endotermiknya menunjukkan non-spontanitas. Perhatikan reaksi berikut antara natrium hidroksida cair dan serbuk besi:
Beberapa logam transisi, tetapi, dapat bereaksi kuat dengan natrium hidroksida.[18]
Pada tahun 1986, truk tangki aluminium di Inggris secara keliru digunakan untuk mengangkut 25% larutan natrium hidroksida, menyebabkan timbulnya tekanan tinggi pada isi serta kerusakan pada tangki tersebut. Tekanan tersebut disebabkan oleh gas hidrogen yang dihasilkan dari reaksi antara natrium hidroksida dan aluminium:[19]
Saponifikasi
Natrium hidroksida dapat digunakan untuk hidrolisis ester yang digerakkan oleh basa (seperti dalam saponifikasi), amida dan alkil halida.[20] Namun, kelarutan natrium hidroksida yang terbatas dalam pelarut organik menunjukkan bahwa kalium hidroksida (KOH) yang mudah larut dalam pelarut ini yang lebih disukai. Menyentuh larutan natrium hidroksida dengan tangan kosong, meski tidak disarankan, menghasilkan rasa licin. Hal ini terjadi karena minyak pada kulit seperti sebum diubah menjadi sabun.[21]
Meskipun senyawa ini larut dalam propilena glikol, tetapi tidak memungkinkan untuk pelarut ini menggantikan air dalam saponifikasi karena adanya reaksi primer propilena glikol dengan lemak sebelum reaksi antara natrium hidroksida dan lemak.[22]
Produksi
Natrium hidroksida diproduksi secara industri sebagai larutan dengan konsentrasi 50% melalui proses kloralkali elektrolitik.[23] Gas klorin juga diproduksi dalam proses ini.[24] Natrium hidroksida padat diperoleh dari larutan ini dengan penguapan air. Natrium hidroksida padat paling sering dijual sebagai serpihan, pelet, dan balok tuang.[25]
Pada tahun 2004, produksi dunia senyawa natrium hidroksida diperkirakan mencapai 60 juta ton, sementara permintaan terhadap senyawa ini diperkirakan mencapai 51 juta ton.[26] Pada tahun 1998, total produksi natrium hidroksida dunia sekitar 45 juta ton. Amerika Utara dan Asia masing-masing berkontribusi 14 juta ton, sementara Eropa memproduksi sekitar 10 juta ton. Di Amerika Serikat, penghasil utama natrium hidroksida adalah Dow Chemical Company, dengan produksi tahunannya mencapai 3,7 juta ton dari lokasinya di , Texas, serta , Louisiana. Produsen utama lainnya di Amerika Serikat termasuk , Westlake, , Shintek serta . Semua perusahaan ini menggunakan proses kloralkali.[27]
Secara historis, natrium hidroksida diproduksi dengan mereaksikan natrium karbonat dengan kalsium hidroksida dalam suatu reaksi metatesis. (Natrium hidroksida dapat larut sedangkan kalsium karbonat tidak.) Proses ini disebut kaustisasi.[28]
Proses ini digantikan oleh proses Solvay pada akhir abad ke-19, yang kemudian digantikan oleh proses kloralkali yang digunakan saat ini.[29]
Natrium hidroksida juga diproduksi dengan menggabungkan logam natrium murni dengan air. Produk sampingnya adalah gas hidrogen dan panas, yang sering kali juga menghasilkan nyala api.[30]
Reaksi ini biasanya digunakan untuk mendemonstrasikan reaktivitas logam alkali di sekolah maupun perkuliahan; Namun, pembuatan natrium hidroksida melalui reaksi ini tidak layak secara komersial, karena isolasi logam natrium biasanya dilakukan dengan reduksi atau elektrolisis senyawa-senyawa natrium termasuk natrium hidroksida.[31]
Kegunaan
Natrium hidroksida adalah basa kuat yang populer digunakan dalam industri. Natrium hidroksida digunakan dalam pembuatan garam natrium dan deterjen, pengaturan pH, dan sintesis organik. Secara massal, senyawa ini paling sering digunakan dalam larutan berairnya, karena senyawa ini dalam bentuk larutannya lebih murah dan lebih mudah ditangani.[32]
Minyak mentah dengan kualitas buruk dapat diolah dengan natrium hidroksida untuk menghilangkan kotoran sulfur dalam proses yang dikenal sebagai pencucian kaustik. Natrium hidroksida bereaksi dengan asam lemah seperti hidrogen sulfida dan merkaptan untuk menghasilkan garam natrium non-volatil, yang dapat dihilangkan. Limbah yang terbentuk bersifat toksik dan sulit ditangani, dan prosesnya dilarang di banyak negara karena hal ini. Pada tahun 2006, menggunakan proses ini dan membuang limbahnya di Pantai Gading.[33][34]
Keamanan
Seperti asam dan alkali korosif lainnya, setetes larutan natrium hidroksida dapat dengan mudah menguraikan protein dan lipid pada jaringan hidup melalui hidrolisis amida dan ester, yang menyebabkan luka bakar dan dapat menyebabkan kebutaan permanen setelah kontak dengan mata.[35][36] Alkali padat juga dapat mengekspresikan sifat korosifnya jika ada air, seperti uap air. Karenanya, peralatan pelindung, seperti sarung tangan karet, pakaian keselamatan dan pelindung mata, harus selalu digunakan saat menangani bahan kimia ini atau larutannya. Tindakan pertolongan pertama standar untuk alkali yang tumpah di kulit adalah, seperti pada senyawa korosif lainnya, dialiri dengan air dalam jumlah besar. Pembilasan dilanjutkan setidaknya selama sepuluh hingga lima belas menit.[37]
Selain itu, pelarutan natrium hidroksida sangat eksotermik, dan kalor yang dihasilkan dapat menyebabkan panas terbakar atau menyulut bahan yang mudah terbakar. Senyawa ini juga menghasilkan panas saat bereaksi dengan asam.[38]
Natrium hidroksida juga bersifat korosif ringan terhadap kaca, yang dapat menyebabkan kerusakan pada kaca tersebut.[39] Natrium hidroksida bersifat korosif terhadap beberapa logam, seperti aluminium yang bereaksi dengan alkali menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar pada paparannya:[40]
Penyimpanan
Penyimpanan yang cermat diperlukan saat menangani natrium hidroksida untuk digunakan, terutama ketika senyawa ini dalam jumlah yang besar. Sangat direkomendasikan untuk mengikuti pedoman penyimpanan yang benar dan menjaga keselamatan pekerja serta lingkungan mengingat bahaya bahan kimia ini yang mudah terbakar.[41]
Natrium hidroksida sering disimpan dalam botol untuk penggunaan laboratorium skala kecil, dalam jerigen atau drum (wadah volume sedang) untuk penanganan dan pengangkutan kargo, atau dalam tangki penyimpanan stasioner besar dengan volume hingga 100.000 galon. Bahan umum yang kompatibel dengan natrium hidroksida dan sering digunakan untuk penyimpanan NaOH meliputi: polietilena (HDPE biasa digunakan atau XLPE yang kurang umum digunakan), baja karbon, polivinil klorida (PVC), baja tahan karat, dan plastik yang diperkuat kaca serat (FRP, dengan lapisan penahan).[42]
Natrium hidroksida harus disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga normalitasnya karena akan menyerap air dari atmosfer.[43]
Lihat pula
Bibliografi
Pranala luar
- International Chemical Safety Card 0360
- Euro Chlor-How is chlorine made? Chlorine Online
- NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards
- CDC – Sodium Hydroxide – NIOSH Workplace Safety and Health Topic
- Production by brine electrolysis
- Lembar data
- Titration of acids with sodium hydroxide; freeware for data analysis, simulation of curves and pH calculation
- Caustic soda production in continuous causticising plant by lime soda process
Referensi
- ↑ Material Safety Datasheet. certified-lye.com.
- ↑ Material Safety Datasheet 2. hillbrothers.com.
- ↑ Ahmadi, Majid. Investigation of NaOH Properties, Production and Sale Mark in the world. Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology. 2019. Vol. 6 (10). hlm. 10809-10813.
- ↑ P. R. Siemens, William F. Giauque (1969): "Entropies of the hydrates of sodium hydroxide. II. Low-temperature heat capacities and heats of fusion of NaOH·2H2O and NaOH·3.5H2O". Journal of Physical Chemistry, volume 73, issue 1, hlm. 149–157.
- ↑ Tünde Megyesa). The structure of aqueous sodium hydroxide solutions: A combined solution x-ray diffraction and simulation study. J. Chem. Phys. 2008. Vol. 128 (044501). doi:10.1063/1.2821956.
- ↑ Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications. Protank. 2018-09-08.
- ↑ Ahmadi, Majid. Investigation of NaOH Properties, Production and Sale Mark in the world. Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology. 2019. Vol. 6 (10). hlm. 10809-10813.
- ↑ Exothermic vs. Endothermic: Chemistry's Give and Take. Discovery Express.
- ↑ Rhian Cope. Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis. Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ 许 祖恩. 钾素,钾肥溯源[J]. 1992.
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ Jim Stamell. EXCEL HSC Chemistry. Pascal Press. 2001. hlm. 199. ISBN 978-1-74125-299-6.
- ↑ Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications. Protank. 2018-09-08.
- ↑ Rhian Cope. Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis. Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.
- ↑ Rhian Cope. Chapter 16 - Site of First Contact Effects of Acids and Alkalis. Veterinary Toxicology for Australia and New Zealand. Elsevier. 2017. hlm. 279-287. doi:10.1016/B978-0-12-420227-6.00015-3. ISBN 9780124202276.
- ↑ Fengmin Du, David M Warsinger, Tamanna I Urmi, Gregory P Thiel, Amit Kumar, John H Lienhard. Sodium hydroxide production from seawater desalination brine: process design and energy efficiency. Environmental Science & Technology. 2018. Vol. 52 (10). hlm. 5949–5958. doi:10.1021/acs.est.8b01195.
- ↑ Fengmin Du, David M Warsinger, Tamanna I Urmi, Gregory P Thiel, Amit Kumar, John H Lienhard. Sodium hydroxide production from seawater desalination brine: process design and energy efficiency. Environmental Science & Technology. 2018. Vol. 52 (10). hlm. 5949–5958. doi:10.1021/acs.est.8b01195.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology, edisi ke-5, John Wiley & Sons.
- ↑ Horace G. Deming. General Chemistry: An Elementary Survey Emphasizing Industrial Applications of Fundamental Principles. John Wiley & Sons, Inc. 1925. hlm. 452.
- ↑ Jonathan LawJonathan Law. Solvay process. A Dictionary of Chemistry. Oxford University Press. 2020-03-19. doi:10.1093/acref/9780198841227.001.0001. ISBN 978-0-19-884122-7.
- ↑ Meyer M. Markowitz. Alkali metal-water reactions. J. Chem. Educ. 1963. Vol. 40 (12). hlm. 633. doi:10.1021/ed040p633.
- ↑ Meyer M. Markowitz. Alkali metal-water reactions. J. Chem. Educ. 1963. Vol. 40 (12). hlm. 633. doi:10.1021/ed040p633.
- ↑ Document 2 - CausticSodamanual2008.pdf. 2013.
- ↑ Ian Sample. Trafigura case: toxic slop left behind by caustic washing. The Guardian. 16 September 2009.
- ↑ Trafigura knew of waste dangers. BBC Newsnight. 16 September 2009.
- ↑ Material Safety Datasheet. certified-lye.com.
- ↑ Material Safety Datasheet 2. hillbrothers.com.
- ↑ Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class.
- ↑ N. N. Greenwood, A. Earnshaw (1997) Chemistry of the Elements, 2nd ed., Butterworth-Heinemann, Oxford, UK. .
- ↑ Pubchem. SODIUM HYDROXIDE NaOH – PubChem. pubchem.ncbi.nlm.nih.gov.
- ↑ aluminium_water_hydrogen.pdf (application/pdf Object). www1.eere.energy.gov. 2008.
- ↑ Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class.
- ↑ Sodium Hydroxide Storage Tanks & Specifications. Protank. 2018-09-08.
- ↑ Examples of Common Laboratory Chemicals and their Hazard Class.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29390059 (2026-06-26T17:25:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.