Teobromina: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28992899; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Theobromin_-_Theobromine.svg|thumb|right|280px|Theobromin - Theobromine]] | |||
Teobromina adalah | '''Teobromina''' atau '''xanteosa''' adalah [[zat kimia]]<ref>William Marias Malisoff. ''Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects''. Philosophical Library. 1943. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.</ref> dari kelompok [[alkaloid]]. Teobromin ada di [[tumbuhan]] [[kakao]]. Secara kimiawi, teobromin amat mirip dengan [[kafeina]].<ref>William Marias Malisoff. ''Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects''. Philosophical Library. 1943. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.</ref> Karena kakao digunakan untuk membuat [[cokelat]], senyawa ini juga ada pada [[coklat]]. Meski bernama teobromina, tidak ada [[bromin]] yang terkandung di dalamnya — ''teobromina'' berasal dari ''Theobroma'', nama [[genus]] dari pohon kakao, (yang berasal dari [[bahasa Yunani]] ''theo'' ("[[Dewa]]") dan ''brosi'' ("[[makanan]]"), artinya "makanan para dewa")<ref>Alan Weinberg Bennett. ''The World of Caffeine: The Science and Culture of the World's Most Popular Drug''. Routledge, New York. 2002. ISBN 0415927234. (catatan: buku itu salah mengutip nama "Theobroma" diturunkan dari bahasa Latin)</ref> dengan akhiran ''-ina'' yang diberikan pada alkaloid dan senyawa [[basa]] lain yang mengandung [[nitrogen]].<ref>"-ine."[http://dictionary.reference.com/browse/-ine The American Heritage® Dictionary of the English Language, Fourth Edition]. Houghton Mifflin Company. 2004. ISBN 0395711460.</ref> | ||
Teobromina | Teobromina adalah bubuk [[kelarutan|tak larut]] [[air]], [[kristalina]], dan pahit. Warnanya bisa disebut [[putih]] ataupun tak berwarna.<ref>[http://dictionary.reference.com/search?q=theobromine&db=* theobromine]. Dictionary.com. Untuk kenyamanan, sumber langsung dari ketiga definisi itu dikutipkan.</ref> Teobromina memiliki efek yang serupa dengan kafeina meskipun lebih kecil, membuatnya [[seri homolog|homolog]]. Teobromina adalah [[isomer]] [[teofilina]] sebagaimana [[paraxantina]]. Teobromina dikategorikan sebagai di[[metil]] xantina,<ref>[http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?query=theobromine&action=Search+OMD Theobromine]. On-Line Medical Dictionary.</ref> yang artinya senyawa ini masuk [[xantina]]<ref>[http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?xanthine Xanthine]. On-Line Medical Dictionary.</ref> dengan 2 gugus [[metil]].<ref>[http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?dimethyl Dimethyl]. On-Line Medical Dictionary.</ref> | ||
Teobromina pertama kali diisolasi dari bibit pohon kakao pada tahun [[1878]]<ref>Walter Sneader. [https://archive.org/details/drugdiscoveryhis0000snea Drug Discovery: A History]. John Wiley & Sons. 2005. ISBN 0471899801.</ref> dan segera setelah itu disintesis dari xantina oleh [[Hermann Emil Fischer]].<ref>Thomas Edward Thorpe. [https://archive.org/details/essaysinhistoric00thoruoft Essays in Historical Chemistry]. The MacMillan Company. 1902.</ref> | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teobromina&oldid=28992899 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28992899 (2026-02-26T04:07:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.01
Teobromina atau xanteosa adalah zat kimia[1] dari kelompok alkaloid. Teobromin ada di tumbuhan kakao. Secara kimiawi, teobromin amat mirip dengan kafeina.[2] Karena kakao digunakan untuk membuat cokelat, senyawa ini juga ada pada coklat. Meski bernama teobromina, tidak ada bromin yang terkandung di dalamnya — teobromina berasal dari Theobroma, nama genus dari pohon kakao, (yang berasal dari bahasa Yunani theo ("Dewa") dan brosi ("makanan"), artinya "makanan para dewa")[3] dengan akhiran -ina yang diberikan pada alkaloid dan senyawa basa lain yang mengandung nitrogen.[4]
Teobromina adalah bubuk tak larut air, kristalina, dan pahit. Warnanya bisa disebut putih ataupun tak berwarna.[5] Teobromina memiliki efek yang serupa dengan kafeina meskipun lebih kecil, membuatnya homolog. Teobromina adalah isomer teofilina sebagaimana paraxantina. Teobromina dikategorikan sebagai dimetil xantina,[6] yang artinya senyawa ini masuk xantina[7] dengan 2 gugus metil.[8]
Teobromina pertama kali diisolasi dari bibit pohon kakao pada tahun 1878[9] dan segera setelah itu disintesis dari xantina oleh Hermann Emil Fischer.[10]
Referensi
- ↑ William Marias Malisoff. Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects. Philosophical Library. 1943. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.
- ↑ William Marias Malisoff. Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects. Philosophical Library. 1943. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.
- ↑ Alan Weinberg Bennett. The World of Caffeine: The Science and Culture of the World's Most Popular Drug. Routledge, New York. 2002. ISBN 0415927234. (catatan: buku itu salah mengutip nama "Theobroma" diturunkan dari bahasa Latin)
- ↑ "-ine."The American Heritage® Dictionary of the English Language, Fourth Edition. Houghton Mifflin Company. 2004. ISBN 0395711460.
- ↑ theobromine. Dictionary.com. Untuk kenyamanan, sumber langsung dari ketiga definisi itu dikutipkan.
- ↑ Theobromine. On-Line Medical Dictionary.
- ↑ Xanthine. On-Line Medical Dictionary.
- ↑ Dimethyl. On-Line Medical Dictionary.
- ↑ Walter Sneader. Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons. 2005. ISBN 0471899801.
- ↑ Thomas Edward Thorpe. Essays in Historical Chemistry. The MacMillan Company. 1902.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28992899 (2026-02-26T04:07:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.