Bumi yang bulat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27196156; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Konsep '''[[Bumi]] yang bulat''' kembali ke abad ke-6 SM pada [[filsafat Yunani]] kuno dan [[filsafat India]]. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh [[Pythagoras]]. Di [[India]], konsep Bumi bulat diakui dalam ''[[Shatapatha Brahmana]]'' dan ''[[Aitareya Brahmana]]''. | [[File:John_Gower_world_Vox_Clamantis_detail.jpg|thumb|right|280px|John Gower world Vox Clamantis detail]] | ||
Konsep '''[[Bumi]] yang bulat''' kembali ke abad ke-6 SM pada [[filsafat Yunani]] kuno dan [[filsafat India]]. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh [[Pythagoras]].<ref>D.R. Dicks. [https://archive.org/details/earlygreekastron0000dick Early Greek Astronomy to Aristotle]. 1970. hlm. [https://archive.org/details/earlygreekastron0000dick/page/72 72]-198. ISBN 9780801405617.</ref> Di [[India]], konsep Bumi bulat diakui dalam ''[[Shatapatha Brahmana]]'' dan ''[[Aitareya Brahmana]]''. | |||
Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai [[Bumi datar]]. | Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai [[Bumi datar]]. | ||
| Baris 9: | Baris 11: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bumi+yang+bulat&oldid=27196156 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27196156 (2025-04-27T01:19:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.11

Konsep Bumi yang bulat kembali ke abad ke-6 SM pada filsafat Yunani kuno dan filsafat India. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh Pythagoras.[1] Di India, konsep Bumi bulat diakui dalam Shatapatha Brahmana dan Aitareya Brahmana.
Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai Bumi datar.
Bacaan lanjutan
Referensi
- ↑ D.R. Dicks. Early Greek Astronomy to Aristotle. 1970. hlm. 72-198. ISBN 9780801405617.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27196156 (2025-04-27T01:19:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.