Lompat ke isi

Balsam

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Balsamum tolutanum1.JPG
Balsamum tolutanum1


Kimia

Balsam adalah larutan resin khusus tanaman dalam pelarut khusus tanaman (minyak atsiri). Resin tersebut dapat mencakup asam resin, ester, atau alkohol. Eksudatnya adalah cairan yang mudah bergerak hingga sangat kental yang sering kali mengandung partikel resin yang mengkristal. Seiring berjalannya waktu dan sebagai akibat dari pengaruh lain, eksudat tersebut kehilangan komponen pembentuk cairannya atau secara kimiawi diubah menjadi bahan padat (misalnya melalui autoksidasi).[1]

Balsam sering kali mengandung asam benzoat atau sinamat atau esternya.[2][3] Resin tanaman terkadang diklasifikasikan menurut unsur tanaman lain dalam campurannya, misalnya sebagai:[4]

  • resin murni (Guaiacum, hasis),
  • resin gum (mengandung gom alami/polisakarida),
  • oleo-gum-resin (campuran gum, resin, dan minyak esensial),
  • oleo-resin (campuran resin dan minyak esensial, misalnya capsicum, jahe, dan aspidinol),
  • balsam (campuran resin yang mengandung asam sinamat dan/atau benzoat atau esternya),
  • glikoresin (podofilin, jalap, kava kava),
  • resin fosil (amber, asfaltit, resin Utah).

Biasanya, sekresi hewan (musk, syelak, lilin lebah) dikecualikan dari definisi ini.

Balsam Matariyya

Balsam Matariyya adalah zat yang terkenal sebagai obat mujarab di kalangan dokter di Timur Tengah dan Eropa selama periode kuno dan Abad Pertengahan. Zat ini telah lama digunakan sebagai obat, dengan referensi awal tentang zat ini tercatat sejak 285 SM. Balsam Matariyya dikatakan berasal dari tanaman Mesir dan kadang-kadang juga disebut sebagai balsem Gilead atau balsem Makkah.[5]

Daftar balsam

Keamanan

Beberapa jenis balsam, seperti Balsam Peru, dapat dikaitkan dengan alergi. Secara khusus, lateks Euphorbia ("susu serigala") sangat mengiritasi dan bersifat sitotoksik.

Referensi

  1. Klemens Fiebach. Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley. 2007. hlm. 2. doi:10.1002/14356007.a23_073. ISBN 978-3-527-30673-2.
  2. Andrew Pengelly. The constituents of medicinal plants. Allen & Unwin. 2004. hlm. 102.
  3. Vol. 3.
  4. Andrew Pengelly. The constituents of medicinal plants. Allen & Unwin. 2004. hlm. 102.
  5. MARCUS MILWRIGHT. The balsam of Matariyya: an exploration of a medieval panacea. Bulletin of the School of Oriental and African Studies. June 2003. Vol. 66 (2). hlm. 193–209. doi:10.1017/s0041977x03000119.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27983518 (2025-10-15T19:57:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.