Lompat ke isi

Glifosat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26796377; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Glifosat''' adalah [[herbisida]] berspektrum luas yang dapat mematikan sebagian besar tipe tanaman dan dapat mengendalikan [[gulma]] semusim maupun tahunan di daerah [[tropis]] pada waktu pascatumbuh (''post emergence''). Cara kerja [[herbisida]] ini adalah dengan menghambat [[enzim]] 5-enolpiruvil-shikimat-3-fosfat sintase (EPSPS) yang berperan dalam pembentukan [[asam amino]] aromatik, seperti [[triptofan]], [[tirosin]], dan [[fenilalanin]]. Tumbuhan akan mati karena kekurangan [[asam amino]] yang penting untuk melakukan berbagai proses hidupnya. Glifosat dapat masuk ke dalam [[tumbuhan]] karena penyerapan yang dilakukan tanaman dan kemudian diangkut ke pembuluh [[floem]]. Paparan glifosat akan menyebabkan beberapa [[gejala]], seperti [[iritasi mata]], penglihatan menjadi kabur, [[kulit]] terbakar atau gatal, [[mual]], sakit tenggorokan, [[asma]], kesulitan bernapas, sakit kepala, [[mimisan]], dan [[pusing]].
[[File:Glyphosate-3D-balls.png|thumb|right|280px|Glyphosate-3D-balls]]
 
'''Glifosat''' adalah [[herbisida]] berspektrum luas yang dapat mematikan sebagian besar tipe tanaman dan dapat mengendalikan [[gulma]] semusim maupun tahunan di daerah [[tropis]] pada waktu pascatumbuh (''post emergence'').<ref>S. Setyo Wardoyo. [http://e-journal.ub.ac.id/index.php/agrivita/article/viewFile/16/24 sumber]. ''DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH''. hlm. 90-98.</ref> Cara kerja [[herbisida]] ini adalah dengan menghambat [[enzim]] 5-enolpiruvil-shikimat-3-fosfat sintase (EPSPS) yang berperan dalam pembentukan [[asam amino]] aromatik, seperti [[triptofan]], [[tirosin]], dan [[fenilalanin]].<ref>S. Setyo Wardoyo. [http://e-journal.ub.ac.id/index.php/agrivita/article/viewFile/16/24 sumber]. ''DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH''. hlm. 90-98.</ref> Tumbuhan akan mati karena kekurangan [[asam amino]] yang penting untuk melakukan berbagai proses hidupnya.<ref>CAROLINE COX. [http://www.pesticide.org/glyphosate.pdf Herbicide Factsheet: GLYPHOSATE]. ''JOURNAL OF PESTICIDE REFORM''. 2004. Vol. 24 (4).</ref> Glifosat dapat masuk ke dalam [[tumbuhan]] karena penyerapan yang dilakukan tanaman dan kemudian diangkut ke pembuluh [[floem]].<ref>S. Setyo Wardoyo. [http://e-journal.ub.ac.id/index.php/agrivita/article/viewFile/16/24 sumber]. ''DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH''. hlm. 90-98.</ref> Paparan glifosat akan menyebabkan beberapa [[gejala]], seperti [[iritasi mata]], penglihatan menjadi kabur, [[kulit]] terbakar atau gatal, [[mual]], sakit tenggorokan, [[asma]], kesulitan bernapas, sakit kepala, [[mimisan]], dan [[pusing]].<ref>CAROLINE COX. [http://www.pesticide.org/glyphosate.pdf Herbicide Factsheet: GLYPHOSATE]. ''JOURNAL OF PESTICIDE REFORM''. 2004. Vol. 24 (4).</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Glifosat&oldid=26796377 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26796377 (2025-01-15T11:00:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Glifosat&oldid=26796377 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26796377 (2025-01-15T11:00:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.05

Berkas:Glyphosate-3D-balls.png
Glyphosate-3D-balls

Glifosat adalah herbisida berspektrum luas yang dapat mematikan sebagian besar tipe tanaman dan dapat mengendalikan gulma semusim maupun tahunan di daerah tropis pada waktu pascatumbuh (post emergence).[1] Cara kerja herbisida ini adalah dengan menghambat enzim 5-enolpiruvil-shikimat-3-fosfat sintase (EPSPS) yang berperan dalam pembentukan asam amino aromatik, seperti triptofan, tirosin, dan fenilalanin.[2] Tumbuhan akan mati karena kekurangan asam amino yang penting untuk melakukan berbagai proses hidupnya.[3] Glifosat dapat masuk ke dalam tumbuhan karena penyerapan yang dilakukan tanaman dan kemudian diangkut ke pembuluh floem.[4] Paparan glifosat akan menyebabkan beberapa gejala, seperti iritasi mata, penglihatan menjadi kabur, kulit terbakar atau gatal, mual, sakit tenggorokan, asma, kesulitan bernapas, sakit kepala, mimisan, dan pusing.[5]

Referensi

  1. S. Setyo Wardoyo. sumber. DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH. hlm. 90-98.
  2. S. Setyo Wardoyo. sumber. DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH. hlm. 90-98.
  3. CAROLINE COX. Herbicide Factsheet: GLYPHOSATE. JOURNAL OF PESTICIDE REFORM. 2004. Vol. 24 (4).
  4. S. Setyo Wardoyo. sumber. DISTRIBUSI VERTIKAL HERBISIDA GLIFOSAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT TANAH. hlm. 90-98.
  5. CAROLINE COX. Herbicide Factsheet: GLYPHOSATE. JOURNAL OF PESTICIDE REFORM. 2004. Vol. 24 (4).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26796377 (2025-01-15T11:00:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.