Lompat ke isi

Tablet (farmasi): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454886; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Tablet''' adalah sediaan padat yang dibuat dengan cara kempa-cetak memiliki bentuk rata atau cembung rangkap, umumnya bulat, mengandung satu jenis zat aktif atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan. Zat tambahan yang digunakan bisa berfungsi sebagai pengisi, pengembang, pengikat, pelicin, dan pembasah. Tablet digunakan untuk tujuan [[pengobatan]] lokal atau sistemik.
[[File:FlattenedRoundPills.jpg|thumb|right|280px|Bentuk umum tablet]]


'''Tablet''' adalah sediaan padat yang dibuat dengan cara kempa-cetak memiliki bentuk rata atau cembung rangkap, umumnya bulat, mengandung satu jenis zat aktif atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.<ref>Anief, Moh (2018). ''Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik''. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.</ref> Zat tambahan yang digunakan bisa berfungsi sebagai pengisi, pengembang, pengikat, pelicin, dan pembasah. Tablet digunakan untuk tujuan [[pengobatan]] lokal atau sistemik.<ref>Anief, Moh (2018). ''Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik''. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.</ref>


Penggunaan tablet umumnya melalui [[oral]] (minum) terdapat pula sediaan tablet yang tidak melalui oral, adapun jenisnya sebagai berikut:
Penggunaan tablet umumnya melalui [[oral]] (minum) terdapat pula sediaan tablet yang tidak melalui oral, adapun jenisnya sebagai berikut:<ref>Anief, Moh (2018). ''Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik''. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.</ref>


# [[Tablet]] Bukal
# [[Tablet]] Bukal
Baris 8: Baris 9:
# Tablet Implantasi
# Tablet Implantasi
# Teblet Hipodermik
# Teblet Hipodermik
== Referensi ==


==Bacaan lanjutan==
==Bacaan lanjutan==
Baris 17: Baris 15:
* ''USP 26: The United States Pharmacopeia[26th ed.]; NF 21: The National Formulary [21st ed.]'' (USP25/NF20). Rockville, MD: United States Pharmacopeia Convention, 2002. .  .
* ''USP 26: The United States Pharmacopeia[26th ed.]; NF 21: The National Formulary [21st ed.]'' (USP25/NF20). Rockville, MD: United States Pharmacopeia Convention, 2002. .  .


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tablet+%28farmasi%29&oldid=29454886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29454886 (2026-07-13T23:45:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tablet+%28farmasi%29&oldid=29454886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29454886 (2026-07-13T23:45:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.08

Bentuk umum tablet

Tablet adalah sediaan padat yang dibuat dengan cara kempa-cetak memiliki bentuk rata atau cembung rangkap, umumnya bulat, mengandung satu jenis zat aktif atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.[1] Zat tambahan yang digunakan bisa berfungsi sebagai pengisi, pengembang, pengikat, pelicin, dan pembasah. Tablet digunakan untuk tujuan pengobatan lokal atau sistemik.[2]

Penggunaan tablet umumnya melalui oral (minum) terdapat pula sediaan tablet yang tidak melalui oral, adapun jenisnya sebagai berikut:[3]

  1. Tablet Bukal
  2. Tablet Sublingual
  3. Tablet Implantasi
  4. Teblet Hipodermik

Bacaan lanjutan

  • Hiestand, E.N., 2003. Mechanics and physical principles for powders and compacts. West Lafayette, IN: SSCI.
  • Kibbe, A.H., ed. (2000). Handbook of Pharmaceutical Excipients. 3rd ed. Washington, DC & London: American Pharmaceutical Association & Pharmaceutical Press.
  • USP 26: The United States Pharmacopeia[26th ed.]; NF 21: The National Formulary [21st ed.] (USP25/NF20). Rockville, MD: United States Pharmacopeia Convention, 2002. . .

Referensi

  1. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.
  2. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.
  3. Anief, Moh (2018). Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press. hlm. 210.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29454886 (2026-07-13T23:45:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.