Faktor pertumbuhan hepatosit: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26994140; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Faktor pertumbuhan hepatosit''' () adalah [[sitokina]] hasil [[sekresi]] [[sel mesenkimal]] yang memiliki multi-fungsi antara lain berperan dalam perkembangan [[sel (biologi)|sel]], [[motilitas]], [[morfogenesis]] pada lintasan [[tirosina kinase]], sehingga mempunyai peran penting dalam [[angiogenesis]], [[tumorogenesis]] dan perbaikan [[jaringan]] [[tubuh]]. | [[File:Protein_HGF_PDB_1bht.png|thumb|right|280px|Protein HGF PDB 1bht]] | ||
'''Faktor pertumbuhan hepatosit''' () adalah [[sitokina]] hasil [[sekresi]] [[sel mesenkimal]] yang memiliki multi-fungsi antara lain berperan dalam perkembangan [[sel (biologi)|sel]], [[motilitas]], [[morfogenesis]] pada lintasan [[tirosina kinase]], sehingga mempunyai peran penting dalam [[angiogenesis]], [[tumorogenesis]] dan perbaikan [[jaringan]] [[tubuh]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/gene/3082 HGF hepatocyte growth factor (hepapoietin A; scatter factor) [ Homo sapiens ]]. ''Entrez Gene''.</ref> | |||
HGF disekresi sebagai [[polipeptida]] yang tidak aktif dan kemudian teriris oleh [[serina protease]] menjadi rantai alfa dengan [[massa]] 69 [[satuan massa atom|kDa]] dan rantai beta dengan massa 34 kDa. | HGF disekresi sebagai [[polipeptida]] yang tidak aktif dan kemudian teriris oleh [[serina protease]] menjadi rantai alfa dengan [[massa]] 69 [[satuan massa atom|kDa]] dan rantai beta dengan massa 34 kDa. | ||
Rendahnya rasio HGF di dalam [[plasma darah]] dianggap merupakan pemicu terjadinya [[hepatitis]] kronis, karena pengaruh HGF yang bersifat anti-[[apoptosis|apoptotik]], anti-[[radang]] terhadap [[hepatosit]]. Rasio HGF yang rendah, dapat ditingkatkan oleh induksi [[asam maleat]], atau dengan asupan [[buah]] [[peria|Momordica charantia L.]] secara teratur. [[Sekresi]] HGF juga dapat diinduksi oleh aktivasi [[protein kinase A]] dan [[protein kinase C]], [[Faktor pertumbuhan epidermal|EGF]], [[Faktor nekrosis tumor-alfa|TNF-α]], dan [[interferon|interferon-gamma]]. Efek yang diberikan oleh interferon-gamma, tidak dapat disubstitusi oleh interferon-alfa maupun interferon-beta. | Rendahnya rasio HGF di dalam [[plasma darah]] dianggap merupakan pemicu terjadinya [[hepatitis]] kronis, karena pengaruh HGF yang bersifat anti-[[apoptosis|apoptotik]], anti-[[radang]] terhadap [[hepatosit]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17465748 Hepatocyte growth factor: a regenerative drug for acute hepatitis and liver cirrhosis]. ''Division of Molecular Regenerative Medicine, Department of Biochemistry and Molecular Biology, Osaka University Graduate School of Medicine; Mizuno S, Nakamura T''.</ref><ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15793283 Growth inhibition and apoptosis in liver myofibroblasts promoted by hepatocyte growth factor leads to resolution from liver cirrhosis]. ''Division of Molecular Regenerative Medicine, Course of Advanced Medicine, Osaka University Graduate School of Medicine; Kim WH, Matsumoto K, Bessho K, Nakamura T''.</ref> Rasio HGF yang rendah, dapat ditingkatkan oleh induksi [[asam maleat]],<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18491380 Induction of hepatocyte growth factor expression by maleic acid in human fibroblasts through MAPK activation]. ''Department of Immunochemistry, Division of Pharmaceutical Sciences, Okayama University Graduate School of Medicine, Dentistry and Pharmaceutical Sciences; Motoki T, Sugiura Y, Matsumoto Y, Tsuji T, Kubota S, Takigawa M, Gohda E''.</ref> atau dengan asupan [[buah]] [[peria|Momordica charantia L.]] secara teratur.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19223201 Induction of hepatocyte growth factor production in human dermal fibroblasts and their proliferation by the extract of bitter melon pulp]. ''Department of Immunochemistry, Division of Pharmaceutical Sciences, Okayama University Graduate School of Medicine, Dentistry and Pharmaceutical Sciences; Ono T, Tsuji T, Sakai M, Yukizaki C, Ino H, Akagi I, Hiramatsu K, Matsumoto Y, Sugiura Y, Uto H, Tsubouchi H, Gohda E''.</ref> [[Sekresi]] HGF juga dapat diinduksi oleh aktivasi [[protein kinase A]] dan [[protein kinase C]], [[Faktor pertumbuhan epidermal|EGF]], [[Faktor nekrosis tumor-alfa|TNF-α]],<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15541342 Inhibition of hepatocyte growth factor induction in human dermal fibroblasts by interleukin-1 and its prevention by interferon-gamma]. ''Department of Immunochemistry, Faculty of Pharmaceutical Sciences, Okayama University; Takami Y, Kanasaki K, Tsubouchi H, Ishii T, Yamamoto I, Gohda E''.</ref> dan [[interferon|interferon-gamma]]. Efek yang diberikan oleh interferon-gamma, tidak dapat disubstitusi oleh interferon-alfa maupun interferon-beta.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15629451 Synergistic induction of hepatocyte growth factor in human skin fibroblasts by the inflammatory cytokines interleukin-1 and interferon-gamma]. ''Department of Immunochemistry, Faculty of Pharmaceutical Sciences, Okayama University; Takami Y, Motoki T, Yamamoto I, Gohda E''.</ref> | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+pertumbuhan+hepatosit&oldid=26994140 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26994140 (2025-03-04T16:50:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.00

Faktor pertumbuhan hepatosit () adalah sitokina hasil sekresi sel mesenkimal yang memiliki multi-fungsi antara lain berperan dalam perkembangan sel, motilitas, morfogenesis pada lintasan tirosina kinase, sehingga mempunyai peran penting dalam angiogenesis, tumorogenesis dan perbaikan jaringan tubuh.[1]
HGF disekresi sebagai polipeptida yang tidak aktif dan kemudian teriris oleh serina protease menjadi rantai alfa dengan massa 69 kDa dan rantai beta dengan massa 34 kDa.
Rendahnya rasio HGF di dalam plasma darah dianggap merupakan pemicu terjadinya hepatitis kronis, karena pengaruh HGF yang bersifat anti-apoptotik, anti-radang terhadap hepatosit.[2][3] Rasio HGF yang rendah, dapat ditingkatkan oleh induksi asam maleat,[4] atau dengan asupan buah Momordica charantia L. secara teratur.[5] Sekresi HGF juga dapat diinduksi oleh aktivasi protein kinase A dan protein kinase C, EGF, TNF-α,[6] dan interferon-gamma. Efek yang diberikan oleh interferon-gamma, tidak dapat disubstitusi oleh interferon-alfa maupun interferon-beta.[7]
Referensi
- ↑ HGF hepatocyte growth factor (hepapoietin A; scatter factor) [ Homo sapiens ]. Entrez Gene.
- ↑ Hepatocyte growth factor: a regenerative drug for acute hepatitis and liver cirrhosis. Division of Molecular Regenerative Medicine, Department of Biochemistry and Molecular Biology, Osaka University Graduate School of Medicine; Mizuno S, Nakamura T.
- ↑ Growth inhibition and apoptosis in liver myofibroblasts promoted by hepatocyte growth factor leads to resolution from liver cirrhosis. Division of Molecular Regenerative Medicine, Course of Advanced Medicine, Osaka University Graduate School of Medicine; Kim WH, Matsumoto K, Bessho K, Nakamura T.
- ↑ Induction of hepatocyte growth factor expression by maleic acid in human fibroblasts through MAPK activation. Department of Immunochemistry, Division of Pharmaceutical Sciences, Okayama University Graduate School of Medicine, Dentistry and Pharmaceutical Sciences; Motoki T, Sugiura Y, Matsumoto Y, Tsuji T, Kubota S, Takigawa M, Gohda E.
- ↑ Induction of hepatocyte growth factor production in human dermal fibroblasts and their proliferation by the extract of bitter melon pulp. Department of Immunochemistry, Division of Pharmaceutical Sciences, Okayama University Graduate School of Medicine, Dentistry and Pharmaceutical Sciences; Ono T, Tsuji T, Sakai M, Yukizaki C, Ino H, Akagi I, Hiramatsu K, Matsumoto Y, Sugiura Y, Uto H, Tsubouchi H, Gohda E.
- ↑ Inhibition of hepatocyte growth factor induction in human dermal fibroblasts by interleukin-1 and its prevention by interferon-gamma. Department of Immunochemistry, Faculty of Pharmaceutical Sciences, Okayama University; Takami Y, Kanasaki K, Tsubouchi H, Ishii T, Yamamoto I, Gohda E.
- ↑ Synergistic induction of hepatocyte growth factor in human skin fibroblasts by the inflammatory cytokines interleukin-1 and interferon-gamma. Department of Immunochemistry, Faculty of Pharmaceutical Sciences, Okayama University; Takami Y, Motoki T, Yamamoto I, Gohda E.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26994140 (2025-03-04T16:50:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.