Reaktor penelitian: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28069364; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Reaktor penelitian''' (disebut juga: '''reaktor non-daya''') adalah [[reaktor nuklir]] yang khusus digunakan untuk keperluan penelitian, pelatihan dan pendidikan. Fungsi reaktor nuklir berbeda dengan [[pembangkit listrik tenaga nuklir]], karena tidak digunakan untuk menghasilkan [[energi listrik]] dalam skala besar. Reaktor penelitian utamanya menghasilkan [[neutron]] yang dimanfaatkan khususnya pada penelitian bidang [[fisika]], [[kimia]], [[kedokteran]], [[industri]], dan [[forensik]]. | '''Reaktor penelitian''' (disebut juga: '''reaktor non-daya''') adalah [[reaktor nuklir]] yang khusus digunakan untuk keperluan penelitian, pelatihan dan pendidikan. Fungsi reaktor nuklir berbeda dengan [[pembangkit listrik tenaga nuklir]], karena tidak digunakan untuk menghasilkan [[energi listrik]] dalam skala besar. Reaktor penelitian utamanya menghasilkan [[neutron]] yang dimanfaatkan khususnya pada penelitian bidang [[fisika]], [[kimia]], [[kedokteran]], [[industri]], dan [[forensik]].<ref>[https://www.iaea.org/topics/research-reactors Research Reactors], International Atomic Energy Agency</ref><ref>[https://www.nrc.gov/reading-rm/doc-collections/fact-sheets/research-reactors-bg.html Backgrounder on Research and Test Reactors], Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat</ref> | ||
== Kapasitas reaksi == | == Kapasitas reaksi == | ||
[[Daya listrik]] yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada kisaran satuan [[Watt]] hingga MegaWatt. Kisaran satuan ini termasuk daya listrik pada tingkatan yang rendah. Di sisi lain, [[fluks neutron]] yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada tingkatan yang tinggi. | [[Daya listrik]] yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada kisaran satuan [[Watt]] hingga MegaWatt. Kisaran satuan ini termasuk daya listrik pada tingkatan yang rendah. Di sisi lain, [[fluks neutron]] yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada tingkatan yang tinggi.<ref>Kuntoro, I., Pinem, S., dan Sembiring, T. M. [https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/view/584/623/13927 Pengenalan Ilmu Fisika dalam Operasi Reaktor Nuklir]. Penerbit BRIN. 2023. hlm. 3. ISBN 978-623-7425-28-1.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Reaktor Nuklir Kartini]] | * [[Reaktor Nuklir Kartini]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+penelitian&oldid=28069364 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28069364 (2025-10-17T13:45:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+penelitian&oldid=28069364 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28069364 (2025-10-17T13:45:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.12
Reaktor penelitian (disebut juga: reaktor non-daya) adalah reaktor nuklir yang khusus digunakan untuk keperluan penelitian, pelatihan dan pendidikan. Fungsi reaktor nuklir berbeda dengan pembangkit listrik tenaga nuklir, karena tidak digunakan untuk menghasilkan energi listrik dalam skala besar. Reaktor penelitian utamanya menghasilkan neutron yang dimanfaatkan khususnya pada penelitian bidang fisika, kimia, kedokteran, industri, dan forensik.[1][2]
Kapasitas reaksi
Daya listrik yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada kisaran satuan Watt hingga MegaWatt. Kisaran satuan ini termasuk daya listrik pada tingkatan yang rendah. Di sisi lain, fluks neutron yang dihasilkan oleh reaktor penelitian berada pada tingkatan yang tinggi.[3]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Research Reactors, International Atomic Energy Agency
- ↑ Backgrounder on Research and Test Reactors, Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat
- ↑ Kuntoro, I., Pinem, S., dan Sembiring, T. M. Pengenalan Ilmu Fisika dalam Operasi Reaktor Nuklir. Penerbit BRIN. 2023. hlm. 3. ISBN 978-623-7425-28-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28069364 (2025-10-17T13:45:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.