Barium sulfat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29619321; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Barium-sulfate-2D.png|thumb|right|280px|Barium-sulfate-2D]] | |||
'''Barium sulfat''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus kimia [[Barium|Ba]][[Sulfat|SO<sub>4</sub>]]. Barium sulfat merupakan kristalin putih yang tidak berbau dan tidak dapat larut dalam [[air]]. | '''Barium sulfat''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus kimia [[Barium|Ba]][[Sulfat|SO<sub>4</sub>]]. Barium sulfat merupakan kristalin putih yang tidak berbau dan tidak dapat larut dalam [[air]]. | ||
| Baris 4: | Baris 6: | ||
Barium sulfat digunakan sebagai [[media kontras]] dalam prosedur pemeriksaan dengan menggunakan [[sinar X]], karena barium memiliki [[nomor atom]] yang relatif tinggi (''Z'' = 56) dan dapat menyerap sinar X dengan baik. [[Suspensi barium sulfat]] dimasukkan ke dalam [[saluran pencernaan]] seseorang lewat mulut atau rektum, dan kemudian sistem pencernaan pasien dapat diperiksa. Walaupun [[barium]] merupakan [[logam berat]] yang beracun, barium sulfat tidak akan membahayakan pasien karena sangat sulit larut dalam air. Barium sulfat juga dapat dengan mudah dikeluarkan dari tubuh. | Barium sulfat digunakan sebagai [[media kontras]] dalam prosedur pemeriksaan dengan menggunakan [[sinar X]], karena barium memiliki [[nomor atom]] yang relatif tinggi (''Z'' = 56) dan dapat menyerap sinar X dengan baik. [[Suspensi barium sulfat]] dimasukkan ke dalam [[saluran pencernaan]] seseorang lewat mulut atau rektum, dan kemudian sistem pencernaan pasien dapat diperiksa. Walaupun [[barium]] merupakan [[logam berat]] yang beracun, barium sulfat tidak akan membahayakan pasien karena sangat sulit larut dalam air. Barium sulfat juga dapat dengan mudah dikeluarkan dari tubuh. | ||
Selain itu, sekitar 80% hasil produksi barium sulfat dunia digunakan sebagai komponen [[cairan pengebor]] di [[sumur minyak]]. Bahan ini meningkatkan kepadatan cairan, memperkuat tekanan hidrostatik di sumur dan mengurangi risiko ''[[blow out]]''. | Selain itu, sekitar 80% hasil produksi barium sulfat dunia digunakan sebagai komponen [[cairan pengebor]] di [[sumur minyak]]. Bahan ini meningkatkan kepadatan cairan,<ref>Robert Kresse, Ulrich Baudis, Paul Jäger, H. Hermann Riechers, Heinz Wagner, Jochen Winkler, Hans Uwe Wolf, "Barium and Barium Compounds" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2007 Wiley-VCH, Weinheim.</ref> memperkuat tekanan hidrostatik di sumur dan mengurangi risiko ''[[blow out]]''. | ||
Kegunaan lain barium sulfat adalah sebagai komponen pigmen putih dalam cat dan juga sebagai pencerah kertas. | Kegunaan lain barium sulfat adalah sebagai komponen pigmen putih dalam cat dan juga sebagai pencerah kertas. | ||
| Baris 16: | Baris 18: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barium+sulfat&oldid=29619321 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29619321 (2026-08-23T05:31:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.00

Barium sulfat adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia BaSO4. Barium sulfat merupakan kristalin putih yang tidak berbau dan tidak dapat larut dalam air.
Kegunaan
Barium sulfat digunakan sebagai media kontras dalam prosedur pemeriksaan dengan menggunakan sinar X, karena barium memiliki nomor atom yang relatif tinggi (Z = 56) dan dapat menyerap sinar X dengan baik. Suspensi barium sulfat dimasukkan ke dalam saluran pencernaan seseorang lewat mulut atau rektum, dan kemudian sistem pencernaan pasien dapat diperiksa. Walaupun barium merupakan logam berat yang beracun, barium sulfat tidak akan membahayakan pasien karena sangat sulit larut dalam air. Barium sulfat juga dapat dengan mudah dikeluarkan dari tubuh.
Selain itu, sekitar 80% hasil produksi barium sulfat dunia digunakan sebagai komponen cairan pengebor di sumur minyak. Bahan ini meningkatkan kepadatan cairan,[1] memperkuat tekanan hidrostatik di sumur dan mengurangi risiko blow out.
Kegunaan lain barium sulfat adalah sebagai komponen pigmen putih dalam cat dan juga sebagai pencerah kertas.
Produksi
Barit merupakan sumber hampir semua barium sulfat yang digunakan secara komersial, tetapi barit sama sekali tidak murni, sehingga bahan ini masih perlu diproses dengan menggunakan metode reduksi karbotermal (dipanaskan dengan kokas) untuk menghasilkan barium sulfida:
- BaSO4 + 4 C → BaS + 4 CO
Barium sulfida merupakan bahan yang larut dalam air dan dapat diubah menjadi oksida, karbonat dan halida. Untuk menghasilkan barium sulfat yang sangat murni, sulfida atau klorida direaksikan dengan asam sulfat:
- BaS + H2SO4 → BaSO4 + H2S
Barium sulfat yang dihasilkan dengan cara ini disebut blanc fixe, yang berarti "putih permanen" dalam bahasa Prancis.
Referensi
- ↑ Robert Kresse, Ulrich Baudis, Paul Jäger, H. Hermann Riechers, Heinz Wagner, Jochen Winkler, Hans Uwe Wolf, "Barium and Barium Compounds" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2007 Wiley-VCH, Weinheim.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29619321 (2026-08-23T05:31:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.