Adenosina difosfat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26739589; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'' | [[File:ADP_chemical_structure.png|thumb|right|280px|''Rumus struktur adenosin difosfat (ADP)'']] | ||
ADP merupakan | '''Adenosin difosfat''', disingkat '''ADP''', adalah sebuah [[nukleotida]]. Senyawa ini merupakan bentuk [[ester (kimia)|ester]] dari [[asam pirofosforat]] dengan [[nukleobasa]] [[adenina]]. ADP terdiri dari [[gugus fungsional|gugus]] [[pirofosfat]], [[ribosa]] gula pentosa, dan nukleobasa adenina.<ref>Sybil, P Parker. ''McGraw-Hill Dictionary of Biology''. McGraw-Hill Company. 1984.</ref> | ||
ADP disimpan dalam granula ''platelet'' padat dan dilepaskan ketika platelet tersebut diaktivasi. ADP berinteraksi dengan keluarga reseptor ADP yang ada di platelet (P2Y1, P2Y12 dan P2X1), yang menyebabkan aktivasi platelet lebih lanjut. ADP dalam [[darah]] diubah menjadi adenosina oleh ''ecto-ADPase'', yang menghambat aktivasi platelet yang lebih jauh melalui reseptor adenosina. Obat anti platelet (Plavix/clopidogrel) menghambat reseptor P2Y12. | ADP merupakan produk intermediat dalam berbagai metabolisme selular.<ref>Sybil, P Parker. ''McGraw-Hill Dictionary of Biology''. McGraw-Hill Company. 1984.</ref> ADP merupakan produk dari reaksi defosforilasi [[hidrolisis]] [[adenosina trifosfat|ATP]] pada ATPase. ADP dapat kembali menjadi ATP oleh ''ATP synthase''. ATP adalah energi yang penting dalam molekul dalam [[sel (biologi)|sel]]. | ||
ADP disimpan dalam granula ''platelet'' padat dan dilepaskan ketika platelet tersebut diaktivasi. ADP berinteraksi dengan keluarga reseptor ADP yang ada di platelet (P2Y1, P2Y12 dan P2X1), yang menyebabkan aktivasi platelet lebih lanjut.<ref>Murugappa S, Kunapuli SP, "The role of ADP receptors in platelet function", ''Front Biosci.'', 2006, 11:1977-86</ref> ADP dalam [[darah]] diubah menjadi adenosina oleh ''ecto-ADPase'', yang menghambat aktivasi platelet yang lebih jauh melalui reseptor adenosina. Obat anti platelet (Plavix/clopidogrel) menghambat reseptor P2Y12. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
* [[Adenosina trifosfat]] | * [[Adenosina trifosfat]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adenosina+difosfat&oldid=26739589 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26739589 (2025-01-05T03:37:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.03

Adenosin difosfat, disingkat ADP, adalah sebuah nukleotida. Senyawa ini merupakan bentuk ester dari asam pirofosforat dengan nukleobasa adenina. ADP terdiri dari gugus pirofosfat, ribosa gula pentosa, dan nukleobasa adenina.[1]
ADP merupakan produk intermediat dalam berbagai metabolisme selular.[2] ADP merupakan produk dari reaksi defosforilasi hidrolisis ATP pada ATPase. ADP dapat kembali menjadi ATP oleh ATP synthase. ATP adalah energi yang penting dalam molekul dalam sel.
ADP disimpan dalam granula platelet padat dan dilepaskan ketika platelet tersebut diaktivasi. ADP berinteraksi dengan keluarga reseptor ADP yang ada di platelet (P2Y1, P2Y12 dan P2X1), yang menyebabkan aktivasi platelet lebih lanjut.[3] ADP dalam darah diubah menjadi adenosina oleh ecto-ADPase, yang menghambat aktivasi platelet yang lebih jauh melalui reseptor adenosina. Obat anti platelet (Plavix/clopidogrel) menghambat reseptor P2Y12.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26739589 (2025-01-05T03:37:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.