Angin darat dan angin laut: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26527926; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Angin Darat dan Angin Laut''' adalah [[angin]] yang bergerak dalam daerah darat dan laut. [[Angin Laut]] adalah jenis angin yang bergerak dari lautan ke daratan, sebaliknya pada malam hari, daratan lebih [[dingin]] daripada lautan. Saat itu udara bergerak dari daratan ke lautan, peristiwa ini disebut [[Angin darat]]. | '''Angin Darat dan Angin Laut''' adalah [[angin]] yang bergerak dalam daerah darat dan laut. [[Angin Laut]] adalah jenis angin yang bergerak dari lautan ke daratan, sebaliknya pada malam hari, daratan lebih [[dingin]] daripada lautan.<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> Saat itu udara bergerak dari daratan ke lautan, peristiwa ini disebut [[Angin darat]].<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> | ||
Adanya angin darat dan angin laut ini menyebabkan perubahan garis pantai. [[Air]] [[laut]] atau [[ombak]] yang dihasilkan angin lama kelamaan akan mengikis [[pasir]] atau batuan [[pantai]]. Air laut membawa pasir atau serpihan batu ke laut. Akibatnya, garis pantai mengalami perubahan. | Adanya angin darat dan angin laut ini menyebabkan perubahan garis pantai.<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> [[Air]] [[laut]] atau [[ombak]] yang dihasilkan angin lama kelamaan akan mengikis [[pasir]] atau batuan [[pantai]].<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> Air laut membawa pasir atau serpihan batu ke laut.<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> Akibatnya, garis pantai mengalami perubahan.<ref>M. Sulaeman. ''Lebih Dekat dengan Alam''. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.</ref> | ||
== Proses Terjadinya Angin Darat dan Angin Laut == | == Proses Terjadinya Angin Darat dan Angin Laut == | ||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
Pada siang hari suhu di laut lebih dingin dibandingkan dengan [[suhu]] daratan. Hal ini disebabkan sifat laut (perairan) yang lambat menerima panas dan lambat melepaskannya.Sehingga laut menjadi daerah yang mempunyai tekanan tinggi (maksimum) dan daratan menjadi daerah yang mempunyai tekanan rendah (minimum). Angin laut digunakan oleh para [[nelayan]] untuk pulang dari laut, karena nelayan memanfaatkan angin laut untuk mendorong dia ke darat. | Pada siang hari suhu di laut lebih dingin dibandingkan dengan [[suhu]] daratan. Hal ini disebabkan sifat laut (perairan) yang lambat menerima panas dan lambat melepaskannya.Sehingga laut menjadi daerah yang mempunyai tekanan tinggi (maksimum) dan daratan menjadi daerah yang mempunyai tekanan rendah (minimum). Angin laut digunakan oleh para [[nelayan]] untuk pulang dari laut, karena nelayan memanfaatkan angin laut untuk mendorong dia ke darat. | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Angin+darat+dan+angin+laut&oldid=26527926 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26527926 (2024-11-15T10:55:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Angin+darat+dan+angin+laut&oldid=26527926 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26527926 (2024-11-15T10:55:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.07
Angin Darat dan Angin Laut adalah angin yang bergerak dalam daerah darat dan laut. Angin Laut adalah jenis angin yang bergerak dari lautan ke daratan, sebaliknya pada malam hari, daratan lebih dingin daripada lautan.[1] Saat itu udara bergerak dari daratan ke lautan, peristiwa ini disebut Angin darat.[2]
Adanya angin darat dan angin laut ini menyebabkan perubahan garis pantai.[3] Air laut atau ombak yang dihasilkan angin lama kelamaan akan mengikis pasir atau batuan pantai.[4] Air laut membawa pasir atau serpihan batu ke laut.[5] Akibatnya, garis pantai mengalami perubahan.[6]
Proses Terjadinya Angin Darat dan Angin Laut
Angin Darat
Pada malam hari daratan lebih dingin dibandingkan lautan, karena sifat daratan yang cepat menerima panas dan cepat menerima dingin. Daratan menjadi daerah yang mempunyai tekanan tinggi (maksimum), sedangkan laut menjadi daerah yang mempunyai tekanan rendah (minimum). Angin darat biasanya digunakan oleh nelayan untuk berangkat mencari ikan ke laut. Oleh karena itu, kita sering melihat nelayan pergi menangkap ikan malam hari dan kembali dari menangkap ikan siang hari.
Angin Laut
Pada siang hari suhu di laut lebih dingin dibandingkan dengan suhu daratan. Hal ini disebabkan sifat laut (perairan) yang lambat menerima panas dan lambat melepaskannya.Sehingga laut menjadi daerah yang mempunyai tekanan tinggi (maksimum) dan daratan menjadi daerah yang mempunyai tekanan rendah (minimum). Angin laut digunakan oleh para nelayan untuk pulang dari laut, karena nelayan memanfaatkan angin laut untuk mendorong dia ke darat.
Referensi
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
- ↑ M. Sulaeman. Lebih Dekat dengan Alam. PT Grafindo Media Pratama. hlm. 115. ISBN 9789799255310.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26527926 (2024-11-15T10:55:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.