Polusi air: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29103719; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Pencemaran air''' adalah peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam [[perairan]]. Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan [[sumber daya air]] pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur). Telah dikatakan bahwa polusi air adalah penyebab terkemuka di dunia untuk kematian dan penyakit, dan tercatat atas kematian lebih dari 14.000 orang setiap harinya. Diperkirakan 700 juta orang India tidak memiliki akses ke toilet, dan 1.000 anak-anak India meninggal karena penyakit diare setiap hari. Sekitar 90% dari kota-kota Cina menderita polusi air hingga tingkatan tertentu, dan hampir 500 juta orang tidak memiliki akses terhadap [[air minum]] yang aman. Ditambah lagi selain polusi air merupakan masalah akut di [[negara berkembang]], negara-negara industri/maju masih berjuang dengan masalah polusi juga. Dalam laporan nasional yang terbaru, kualitas air di Amerika Serikat, 45% dari mil sungai dinilai, 47% dari danau hektare dinilai, dan 32% dari teluk dinilai dan muara mil persegi diklasifikasikan sebagai tercemar. | [[File:Ganges_river_at_Varanasi_2008.jpeg|thumb|right|280px|Ganges river at Varanasi 2008]] | ||
'''Pencemaran air''' adalah peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam [[perairan]].<ref>Ari Welianto. [https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/06/090000969/pencemaran-lingkungan-macam-penyebabnya-dan-dampaknya?page=all Pencemaran Lingkungan: Macam, Penyebabnya, dan Dampaknya].</ref> Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan [[sumber daya air]] pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur). Telah dikatakan bahwa polusi air adalah penyebab terkemuka di dunia untuk kematian dan penyakit,<ref>Pink, Daniel H. [http://finance.yahoo.com/columnist/article/trenddesk/3748 Investing in Tomorrow's Liquid Gold]. Yahoo. April 19, 2006.</ref><ref>West, Larry. [http://environment.about.com/od/environmentalevents/a/waterdayqa.htm World Water Day: A Billion People Worldwide Lack Safe Drinking Water]. About. March 26, 2006.</ref> dan tercatat atas kematian lebih dari 14.000 orang setiap harinya.<ref>West, Larry. [http://environment.about.com/od/environmentalevents/a/waterdayqa.htm World Water Day: A Billion People Worldwide Lack Safe Drinking Water]. About. March 26, 2006.</ref> Diperkirakan 700 juta orang India tidak memiliki akses ke toilet, dan 1.000 anak-anak India meninggal karena penyakit diare setiap hari.<ref>[http://www.economist.com/specialreports/displaystory.cfm?story_id=12749787 A special report on India: Creaking, groaning: Infrastructure is India’s biggest handicap]. The Economist. 11 December 2008.</ref> Sekitar 90% dari kota-kota Cina menderita polusi air hingga tingkatan tertentu,<ref>"[http://www.chinadaily.com.cn/english/doc/2005-06/07/content_449451.htm China says water pollution so severe that cities could lack safe supplies]". Chinadaily.com.cn. 2005-06-07.</ref> dan hampir 500 juta orang tidak memiliki akses terhadap [[air minum]] yang aman.<ref>"[http://www.nytimes.com/2007/08/26/world/asia/26china.html As China Roars, Pollution Reaches Deadly Extremes]". The New York Times. August 26, 2007.</ref> Ditambah lagi selain polusi air merupakan masalah akut di [[negara berkembang]], negara-negara industri/maju masih berjuang dengan masalah polusi juga. Dalam laporan nasional yang terbaru, kualitas air di Amerika Serikat, 45% dari mil sungai dinilai, 47% dari danau hektare dinilai, dan 32% dari teluk dinilai dan muara mil persegi diklasifikasikan sebagai tercemar.<ref>United States Environmental Protection Agency (EPA). Washington, DC. [http://www.epa.gov/305b/2002report/factsheet2002305b.pdf "The National Water Quality Inventory: Report to Congress for the 2002 Reporting Cycle – A Profile."] October 2007. Fact Sheet No. EPA 841-F-07-003.</ref> | |||
Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, [[ledakan alga]], [[kebinasaan ikan]], badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam [[kualitas air]] dan status [[ekologi]] air. | Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, [[ledakan alga]], [[kebinasaan ikan]], badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam [[kualitas air]] dan status [[ekologi]] air. | ||
== Indikator pencemaran == | == Indikator pencemaran == | ||
Tanda bahwa air telah tercemar dapat diamati melalui indikator berikut: | Tanda bahwa air telah tercemar dapat diamati melalui indikator berikut:<ref>Wisnu Arya Wardhana. ''Dampak Pencemaran Lingkungan''. Andi. 1995.</ref> | ||
# Perubahan pada temperatur air | # Perubahan pada temperatur air | ||
| Baris 37: | Baris 39: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polusi+air&oldid=29103719 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29103719 (2026-04-05T02:11:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.05

Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam perairan.[1] Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur). Telah dikatakan bahwa polusi air adalah penyebab terkemuka di dunia untuk kematian dan penyakit,[2][3] dan tercatat atas kematian lebih dari 14.000 orang setiap harinya.[4] Diperkirakan 700 juta orang India tidak memiliki akses ke toilet, dan 1.000 anak-anak India meninggal karena penyakit diare setiap hari.[5] Sekitar 90% dari kota-kota Cina menderita polusi air hingga tingkatan tertentu,[6] dan hampir 500 juta orang tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman.[7] Ditambah lagi selain polusi air merupakan masalah akut di negara berkembang, negara-negara industri/maju masih berjuang dengan masalah polusi juga. Dalam laporan nasional yang terbaru, kualitas air di Amerika Serikat, 45% dari mil sungai dinilai, 47% dari danau hektare dinilai, dan 32% dari teluk dinilai dan muara mil persegi diklasifikasikan sebagai tercemar.[8]
Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, ledakan alga, kebinasaan ikan, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.
Indikator pencemaran
Tanda bahwa air telah tercemar dapat diamati melalui indikator berikut:[9]
- Perubahan pada temperatur air
- Perubahan pH atau konsentrasi ion hidrogen
- Perubahan warna, bau, dan rasa
- Mikroorganisme yang berlebih atau kurang
- Muncul endapan, bahan terlarut, koloidal
- Peningkatan radioaktivitas pada air lingkungan
Penyebab
Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
- Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
- Sampah organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
- Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
- Seperti limbah pabrik yang mengalir ke sungai seperti di sungai Citarum.
- Pencemaran air oleh sampah.
- Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
- Kandang hewan peliharaan yang berdekatan dengan sungai membuat air tercemar karena kotoran hewan dibuang ke sungai.
Akibat
- Dapat menyebabkan banjir
- Erosi
- Kekurangan sumber air
- Dapat membuat sumber penyakit
- Tanah Longsor
- Dapat merusak ekosistem sungai
- Merusak tanaman yang disiram.
- Kerugian untuk nelayan, petani sayuran dan masyarakat yang tinggal dekat pesisir sungai.
Lihat Pula
Referensi
- ↑ Ari Welianto. Pencemaran Lingkungan: Macam, Penyebabnya, dan Dampaknya.
- ↑ Pink, Daniel H. Investing in Tomorrow's Liquid Gold. Yahoo. April 19, 2006.
- ↑ West, Larry. World Water Day: A Billion People Worldwide Lack Safe Drinking Water. About. March 26, 2006.
- ↑ West, Larry. World Water Day: A Billion People Worldwide Lack Safe Drinking Water. About. March 26, 2006.
- ↑ A special report on India: Creaking, groaning: Infrastructure is India’s biggest handicap. The Economist. 11 December 2008.
- ↑ "China says water pollution so severe that cities could lack safe supplies". Chinadaily.com.cn. 2005-06-07.
- ↑ "As China Roars, Pollution Reaches Deadly Extremes". The New York Times. August 26, 2007.
- ↑ United States Environmental Protection Agency (EPA). Washington, DC. "The National Water Quality Inventory: Report to Congress for the 2002 Reporting Cycle – A Profile." October 2007. Fact Sheet No. EPA 841-F-07-003.
- ↑ Wisnu Arya Wardhana. Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi. 1995.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29103719 (2026-04-05T02:11:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.