Tanjang: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29080274; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Mangrove_plant_(Bruguiera_cylindrica_Blume);_branch_with_flo_Wellcome_V0042663.jpg|thumb|right|280px|Mangrove plant (Bruguiera cylindrica Blume); branch with flo Wellcome V0042663]] | |||
'''''Bruguiera cylindrica''''' adalah [[Hutan bakau|bakau]] dalam famili [[Rhizophoraceae]]. Tumbuh di rawa bakau di Asia tropis. Ia dikenal juga sebagai '''tanjang sukim''' , '''burus''', '''lindur''' ataupun '''bakau putih''' | '''''Bruguiera cylindrica''''' adalah [[Hutan bakau|bakau]] dalam famili [[Rhizophoraceae]]. Tumbuh di rawa bakau di Asia tropis. Ia dikenal juga sebagai '''tanjang sukim''' , '''burus''', '''lindur''' ataupun '''bakau putih''' | ||
| Baris 10: | Baris 12: | ||
Kayu Bruguiera cylindrica padat, berwarna kemerahan dan kuat serta digunakan dalam konstruksi. Ini digunakan untuk bagian lambung kapal dan, khususnya, untuk lunas kano di Kepulauan Maladewa. Ia dapat terbakar dengan baik seperti [[kayu bakar]] dan dapat diubah menjadi arang. Kulit kayu yang dihancurkan memiliki bau yang tidak biasa sehingga menjijikkan bagi ikan dan oleh karena itu kayu ini tidak digunakan untuk perangkap ikan. Meskipun demikian, ekstrak dibuat dari pneumatofor yang digunakan dalam pembuatan parfum. Bagian pohonnya dimakan; ujung akarnya dinikmati di [[Thailand]]; kulit kayunya memberikan bumbu dan pucuk mudanya direbus dan disajikan sebagai sayuran. Di Maladewa propagul direbus dan dimakan sebagai sayuran di pulau tempat ia tumbuh. | Kayu Bruguiera cylindrica padat, berwarna kemerahan dan kuat serta digunakan dalam konstruksi. Ini digunakan untuk bagian lambung kapal dan, khususnya, untuk lunas kano di Kepulauan Maladewa. Ia dapat terbakar dengan baik seperti [[kayu bakar]] dan dapat diubah menjadi arang. Kulit kayu yang dihancurkan memiliki bau yang tidak biasa sehingga menjijikkan bagi ikan dan oleh karena itu kayu ini tidak digunakan untuk perangkap ikan. Meskipun demikian, ekstrak dibuat dari pneumatofor yang digunakan dalam pembuatan parfum. Bagian pohonnya dimakan; ujung akarnya dinikmati di [[Thailand]]; kulit kayunya memberikan bumbu dan pucuk mudanya direbus dan disajikan sebagai sayuran. Di Maladewa propagul direbus dan dimakan sebagai sayuran di pulau tempat ia tumbuh. | ||
== | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tanjang&oldid=29080274 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29080274 (2026-03-28T15:10:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.10

Bruguiera cylindrica adalah bakau dalam famili Rhizophoraceae. Tumbuh di rawa bakau di Asia tropis. Ia dikenal juga sebagai tanjang sukim , burus, lindur ataupun bakau putih
Keterangan
Bruguiera cylindrica adalah pohon kecil yang tumbuh hingga 20 meter (66 ft) tinggi tetapi sering tumbuh sebagai semak. Kulit kayunya halus dan berwarna abu-abu, dengan bercak-bercak gabus yang mengandung lentisel yang digunakan dalam pertukaran gas dan batangnya ditopang oleh akar. Akar udara atau pneumatofor menonjol dari tanah dalam bentuk lingkaran berbentuk lutut dan memiliki banyak lentisel yang memungkinkan udara masuk ke dalam akar yang saling berhubungan sambil mengecualikan air. Akarnya menyebar luas untuk memberikan stabilitas pada tanah yang tergenang air. Daunnya berwarna hijau mengkilap berseberangan, sederhana dan berbentuk elips dengan ujung runcing. Bunganya berada dalam tandan kecil sebanyak 2–5 buah di ketiak daun. Mereka memiliki 8 sepal hijau panjang dan 8 kelopak kecil berwarna putih kehijauan dengan beberapa bulu kecil di ujungnya. Bunganya diserbuki oleh serangga dan melepaskan awan serbuk sari ketika bagian pangkalnya diperiksa melalui mulut serangga. Benih tidak terlepas dari tangkai bunganya tetapi berkecambah di tempatnya dan dikenal sebagai benih sebar. Tumbuh menjadi silinder agak melengkung hingga 15 sentimeter (5,9 in) panjang, dengan kelopak yang terbalik masih menempel, dan tampak seperti mentimun ramping yang menjuntai. Benih sebarnya kemudian turun dan mula-mula melayang secara horizontal. Akar (bagian bawah) menyerap air dan menjadi lebih berat dan setelah beberapa minggu benih sebar mengapung secara vertikal dan siap berakar ke dalam substrat.
Ekologi
Rawa bakau merupakan habitat dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Terdapat sejumlah besar invertebrata laut yang berasosiasi dengan mangold termasuk bunga karang, ascidian, moluska, udang dan kepiting serta sejumlah ikan dan burung. Banyak serangga darat yang mengunjungi hutan bakau termasuk herbivora, parasit dan predator. Selain serangga generalis, setiap spesies bakau juga mempunyai serangga pemakan daun dan penggerek kayu. Sejumlah besar spesies jamur laut ditemukan tumbuh di rawa bakau dimana Bruguiera cylindrica merupakan salah satu dari sejumlah spesies yang dikolonisasi.
Kegunaan
Kayu Bruguiera cylindrica padat, berwarna kemerahan dan kuat serta digunakan dalam konstruksi. Ini digunakan untuk bagian lambung kapal dan, khususnya, untuk lunas kano di Kepulauan Maladewa. Ia dapat terbakar dengan baik seperti kayu bakar dan dapat diubah menjadi arang. Kulit kayu yang dihancurkan memiliki bau yang tidak biasa sehingga menjijikkan bagi ikan dan oleh karena itu kayu ini tidak digunakan untuk perangkap ikan. Meskipun demikian, ekstrak dibuat dari pneumatofor yang digunakan dalam pembuatan parfum. Bagian pohonnya dimakan; ujung akarnya dinikmati di Thailand; kulit kayunya memberikan bumbu dan pucuk mudanya direbus dan disajikan sebagai sayuran. Di Maladewa propagul direbus dan dimakan sebagai sayuran di pulau tempat ia tumbuh.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29080274 (2026-03-28T15:10:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.