Upacara pemakaman: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28487687; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:JohnPaulII-funeral.jpg|thumb|right|280px|JohnPaulII-funeral]] | |||
Pemakaman biasanya meliputi sebuah ritual yang diberikan kepada jenazah almarhum. Tergantung pada budaya dan agama, pemakaman dapat meliputi pemusnahan jenazah (contohnya melalui [[kremasi]] atau [[penguburan langit]]) atau mempreservasikannya (contohnya melalui [[mumifikasi]] atau [[penguburan]]). Kepercayaan-kepercayaan berbeda tentang kebersihan dan [[masalah pikiran-tubuh|hubungan antara tubuh dan jiwa]] terefleksi dalam praktik pemakaman. Saat upacara pemakaman dilakukan tetapi tidak ada jenazah almarhum, maka upacara tersebut disebut layanan pengenangan. | '''Upacara pemakaman''' adalah sebuah [[upacara]] yang berhubungan dengan [[penguburan]], [[kremasi]], dll, dari jenazah orang mati, atau peringatan penguburan (atau hal sejenisnya).<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Upacara+pemakaman&oldid=28487687 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Kebiadaan upacara pemakaman terdiri dari kepercayaan dan praktik yang digunakan oleh sebuah [[budaya]] untuk mengenang dan menghormati orang mati melalui berbagai [[monumen]], [[doa]] dan [[ritual]]. Kebiasaan tersebut lebih beragam antar budaya dan antar [[agama]] dan denominasi-denominasi dalam budaya. Motivasi sekuler umum untuk pemakaman meliputi [[masa berkabung]] untuk almarhum, mengenang masa hidupnya, dan memberi dukungan dan simpati kepada yang ditinggalkan. Selain itu, pemakaman sering kali memiliki aspek keagamaan yang ditujukan untuk membantu jiwa almarhum mencapai [[kehidupan setelah kematian]], [[kebangkitan]] atau [[reinkarnasi]]. | ||
Pemakaman biasanya meliputi sebuah ritual yang diberikan kepada jenazah almarhum.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Upacara+pemakaman&oldid=28487687 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Tergantung pada budaya dan agama, pemakaman dapat meliputi pemusnahan jenazah (contohnya melalui [[kremasi]] atau [[penguburan langit]]) atau mempreservasikannya (contohnya melalui [[mumifikasi]] atau [[penguburan]]). Kepercayaan-kepercayaan berbeda tentang kebersihan dan [[masalah pikiran-tubuh|hubungan antara tubuh dan jiwa]] terefleksi dalam praktik pemakaman. Saat upacara pemakaman dilakukan tetapi tidak ada jenazah almarhum, maka upacara tersebut disebut layanan pengenangan. | |||
[[Seni rupa pemakaman]] adalah seni yang dihasilkan berhubungan dengan penguburan, termasuk beberapa jenis [[makam]] dan objek-objek yang secara khusus dibuat untuk penguburan [[jenazah]]. | [[Seni rupa pemakaman]] adalah seni yang dihasilkan berhubungan dengan penguburan, termasuk beberapa jenis [[makam]] dan objek-objek yang secara khusus dibuat untuk penguburan [[jenazah]]. | ||
== Daftar pustaka == | == Daftar pustaka == | ||
* Akyel, Dominic. [http://welfare-societies.com/uploads/file/WelfareSocietiesConferencePaper-No1_Schimank_Volkmann.pdf ''From Detraditionalization to Price-consciousness: The Economization of Funeral Consumption in Germany''] . In Uwe Schimank and Ute Volkmann (ed.) The Marketization of Society: Economizing the Non-Economic. Bremen: Research Cluster “Welfare Societies”, 2012, pp. 105–124. | * Akyel, Dominic. [http://welfare-societies.com/uploads/file/WelfareSocietiesConferencePaper-No1_Schimank_Volkmann.pdf ''From Detraditionalization to Price-consciousness: The Economization of Funeral Consumption in Germany''] . In Uwe Schimank and Ute Volkmann (ed.) The Marketization of Society: Economizing the Non-Economic. Bremen: Research Cluster “Welfare Societies”, 2012, pp. 105–124. | ||
* Hoy, William G. (2013). ''[http://www.amazon.com/Do-Funerals-Matter-Practices-Perspective/dp/0415662052/ref=sr_1_1?ie=UTF8&qid=1441623705&sr=8-1&keywords=hoy+do+funerals+matter&pebp=1441623698245&perid=0XKDGA79ZZPP2M9J8XRQ Do Funerals Matter? The Purposes and Practices of Death Rituals in Global Perspective].'' New York: Routledge. | * Hoy, William G. (2013). ''[http://www.amazon.com/Do-Funerals-Matter-Practices-Perspective/dp/0415662052/ref=sr_1_1?ie=UTF8&qid=1441623705&sr=8-1&keywords=hoy+do+funerals+matter&pebp=1441623698245&perid=0XKDGA79ZZPP2M9J8XRQ Do Funerals Matter? The Purposes and Practices of Death Rituals in Global Perspective].'' New York: Routledge. | ||
* | * | ||
* Long, Thomas G. (2009). ''Accompany Them with Singing: The Christian Funeral''. Louisville, KY: Westminster John Knox Press. | * Long, Thomas G. (2009). ''Accompany Them with Singing: The Christian Funeral''. Louisville, KY: Westminster John Knox Press. | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Upacara+pemakaman&oldid=28487687 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28487687 (2025-11-14T10:17:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.09

Upacara pemakaman adalah sebuah upacara yang berhubungan dengan penguburan, kremasi, dll, dari jenazah orang mati, atau peringatan penguburan (atau hal sejenisnya).[1] Kebiadaan upacara pemakaman terdiri dari kepercayaan dan praktik yang digunakan oleh sebuah budaya untuk mengenang dan menghormati orang mati melalui berbagai monumen, doa dan ritual. Kebiasaan tersebut lebih beragam antar budaya dan antar agama dan denominasi-denominasi dalam budaya. Motivasi sekuler umum untuk pemakaman meliputi masa berkabung untuk almarhum, mengenang masa hidupnya, dan memberi dukungan dan simpati kepada yang ditinggalkan. Selain itu, pemakaman sering kali memiliki aspek keagamaan yang ditujukan untuk membantu jiwa almarhum mencapai kehidupan setelah kematian, kebangkitan atau reinkarnasi.
Pemakaman biasanya meliputi sebuah ritual yang diberikan kepada jenazah almarhum.[2] Tergantung pada budaya dan agama, pemakaman dapat meliputi pemusnahan jenazah (contohnya melalui kremasi atau penguburan langit) atau mempreservasikannya (contohnya melalui mumifikasi atau penguburan). Kepercayaan-kepercayaan berbeda tentang kebersihan dan hubungan antara tubuh dan jiwa terefleksi dalam praktik pemakaman. Saat upacara pemakaman dilakukan tetapi tidak ada jenazah almarhum, maka upacara tersebut disebut layanan pengenangan.
Seni rupa pemakaman adalah seni yang dihasilkan berhubungan dengan penguburan, termasuk beberapa jenis makam dan objek-objek yang secara khusus dibuat untuk penguburan jenazah.
Daftar pustaka
- Akyel, Dominic. From Detraditionalization to Price-consciousness: The Economization of Funeral Consumption in Germany . In Uwe Schimank and Ute Volkmann (ed.) The Marketization of Society: Economizing the Non-Economic. Bremen: Research Cluster “Welfare Societies”, 2012, pp. 105–124.
- Hoy, William G. (2013). Do Funerals Matter? The Purposes and Practices of Death Rituals in Global Perspective. New York: Routledge.
- Long, Thomas G. (2009). Accompany Them with Singing: The Christian Funeral. Louisville, KY: Westminster John Knox Press.
Pranala luar
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28487687 (2025-11-14T10:17:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.