Lantanum(III) klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29567964; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Anhydrous_lanthanum(III)_chloride.jpg|thumb|right|280px|Anhydrous lanthanum(III) chloride]] | |||
'''Lantanum(III) klorida''' adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dengan [[rumus kimia|rumus]] [[Lantanum|La]][[klorida|Cl<sub>3</sub>]]. Senyawa ini merupakan salah satu [[Garam (kimia)|garam]] lantanum yang biasa digunakan dalam penelitian. Garam berwarna putih ini memiliki kelarutan yang besar dalam air dan alkohol. | '''Lantanum(III) klorida''' adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dengan [[rumus kimia|rumus]] [[Lantanum|La]][[klorida|Cl<sub>3</sub>]]. Senyawa ini merupakan salah satu [[Garam (kimia)|garam]] lantanum yang biasa digunakan dalam penelitian. Garam berwarna putih ini memiliki kelarutan yang besar dalam air dan alkohol. | ||
==Pembuatan== | ==Pembuatan== | ||
Lantanum(III) klorida anhidrat dapat diproduksi melalui [[lantanida triklorida|rute amonium klorida]]. Pada langkah pertama, lantanum oksida dipanaskan dengan amonium klorida untuk menghasilkan garam amonium dari lantanum pentaklorida: | Lantanum(III) klorida anhidrat dapat diproduksi melalui [[lantanida triklorida|rute amonium klorida]].<ref>''Handbook of Preparative Inorganic Chemistry''. Academic Press. 1963.</ref><ref>G. Meyer. ''The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl 3''. 1989. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.</ref><ref>F. T. Edelmann. ''Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry''. Georg Thieme Verlag. 1997. Vol. VI. ISBN 978-3-13-103021-4.</ref> Pada langkah pertama, lantanum oksida dipanaskan dengan amonium klorida untuk menghasilkan garam amonium dari lantanum pentaklorida: | ||
:La<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 10NH<sub>4</sub>Cl → 2(NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>LaCl<sub>5</sub> + 6H<sub>2</sub>O + 6NH<sub>3</sub> | :La<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 10NH<sub>4</sub>Cl → 2(NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>LaCl<sub>5</sub> + 6H<sub>2</sub>O + 6NH<sub>3</sub> | ||
Pada langkah kedua, garam amonium dari lantanum pentaklorida diubah menjadi lantanum triklorida dengan memanaskannya dalam vakum pada suhu 350-400 °C: | Pada langkah kedua, garam amonium dari lantanum pentaklorida diubah menjadi lantanum triklorida dengan memanaskannya dalam vakum pada suhu 350-400 °C: | ||
:(NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>LaCl<sub>5</sub> → LaCl<sub>3</sub> + 2HCl + 2NH<sub>3</sub> | :(NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>LaCl<sub>5</sub> → LaCl<sub>3</sub> + 2HCl + 2NH<sub>3</sub> | ||
==Kegunaan== | ==Kegunaan== | ||
Lantanum klorida juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memblokir aktivitas [[saluran ion|saluran kation]] divalen, terutama [[saluran kalsium]]. Bila didoping dengan serium, senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan [[sintilator]]. | Lantanum klorida juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memblokir aktivitas [[saluran ion|saluran kation]] divalen, terutama [[saluran kalsium]]. Bila didoping dengan serium, senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan [[sintilator]].<ref>T Martin. ''AIP Conference Proceedings''. 2007. Vol. 879. hlm. 1156–1159. doi:10.1063/1.2436269.</ref> | ||
Dalam [[sintesis organik]], lantanum triklorida berfungsi sebagai [[Asam dan basa Lewis#Asam Lewis|asam Lewis]] ringan untuk mengubah [[alkanal|aldehida]] menjadi [[asetal]]. | Dalam [[sintesis organik]], lantanum triklorida berfungsi sebagai [[Asam dan basa Lewis#Asam Lewis|asam Lewis]] ringan untuk mengubah [[alkanal|aldehida]] menjadi [[asetal]].<ref>R. Lenin. ''Lanthanum trichloride: An efficient Lewis acid catalyst for chemo and regioselective enamination of β-dicarbonyl compounds''. ''Arkivoc''. 2007. Vol. 2007 (13). hlm. 204–209. doi:10.3998/ark.5550190.0008.d23.</ref> | ||
Senyawa ini telah diidentifikasi sebagai [[Katalisis|katalis]] untuk klorinasi oksidatif bertekanan tinggi dari [[metana]] menjadi [[klorometana]] dengan [[asam klorida]] dan [[oksigen]]. | Senyawa ini telah diidentifikasi sebagai [[Katalisis|katalis]] untuk klorinasi oksidatif bertekanan tinggi dari [[metana]] menjadi [[klorometana]] dengan [[asam klorida]] dan [[oksigen]].<ref>''Methyl chloride production from methane over lanthanum-based catalysts''. ''J. Am. Chem. Soc''. 2007. Vol. 129 (9). hlm. 2569–76. doi:10.1021/ja066913w.</ref> | ||
Lantanum(III) klorida juga digunakan dalam bidang geologi sebagai larutan yang sangat encer, yang jika dikombinasikan dengan asam yang tepat dapat membantu mengidentifikasi kandungan stronsium >1% dalam sampel batuan bubuk. | Lantanum(III) klorida juga digunakan dalam bidang geologi sebagai larutan yang sangat encer, yang jika dikombinasikan dengan asam yang tepat dapat membantu mengidentifikasi kandungan stronsium >1% dalam sampel batuan bubuk. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lantanum%28III%29+klorida&oldid=29567964 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29567964 (2026-08-12T20:51:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 13.59

Lantanum(III) klorida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus LaCl3. Senyawa ini merupakan salah satu garam lantanum yang biasa digunakan dalam penelitian. Garam berwarna putih ini memiliki kelarutan yang besar dalam air dan alkohol.
Pembuatan
Lantanum(III) klorida anhidrat dapat diproduksi melalui rute amonium klorida.[1][2][3] Pada langkah pertama, lantanum oksida dipanaskan dengan amonium klorida untuk menghasilkan garam amonium dari lantanum pentaklorida:
- La2O3 + 10NH4Cl → 2(NH4)2LaCl5 + 6H2O + 6NH3
Pada langkah kedua, garam amonium dari lantanum pentaklorida diubah menjadi lantanum triklorida dengan memanaskannya dalam vakum pada suhu 350-400 °C:
- (NH4)2LaCl5 → LaCl3 + 2HCl + 2NH3
Kegunaan
Lantanum klorida juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memblokir aktivitas saluran kation divalen, terutama saluran kalsium. Bila didoping dengan serium, senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan sintilator.[4]
Dalam sintesis organik, lantanum triklorida berfungsi sebagai asam Lewis ringan untuk mengubah aldehida menjadi asetal.[5]
Senyawa ini telah diidentifikasi sebagai katalis untuk klorinasi oksidatif bertekanan tinggi dari metana menjadi klorometana dengan asam klorida dan oksigen.[6]
Lantanum(III) klorida juga digunakan dalam bidang geologi sebagai larutan yang sangat encer, yang jika dikombinasikan dengan asam yang tepat dapat membantu mengidentifikasi kandungan stronsium >1% dalam sampel batuan bubuk.
Referensi
- ↑ Handbook of Preparative Inorganic Chemistry. Academic Press. 1963.
- ↑ G. Meyer. The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl 3. 1989. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.
- ↑ F. T. Edelmann. Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry. Georg Thieme Verlag. 1997. Vol. VI. ISBN 978-3-13-103021-4.
- ↑ T Martin. AIP Conference Proceedings. 2007. Vol. 879. hlm. 1156–1159. doi:10.1063/1.2436269.
- ↑ R. Lenin. Lanthanum trichloride: An efficient Lewis acid catalyst for chemo and regioselective enamination of β-dicarbonyl compounds. Arkivoc. 2007. Vol. 2007 (13). hlm. 204–209. doi:10.3998/ark.5550190.0008.d23.
- ↑ Methyl chloride production from methane over lanthanum-based catalysts. J. Am. Chem. Soc. 2007. Vol. 129 (9). hlm. 2569–76. doi:10.1021/ja066913w.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29567964 (2026-08-12T20:51:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.