Lompat ke isi

Iodida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29137524; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Iodida''' adalah [[ion]] yang terbentuk ketika unsur [[iodin]] mendapatkan satu elektron untuk membentuk suatu [[anion]] (ion bermuatan negatif) I<sup>−</sup>. Senyawa dengan [[iodin]] dalam [[keadaan oksidasi]] formal −1 disebut '''iodida'''. Dalam kehidupan sehari-hari, iodida paling sering ditemui sebagai komponen [[garam beryodium]], yang diamanatkan oleh banyak pemerintah. Di seluruh dunia, [[kekurangan iodin]] memengaruhi dua miliar orang dan merupakan penyebab utama [[tunagrahita|cacat intelektual]] yang dapat dicegah.
'''Iodida''' adalah [[ion]] yang terbentuk ketika unsur [[iodin]] mendapatkan satu elektron untuk membentuk suatu [[anion]] (ion bermuatan negatif) I<sup>−</sup>.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iodida&oldid=29137524 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Senyawa dengan [[iodin]] dalam [[keadaan oksidasi]] formal −1 disebut '''iodida'''. Dalam kehidupan sehari-hari, iodida paling sering ditemui sebagai komponen [[garam beryodium]], yang diamanatkan oleh banyak pemerintah. Di seluruh dunia, [[kekurangan iodin]] memengaruhi dua miliar orang dan merupakan penyebab utama [[tunagrahita|cacat intelektual]] yang dapat dicegah.<ref>Donald G. Jr McNeil. [https://www.nytimes.com/2006/12/16/health/16iodine.html?fta=y In Raising the World's I.Q., the Secret's in the Salt]. ''New York Times''. 16 Desember 2006.</ref>


== Struktur dan karakteristik ==
== Struktur dan karakteristik ==
Iodida adalah salah satu [[anion]] monoatomik terbesar. Ion ini memiliki [[jari-jari ion|jari-jari]] sekitar 206 [[pikometer]]. Sebagai perbandingan, halida yang lebih ringan memiliki jari-jari yang jauh lebih kecil: [[bromida]] (196&nbsp;pm), [[klorida]] (181&nbsp;pm), dan fluorida (133&nbsp;pm). Sebagian karena ukurannya, iodida membentuk ikatan yang relatif lemah dengan sebagian besar unsur.
Iodida adalah salah satu [[anion]] monoatomik terbesar. Ion ini memiliki [[jari-jari ion|jari-jari]] sekitar 206 [[pikometer]]. Sebagai perbandingan, halida yang lebih ringan memiliki jari-jari yang jauh lebih kecil: [[bromida]] (196&nbsp;pm), [[klorida]] (181&nbsp;pm), dan fluorida (133&nbsp;pm). Sebagian karena ukurannya, iodida membentuk ikatan yang relatif lemah dengan sebagian besar unsur.


Kebanyakan garam iodida larut dalam air, tetapi seringkali kurang larut dibandingkan dengan klorida dan bromida terkait. Iodida, karena ukurannya yang besar, kurang [[hidrofil]]ik dibandingkan dengan anion yang lebih kecil. Salah satu konsekuensinya adalah [[natrium iodida]] sangat larut dalam [[aseton]], sedangkan [[natrium klorida]] tidak. Kelarutan yang rendah dari [[perak iodida]] dan [[timbal iodida]] mencerminkan karakter [[kovalen]] dari iodida logam ini. Uji keberadaan ion iodida adalah pembentukan endapan kuning senyawa ini pada perlakuan larutan [[perak nitrat]] atau [[timbal(II) nitrat]].
Kebanyakan garam iodida larut dalam air, tetapi seringkali kurang larut dibandingkan dengan klorida dan bromida terkait. Iodida, karena ukurannya yang besar, kurang [[hidrofil]]ik dibandingkan dengan anion yang lebih kecil. Salah satu konsekuensinya adalah [[natrium iodida]] sangat larut dalam [[aseton]], sedangkan [[natrium klorida]] tidak. Kelarutan yang rendah dari [[perak iodida]] dan [[timbal iodida]] mencerminkan karakter [[kovalen]] dari iodida logam ini. Uji keberadaan ion iodida adalah pembentukan endapan kuning senyawa ini pada perlakuan larutan [[perak nitrat]] atau [[timbal(II) nitrat]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iodida&oldid=29137524 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Larutan berair garam iodida melarutkan iodin lebih baik daripada air murni. Efek ini disebabkan oleh pembentukan ion [[triiodida]], yang berwarna coklat:
Larutan berair garam iodida melarutkan iodin lebih baik daripada air murni. Efek ini disebabkan oleh pembentukan ion [[triiodida]], yang berwarna coklat:
:I<sup>−</sup> + I<sub>2</sub> ⇌
:I<sup>−</sup> + I<sub>2</sub> ⇌  


== Oksianion lain ==
== Oksianion lain ==
[[Iodin]] dapat memiliki [[bilangan oksidasi]] dari −1, +1, +3, +5, atau +7. Sejumlah [[oksida]] iodin netral juga diketahui.
[[Iodin]] dapat memiliki [[bilangan oksidasi]] dari −1, +1, +3, +5, atau +7. Sejumlah [[oksida]] iodin netral juga diketahui.


 
{| class="wikitable"
== Referensi ==
|-
 
! Bilangan oksidasi iodin
| −1
| +1
| +3
| +5
| +7
|-
! Nama
| '''iodida'''
| [[hipoiodit]]
| [[iodit]]
| [[iodat]]
| [[periodat]]
|-
! Rumus
| I<sup>−</sup>
| IO<sup>−</sup>
|
|
|  atau
|}


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iodida&oldid=29137524 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137524 (2026-04-17T15:41:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iodida&oldid=29137524 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137524 (2026-04-17T15:41:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.08

Iodida adalah ion yang terbentuk ketika unsur iodin mendapatkan satu elektron untuk membentuk suatu anion (ion bermuatan negatif) I.[1] Senyawa dengan iodin dalam keadaan oksidasi formal −1 disebut iodida. Dalam kehidupan sehari-hari, iodida paling sering ditemui sebagai komponen garam beryodium, yang diamanatkan oleh banyak pemerintah. Di seluruh dunia, kekurangan iodin memengaruhi dua miliar orang dan merupakan penyebab utama cacat intelektual yang dapat dicegah.[2]

Struktur dan karakteristik

Iodida adalah salah satu anion monoatomik terbesar. Ion ini memiliki jari-jari sekitar 206 pikometer. Sebagai perbandingan, halida yang lebih ringan memiliki jari-jari yang jauh lebih kecil: bromida (196 pm), klorida (181 pm), dan fluorida (133 pm). Sebagian karena ukurannya, iodida membentuk ikatan yang relatif lemah dengan sebagian besar unsur.

Kebanyakan garam iodida larut dalam air, tetapi seringkali kurang larut dibandingkan dengan klorida dan bromida terkait. Iodida, karena ukurannya yang besar, kurang hidrofilik dibandingkan dengan anion yang lebih kecil. Salah satu konsekuensinya adalah natrium iodida sangat larut dalam aseton, sedangkan natrium klorida tidak. Kelarutan yang rendah dari perak iodida dan timbal iodida mencerminkan karakter kovalen dari iodida logam ini. Uji keberadaan ion iodida adalah pembentukan endapan kuning senyawa ini pada perlakuan larutan perak nitrat atau timbal(II) nitrat.[3]

Larutan berair garam iodida melarutkan iodin lebih baik daripada air murni. Efek ini disebabkan oleh pembentukan ion triiodida, yang berwarna coklat:

I + I2

Oksianion lain

Iodin dapat memiliki bilangan oksidasi dari −1, +1, +3, +5, atau +7. Sejumlah oksida iodin netral juga diketahui.

Bilangan oksidasi iodin −1 +1 +3 +5 +7
Nama iodida hipoiodit iodit iodat periodat
Rumus I IO atau

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29137524 (2026-04-17T15:41:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.