Lompat ke isi

Kerolox: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26531773; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kerolox''' (dari '''kero'''sene [[minyak tanah]] dan '''[[LOX]]''' ) adalah nama umum yang diberikan untuk [[propelan]] kombinasi bahan bakar dan [[oksidator]] yang digunakan untuk menggerakkan [[roket]]. [[Bahan bakar|Bahan bakarnya]] adalah [[RP-1]], turunan minyak bumi yang mirip dengan [[minyak tanah]], sedangkan oksidatornya adalah [[oksigen cair]] . Roket seperti [[Atlas (keluarga roket)|Atlas]], [[Delta II]], [[Titan I]], [[Saturn IB]] dan [[Saturn V]] menggunakan kerolox dalam peluncurannya. Efisiensi dan keamanannya, serta biayanya yang relatif rendah, membuat [[roket Soyuz]] dan [[Angara (keluarga roket)|Angara]] [[Rusia]] serta [[Falcon (keluarga roket)|roket Falcon]] [[Amerika Serikat|Amerika]], dari [[SpaceX]], terus menggunakannya hingga saat ini. Rusia adalah pemimpin dunia dalam teknologi kerolox, dengan mesin seperti [[RD-180]].
'''Kerolox''' (dari '''kero'''sene [[minyak tanah]] dan '''[[LOX]]''' ) adalah nama umum yang diberikan untuk [[propelan]] kombinasi bahan bakar dan [[oksidator]] yang digunakan untuk menggerakkan [[roket]]. [[Bahan bakar|Bahan bakarnya]] adalah [[RP-1]], turunan minyak bumi yang mirip dengan [[minyak tanah]], sedangkan oksidatornya adalah [[oksigen cair]] . Roket seperti [[Atlas (keluarga roket)|Atlas]], [[Delta II]], [[Titan I]], [[Saturn IB]] dan [[Saturn V]] menggunakan kerolox dalam peluncurannya. Efisiensi dan keamanannya, serta biayanya yang relatif rendah, membuat [[roket Soyuz]] dan [[Angara (keluarga roket)|Angara]] [[Rusia]] serta [[Falcon (keluarga roket)|roket Falcon]] [[Amerika Serikat|Amerika]], dari [[SpaceX]], terus menggunakannya hingga saat ini. Rusia adalah pemimpin dunia dalam teknologi kerolox, dengan mesin seperti [[RD-180]].  


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 25: Baris 25:
* [[Propelan roket cair]]
* [[Propelan roket cair]]
* [[Gaya dorong]]
* [[Gaya dorong]]
== Referensi ==
*
*
*


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerolox&oldid=26531773 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26531773 (2024-11-16T11:44:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerolox&oldid=26531773 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26531773 (2024-11-16T11:44:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.04

Kerolox (dari kerosene minyak tanah dan LOX ) adalah nama umum yang diberikan untuk propelan kombinasi bahan bakar dan oksidator yang digunakan untuk menggerakkan roket. Bahan bakarnya adalah RP-1, turunan minyak bumi yang mirip dengan minyak tanah, sedangkan oksidatornya adalah oksigen cair . Roket seperti Atlas, Delta II, Titan I, Saturn IB dan Saturn V menggunakan kerolox dalam peluncurannya. Efisiensi dan keamanannya, serta biayanya yang relatif rendah, membuat roket Soyuz dan Angara Rusia serta roket Falcon Amerika, dari SpaceX, terus menggunakannya hingga saat ini. Rusia adalah pemimpin dunia dalam teknologi kerolox, dengan mesin seperti RD-180.

Lihat pula

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26531773 (2024-11-16T11:44:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.