Lompat ke isi

Alkaloid: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28586770; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Alkaloid''' adalah sebuah golongan senyawa [[basa]] bernitrogen yang kebanyakan [[heterosiklik]] dan terdapat di [[tumbuhan]] (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari [[hewan]]). [[Asam amino]], [[peptida]], [[protein]], [[Nukleoid|nukleotid]], asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetik berhubungan dengan alkaloid termasuk digolongan ini.
[[File:Morphin_-_Morphine.svg|thumb|right|280px|Morphin - Morphine]]
 
'''Alkaloid''' adalah sebuah golongan senyawa [[basa]] bernitrogen yang kebanyakan [[heterosiklik]] dan terdapat di [[tumbuhan]] (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari [[hewan]]). [[Asam amino]], [[peptida]], [[protein]], [[Nukleoid|nukleotid]], asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetik berhubungan dengan alkaloid termasuk digolongan ini.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alkaloid&oldid=28586770 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


== Kategori ==
== Kategori ==
Baris 25: Baris 27:
** Alkaloid [[Steroid]] (yang bertulang punggung steroid pada struktur yang bernitrogen):
** Alkaloid [[Steroid]] (yang bertulang punggung steroid pada struktur yang bernitrogen):
*** ''[[Solanum]]'' (contoh: [[kentang]] dan alkaloid [[tomat]]) ([[solanidine]], [[solanine]], [[chaconine]])
*** ''[[Solanum]]'' (contoh: [[kentang]] dan alkaloid [[tomat]]) ([[solanidine]], [[solanine]], [[chaconine]])
*** Alkaloid ''[[Veratrum]]'' ([[veratramine]], [[cyclopamine]], [[cycloposine]], [[jervine]], [[muldamine]])
*** Alkaloid ''[[Veratrum]]'' ([[veratramine]], [[cyclopamine]], [[cycloposine]], [[jervine]], [[muldamine]])<ref>[http://www.ansci.cornell.edu/plants/toxicagents/steroid.html Cornell University Department of Animal Science]</ref>
*** Alkaloid [[Salamander berapi]] ([[samandarin]])
*** Alkaloid [[Salamander berapi]] ([[samandarin]])
*** lainnya: [[conessine]]
*** lainnya: [[conessine]]
Baris 35: Baris 37:


Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali", karena dianggap bersifat [[basa]]) pertama kali dipakai oleh [[Carl Friedrich Wilhelm Meissner]] (1819), seorang apoteker dari [[Halle]] ([[Jerman]]) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal, misalnya, [[morfina]], [[striknina]], serta [[solanina]]). Hingga sekarang dikenal sekitar 10.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam, sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya.
Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali", karena dianggap bersifat [[basa]]) pertama kali dipakai oleh [[Carl Friedrich Wilhelm Meissner]] (1819), seorang apoteker dari [[Halle]] ([[Jerman]]) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal, misalnya, [[morfina]], [[striknina]], serta [[solanina]]). Hingga sekarang dikenal sekitar 10.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam, sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya.
== Referensi ==


== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==
Baris 44: Baris 43:
* Waltraud Stammel, Helmut Thomas: ''Endogene Alkaloide in Säugetieren. Ein Beitrag zur Pharmakologie von körpereigenen Neurotoxinen.'' In: ''Naturwissenschaftliche Rundschau.'' 60(3), S. 117–124 (2007),
* Waltraud Stammel, Helmut Thomas: ''Endogene Alkaloide in Säugetieren. Ein Beitrag zur Pharmakologie von körpereigenen Neurotoxinen.'' In: ''Naturwissenschaftliche Rundschau.'' 60(3), S. 117–124 (2007),


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alkaloid&oldid=28586770 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28586770 (2025-11-21T11:23:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alkaloid&oldid=28586770 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28586770 (2025-11-21T11:23:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.05

Morphin - Morphine

Alkaloid adalah sebuah golongan senyawa basa bernitrogen yang kebanyakan heterosiklik dan terdapat di tumbuhan (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari hewan). Asam amino, peptida, protein, nukleotid, asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetik berhubungan dengan alkaloid termasuk digolongan ini.[1]

Kategori

Alkaloid biasanya diklasifikasikan menurut kesamaan sumber asal molekulnya (precursors), didasari dengan metabolisme pathway (metabolic pathway) yang dipakai untuk membentuk molekul itu. Kalau biosintesis dari sebuah alkaloid tidak diketahui, alkaloid digolongkan menurut nama senyawanya, termasuk nama senyawa yang tidak mengandung nitrogen (karena struktur molekulnya terdapat dalam produk akhir. sebagai contoh: alkaloid opium kadang disebut "phenanthrenes"), atau menurut nama tumbuhan atau binatang di mana senyawa itu di isolasi. Jika setelah alkaloid itu dikaji, penggolongan sebuah alkaloid diubah menurut hasil pengkajian itu, biasanya mengambil nama amine penting-secara-biologi yang mencolok dalam proses sintesisnya.

Sumber dan Sejarah

Alkaloid dihasilkan oleh banyak organisme, mulai dari bakteria, fungi (jamur), tumbuhan, dan hewan. Ekstraksi secara kasar biasanya dengan mudah dapat dilakukan melalui teknik ekstraksi asam-basa. Rasa pahit atau getir yang dirasakan lidah dapat disebabkan oleh alkaloid. Salah satu contoh tanaman alkoloid adalah pepaya yang merupakan penghasil papaine.

Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali", karena dianggap bersifat basa) pertama kali dipakai oleh Carl Friedrich Wilhelm Meissner (1819), seorang apoteker dari Halle (Jerman) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal, misalnya, morfina, striknina, serta solanina). Hingga sekarang dikenal sekitar 10.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam, sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya.

Daftar pustaka

  • Jürgen Müller: Die Konstitutionserforschung der Alkaloide: Die Pyridin - Piperidin- Gruppe. Deutscher Apotheker Verlag (1998), ISBN 3-7692-0899-4
  • Eberhard Breitmaier: Alkaloide. Betäubungsmittel, Halluzinogene und andere Wirkstoffe, Leitstrukturen aus der Natur. B.G. Teubner Verlag (2002), ISBN 3-519-13542-6
  • Waltraud Stammel, Helmut Thomas: Endogene Alkaloide in Säugetieren. Ein Beitrag zur Pharmakologie von körpereigenen Neurotoxinen. In: Naturwissenschaftliche Rundschau. 60(3), S. 117–124 (2007),

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28586770 (2025-11-21T11:23:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.