Lompat ke isi

Mur (resin): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28591443; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Mur''' ( ; dari [[bahasa Arab]] '''مر''', ''mur'') adalah suatu [[resin]] aromatik dari sejumlah pohon kecil berduri dari genus ''[[Commiphora]]''. '''Minyak mur''' digolongkan sebagai ''oleoresin''. Resinmur merupakan gom alamiah. Telah digunakan di sepanjang sejarah sebagai parfum, kemenyan dan obat. Juga dapat dimakan dengan dicampur ke dalam anggur.
[[File:Commiphora_myrrha_-_Köhler–s_Medizinal-Pflanzen-019.jpg|thumb|right|280px|Commiphora myrrha - Köhler–s Medizinal-Pflanzen-019]]


Ketika suatu pohon terluka sampai menembus kulit kayu dan masuk ke bagian kayu lunak (''sapwood''), maka pohon itu mengeluarkan resin. Gom mur, sebagaimana kemenyan (''frankincense''), adalah suatu resin. Sewaktu orang memanen mur, mereka melukai pohon-pohon jenis itu berulang kali untuk mengumpulkan gom. Gom mur bersifat seperti malam, dan menggumpal dengan cepat. Setelah dipanen, gom itu menjadi keras dan mengkilat. Gom itu berwarna agak kekuningan, dapat berupa jernih atau kabur. Seiring dengan waktu, warnanya berubah lebih gelap, dan muncul garis-garis putih.
'''Mur''' ( ; dari [[bahasa Arab]] '''مر''', ''mur'') adalah suatu [[resin]] aromatik dari sejumlah pohon kecil berduri dari genus ''[[Commiphora]]''.<ref>Rice, Patty C., ''Amber: Golden Gem of the Ages'', Author House, Bloomington, 2006 p.321</ref> '''Minyak mur''' digolongkan sebagai ''oleoresin''. Resinmur merupakan gom alamiah. Telah digunakan di sepanjang sejarah sebagai parfum, kemenyan dan obat. Juga dapat dimakan dengan dicampur ke dalam anggur.<ref>Wondill Froman. [http://books.google.com/books?id=7DsPWFnTEFgC&pg=PA307 Biblical Facts About Wine: Is It a Sin to Drink Wine?]. AuthorHouse. 30 November 2005. hlm. 307–. ISBN 978-1-4184-0964-7.</ref>


Gom mur biasanya dipanen dari spesies pohon ''[[Commiphora myrrha]]'', yang ber[[habitat]] alamiah di [[Yaman]], [[Somalia]], [[Eritrea]] dan [[Etiopia]] timur. Istilah lain yang biasa digunakan, ''[[Commiphora molmol]]'', sekarang dianggap sebagai [[sinonim]] dari ''Commiphora myrrha''. Jenis yang berhubungan, ''[[Commiphora gileadensis]]'', aslinya dari [[Mediterania Timur]] dan khususnya di [[Semenanjung Arabia]], dalam [[Alkitab]] dikenal dengan nama "Balsam dari Gilead" ("''Balm of Gilead''"), atau juga disebut "Balsam dari Mekkah". Beberapa spesies lain menghasilkan [[bdellium]] dan mur India (''Indian myrrh'').
Ketika suatu pohon terluka sampai menembus kulit kayu dan masuk ke bagian kayu lunak (''sapwood''), maka pohon itu mengeluarkan resin. Gom mur, sebagaimana kemenyan (''frankincense''), adalah suatu resin. Sewaktu orang memanen mur, mereka melukai pohon-pohon jenis itu berulang kali untuk mengumpulkan gom. Gom mur bersifat seperti malam, dan menggumpal dengan cepat. Setelah dipanen, gom itu menjadi keras dan mengkilat. Gom itu berwarna agak kekuningan, dapat berupa jernih atau kabur. Seiring dengan waktu, warnanya berubah lebih gelap, dan muncul garis-garis putih.<ref>Caspar Neumann, William Lewis, ''The chemical works of Caspar Neumann, M.D.'',2nd Ed., Vol 3, London, 1773 p.55</ref>
 
Gom mur biasanya dipanen dari spesies pohon ''[[Commiphora myrrha]]'', yang ber[[habitat]] alamiah di [[Yaman]], [[Somalia]], [[Eritrea]] dan [[Etiopia]] timur. Istilah lain yang biasa digunakan, ''[[Commiphora molmol]]'',<ref>Newnes, G., ed., ''Chambers's encyclopædia'', Volume 9, 1959</ref> sekarang dianggap sebagai [[sinonim]] dari ''Commiphora myrrha''.<ref>''The Plant List''. 2013. Version 1.1. Published on the Internet: http://www.theplantlist.org/. Accessed on February 24, 2014.</ref> Jenis yang berhubungan, ''[[Commiphora gileadensis]]'', aslinya dari [[Mediterania Timur]] dan khususnya di [[Semenanjung Arabia]],<ref>Anthony G. Miller, Thomas A. Cope, J. A. Nyberg ''Flora of the Arabian Peninsula and Socotra'', Volume 1, Edinburgh University Press, 1996, p.20</ref> dalam [[Alkitab]] dikenal dengan nama "Balsam dari Gilead" ("''Balm of Gilead''"),<ref>Gibson (2011), p. 160.</ref> atau juga disebut "Balsam dari Mekkah". Beberapa spesies lain menghasilkan [[bdellium]] dan mur India (''Indian myrrh'').


Resin gom oleo dari sejumlah spesies tumbuhan ''Commiphora'' lain juga digunakan sebagai parfum, obat (seperti pembalut luka aromatik), dan bahan kemenyan. Resin yang mirip mur ini dikenal sebagai [[opopanax]], [[balsam]], [[bdellium]], [[guggul]] dan [[bisabol]].
Resin gom oleo dari sejumlah spesies tumbuhan ''Commiphora'' lain juga digunakan sebagai parfum, obat (seperti pembalut luka aromatik), dan bahan kemenyan. Resin yang mirip mur ini dikenal sebagai [[opopanax]], [[balsam]], [[bdellium]], [[guggul]] dan [[bisabol]].
Baris 11: Baris 13:
Nama mur ("myrrh") juga dipakai untuk menyebut ''[[potherb]]'' ''Myrrhis odorata'', yang juga dikenal sebagai "[[cicely]]" atau "sweet cicely".
Nama mur ("myrrh") juga dipakai untuk menyebut ''[[potherb]]'' ''Myrrhis odorata'', yang juga dikenal sebagai "[[cicely]]" atau "sweet cicely".


Mur disebut-sebut dalam [[Alkitab]] [[Kristen]] sebagai salah satu dari tiga hadiah [[orang-orang majus dari Timur]] untuk bayi [[Yesus]] dan "minyak mur" disumbangkan oleh [[Nikodemus]] pada saat mengapani jenazah [[Yesus]] setelah [[Penyaliban Yesus|mati disalib]], sebelum [[Penguburan Yesus|dimasukkan ke dalam kubur]].
Mur disebut-sebut dalam [[Alkitab]] [[Kristen]] sebagai salah satu dari tiga hadiah [[orang-orang majus dari Timur]] untuk bayi [[Yesus]]<ref>Matius 2:11</ref> dan "minyak mur" disumbangkan oleh [[Nikodemus]] pada saat mengapani jenazah [[Yesus]] setelah [[Penyaliban Yesus|mati disalib]], sebelum [[Penguburan Yesus|dimasukkan ke dalam kubur]].<ref>Yohanes 19:39</ref>


== Etimologi ==
== Etimologi ==
Kata "mur" ("myrrh") diturunkan dari [[bahasa Aram]] '''ܡܪܝܪܐ''' (''murr''), dan [[bahasa Arab]] '''مر''' (''mur'')، artinya "pahit". Nama ini tertulis dalam [[Alkitab Ibrani]] maupun [[Alkitab]] [[Kristen]]. Dalam [[bahasa Ibrani]] ditulis sebagai ''mor'', מור, dan kemudian sebagai kata pinjaman Semitik digunakan dalam mitologi Yunani sebagai [[Myrrha]], lalu pada [[Septuaginta]], terjemahan [[Alkitab Ibrani]] dalam [[bahasa Yunani]], kata yang berkaitan, μύρον, ''myron'', menjadi istilah umum untuk [[parfum]].
Kata "mur" ("myrrh") diturunkan dari [[bahasa Aram]] '''ܡܪܝܪܐ''' (''murr''), dan [[bahasa Arab]] '''مر''' (''mur'')، artinya "pahit". Nama ini tertulis dalam [[Alkitab Ibrani]] maupun [[Alkitab]] [[Kristen]]. Dalam [[bahasa Ibrani]] ditulis sebagai ''mor'', מור, dan kemudian sebagai kata pinjaman Semitik<ref>Klein, Ernest, ''A Comprehensive Etymological Dictionary of the Hebrew Language for Readers of English'', The University of Haifa, Carta, Jerusalem, p.380</ref> digunakan dalam mitologi Yunani sebagai [[Myrrha]], lalu pada [[Septuaginta]], terjemahan [[Alkitab Ibrani]] dalam [[bahasa Yunani]], kata yang berkaitan, μύρον, ''myron'', menjadi istilah umum untuk [[parfum]].


== Khasiat pengobatan ==
== Khasiat pengobatan ==
=== Obat Tradisional Tionghoa ===
=== Obat Tradisional Tionghoa ===
Dalam pengobatan tradisional Tionghoa, mur digolongan sebagai bahan pahit dan pedas, dengan suhu netral. Dikatakan mempunyai khasiat khusus terhadap meridian jantung, hati dan limpa, sebagaimana kekuatan "menggerakkan peredaran darah" untuk menggelontorkan darah beku dari [[rahim]]. Karenanya dianjurkan untuk pengobatan [[reumatik]], [[artritis]], dan masalah-masalah peredaran darah, juga untuk [[amenorrhea]], [[dysmenorrhea]], [[menopause]], dan tumor rahim.
Dalam pengobatan tradisional Tionghoa, mur digolongan sebagai bahan pahit dan pedas, dengan suhu netral. Dikatakan mempunyai khasiat khusus terhadap meridian jantung, hati dan limpa, sebagaimana kekuatan "menggerakkan peredaran darah" untuk menggelontorkan darah beku dari [[rahim]]. Karenanya dianjurkan untuk pengobatan [[reumatik]], [[artritis]], dan masalah-masalah peredaran darah, juga untuk [[amenorrhea]], [[dysmenorrhea]], [[menopause]], dan tumor rahim.
Baris 26: Baris 26:


=== Obat Barat ===
=== Obat Barat ===
 
Dalam [[apotek]], mur digunakan sebagai antiseptik untuk pencuci mulut, obat kumur dan pasta gigi<ref>[http://www.worldagroforestrycentre.org/sea/products/afdbases/af/asp/SpeciesInfo.asp?SpID=17990 Species Information]. www.worldagroforestrycentre.org.</ref> bagi pencegahan dan pengobatan penyakit gusi.<ref>Lawless, J. (2002) The Encyclopedia of Essential Oils, Harper Collins, p135</ref> Mur sekarang digunakan pada sejumlah salep liniment dan pengobatan yang dibubuhkan pada goresan atau penyakit kulit ringan lainnya. Mur juga dianjurkan sebagai [[analgesik]] bagi sakit gigi dan dalam dicampurkan ke dalam liniment untuk luka lecet, sakit nyeri, dan keseleo.<ref>[http://www.ics.trieste.it/MAPs/MedicinalPlants_Plant.aspx?id=599 ICS-UNIDO – MAPs]. www.ics.trieste.it.</ref>
Dalam [[apotek]], mur digunakan sebagai antiseptik untuk pencuci mulut, obat kumur dan pasta gigi bagi pencegahan dan pengobatan penyakit gusi. Mur sekarang digunakan pada sejumlah salep liniment dan pengobatan yang dibubuhkan pada goresan atau penyakit kulit ringan lainnya. Mur juga dianjurkan sebagai [[analgesik]] bagi sakit gigi dan dalam dicampurkan ke dalam liniment untuk luka lecet, sakit nyeri, dan keseleo.
 


== Ritual agama ==
== Ritual agama ==
Mur telah digunakan oleh orang [[Mesir kuno]], bersama-sama [[natron]], untuk pengawetan [[mummi]].
Mur telah digunakan oleh orang [[Mesir kuno]], bersama-sama [[natron]], untuk pengawetan [[mummi]].<ref>Fritze, Ronald H. "New worlds: The great voyages of discovery 1400-1600". Sutton Publishing Limited, 2002, p. 25.</ref>


Mur merupakan salah satu bahan [[Ketoret]], yaitu kemenyan kudus pada [[Bait Salomo]] dan [[Bait Kedua|Bait Suci kedua]] di [[Yerusalem]], sebagaimana dituliskan pada [[Alkitab Ibrani]] dan [[Talmud]]. Suatu persembahan yang dibuat dari Ketoret pada suatu mezbah ukupan khusus merupakan suatu komponen penting dalam ibadah di Bait Suci. Mur juga termasuk ke dalam daftar bahan minyak urapan kudus yang digunakan untuk mengurapi [[Kemah Suci]], para imam dan para raja.
Mur merupakan salah satu bahan [[Ketoret]], yaitu kemenyan kudus pada [[Bait Salomo]] dan [[Bait Kedua|Bait Suci kedua]] di [[Yerusalem]], sebagaimana dituliskan pada [[Alkitab Ibrani]] dan [[Talmud]]. Suatu persembahan yang dibuat dari Ketoret pada suatu mezbah ukupan khusus merupakan suatu komponen penting dalam ibadah di Bait Suci. Mur juga termasuk ke dalam daftar bahan minyak urapan kudus yang digunakan untuk mengurapi [[Kemah Suci]], para imam dan para raja.
Baris 37: Baris 35:
Minyak mur dicatat penggunaannya dalam [[Kitab Ester]] () pada ritual pengudusan bagi ratu baru untuk raja [[Ahasyweros]]:
Minyak mur dicatat penggunaannya dalam [[Kitab Ester]] () pada ritual pengudusan bagi ratu baru untuk raja [[Ahasyweros]]:


<blockquote>"Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan.</blockquote>
<blockquote>"Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mur+%28resin%29&oldid=28591443 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref></blockquote>
Mur diperdagangkan oleh karavan unta melewati daratan dari area produksi di Arab selatan oleh orang [[Nabath]] ke ibu kota mereka, [[Petra]], dari mana kemudian disebarkan ke seluruh daerah [[Mediterania]].
Mur diperdagangkan oleh karavan unta melewati daratan dari area produksi di Arab selatan oleh orang [[Nabath]] ke ibu kota mereka, [[Petra]], dari mana kemudian disebarkan ke seluruh daerah [[Mediterania]].<ref>Gibson (2011), p. 160.</ref>


Menurut ayat [[Alkitab]] [[Matius 2#Ayat 11|Matius 2:11]], emas, [[kemenyan]] dan mur merupakan hadiah-hadiah yang diberikan kepada bayi [[Yesus]] oleh [[orang-orang majus dari Timur]].
Menurut ayat [[Alkitab]] [[Matius 2#Ayat 11|Matius 2:11]], emas, [[kemenyan]] dan mur merupakan hadiah-hadiah yang diberikan kepada bayi [[Yesus]] oleh [[orang-orang majus dari Timur]].
:''Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.''
:''Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.''<ref>Matius 2:11</ref>


Minyak mur juga dipakai untuk mengapani jenazah [[Yesus]] setelah [[Penyaliban Yesus|mati disalib]], dibawa oleh [[Nikodemus]], sebelum [[Penguburan Yesus|dimasukkan ke dalam kubur]]:
Minyak mur juga dipakai untuk mengapani jenazah [[Yesus]] setelah [[Penyaliban Yesus|mati disalib]], dibawa oleh [[Nikodemus]], sebelum [[Penguburan Yesus|dimasukkan ke dalam kubur]]:
:''Juga [[Nikodemus]] datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak [[mur]] dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.''
:''Juga [[Nikodemus]] datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak [[mur]] dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.''<ref>[[Yohanes 19#Ayat 39|Yohanes 19:39}}</ref>


Karena disebut dalam [[Alkitab]] bagian [[Perjanjian Baru]], maka mur merupakan suatu kemenyan yang dipersembahkan dalam liturgi sejumlah gereja [[Kristen]] pada perayaan tertentu (misalnya [[Thurible]]). Mur cair kadang kala ditambahkan kepada tempera telur pada waktu pembuatan ''ikon''.
Karena disebut dalam [[Alkitab]] bagian [[Perjanjian Baru]], maka mur merupakan suatu kemenyan yang dipersembahkan dalam liturgi sejumlah gereja [[Kristen]] pada perayaan tertentu (misalnya [[Thurible]]). Mur cair kadang kala ditambahkan kepada tempera telur pada waktu pembuatan ''ikon''.
Mur juga digunakan untuk mempersiapkan pengurapan sakramental yang digunakan oleh banyak gereja dari ritus Timur dan Barat. Di Timur Tengah, Gereja Ortodoks Timur secara tradisional menggunakan minyak yang dibumbui dengan mur (dan wewangian lainnya) untuk memberikan sakramen pengurapan mur, yang biasanya disebut sebagai "menerima Krisma".
Mur juga digunakan untuk mempersiapkan pengurapan sakramental yang digunakan oleh banyak gereja dari ritus Timur dan Barat.<ref>[https://edenbengals.com/what-does-myrrh-symbolize-in-the-bible/ What Does Myrrh Symbolize in the Bible? Understanding the Spiritual Significance]. ''edenbengals.com''.</ref><ref>[https://biblehub.com/topical/m/myrrh.htm Myrrh]. ''biblehub.com''.</ref> Di Timur Tengah, Gereja Ortodoks Timur secara tradisional menggunakan minyak yang dibumbui dengan mur (dan wewangian lainnya) untuk memberikan sakramen pengurapan mur, yang biasanya disebut sebagai "menerima Krisma".<ref>[https://www.britannica.com/topic/Eastern-Orthodoxy/The-sacraments The sacraments]. ''www.britannica.com''.</ref><ref>[https://draxe.com/essential-oils/myrrh-oil/ Proven Myrrh Oil Benefits & Uses]. ''draxe.com''.</ref>


=== Dalam Islam ===
=== Dalam Islam ===
Menurut sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Nuaim dari Abban bin Saleh bin Anas, Nabi Muhammad bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan apsintus, mur, dan timi". (Kanz-ul-Ummal). Ensiklopedi Fitoterapi Islam menyebutkan hadis yang sama: "Rasulullah bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan ash-shih, murr dan sa'tar". Penulis berpendapat bahwa penggunaan kata "murr" ini merujuk secara khusus pada Commiphora myrrha. Dua lainnya adalah Al-Shih (kemungkinan apsintus) dan Sa'tar (atau Za'atar - thyme).
Menurut sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Nuaim dari Abban bin Saleh bin Anas, Nabi Muhammad bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan apsintus, mur, dan timi". (Kanz-ul-Ummal).<ref>[https://tibbenabawi.org/index.php?option=com_content&view=article&id=260&Itemid=286 Myrrh ~ مر مكي]. ''tibbenabawi.org''.</ref> Ensiklopedi Fitoterapi Islam menyebutkan hadis yang sama: "Rasulullah bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan ash-shih, murr dan sa'tar". Penulis berpendapat bahwa penggunaan kata "murr" ini merujuk secara khusus pada Commiphora myrrha.<ref>[https://books.google.com/books?id=HuclQwAACAAJ&redir_esc=y Encyclopedia of Islamic Herbal Medicine]. ''books.google.com''.</ref> Dua lainnya adalah Al-Shih (kemungkinan apsintus) dan Sa'tar (atau Za'atar - thyme).


=== Di Rusia kuno ===
=== Di Rusia kuno ===
Awalnya, mur datang ke Rusia dari Yunani, melalui koloni Yunani di Tanais (sekarang Rostov on Don), yang disebutkan oleh sejarawan Strabo, yang digunakan oleh suku-suku Slavia Rusia untuk berdagang secara aktif. Mur disebut rendah hati pada zaman kuno oleh orang Rusia.
Awalnya, mur datang ke Rusia dari Yunani, melalui koloni Yunani di Tanais (sekarang Rostov on Don), yang disebutkan oleh sejarawan Strabo, yang digunakan oleh suku-suku Slavia Rusia untuk berdagang secara aktif. Mur disebut rendah hati pada zaman kuno oleh orang Rusia.<ref>[https://yavitrina.ru/article/volshebnaya-i-svyaschennaya-mirra-svoistva-efirnogo-masla-s-tysyacheletnei-istoriei Волшебная и священная мирра: свойства эфирного масла с тысячелетней историей]. ''yavitrina.ru''.</ref>
Smyrna sering disebut-sebut dalam banyak upacara, ritual, dan adat istiadat Slavia. Merokok aroma Smyrna tidak kalah luasnya di kalangan orang Slavia.
Smyrna sering disebut-sebut dalam banyak upacara, ritual, dan adat istiadat Slavia. Merokok aroma Smyrna tidak kalah luasnya di kalangan orang Slavia.<ref>[https://azbyka.ru/otechnik/religiovedenie/jazycheskie-svjatilishha-drevnih-slavjan/3 Обряды и верования]. ''azbyka.ru''.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 63: Baris 61:
* [[Plinius yang Tua]]
* [[Plinius yang Tua]]
* Bagian [[Alkitab]] yang berkaitan: [[Matius 2]], [[Yohanes 19]]
* Bagian [[Alkitab]] yang berkaitan: [[Matius 2]], [[Yohanes 19]]
== Referensi ==


== Pustaka ==
== Pustaka ==
Baris 71: Baris 66:


== Pustaka tambahan ==
== Pustaka tambahan ==
*
*  
*  (US ISBN 0-520-22789-1), pp.&nbsp;107–122.
*  (US ISBN 0-520-22789-1), pp.&nbsp;107–122.
* , pp.&nbsp;226–227, with [http://perso.orange.fr/dalby/extra/FoodAZExtra.html#Myrrh additions]
* , pp.&nbsp;226–227, with [http://perso.orange.fr/dalby/extra/FoodAZExtra.html#Myrrh additions]  
*  [http://www.bookofherbs.com/a/Abyssine_Myrrh_ruggs.htm# Abyssine Myrrh]
*  [http://www.bookofherbs.com/a/Abyssine_Myrrh_ruggs.htm# Abyssine Myrrh]  
* ''The One Earth Herbal Sourcebook: Everything You Need to Know About Chinese, Western, and Ayurvedic Herbal Treatments'' by Ph.D., A.H.G., D.Ay, Alan Keith Tillotson, O.M.D., L.Ac., Nai-shing Hu Tillotson, and M.D., Robert Abel Jr.
* ''The One Earth Herbal Sourcebook: Everything You Need to Know About Chinese, Western, and Ayurvedic Herbal Treatments'' by Ph.D., A.H.G., D.Ay, Alan Keith Tillotson, O.M.D., L.Ac., Nai-shing Hu Tillotson, and M.D., Robert Abel Jr.
*  (Tinjauan bagus mengenai aktivitas anti-parasit Mur) .
*  (Tinjauan bagus mengenai aktivitas anti-parasit Mur) .


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.itmonline.org/arts/myrrh.htm Sejarah Mur/Myrrh dan Kemenyan/Frankincense] (www.itmonline.org)
* [http://www.itmonline.org/arts/myrrh.htm Sejarah Mur/Myrrh dan Kemenyan/Frankincense] (www.itmonline.org)
* [http://www.herbcompanion.com/growing/ancient-herbs-modern-uses-myrrh.aspx Artikel mengenai Myrrh oleh James A. Duke]  (www.herbcompanion.com)
* [http://www.herbcompanion.com/growing/ancient-herbs-modern-uses-myrrh.aspx Artikel mengenai Myrrh oleh James A. Duke]  (www.herbcompanion.com)


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mur+%28resin%29&oldid=28591443 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591443 (2025-11-21T17:17:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mur+%28resin%29&oldid=28591443 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591443 (2025-11-21T17:17:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 27 Agustus 2026 22.57

Commiphora myrrha - Köhler–s Medizinal-Pflanzen-019

Mur ( ; dari bahasa Arab مر, mur) adalah suatu resin aromatik dari sejumlah pohon kecil berduri dari genus Commiphora.[1] Minyak mur digolongkan sebagai oleoresin. Resinmur merupakan gom alamiah. Telah digunakan di sepanjang sejarah sebagai parfum, kemenyan dan obat. Juga dapat dimakan dengan dicampur ke dalam anggur.[2]

Ketika suatu pohon terluka sampai menembus kulit kayu dan masuk ke bagian kayu lunak (sapwood), maka pohon itu mengeluarkan resin. Gom mur, sebagaimana kemenyan (frankincense), adalah suatu resin. Sewaktu orang memanen mur, mereka melukai pohon-pohon jenis itu berulang kali untuk mengumpulkan gom. Gom mur bersifat seperti malam, dan menggumpal dengan cepat. Setelah dipanen, gom itu menjadi keras dan mengkilat. Gom itu berwarna agak kekuningan, dapat berupa jernih atau kabur. Seiring dengan waktu, warnanya berubah lebih gelap, dan muncul garis-garis putih.[3]

Gom mur biasanya dipanen dari spesies pohon Commiphora myrrha, yang berhabitat alamiah di Yaman, Somalia, Eritrea dan Etiopia timur. Istilah lain yang biasa digunakan, Commiphora molmol,[4] sekarang dianggap sebagai sinonim dari Commiphora myrrha.[5] Jenis yang berhubungan, Commiphora gileadensis, aslinya dari Mediterania Timur dan khususnya di Semenanjung Arabia,[6] dalam Alkitab dikenal dengan nama "Balsam dari Gilead" ("Balm of Gilead"),[7] atau juga disebut "Balsam dari Mekkah". Beberapa spesies lain menghasilkan bdellium dan mur India (Indian myrrh).

Resin gom oleo dari sejumlah spesies tumbuhan Commiphora lain juga digunakan sebagai parfum, obat (seperti pembalut luka aromatik), dan bahan kemenyan. Resin yang mirip mur ini dikenal sebagai opopanax, balsam, bdellium, guggul dan bisabol.

Wangi-wangian "myrrh beads" dibuat dari biji Detarium microcarpum yang ditumbuk, tidak berhubungan dengan pohon di Afrika Barat. Butiran-butiran ini secara tradisional dikenakan oleh wanita bersuami di Mali dalam bentuk untaian berlipat ganda di sekitar pinggul.

Nama mur ("myrrh") juga dipakai untuk menyebut potherb Myrrhis odorata, yang juga dikenal sebagai "cicely" atau "sweet cicely".

Mur disebut-sebut dalam Alkitab Kristen sebagai salah satu dari tiga hadiah orang-orang majus dari Timur untuk bayi Yesus[8] dan "minyak mur" disumbangkan oleh Nikodemus pada saat mengapani jenazah Yesus setelah mati disalib, sebelum dimasukkan ke dalam kubur.[9]

Etimologi

Kata "mur" ("myrrh") diturunkan dari bahasa Aram ܡܪܝܪܐ (murr), dan bahasa Arab مر (mur)، artinya "pahit". Nama ini tertulis dalam Alkitab Ibrani maupun Alkitab Kristen. Dalam bahasa Ibrani ditulis sebagai mor, מור, dan kemudian sebagai kata pinjaman Semitik[10] digunakan dalam mitologi Yunani sebagai Myrrha, lalu pada Septuaginta, terjemahan Alkitab Ibrani dalam bahasa Yunani, kata yang berkaitan, μύρον, myron, menjadi istilah umum untuk parfum.

Khasiat pengobatan

Obat Tradisional Tionghoa

Dalam pengobatan tradisional Tionghoa, mur digolongan sebagai bahan pahit dan pedas, dengan suhu netral. Dikatakan mempunyai khasiat khusus terhadap meridian jantung, hati dan limpa, sebagaimana kekuatan "menggerakkan peredaran darah" untuk menggelontorkan darah beku dari rahim. Karenanya dianjurkan untuk pengobatan reumatik, artritis, dan masalah-masalah peredaran darah, juga untuk amenorrhea, dysmenorrhea, menopause, dan tumor rahim.

Obat Ayurveda

Mur digunakan lebih sering pada pengobatan Ayurveda dan Unani, yang mencatat khasiat penyegaran dan pembaharuan resin ini. Bahan resin (daindhava) digunakan dalam banyak formula khusus rasayana pada Ayurveda. Namun mur non-rasayana dikontraindikasikan jika terdapat disfungsi ginjal atau sakit perut, atau ibu-ibu hamil atau penderita pendarahan rahim.

Obat Barat

Dalam apotek, mur digunakan sebagai antiseptik untuk pencuci mulut, obat kumur dan pasta gigi[11] bagi pencegahan dan pengobatan penyakit gusi.[12] Mur sekarang digunakan pada sejumlah salep liniment dan pengobatan yang dibubuhkan pada goresan atau penyakit kulit ringan lainnya. Mur juga dianjurkan sebagai analgesik bagi sakit gigi dan dalam dicampurkan ke dalam liniment untuk luka lecet, sakit nyeri, dan keseleo.[13]

Ritual agama

Mur telah digunakan oleh orang Mesir kuno, bersama-sama natron, untuk pengawetan mummi.[14]

Mur merupakan salah satu bahan Ketoret, yaitu kemenyan kudus pada Bait Salomo dan Bait Suci kedua di Yerusalem, sebagaimana dituliskan pada Alkitab Ibrani dan Talmud. Suatu persembahan yang dibuat dari Ketoret pada suatu mezbah ukupan khusus merupakan suatu komponen penting dalam ibadah di Bait Suci. Mur juga termasuk ke dalam daftar bahan minyak urapan kudus yang digunakan untuk mengurapi Kemah Suci, para imam dan para raja.

Minyak mur dicatat penggunaannya dalam Kitab Ester () pada ritual pengudusan bagi ratu baru untuk raja Ahasyweros:

"Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan.[15]

Mur diperdagangkan oleh karavan unta melewati daratan dari area produksi di Arab selatan oleh orang Nabath ke ibu kota mereka, Petra, dari mana kemudian disebarkan ke seluruh daerah Mediterania.[16]

Menurut ayat Alkitab Matius 2:11, emas, kemenyan dan mur merupakan hadiah-hadiah yang diberikan kepada bayi Yesus oleh orang-orang majus dari Timur.

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.[17]

Minyak mur juga dipakai untuk mengapani jenazah Yesus setelah mati disalib, dibawa oleh Nikodemus, sebelum dimasukkan ke dalam kubur:

Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.[18]

Karena disebut dalam Alkitab bagian Perjanjian Baru, maka mur merupakan suatu kemenyan yang dipersembahkan dalam liturgi sejumlah gereja Kristen pada perayaan tertentu (misalnya Thurible). Mur cair kadang kala ditambahkan kepada tempera telur pada waktu pembuatan ikon. Mur juga digunakan untuk mempersiapkan pengurapan sakramental yang digunakan oleh banyak gereja dari ritus Timur dan Barat.[19][20] Di Timur Tengah, Gereja Ortodoks Timur secara tradisional menggunakan minyak yang dibumbui dengan mur (dan wewangian lainnya) untuk memberikan sakramen pengurapan mur, yang biasanya disebut sebagai "menerima Krisma".[21][22]

Dalam Islam

Menurut sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Nuaim dari Abban bin Saleh bin Anas, Nabi Muhammad bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan apsintus, mur, dan timi". (Kanz-ul-Ummal).[23] Ensiklopedi Fitoterapi Islam menyebutkan hadis yang sama: "Rasulullah bersabda: "Asapi rumah-rumah kalian dengan ash-shih, murr dan sa'tar". Penulis berpendapat bahwa penggunaan kata "murr" ini merujuk secara khusus pada Commiphora myrrha.[24] Dua lainnya adalah Al-Shih (kemungkinan apsintus) dan Sa'tar (atau Za'atar - thyme).

Di Rusia kuno

Awalnya, mur datang ke Rusia dari Yunani, melalui koloni Yunani di Tanais (sekarang Rostov on Don), yang disebutkan oleh sejarawan Strabo, yang digunakan oleh suku-suku Slavia Rusia untuk berdagang secara aktif. Mur disebut rendah hati pada zaman kuno oleh orang Rusia.[25] Smyrna sering disebut-sebut dalam banyak upacara, ritual, dan adat istiadat Slavia. Merokok aroma Smyrna tidak kalah luasnya di kalangan orang Slavia.[26]

Lihat pula

Pustaka

  • Gibson, Dan (2011). Qur’anic Geography: A Survey and Evaluation of the Geographical References in the Qur’an with Suggested Solutions for Various Problems and Issues. Independent Scholars Press, Canada. ISBN 978-0-9733642-8-6.

Pustaka tambahan

  • (US ISBN 0-520-22789-1), pp. 107–122.
  • , pp. 226–227, with additions
  • Abyssine Myrrh
  • The One Earth Herbal Sourcebook: Everything You Need to Know About Chinese, Western, and Ayurvedic Herbal Treatments by Ph.D., A.H.G., D.Ay, Alan Keith Tillotson, O.M.D., L.Ac., Nai-shing Hu Tillotson, and M.D., Robert Abel Jr.
  • (Tinjauan bagus mengenai aktivitas anti-parasit Mur) .

Pranala luar

Referensi

  1. Rice, Patty C., Amber: Golden Gem of the Ages, Author House, Bloomington, 2006 p.321
  2. Wondill Froman. Biblical Facts About Wine: Is It a Sin to Drink Wine?. AuthorHouse. 30 November 2005. hlm. 307–. ISBN 978-1-4184-0964-7.
  3. Caspar Neumann, William Lewis, The chemical works of Caspar Neumann, M.D.,2nd Ed., Vol 3, London, 1773 p.55
  4. Newnes, G., ed., Chambers's encyclopædia, Volume 9, 1959
  5. The Plant List. 2013. Version 1.1. Published on the Internet: http://www.theplantlist.org/. Accessed on February 24, 2014.
  6. Anthony G. Miller, Thomas A. Cope, J. A. Nyberg Flora of the Arabian Peninsula and Socotra, Volume 1, Edinburgh University Press, 1996, p.20
  7. Gibson (2011), p. 160.
  8. Matius 2:11
  9. Yohanes 19:39
  10. Klein, Ernest, A Comprehensive Etymological Dictionary of the Hebrew Language for Readers of English, The University of Haifa, Carta, Jerusalem, p.380
  11. Species Information. www.worldagroforestrycentre.org.
  12. Lawless, J. (2002) The Encyclopedia of Essential Oils, Harper Collins, p135
  13. ICS-UNIDO – MAPs. www.ics.trieste.it.
  14. Fritze, Ronald H. "New worlds: The great voyages of discovery 1400-1600". Sutton Publishing Limited, 2002, p. 25.
  15. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  16. Gibson (2011), p. 160.
  17. Matius 2:11
  18. [[Yohanes 19#Ayat 39|Yohanes 19:39}}
  19. What Does Myrrh Symbolize in the Bible? Understanding the Spiritual Significance. edenbengals.com.
  20. Myrrh. biblehub.com.
  21. The sacraments. www.britannica.com.
  22. Proven Myrrh Oil Benefits & Uses. draxe.com.
  23. Myrrh ~ مر مكي. tibbenabawi.org.
  24. Encyclopedia of Islamic Herbal Medicine. books.google.com.
  25. Волшебная и священная мирра: свойства эфирного масла с тысячелетней историей. yavitrina.ru.
  26. Обряды и верования. azbyka.ru.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28591443 (2025-11-21T17:17:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.