Edema paru akibat berenang: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28808906; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Edema paru akibat berenang''' ( [SIPE]), juga dikenal sebagai '''edema paru imersi''', adalah sebuah kondisi mengancam nyawa yang terjadi ketika pembuluh kecil paru (kapiler pulmoner) bocor secara abnormal sehingga plasma darah masuk ke dalam kantong udara (alveoli). | '''Edema paru akibat berenang''' ( [SIPE]), juga dikenal sebagai '''edema paru imersi''', adalah sebuah kondisi mengancam nyawa yang terjadi ketika pembuluh kecil paru (kapiler pulmoner) bocor secara abnormal sehingga plasma darah masuk ke dalam kantong udara (alveoli).<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
SIPE biasanya terjadi selama pengerahan tenaga dalam kondisi imersi air, seperti berenang dan menyelam. Seiring meningkatnya popularitas triatlon/trilomba dan ajang renang di perairan terbuka baru-baru ini, insiden SIPE pun turut mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan-laporan yang ada, kasus SIPE telah ditemukan pada sejumlah [[Selam skuba|penyelam skuba]], atlet [[selam bebas]], perenang tempur, dan atlet [[Trilomba|triatlon]]. Pada tahun 2010, penyebabnya belum dipahami sepenuhnya. Terdapat bukti bahwa SIPE mungkin merupakan penyebab utama kematian di antara penyelam skuba rekreasi. | SIPE biasanya terjadi selama pengerahan tenaga dalam kondisi imersi air, seperti berenang dan menyelam. Seiring meningkatnya popularitas triatlon/trilomba dan ajang renang di perairan terbuka baru-baru ini, insiden SIPE pun turut mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan-laporan yang ada, kasus SIPE telah ditemukan pada sejumlah [[Selam skuba|penyelam skuba]],<ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref><ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref> atlet [[selam bebas]],<ref>M. H. Liner. ''Pulmonary edema after competitive breath-hold diving''. ''Journal of Applied Physiology''. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.</ref> perenang tempur, dan atlet [[Trilomba|triatlon]].<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref> Pada tahun 2010, penyebabnya belum dipahami sepenuhnya.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> Terdapat bukti bahwa SIPE mungkin merupakan penyebab utama kematian di antara penyelam skuba rekreasi.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
== Tanda dan gejala == | == Tanda dan gejala == | ||
Seperti jenis [[edema paru]] lainnya, ciri khas SIPE adalah batuk yang dapat disertai [[dahak]] berbusa atau bercampur darah. Gejalanya meliputi: | Seperti jenis [[edema paru]] lainnya, ciri khas SIPE adalah batuk yang dapat disertai [[dahak]] berbusa atau bercampur darah. Gejalanya meliputi: | ||
* [[Dispnea|Sesak napas]], napas tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan. Napas cepat, berat, atau tidak teratur ataupun batuk tidak terkendali. | * [[Dispnea|Sesak napas]], napas tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref> Napas cepat, berat, atau tidak teratur ataupun batuk tidak terkendali.<ref>[https://www.bsac.com/document/bsac-incident-report-2020/2bsac-diving-incident-report-2020.pdf BSAC Annual Diving Incident Report 2020]. ''www.bsac.com''. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.</ref> | ||
* ''[[Crackles]]'' (bunyi berderak), bunyi gemeretak atau rasa "tidak nyaman" jauh di dalam dada yang diasosiasikan dengan usaha bernapas—biasanya makin memburuk seiring bertambah parahnya sesak napas dan dapat menyebabkan serangan panik | * ''[[Crackles]]'' (bunyi berderak), bunyi gemeretak atau rasa "tidak nyaman" jauh di dalam dada yang diasosiasikan dengan usaha bernapas—biasanya makin memburuk seiring bertambah parahnya sesak napas dan dapat menyebabkan serangan panik<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref> | ||
* [[Batuk]], biasanya kronis dan produktif dengan dahak sedikit berwarna merah muda, berbusa, atau bercampur darah ([[Batuk darah|hemoptisis]]) atau tidak produktif | * [[Batuk]], biasanya kronis dan produktif dengan dahak sedikit berwarna merah muda, berbusa, atau bercampur darah ([[Batuk darah|hemoptisis]]) atau tidak produktif<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref><ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref><ref>M. H. Liner. ''Pulmonary edema after competitive breath-hold diving''. ''Journal of Applied Physiology''. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.</ref><ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
* Mengenakan pakaian selam mungkin terasa seakan-akan menghambat kemampuan bernapas. | * Mengenakan pakaian selam mungkin terasa seakan-akan menghambat kemampuan bernapas.<ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref> | ||
* Penyelam merasa bahwa peralatan pernapasannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya lantaran beratnya pernapasan. Meskipun demikian, tes yang dilakukan setelahnya mengindikasikan bahwa peralatan tersebut berfungsi dengan baik. Bahwa penyelam mengaktifkan katup permintaannya, menggunakan pasokan udara partner selamnya, atau berulang kali membuang air dari penapas ulangnya (''rebreather'') mengindikasikan awal serangan SIPE, terutama jika masih ada tekanan pasokan gas yang cukup. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengisyaratkan bahwa ia kehabisan gas pernapasan atau menolak pasokan gas alternatif yang berfungsi. | * Penyelam merasa bahwa peralatan pernapasannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya lantaran beratnya pernapasan. Meskipun demikian, tes yang dilakukan setelahnya mengindikasikan bahwa peralatan tersebut berfungsi dengan baik. Bahwa penyelam mengaktifkan katup permintaannya, menggunakan pasokan udara partner selamnya, atau berulang kali membuang air dari penapas ulangnya (''rebreather'') mengindikasikan awal serangan SIPE, terutama jika masih ada tekanan pasokan gas yang cukup. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengisyaratkan bahwa ia kehabisan gas pernapasan atau menolak pasokan gas alternatif yang berfungsi.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Penyelam mungkin kesulitan bernapas di permukaan. | * Penyelam mungkin kesulitan bernapas di permukaan.<ref>[https://www.bsac.com/document/bsac-incident-report-2020/2bsac-diving-incident-report-2020.pdf BSAC Annual Diving Incident Report 2020]. ''www.bsac.com''. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.</ref> | ||
* Kebingungan atau perilakunya tampak tidak rasional. | * Kebingungan atau perilakunya tampak tidak rasional.<ref>[https://www.bsac.com/document/bsac-incident-report-2020/2bsac-diving-incident-report-2020.pdf BSAC Annual Diving Incident Report 2020]. ''www.bsac.com''. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.</ref> | ||
== Faktor risiko == | == Faktor risiko == | ||
Faktor-faktor risiko di bawah ini telah dideskripsikan pada sejumlah [[Daftar penyelam|penyelam skuba]], [[renang jarak jauh|perenang jarak jauh]], dan [[Selam bebas|penyelam bebas]]. | Faktor-faktor risiko di bawah ini telah dideskripsikan pada sejumlah [[Daftar penyelam|penyelam skuba]], [[renang jarak jauh|perenang jarak jauh]], dan [[Selam bebas|penyelam bebas]].<ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref><ref>MS Koehle. ''Pulmonary oedema of immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref> | ||
* Penyakit jantung dan [[tekanan darah tinggi]]. Hipertensi berkorelasi dengan peningkatan vasokonstriksi perifer yang lebih tinggi pada pajanan dingin. Hal itu ditambah dengan disfungsi diastolik akibat hipertrofi dinding ventrikel kiri sehingga menyebabkan risiko tinggi. | * Penyakit jantung dan [[tekanan darah tinggi]].<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref><ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref> Hipertensi berkorelasi dengan peningkatan vasokonstriksi perifer yang lebih tinggi pada pajanan dingin. Hal itu ditambah dengan disfungsi diastolik akibat hipertrofi dinding ventrikel kiri sehingga menyebabkan risiko tinggi.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Imersi air dingin. Imersi air dingin meningkatkan vasokonstriksi perifer sehingga meningkatkan pascabeban pada ventrikel kiri. Hal ini mungkin juga meningkatkan prabeban lebih jauh. | * Imersi air dingin.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> Imersi air dingin meningkatkan vasokonstriksi perifer sehingga meningkatkan pascabeban pada ventrikel kiri. Hal ini mungkin juga meningkatkan prabeban lebih jauh.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Panjang lintasan jarak jauh dalam kasus triatlon ([[Ironman 70.3|Half Ironman]] atau yang lebih jauh) | * Panjang lintasan jarak jauh dalam kasus triatlon ([[Ironman 70.3|Half Ironman]] atau yang lebih jauh)<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> | ||
* Tekanan dan pengerahan tenaga selama imersi. Tekanan dan pengerahan tenaga meningkatkan kerja jantung, menyebabkan pelepasan [[katekolamin]], dan meningkatkan tekanan pengisian jantung. | * Tekanan dan pengerahan tenaga selama imersi.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> Tekanan dan pengerahan tenaga meningkatkan kerja jantung, menyebabkan pelepasan [[katekolamin]], dan meningkatkan tekanan pengisian jantung.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Jenis kelamin perempuan | * Jenis kelamin perempuan<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> | ||
* Agen-agen [[Obat antitrombosit|antitrombosit]], seperti aspirin atau minyak ikan | * Agen-agen [[Obat antitrombosit|antitrombosit]], seperti aspirin atau minyak ikan<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> | ||
* Hidrasi berlebihan sebelum imersi | * Hidrasi berlebihan sebelum imersi<ref>Neal W. Pollock. [https://www.omao.noaa.gov/sites/default/files/documents/Rebreathers%20and%20Scientific%20Diving%20Proceedings%202016.pdf Factors in Decompression Stress]. ''Rebreathers and Scientific Diving. Proceedings of NPS/NOAA/DAN/AAUS June 16–19, 2015 Workshop''. 2016. hlm. 145–162.</ref> | ||
* Inspirasi tekanan negatif saat menyelam. Penggunaan snorkel dan jenis peralatan skuba tertentu dapat menyebabkan perbedaan tekanan negatif antara sumber udara dan sentroid paru. Hal ini akan mengakibatkan kebocoran cairan yang lebih besar ke dalam alveoli. | * Inspirasi tekanan negatif saat menyelam.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> Penggunaan snorkel dan jenis peralatan skuba tertentu dapat menyebabkan perbedaan tekanan negatif antara sumber udara dan sentroid paru. Hal ini akan mengakibatkan kebocoran cairan yang lebih besar ke dalam alveoli.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
== Mekanisme == | == Mekanisme == | ||
Imersi menyebabkan meningkatnya tekanan hidrostatik eksternal sehingga mengakibatkan redistribusi darah dari periferi ke dada. Hal itu kemudian meningkatkan tekanan pengisian jantung dan volume sekuncup serta mengurangi kapasitas total paru. Terdapat pergerakan cairan dari kapiler alveolar ke dalam alveoli dan jaringan paru ekstravaskular. Pergerakan cairan itu meningkat seiring dengan berjalannya waktu dan merupakan hal yang normal pada orang sehat yang tengah berada di dalam air. Hal tersebut normalnya dinetralkan oleh pelepasan BNP yang menyebabkan ekskresi natrium dan air melalui ginjal. Natriuresis ini berjalan lambat sehingga peningkatan air dalam paru-paru terbilang normal dalam batas tertentu, tetapi orang yang rentan memiliki tingkat akumulasi yang lebih tinggi sehingga timbullah gejala-gejala SIPE. | Imersi menyebabkan meningkatnya tekanan hidrostatik eksternal sehingga mengakibatkan redistribusi darah dari periferi ke dada. Hal itu kemudian meningkatkan tekanan pengisian jantung dan volume sekuncup serta mengurangi kapasitas total paru. Terdapat pergerakan cairan dari kapiler alveolar ke dalam alveoli dan jaringan paru ekstravaskular. Pergerakan cairan itu meningkat seiring dengan berjalannya waktu dan merupakan hal yang normal pada orang sehat yang tengah berada di dalam air.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref><ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref><ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref><ref>M. H. Liner. ''Pulmonary edema after competitive breath-hold diving''. ''Journal of Applied Physiology''. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> Hal tersebut normalnya dinetralkan oleh pelepasan BNP yang menyebabkan ekskresi natrium dan air melalui ginjal. Natriuresis ini berjalan lambat sehingga peningkatan air dalam paru-paru terbilang normal dalam batas tertentu, tetapi orang yang rentan memiliki tingkat akumulasi yang lebih tinggi sehingga timbullah gejala-gejala SIPE.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
Alveoli terisi cairan edema sehingga menyebabkan dispnea, batuk, dan dahak berbusa atau bercampur darah. Pertukaran gas pun terpengaruh dan ketika hipoksia meningkat, penderita dapat kehilangan kesadaran. Pengoksigenan pada penyelam dapat dipengaruhi oleh campuran gas pernapasan dan pengurangan tekanan parsial akibat proses naik ke permukaan. Dalam kasus yang parah, hipoksia dapat menyebabkan henti jantung dan kematian. Penelitian kemudian dilakukan terhadap berbagai faktor yang menyebabkan SIPE. | Alveoli terisi cairan edema sehingga menyebabkan dispnea, batuk, dan dahak berbusa atau bercampur darah. Pertukaran gas pun terpengaruh dan ketika hipoksia meningkat, penderita dapat kehilangan kesadaran. Pengoksigenan pada penyelam dapat dipengaruhi oleh campuran gas pernapasan dan pengurangan tekanan parsial akibat proses naik ke permukaan. Dalam kasus yang parah, hipoksia dapat menyebabkan henti jantung dan kematian. Penelitian kemudian dilakukan terhadap berbagai faktor yang menyebabkan SIPE.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
Faktor-faktor yang mungkin memperparah kondisi meliputi: | Faktor-faktor yang mungkin memperparah kondisi meliputi: | ||
* Air dingin dapat menyebabkan [[vasokonstriksi]] perifer dan perubahan-perubahan neurohumoral lainnya yang berkontribusi pada pergeseran sentral volume darah. | * Air dingin dapat menyebabkan [[vasokonstriksi]] perifer dan perubahan-perubahan neurohumoral lainnya yang berkontribusi pada pergeseran sentral volume darah.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref><ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref><ref>M. H. Liner. ''Pulmonary edema after competitive breath-hold diving''. ''Journal of Applied Physiology''. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
* Pakaian selam dapat memberikan kompresi ekstrinsik tambahan pada ekstremitas. | * Pakaian selam dapat memberikan kompresi ekstrinsik tambahan pada ekstremitas.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> | ||
* Peningkatan tekanan di suatu area dalam sirkulasi pulmoner [[Hipertensi paru|(hipertensi arteri pulmoner]], disfungsi diastolik jantung kiri) menyebabkan peningkatan gradien tekanan di seluruh kapiler pulmoner. | * Peningkatan tekanan di suatu area dalam sirkulasi pulmoner [[Hipertensi paru|(hipertensi arteri pulmoner]], disfungsi diastolik jantung kiri) menyebabkan peningkatan gradien tekanan di seluruh kapiler pulmoner.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
* Tekanan kapiler yang dihasilkan dari cedera oksidatif atau fisik menyebabkan kapiler bocor. | * Tekanan kapiler yang dihasilkan dari cedera oksidatif atau fisik menyebabkan kapiler bocor.<ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref> | ||
SIPE dipercaya timbul dari beberapa kombinasi faktor-faktor tersebut. Hal ini mengganggu kemampuan tubuh untuk mengompensasi sehingga menyebabkan banjir alveolar. | SIPE dipercaya timbul dari beberapa kombinasi faktor-faktor tersebut. Hal ini mengganggu kemampuan tubuh untuk mengompensasi sehingga menyebabkan banjir alveolar.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
==Diagnosis== | ==Diagnosis== | ||
Serangan akut masalah pernapasan akibat akumulasi cairan dalam ruang ekstravaskular paru disebabkan oleh imersi—biasanya dalam air dingin—yang sering kali disertai pengerahan tenaga fisik yang intens. Gejala-gejalanya dilaporkan berkembang selama aktivitas fisik dan biasanya mencakup dispnea/sesak napas dan batuk—sering kali hemoptisis—serta terkadang sesak dada, nyeri dada, atau kebingungan. Auskultasi menunjukkan ''crackles'' atau mengi. Sementara itu, saturasi oksigen biasanya menunjukkan hipoksemia. Dalam kebanyakan kasus, pemeriksaan radiologi menunjukkan tanda-tanda edema paru, tetapi dalam sebagian kecil kasus yang signifikan, sinar-X dada awal menunjukkan hasil yang normal. | Serangan akut masalah pernapasan akibat akumulasi cairan dalam ruang ekstravaskular paru disebabkan oleh imersi—biasanya dalam air dingin—yang sering kali disertai pengerahan tenaga fisik yang intens. Gejala-gejalanya dilaporkan berkembang selama aktivitas fisik dan biasanya mencakup dispnea/sesak napas dan batuk—sering kali hemoptisis—serta terkadang sesak dada, nyeri dada, atau kebingungan. Auskultasi menunjukkan ''crackles'' atau mengi. Sementara itu, saturasi oksigen biasanya menunjukkan hipoksemia. Dalam kebanyakan kasus, pemeriksaan radiologi menunjukkan tanda-tanda edema paru, tetapi dalam sebagian kecil kasus yang signifikan, sinar-X dada awal menunjukkan hasil yang normal.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
Resolusi cepat tanda-tanda dan gejala-gejala awal dalam waktu 48 jam merupakan hal yang biasa. Gejala-gejalanya biasanya membaik dengan sendirinya setelah lingkungan fisiologik sudah dinormalkan dengan dikeluarkannya penderita dari dalam air dan kemudian dipindahkan ke lingkungan yang hangat serta diberi penanganan suportif. | Resolusi cepat tanda-tanda dan gejala-gejala awal dalam waktu 48 jam merupakan hal yang biasa. Gejala-gejalanya biasanya membaik dengan sendirinya setelah lingkungan fisiologik sudah dinormalkan dengan dikeluarkannya penderita dari dalam air dan kemudian dipindahkan ke lingkungan yang hangat serta diberi penanganan suportif.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
== Pencegahan == | == Pencegahan == | ||
* Manajemen hipertensi mungkin penting bagi para atlet yang menderita hipertensi. [[Inhibitor ACE]] (khusunya [[antagonis reseptor angiotensin II]]) mungkin merupakan obat antihipertensi yang efektif dalam kasus ini, mengingat efeknya terhadap relaksasi diastolik, tetapi dasar rasionalnya bersifat teoretis dan bukti manfaatnya dalam mencegah SIPE bersifat anekdotal.<ref>W Little. ''Hypertensive pulmonary oedema is due to diastolic dysfunction''. ''European Heart Journal''. 2001. Vol. 22 (21). hlm. 1961–4. doi:10.1053/euhj.2001.2665.</ref><ref>Ibrahim Almuntaser. ''Blood Pressure Control Determines Improvement in Diastolic Dysfunction in Early Hypertension''. ''American Journal of Hypertension''. 2009. Vol. 22 (11). hlm. 1227–31. doi:10.1038/ajh.2009.173.</ref> | |||
* Manajemen hipertensi mungkin penting bagi para atlet yang menderita hipertensi. [[Inhibitor ACE]] (khusunya [[antagonis reseptor angiotensin II]]) mungkin merupakan obat antihipertensi yang efektif dalam kasus ini, mengingat efeknya terhadap relaksasi diastolik, tetapi dasar rasionalnya bersifat teoretis dan bukti manfaatnya dalam mencegah SIPE bersifat anekdotal. | * Dianjurkan untuk menghindari hidrasi berlebihan sebelum berenang.<ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref><ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
* Dianjurkan untuk menghindari hidrasi berlebihan sebelum berenang. | * [[Nifedipin]]<ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref> atau [[sildenafil]]<ref>Richard E. Moon. ''Swimming-Induced Pulmonary EdemaCLINICAL PERSPECTIVES''. ''Circulation''. 2016-03-08. Vol. 133 (10). hlm. 988–996. doi:10.1161/CIRCULATIONAHA.115.019464.</ref> secara teoretis dapat bermanfaat karena kemampuannya untuk memodifikasi tekanan arteri pulmoner, tetapi penggunaannya untuk SIPE masih bersifat investigasional (dalam tahap uji klinis) dan agen-agen ini belum disetujui untuk penggunaan ini. | ||
* [[Nifedipin]] atau [[sildenafil]] secara teoretis dapat bermanfaat karena kemampuannya untuk memodifikasi tekanan arteri pulmoner, tetapi penggunaannya untuk SIPE masih bersifat investigasional (dalam tahap uji klinis) dan agen-agen ini belum disetujui untuk penggunaan ini. | |||
== Penatalaksanaan == | == Penatalaksanaan == | ||
Berdasarkan laporan yang ada, penatalaksanaan SIPE umumnya konservatif. Meskipun demikian, sudah ada beberapa kasus kematian yang dilaporkan. | Berdasarkan laporan yang ada, penatalaksanaan SIPE umumnya konservatif. Meskipun demikian, sudah ada beberapa kasus kematian yang dilaporkan.<ref>A Henckes. ''L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas''. ''Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation''. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.</ref><ref>Manish Kumar. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00913847.2018.1546104 A literature review of immersion pulmonary edema]. ''The Physician and Sportsmedicine''. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.</ref> | ||
* Keluarkan dari dalam air dengan segera untuk membalikkan efek hidrostatik imersi dan mengurangi tekanan pengisian negatif. Kemudian, dudukkan dengan tegak jika penderita dalam keadaan sadar. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk meminimalkan pengerahan tenaga sembari membantu kembalinya cairan ke extremitas bawah. | * Keluarkan dari dalam air<ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> dengan segera untuk membalikkan efek hidrostatik imersi dan mengurangi tekanan pengisian negatif. Kemudian, dudukkan dengan tegak jika penderita dalam keadaan sadar. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk meminimalkan pengerahan tenaga sembari membantu kembalinya cairan ke extremitas bawah.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Observasi | * Observasi<ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
* Jaga suhu tubuh tetap hangat untuk mengurangi vasokonstriksi perifer. | * Jaga suhu tubuh tetap hangat untuk mengurangi vasokonstriksi perifer.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Beri oksigen dengan persentase tinggi. | * Beri oksigen dengan persentase tinggi.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* [[Diuretik]], vasodilator, dan jika diperlukan, ventilasi mekanis | * [[Diuretik]],<ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref> vasodilator, dan jika diperlukan, ventilasi mekanis<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
* Episode SIPE umumnya dapat sembuh dengan sendirinya apabila tidak ada masalah medis lainnya | * Episode SIPE umumnya dapat sembuh dengan sendirinya apabila tidak ada masalah medis lainnya<ref>Michael S Koehle. ''Pulmonary Oedema of Immersion''. ''Sports Medicine''. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.</ref><ref>JA Yoder. [http://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1046.html Management of swimming-induced pulmonary edema]. ''American Family Physician''. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.</ref> | ||
==Prognosis== | ==Prognosis== | ||
Dalam mayoritas kasus, gejala-gejalanya membaik dengan cepat dalam waktu 48 jam. Terdapat risiko signifikan bahwa penderitanya akan kembali mengalami episode dalam kondisi serupa. Investigasi terhadap masalah jantung lainnya perlu dilakukan. Dalam beberapa kasus, kondisi medis yang mengarah pada SIPE dapat diperbaiki dan dalam beberapa kasus yang lain, para penyelam yang pernah menderita SIPE melanjutkan aktivitas selam mereka kendati nasihat medis yang menganjurkan sebaliknya. | Dalam mayoritas kasus, gejala-gejalanya membaik dengan cepat dalam waktu 48 jam.<ref>Hannes Grünig. ''Diagnosis of Swimming Induced Pulmonary Edema—A Review''. ''Frontiers in Physiology''. 31 Agustus 2017. Vol. 8. hlm. 652. doi:10.3389/fphys.2017.00652.</ref> Terdapat risiko signifikan bahwa penderitanya akan kembali mengalami episode dalam kondisi serupa. Investigasi terhadap masalah jantung lainnya perlu dilakukan.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> Dalam beberapa kasus, kondisi medis yang mengarah pada SIPE dapat diperbaiki dan dalam beberapa kasus yang lain, para penyelam yang pernah menderita SIPE melanjutkan aktivitas selam mereka kendati nasihat medis yang menganjurkan sebaliknya.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
== Epidemiologi == | == Epidemiologi == | ||
Berdasarkan laporan-laporan dalam sejumlah literatur, SIPE diperkirakan terjadi pada 1—2% perenang perairan terbuka kompetitif: 1,4% atlet triatlon, 1,8% perenang tempur, serta 1,1% penyelam dan perenang. Kasus yang fatal dapat secara keliru dianggap sebagai tenggelam karena baik dalam SIPE maupun tenggelam, paru-paru menjadi berat dan terisi cairan sehingga autopsi dapat menunjukkan hasil yang mirip. Oleh karena itu, sebagian besar informasi tentang kondisi ini berasal dari para penyintas dan informasi tentang insiden sebenarnya bersifat tidak pasti dan mungkin tidak semuanya dilaporkan. | Berdasarkan laporan-laporan dalam sejumlah literatur, SIPE diperkirakan terjadi pada 1—2% perenang perairan terbuka kompetitif: 1,4% atlet triatlon,<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> 1,8% perenang tempur, serta 1,1% penyelam dan perenang.<ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref> Kasus yang fatal dapat secara keliru dianggap sebagai tenggelam karena baik dalam SIPE maupun tenggelam, paru-paru menjadi berat dan terisi cairan sehingga autopsi dapat menunjukkan hasil yang mirip. Oleh karena itu, sebagian besar informasi tentang kondisi ini berasal dari para penyintas dan informasi tentang insiden sebenarnya bersifat tidak pasti dan mungkin tidak semuanya dilaporkan.<ref>[https://www.ukdmc.org/medical-conditions/immersion-pulmonary-oedema/ Immersion Pulmonary Oedema]. ''www.ukdmc.org''. UK Diving Medical Committee.</ref> | ||
== Penelitian == | == Penelitian == | ||
Sebagian besar literatur medis tentang topik ini berasal dari rangkaian kasus pada populasi militer dan penyelam serta sebuah studi epidemiologi pada atlet triatlon. Sebuah studi eksperimental baru-baru ini menunjukkan peningkatan tekanan arteri pulmoner selama imersi air dingin, tetapi ini dilakukan pada subjek-subjek normal daripada orang-orang dengan riwayat SIPE. Sebuah studi pada beberapa individu yang rentan SIPE selama menyelam dalam air dingin menunjukkan bahwa tekanan arteri pulmoner dan baji arteri pulmoner mereka lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak rentan. Kedua tekanan tersebut dapat diturunkan dengan mengonsumsi [[Sildenafil]]. Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa SIPE juga mungkin menjadi penyebab kematian selama triatlon. | Sebagian besar literatur medis tentang topik ini berasal dari rangkaian kasus pada populasi militer dan penyelam<ref>M Pons. [http://erj.ersjournals.com/content/8/5/762.long Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming]. ''The European Respiratory Journal''. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.</ref> serta sebuah studi epidemiologi pada atlet triatlon.<ref>Charles C. Miller III. ''Swimming-induced pulmonary edema in triathletes''. ''The American Journal of Emergency Medicine''. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.</ref> Sebuah studi eksperimental baru-baru ini menunjukkan peningkatan tekanan arteri pulmoner selama imersi air dingin, tetapi ini dilakukan pada subjek-subjek normal daripada orang-orang dengan riwayat SIPE.<ref>T. E. Wester. ''Effects of head and body cooling on hemodynamics during immersed prone exercise at 1 ATA''. ''Journal of Applied Physiology''. 2008. Vol. 106 (2). hlm. 691–700. doi:10.1152/japplphysiol.91237.2008.</ref> Sebuah studi pada beberapa individu yang rentan SIPE selama menyelam dalam air dingin menunjukkan bahwa tekanan arteri pulmoner dan baji arteri pulmoner mereka lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak rentan. Kedua tekanan tersebut dapat diturunkan dengan mengonsumsi [[Sildenafil]].<ref>Richard E. Moon. ''Swimming-Induced Pulmonary EdemaCLINICAL PERSPECTIVES''. ''Circulation''. 2016-03-08. Vol. 133 (10). hlm. 988–996. doi:10.1161/CIRCULATIONAHA.115.019464.</ref> Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa SIPE juga mungkin menjadi penyebab kematian selama triatlon.<ref>Richard E. Moon. ''Deaths in triathletes: immersion pulmonary oedema as a possible cause''. ''BMJ Open Sport & Exercise Medicine''. 2016-08-01. Vol. 2 (1). hlm. e000146. doi:10.1136/bmjsem-2016-000146.</ref> | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [https://web.archive.org/web/20140813215219/http://rad.usuhs.edu/medpix/cow_image.html?mode=case_viewer&imid=50003&pt_id=13122 Radiology Kerley's B and C lines] - Swimming Induced Pulmonary Edema - MedPix Medical Image Database | * [https://web.archive.org/web/20140813215219/http://rad.usuhs.edu/medpix/cow_image.html?mode=case_viewer&imid=50003&pt_id=13122 Radiology Kerley's B and C lines] - Swimming Induced Pulmonary Edema - MedPix Medical Image Database | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Edema+paru+akibat+berenang&oldid=28808906 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28808906 (2026-01-13T12:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Edema+paru+akibat+berenang&oldid=28808906 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28808906 (2026-01-13T12:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.02
Edema paru akibat berenang ( [SIPE]), juga dikenal sebagai edema paru imersi, adalah sebuah kondisi mengancam nyawa yang terjadi ketika pembuluh kecil paru (kapiler pulmoner) bocor secara abnormal sehingga plasma darah masuk ke dalam kantong udara (alveoli).[1][2]
SIPE biasanya terjadi selama pengerahan tenaga dalam kondisi imersi air, seperti berenang dan menyelam. Seiring meningkatnya popularitas triatlon/trilomba dan ajang renang di perairan terbuka baru-baru ini, insiden SIPE pun turut mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan-laporan yang ada, kasus SIPE telah ditemukan pada sejumlah penyelam skuba,[3][4] atlet selam bebas,[5] perenang tempur, dan atlet triatlon.[6][7] Pada tahun 2010, penyebabnya belum dipahami sepenuhnya.[8][9][10] Terdapat bukti bahwa SIPE mungkin merupakan penyebab utama kematian di antara penyelam skuba rekreasi.[11]
Tanda dan gejala
Seperti jenis edema paru lainnya, ciri khas SIPE adalah batuk yang dapat disertai dahak berbusa atau bercampur darah. Gejalanya meliputi:
- Sesak napas, napas tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.[12][13] Napas cepat, berat, atau tidak teratur ataupun batuk tidak terkendali.[14]
- Crackles (bunyi berderak), bunyi gemeretak atau rasa "tidak nyaman" jauh di dalam dada yang diasosiasikan dengan usaha bernapas—biasanya makin memburuk seiring bertambah parahnya sesak napas dan dapat menyebabkan serangan panik[15][16]
- Batuk, biasanya kronis dan produktif dengan dahak sedikit berwarna merah muda, berbusa, atau bercampur darah (hemoptisis) atau tidak produktif[17][18][19][20][21][22][23]
- Mengenakan pakaian selam mungkin terasa seakan-akan menghambat kemampuan bernapas.[24]
- Penyelam merasa bahwa peralatan pernapasannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya lantaran beratnya pernapasan. Meskipun demikian, tes yang dilakukan setelahnya mengindikasikan bahwa peralatan tersebut berfungsi dengan baik. Bahwa penyelam mengaktifkan katup permintaannya, menggunakan pasokan udara partner selamnya, atau berulang kali membuang air dari penapas ulangnya (rebreather) mengindikasikan awal serangan SIPE, terutama jika masih ada tekanan pasokan gas yang cukup. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengisyaratkan bahwa ia kehabisan gas pernapasan atau menolak pasokan gas alternatif yang berfungsi.[25]
- Penyelam mungkin kesulitan bernapas di permukaan.[26]
- Kebingungan atau perilakunya tampak tidak rasional.[27]
Faktor risiko
Faktor-faktor risiko di bawah ini telah dideskripsikan pada sejumlah penyelam skuba, perenang jarak jauh, dan penyelam bebas.[28][29]
- Penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.[30][31][32] Hipertensi berkorelasi dengan peningkatan vasokonstriksi perifer yang lebih tinggi pada pajanan dingin. Hal itu ditambah dengan disfungsi diastolik akibat hipertrofi dinding ventrikel kiri sehingga menyebabkan risiko tinggi.[33]
- Imersi air dingin.[34] Imersi air dingin meningkatkan vasokonstriksi perifer sehingga meningkatkan pascabeban pada ventrikel kiri. Hal ini mungkin juga meningkatkan prabeban lebih jauh.[35]
- Panjang lintasan jarak jauh dalam kasus triatlon (Half Ironman atau yang lebih jauh)[36]
- Tekanan dan pengerahan tenaga selama imersi.[37][38] Tekanan dan pengerahan tenaga meningkatkan kerja jantung, menyebabkan pelepasan katekolamin, dan meningkatkan tekanan pengisian jantung.[39]
- Jenis kelamin perempuan[40]
- Agen-agen antitrombosit, seperti aspirin atau minyak ikan[41]
- Hidrasi berlebihan sebelum imersi[42]
- Inspirasi tekanan negatif saat menyelam.[43] Penggunaan snorkel dan jenis peralatan skuba tertentu dapat menyebabkan perbedaan tekanan negatif antara sumber udara dan sentroid paru. Hal ini akan mengakibatkan kebocoran cairan yang lebih besar ke dalam alveoli.[44]
Mekanisme
Imersi menyebabkan meningkatnya tekanan hidrostatik eksternal sehingga mengakibatkan redistribusi darah dari periferi ke dada. Hal itu kemudian meningkatkan tekanan pengisian jantung dan volume sekuncup serta mengurangi kapasitas total paru. Terdapat pergerakan cairan dari kapiler alveolar ke dalam alveoli dan jaringan paru ekstravaskular. Pergerakan cairan itu meningkat seiring dengan berjalannya waktu dan merupakan hal yang normal pada orang sehat yang tengah berada di dalam air.[45][46][47][48][49][50][51] Hal tersebut normalnya dinetralkan oleh pelepasan BNP yang menyebabkan ekskresi natrium dan air melalui ginjal. Natriuresis ini berjalan lambat sehingga peningkatan air dalam paru-paru terbilang normal dalam batas tertentu, tetapi orang yang rentan memiliki tingkat akumulasi yang lebih tinggi sehingga timbullah gejala-gejala SIPE.[52]
Alveoli terisi cairan edema sehingga menyebabkan dispnea, batuk, dan dahak berbusa atau bercampur darah. Pertukaran gas pun terpengaruh dan ketika hipoksia meningkat, penderita dapat kehilangan kesadaran. Pengoksigenan pada penyelam dapat dipengaruhi oleh campuran gas pernapasan dan pengurangan tekanan parsial akibat proses naik ke permukaan. Dalam kasus yang parah, hipoksia dapat menyebabkan henti jantung dan kematian. Penelitian kemudian dilakukan terhadap berbagai faktor yang menyebabkan SIPE.[53]
Faktor-faktor yang mungkin memperparah kondisi meliputi:
- Air dingin dapat menyebabkan vasokonstriksi perifer dan perubahan-perubahan neurohumoral lainnya yang berkontribusi pada pergeseran sentral volume darah.[54][55][56][57][58][59]
- Pakaian selam dapat memberikan kompresi ekstrinsik tambahan pada ekstremitas.[60]
- Peningkatan tekanan di suatu area dalam sirkulasi pulmoner (hipertensi arteri pulmoner, disfungsi diastolik jantung kiri) menyebabkan peningkatan gradien tekanan di seluruh kapiler pulmoner.[61][62][63]
- Tekanan kapiler yang dihasilkan dari cedera oksidatif atau fisik menyebabkan kapiler bocor.[64]
SIPE dipercaya timbul dari beberapa kombinasi faktor-faktor tersebut. Hal ini mengganggu kemampuan tubuh untuk mengompensasi sehingga menyebabkan banjir alveolar.[65][66][67]
Diagnosis
Serangan akut masalah pernapasan akibat akumulasi cairan dalam ruang ekstravaskular paru disebabkan oleh imersi—biasanya dalam air dingin—yang sering kali disertai pengerahan tenaga fisik yang intens. Gejala-gejalanya dilaporkan berkembang selama aktivitas fisik dan biasanya mencakup dispnea/sesak napas dan batuk—sering kali hemoptisis—serta terkadang sesak dada, nyeri dada, atau kebingungan. Auskultasi menunjukkan crackles atau mengi. Sementara itu, saturasi oksigen biasanya menunjukkan hipoksemia. Dalam kebanyakan kasus, pemeriksaan radiologi menunjukkan tanda-tanda edema paru, tetapi dalam sebagian kecil kasus yang signifikan, sinar-X dada awal menunjukkan hasil yang normal.[68]
Resolusi cepat tanda-tanda dan gejala-gejala awal dalam waktu 48 jam merupakan hal yang biasa. Gejala-gejalanya biasanya membaik dengan sendirinya setelah lingkungan fisiologik sudah dinormalkan dengan dikeluarkannya penderita dari dalam air dan kemudian dipindahkan ke lingkungan yang hangat serta diberi penanganan suportif.[69]
Pencegahan
- Manajemen hipertensi mungkin penting bagi para atlet yang menderita hipertensi. Inhibitor ACE (khusunya antagonis reseptor angiotensin II) mungkin merupakan obat antihipertensi yang efektif dalam kasus ini, mengingat efeknya terhadap relaksasi diastolik, tetapi dasar rasionalnya bersifat teoretis dan bukti manfaatnya dalam mencegah SIPE bersifat anekdotal.[70][71]
- Dianjurkan untuk menghindari hidrasi berlebihan sebelum berenang.[72][73][74]
- Nifedipin[75] atau sildenafil[76] secara teoretis dapat bermanfaat karena kemampuannya untuk memodifikasi tekanan arteri pulmoner, tetapi penggunaannya untuk SIPE masih bersifat investigasional (dalam tahap uji klinis) dan agen-agen ini belum disetujui untuk penggunaan ini.
Penatalaksanaan
Berdasarkan laporan yang ada, penatalaksanaan SIPE umumnya konservatif. Meskipun demikian, sudah ada beberapa kasus kematian yang dilaporkan.[77][78]
- Keluarkan dari dalam air[79] dengan segera untuk membalikkan efek hidrostatik imersi dan mengurangi tekanan pengisian negatif. Kemudian, dudukkan dengan tegak jika penderita dalam keadaan sadar. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk meminimalkan pengerahan tenaga sembari membantu kembalinya cairan ke extremitas bawah.[80]
- Observasi[81]
- Jaga suhu tubuh tetap hangat untuk mengurangi vasokonstriksi perifer.[82]
- Beri oksigen dengan persentase tinggi.[83]
- Diuretik,[84] vasodilator, dan jika diperlukan, ventilasi mekanis[85]
- Episode SIPE umumnya dapat sembuh dengan sendirinya apabila tidak ada masalah medis lainnya[86][87]
Prognosis
Dalam mayoritas kasus, gejala-gejalanya membaik dengan cepat dalam waktu 48 jam.[88] Terdapat risiko signifikan bahwa penderitanya akan kembali mengalami episode dalam kondisi serupa. Investigasi terhadap masalah jantung lainnya perlu dilakukan.[89] Dalam beberapa kasus, kondisi medis yang mengarah pada SIPE dapat diperbaiki dan dalam beberapa kasus yang lain, para penyelam yang pernah menderita SIPE melanjutkan aktivitas selam mereka kendati nasihat medis yang menganjurkan sebaliknya.[90]
Epidemiologi
Berdasarkan laporan-laporan dalam sejumlah literatur, SIPE diperkirakan terjadi pada 1—2% perenang perairan terbuka kompetitif: 1,4% atlet triatlon,[91] 1,8% perenang tempur, serta 1,1% penyelam dan perenang.[92] Kasus yang fatal dapat secara keliru dianggap sebagai tenggelam karena baik dalam SIPE maupun tenggelam, paru-paru menjadi berat dan terisi cairan sehingga autopsi dapat menunjukkan hasil yang mirip. Oleh karena itu, sebagian besar informasi tentang kondisi ini berasal dari para penyintas dan informasi tentang insiden sebenarnya bersifat tidak pasti dan mungkin tidak semuanya dilaporkan.[93]
Penelitian
Sebagian besar literatur medis tentang topik ini berasal dari rangkaian kasus pada populasi militer dan penyelam[94] serta sebuah studi epidemiologi pada atlet triatlon.[95] Sebuah studi eksperimental baru-baru ini menunjukkan peningkatan tekanan arteri pulmoner selama imersi air dingin, tetapi ini dilakukan pada subjek-subjek normal daripada orang-orang dengan riwayat SIPE.[96] Sebuah studi pada beberapa individu yang rentan SIPE selama menyelam dalam air dingin menunjukkan bahwa tekanan arteri pulmoner dan baji arteri pulmoner mereka lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak rentan. Kedua tekanan tersebut dapat diturunkan dengan mengonsumsi Sildenafil.[97] Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa SIPE juga mungkin menjadi penyebab kematian selama triatlon.[98]
Pranala luar
- Radiology Kerley's B and C lines - Swimming Induced Pulmonary Edema - MedPix Medical Image Database
Referensi
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ M. H. Liner. Pulmonary edema after competitive breath-hold diving. Journal of Applied Physiology. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ BSAC Annual Diving Incident Report 2020. www.bsac.com. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ M. H. Liner. Pulmonary edema after competitive breath-hold diving. Journal of Applied Physiology. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ BSAC Annual Diving Incident Report 2020. www.bsac.com. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.
- ↑ BSAC Annual Diving Incident Report 2020. www.bsac.com. British Sub-Aqua Club. Oktober 2021.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ MS Koehle. Pulmonary oedema of immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Neal W. Pollock. Factors in Decompression Stress. Rebreathers and Scientific Diving. Proceedings of NPS/NOAA/DAN/AAUS June 16–19, 2015 Workshop. 2016. hlm. 145–162.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ M. H. Liner. Pulmonary edema after competitive breath-hold diving. Journal of Applied Physiology. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ M. H. Liner. Pulmonary edema after competitive breath-hold diving. Journal of Applied Physiology. 2008. Vol. 104 (4). hlm. 986–90. doi:10.1152/japplphysiol.00641.2007.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ W Little. Hypertensive pulmonary oedema is due to diastolic dysfunction. European Heart Journal. 2001. Vol. 22 (21). hlm. 1961–4. doi:10.1053/euhj.2001.2665.
- ↑ Ibrahim Almuntaser. Blood Pressure Control Determines Improvement in Diastolic Dysfunction in Early Hypertension. American Journal of Hypertension. 2009. Vol. 22 (11). hlm. 1227–31. doi:10.1038/ajh.2009.173.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ Richard E. Moon. Swimming-Induced Pulmonary EdemaCLINICAL PERSPECTIVES. Circulation. 2016-03-08. Vol. 133 (10). hlm. 988–996. doi:10.1161/CIRCULATIONAHA.115.019464.
- ↑ A Henckes. L'œdème pulmonaire en plongée sous-marine autonome : fréquence et gravité à propos d'une série de 19 cas. Annales Françaises d'Anesthésie et de Réanimation. 2008. Vol. 27 (9). hlm. 694–9. doi:10.1016/j.annfar.2008.05.011.
- ↑ Manish Kumar. A literature review of immersion pulmonary edema. The Physician and Sportsmedicine. 2019-04-03. Vol. 47 (2). hlm. 148–151. doi:10.1080/00913847.2018.1546104.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Michael S Koehle. Pulmonary Oedema of Immersion. Sports Medicine. 2005. Vol. 35 (3). hlm. 183–90. doi:10.2165/00007256-200535030-00001.
- ↑ JA Yoder. Management of swimming-induced pulmonary edema. American Family Physician. 2004. Vol. 69 (5). hlm. 1046, 1048–9.
- ↑ Hannes Grünig. Diagnosis of Swimming Induced Pulmonary Edema—A Review. Frontiers in Physiology. 31 Agustus 2017. Vol. 8. hlm. 652. doi:10.3389/fphys.2017.00652.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ Immersion Pulmonary Oedema. www.ukdmc.org. UK Diving Medical Committee.
- ↑ M Pons. Pulmonary oedema in healthy persons during scuba-diving and swimming. The European Respiratory Journal. 1995. Vol. 8 (5). hlm. 762–7. doi:10.1183/09031936.95.08050762.
- ↑ Charles C. Miller III. Swimming-induced pulmonary edema in triathletes. The American Journal of Emergency Medicine. 2010. Vol. 28 (8). hlm. 941–6. doi:10.1016/j.ajem.2009.08.004.
- ↑ T. E. Wester. Effects of head and body cooling on hemodynamics during immersed prone exercise at 1 ATA. Journal of Applied Physiology. 2008. Vol. 106 (2). hlm. 691–700. doi:10.1152/japplphysiol.91237.2008.
- ↑ Richard E. Moon. Swimming-Induced Pulmonary EdemaCLINICAL PERSPECTIVES. Circulation. 2016-03-08. Vol. 133 (10). hlm. 988–996. doi:10.1161/CIRCULATIONAHA.115.019464.
- ↑ Richard E. Moon. Deaths in triathletes: immersion pulmonary oedema as a possible cause. BMJ Open Sport & Exercise Medicine. 2016-08-01. Vol. 2 (1). hlm. e000146. doi:10.1136/bmjsem-2016-000146.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28808906 (2026-01-13T12:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.