Aldehida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29025954; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[kimia organik]], '''aldehida''' (Bahasa Inggris: ''Aldehyde'', dari kata latin ''alcohol dehydrogenatum'' yang artinya "[[alkohol]] ter[[dehidrogenasi]]") adalah [[senyawa organik]] yang mengandung [[gugus fungsi]]onal dengan struktur . Gugus fungsional itu sendiri (tanpa [[rantai samping]] "R") dapat disebut sebagai aldehida tetapi juga dapat diklasifikasikan sebagai '''gugus formil'''. Aldehida merupakan motif umum dalam banyak bahan kimia penting dalam teknologi dan biologi. | [[File:Aldehyd_-_Aldehyde.svg|thumb|right|280px|Aldehyd - Aldehyde]] | ||
Dalam [[kimia organik]], '''aldehida''' (Bahasa Inggris: ''Aldehyde'', dari kata latin ''alcohol dehydrogenatum''<ref>[https://dle.rae.es/aldeh%C3%ADdo Diccionario de la lengua española].</ref> yang artinya "[[alkohol]] ter[[dehidrogenasi]]") adalah [[senyawa organik]] yang mengandung [[gugus fungsi]]onal dengan struktur .<ref>IUPAC Gold Book, [http://goldbook.iupac.org/A00208.html aldehydes].</ref> Gugus fungsional itu sendiri (tanpa [[rantai samping]] "R") dapat disebut sebagai aldehida tetapi juga dapat diklasifikasikan sebagai '''gugus formil'''. Aldehida merupakan motif umum dalam banyak bahan kimia penting dalam teknologi dan biologi.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aldehida&oldid=29025954 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>''The Carbonyl Group''. John Wiley & Sons. 1966. Vol. 1. doi:10.1002/9780470771051. ISBN 978-0-470-77105-1.''The Carbonyl Group''. John Wiley & Sons. 1970. Vol. 2. doi:10.1002/9780470771228. ISBN 978-0-470-77122-8.</ref> | |||
== Sintesis == | == Sintesis == | ||
Terdapat beberapa metode untuk membuat aldehida, namun yang paling umum adalah [[hidroformilasi]]. Sebagai contoh adalah [[butiraldehida]] yang dihasilkan dengan hidroformilasi [[propena]]: | Terdapat beberapa metode untuk membuat aldehida,<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aldehida&oldid=29025954 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> namun yang paling umum adalah [[hidroformilasi]].<ref>W." Bertleff, M. Roeper, X. Sava, "Carbonylation" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, Wiley-VCH: Weinheim, 2003.</ref> Sebagai contoh adalah [[butiraldehida]] yang dihasilkan dengan hidroformilasi [[propena]]: | ||
:H<sub>2</sub> + CO + CH<sub>3</sub>CH=CH<sub>2</sub> → CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>CH<sub>2</sub>CHO | :H<sub>2</sub> + CO + CH<sub>3</sub>CH=CH<sub>2</sub> → CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>CH<sub>2</sub>CHO | ||
=== Reaksi oksidatif === | === Reaksi oksidatif === | ||
Aldehida pada umumnya didapatkan dari [[oksidasi alkohol]]. Dalam industri, formaldehida diproduksi dalam skala besar dengan mengoksidasi metanol. [[Oksigen]] adalah reagen yang digunakan karena murah. Di laboratorium, terkadang digunakan [[oksidator]] khusus seperti kromium(VI). Oksidasi dilakukan dengan cara memanaskan alkohol dengan larutan [[kalium dikromat]]. [[Dikromat (kimia)|Dikromat]] yang berlebih akan mengoksidasi aldehida menjadi [[asam karboksilat]], maka dari itu aldehida yang terbentuk segera [[distilasi|didistilasi]]. | Aldehida pada umumnya didapatkan dari [[oksidasi alkohol]]. Dalam industri, formaldehida diproduksi dalam skala besar dengan mengoksidasi metanol.<ref>Reuss, G.; Disteldorf, W.; Gamer, A. O. and Hilt, A. (2005) "Formaldehyde" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Weinheim. .</ref> [[Oksigen]] adalah reagen yang digunakan karena murah. Di laboratorium, terkadang digunakan [[oksidator]] khusus seperti kromium(VI). Oksidasi dilakukan dengan cara memanaskan alkohol dengan larutan [[kalium dikromat]]. [[Dikromat (kimia)|Dikromat]] yang berlebih akan mengoksidasi aldehida menjadi [[asam karboksilat]], maka dari itu aldehida yang terbentuk segera [[distilasi|didistilasi]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aldehida&oldid=29025954 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
:[O] + CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>9</sub>OH → CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>8</sub>CHO + H<sub>2</sub>O | :[O] + CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>9</sub>OH → CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>8</sub>CHO + H<sub>2</sub>O | ||
| Baris 14: | Baris 16: | ||
=== Metode khusus === | === Metode khusus === | ||
{| class="wikitable sortable" style="background-color:white;float: center; border-collapse: collapse; margin: 0em 1em;" border="1" cellpadding="2" cellspacing="0" | |||
! width=200px|Nama reaksi !! Substrat !! class="unsortable" | Keterangan | |||
|- | |||
|valign=top | [[Ozonolisis]] | |||
|valign=top|[[alkena]] | |||
| | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reduksi organik]] | |||
|[[ester]] | |||
| Reduksi [[ester]] dengan diisobutilaluminium hydride ([[DIBAL-H]]) atau natrium aluminium hidrida | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi Rosenmund]] | |||
|valign=top|[[asam klorida]] | |||
| atau menggunakan litium tri-t-butoksialuminium hidrida (LiAlH(O<sup>t</sup>Bu)<sub>3</sub>). | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi Wittig]] | |||
|valign=top|[[keton]] | |||
| | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi formilasi]] | |||
|valign=top| nukleofilik arena | |||
| Contohnya [[Reaksi Vilsmeier-Haack]] | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi Nef]] | |||
|valign=top| [[Senyawa nitro]] | |||
| | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi Zincke]] | |||
|valign=top| [[piridina]] | |||
| | |||
|- | |||
|valign=top| [[Sintesis aldehida Stephen]] | |||
|valign=top| [[nitril]] | |||
| reagents timah(II) klorida dan asam hidroklorat. | |||
|- | |||
|valign=top| [[Sintesis Meyers]] | |||
|valign=top| [[oksazin]] | |||
| hidrolisis oksazin | |||
|- | |||
|valign=top| [[Reaksi McFadyen-Stevens]] | |||
|valign=top| [[hidrazida]] | |||
| | |||
|} | |||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 20: | Baris 65: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aldehida&oldid=29025954 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29025954 (2026-03-11T08:41:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.03
Dalam kimia organik, aldehida (Bahasa Inggris: Aldehyde, dari kata latin alcohol dehydrogenatum[1] yang artinya "alkohol terdehidrogenasi") adalah senyawa organik yang mengandung gugus fungsional dengan struktur .[2] Gugus fungsional itu sendiri (tanpa rantai samping "R") dapat disebut sebagai aldehida tetapi juga dapat diklasifikasikan sebagai gugus formil. Aldehida merupakan motif umum dalam banyak bahan kimia penting dalam teknologi dan biologi.[3][4]
Sintesis
Terdapat beberapa metode untuk membuat aldehida,[5] namun yang paling umum adalah hidroformilasi.[6] Sebagai contoh adalah butiraldehida yang dihasilkan dengan hidroformilasi propena:
- H2 + CO + CH3CH=CH2 → CH3CH2CH2CHO
Reaksi oksidatif
Aldehida pada umumnya didapatkan dari oksidasi alkohol. Dalam industri, formaldehida diproduksi dalam skala besar dengan mengoksidasi metanol.[7] Oksigen adalah reagen yang digunakan karena murah. Di laboratorium, terkadang digunakan oksidator khusus seperti kromium(VI). Oksidasi dilakukan dengan cara memanaskan alkohol dengan larutan kalium dikromat. Dikromat yang berlebih akan mengoksidasi aldehida menjadi asam karboksilat, maka dari itu aldehida yang terbentuk segera didistilasi.[8]
- [O] + CH3(CH2)9OH → CH3(CH2)8CHO + H2O
Oksidasi alkohol primer membentuk aldehida dapat menggunakan beberapa metode atau reagen seperti asam IBX, Dess-Martin periodinane, Oksidasi Swern, TEMPO, atau Oksidasi Oppenauer.
Reaksi oksidasi lain yang banyak digunakan industri adalah proses Wacker, di mana etilena dioksidasi menjadi asetaldehida dengan bantuan katalis tembaga dan palladium (asetaldehida juga diproduksi dalam skala besar dengan hidrasi asetilena).
Metode khusus
| Nama reaksi | Substrat | Keterangan |
|---|---|---|
| Ozonolisis | alkena | |
| Reduksi organik | ester | Reduksi ester dengan diisobutilaluminium hydride (DIBAL-H) atau natrium aluminium hidrida |
| Reaksi Rosenmund | asam klorida | atau menggunakan litium tri-t-butoksialuminium hidrida (LiAlH(OtBu)3). |
| Reaksi Wittig | keton | |
| Reaksi formilasi | nukleofilik arena | Contohnya Reaksi Vilsmeier-Haack |
| Reaksi Nef | Senyawa nitro | |
| Reaksi Zincke | piridina | |
| Sintesis aldehida Stephen | nitril | reagents timah(II) klorida dan asam hidroklorat. |
| Sintesis Meyers | oksazin | hidrolisis oksazin |
| Reaksi McFadyen-Stevens | hidrazida |
Pranala luar
- Aldehyde synthesis - Synthetic protocols dari organic-reaction.com
Referensi
- ↑ Diccionario de la lengua española.
- ↑ IUPAC Gold Book, aldehydes.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ The Carbonyl Group. John Wiley & Sons. 1966. Vol. 1. doi:10.1002/9780470771051. ISBN 978-0-470-77105-1.The Carbonyl Group. John Wiley & Sons. 1970. Vol. 2. doi:10.1002/9780470771228. ISBN 978-0-470-77122-8.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ W." Bertleff, M. Roeper, X. Sava, "Carbonylation" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, Wiley-VCH: Weinheim, 2003.
- ↑ Reuss, G.; Disteldorf, W.; Gamer, A. O. and Hilt, A. (2005) "Formaldehyde" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Weinheim. .
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29025954 (2026-03-11T08:41:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.