Lompat ke isi

Tetraksenonoemas(II): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29588016; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Tetraksenonoemas(II)''', '''emas tetraksenida(II)''', atau '''AuXe''', adalah sebuah [[Kompleks koordinasi|kompleks]] [[Ion#Anion dan kation|kation]]ik dengan konfigurasi atom [[Geometri molekul persegi planar|persegi planar]]. Kompleks ini ditemukan dalam senyawa AuXe(SbF) ([[Tetraxenonoemas undekafluorodiantimonat|tetraxenonoemas(II) undekafluorodiantimonat]]), yang eksis dalam modifikasi kristal [[Sistem kristal triklinik|triklinik]] dan [[Sistem kristal tetragonal|tetragonal]]. Ion AuXe distabilkan oleh interaksi dengan atom fluorida dari ion lawan. Panjang ikatan Au−Xe dalam kompleks ini adalah . Tetraxenonoemas(II) tidaklah biasa karena merupakan kompleks koordinasi dari [[xenon]], yang bersifat basa lemah. Kompleks ini juga tidak biasa karena mengandung [[emas]] dalam [[Bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] +2. Ia dapat diproduksi melalui [[Redoks|reduksi]] [[Emas(III) fluorida|AuF<sub>3</sub>]] dengan xenon dengan adanya [[asam fluoroantimonat]]. Garam tersebut akan mengkristal pada suhu rendah. Empat atom xenon berikatan dengan ion emas(II) untuk membuat kompleks ini.
[[File:Tetraxenonogold(II)-3D-balls.png|thumb|right|280px|Tetraxenonogold(II)-3D-balls]]


Kompleks ini merupakan deskripsi pertama dari senyawa antara [[gas mulia]] dan [[logam mulia]]. Ia pertama kali dideskripsikan pada tahun 2000 oleh [[Konrad Seppelt]] dan Stefan Seidel. Beberapa senyawa terkait yang mengandung ikatan emas(III)–xenon dan emas(I)–xenon telah diisolasi. Sebuah senyawa yang mengandung ikatan [[raksa]]–xenon, [HgXe]<sup>2+</sup>[Sb<sub>2</sub>F<sub>11</sub>]<sup></sup>[SbF<sub>6</sub>]<sup></sup> (xenonoraksa(II) undekafluorodiantimonat heksafluoroantimonat), juga telah diisolasi.
'''Tetraksenonoemas(II)''', '''emas tetraksenida(II)''', atau '''AuXe''', adalah sebuah [[Kompleks koordinasi|kompleks]] [[Ion#Anion dan kation|kation]]ik dengan konfigurasi atom [[Geometri molekul persegi planar|persegi planar]]. Kompleks ini ditemukan dalam senyawa AuXe(SbF) ([[Tetraxenonoemas undekafluorodiantimonat|tetraxenonoemas(II) undekafluorodiantimonat]]), yang eksis dalam modifikasi kristal [[Sistem kristal triklinik|triklinik]] dan [[Sistem kristal tetragonal|tetragonal]].<ref>Wai-Kee Li. [https://archive.org/details/advancedstructur0000liwa Advanced Structural Inorganic Chemistry]. Oxford University Press. 2008. hlm. [https://archive.org/details/advancedstructur0000liwa/page/678 678]. ISBN 978-0-19-921694-9.</ref> Ion AuXe distabilkan oleh interaksi dengan atom fluorida dari ion lawan. Panjang ikatan Au−Xe dalam kompleks ini adalah .<ref>Wai-Kee Li. [https://archive.org/details/advancedstructur0000liwa Advanced Structural Inorganic Chemistry]. Oxford University Press. 2008. hlm. [https://archive.org/details/advancedstructur0000liwa/page/74 74]. ISBN 978-0-19-921694-9.</ref><ref>Kenneth Malcolm Mackay. ''Introduction to modern inorganic chemistry''. CRC Press. 2002. hlm. 496. ISBN 0-7487-6420-8.</ref> Tetraxenonoemas(II) tidaklah biasa karena merupakan kompleks koordinasi dari [[xenon]], yang bersifat basa lemah. Kompleks ini juga tidak biasa karena mengandung [[emas]] dalam [[Bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] +2. Ia dapat diproduksi melalui [[Redoks|reduksi]] [[Emas(III) fluorida|AuF<sub>3</sub>]] dengan xenon dengan adanya [[asam fluoroantimonat]]. Garam tersebut akan mengkristal pada suhu rendah.<ref>Stefan Seidel Konrad Seppelt. [https://archive.org/details/sim_science_2000-10-06_290_5489/page/117 Xenon as a Complex Ligand: The Tetraxenonogold(II) Cation in]. ''Science''. 6 Oktober 2000. Vol. 290 (5489). hlm. 117–118. doi:10.1126/science.290.5489.117.</ref> Empat atom xenon berikatan dengan ion emas(II) untuk membuat kompleks ini.


==Referensi==
Kompleks ini merupakan deskripsi pertama dari senyawa antara [[gas mulia]] dan [[logam mulia]]. Ia pertama kali dideskripsikan pada tahun 2000 oleh [[Konrad Seppelt]] dan Stefan Seidel. Beberapa senyawa terkait yang mengandung ikatan emas(III)–xenon dan emas(I)–xenon telah diisolasi. Sebuah senyawa yang mengandung ikatan [[raksa]]–xenon, [HgXe]<sup>2+</sup>[Sb<sub>2</sub>F<sub>11</sub>]<sup>–</sup>[SbF<sub>6</sub>]<sup>–</sup> (xenonoraksa(II) undekafluorodiantimonat heksafluoroantimonat), juga telah diisolasi.<ref>In-Chul Hwang. [https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/anie.200351208 Gold( I ) and Mercury( II ) Xenon Complexes]. ''Angewandte Chemie International Edition''. 22 September 2003. Vol. 42 (36). hlm. 4392–4395. doi:10.1002/anie.200351208.</ref>


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetraksenonoemas%28II%29&oldid=29588016 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29588016 (2026-08-16T10:46:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetraksenonoemas%28II%29&oldid=29588016 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29588016 (2026-08-16T10:46:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.09

Tetraxenonogold(II)-3D-balls

Tetraksenonoemas(II), emas tetraksenida(II), atau AuXe, adalah sebuah kompleks kationik dengan konfigurasi atom persegi planar. Kompleks ini ditemukan dalam senyawa AuXe(SbF) (tetraxenonoemas(II) undekafluorodiantimonat), yang eksis dalam modifikasi kristal triklinik dan tetragonal.[1] Ion AuXe distabilkan oleh interaksi dengan atom fluorida dari ion lawan. Panjang ikatan Au−Xe dalam kompleks ini adalah .[2][3] Tetraxenonoemas(II) tidaklah biasa karena merupakan kompleks koordinasi dari xenon, yang bersifat basa lemah. Kompleks ini juga tidak biasa karena mengandung emas dalam keadaan oksidasi +2. Ia dapat diproduksi melalui reduksi AuF3 dengan xenon dengan adanya asam fluoroantimonat. Garam tersebut akan mengkristal pada suhu rendah.[4] Empat atom xenon berikatan dengan ion emas(II) untuk membuat kompleks ini.

Kompleks ini merupakan deskripsi pertama dari senyawa antara gas mulia dan logam mulia. Ia pertama kali dideskripsikan pada tahun 2000 oleh Konrad Seppelt dan Stefan Seidel. Beberapa senyawa terkait yang mengandung ikatan emas(III)–xenon dan emas(I)–xenon telah diisolasi. Sebuah senyawa yang mengandung ikatan raksa–xenon, [HgXe]2+[Sb2F11][SbF6] (xenonoraksa(II) undekafluorodiantimonat heksafluoroantimonat), juga telah diisolasi.[5]

Referensi

  1. Wai-Kee Li. Advanced Structural Inorganic Chemistry. Oxford University Press. 2008. hlm. 678. ISBN 978-0-19-921694-9.
  2. Wai-Kee Li. Advanced Structural Inorganic Chemistry. Oxford University Press. 2008. hlm. 74. ISBN 978-0-19-921694-9.
  3. Kenneth Malcolm Mackay. Introduction to modern inorganic chemistry. CRC Press. 2002. hlm. 496. ISBN 0-7487-6420-8.
  4. Stefan Seidel Konrad Seppelt. Xenon as a Complex Ligand: The Tetraxenonogold(II) Cation in. Science. 6 Oktober 2000. Vol. 290 (5489). hlm. 117–118. doi:10.1126/science.290.5489.117.
  5. In-Chul Hwang. Gold( I ) and Mercury( II ) Xenon Complexes. Angewandte Chemie International Edition. 22 September 2003. Vol. 42 (36). hlm. 4392–4395. doi:10.1002/anie.200351208.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29588016 (2026-08-16T10:46:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.