Lompat ke isi

Serat (tekstil): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29621432; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Tiras''' adalah nama umum untuk akumulasi [[serat]] [[tekstil]], [[rambut]], dan bahan lainnya yang terlihat, biasanya ditemukan pada dan di sekitar [[pakaian]]. Bahan tertentu yang digunakan dalam pembuatan pakaian, seperti [[Kapas|katun]], [[linen]], dan [[wol]], mengandung banyak serat sangat pendek yang diikat menjadi satu. Selama pemakaian normal, serat-serat ini dapat terlepas atau terdorong keluar dari tenunan yang menjadi bagiannya. Inilah alasan mengapa barang-barang yang sering digunakan seperti [[Baju|kemeja]] dan [[handuk]] menjadi tipis seiring berjalannya waktu dan mengapa partikel-partikel tersebut menumpuk di layar tiras [[pengering pakaian]].
[[File:Dryer_Lint_Close.jpg|thumb|right|280px|Tampilan jarak dekat dari Tiras pengering]]
 
'''Tiras''' adalah nama umum untuk akumulasi [[serat]] [[tekstil]], [[rambut]], dan bahan lainnya yang terlihat, biasanya ditemukan pada dan di sekitar [[pakaian]]. Bahan tertentu yang digunakan dalam pembuatan pakaian, seperti [[Kapas|katun]], [[linen]], dan [[wol]], mengandung banyak serat sangat pendek yang diikat menjadi satu. <ref>R. W. Welker. ''Contamination and ESD Control in High-Technology Manufacturing''. 2006. hlm. 415–16.</ref> Selama pemakaian normal, serat-serat ini dapat terlepas atau terdorong keluar dari tenunan yang menjadi bagiannya. Inilah alasan mengapa barang-barang yang sering digunakan seperti [[Baju|kemeja]] dan [[handuk]] menjadi tipis seiring berjalannya waktu dan mengapa partikel-partikel tersebut menumpuk di layar tiras [[pengering pakaian]]. <ref>R. W. Welker. ''Contamination and ESD Control in High-Technology Manufacturing''. 2006. hlm. 415–16.</ref>


Karena rasio luas permukaan dan beratnya yang tinggi, [[kemelekatan statis]] menyebabkan serat-serat yang terlepas dari pakaian terus menempel satu sama lain dan pada benda tersebut atau permukaan lain yang bersentuhan dengannya. Serat atau partikel kecil lainnya juga terakumulasi bersama serat pakaian ini, termasuk [[Kulit|sel]] [[rambut]] dan kulit manusia dan hewan, serat tumbuhan, serta [[serbuk sari]], [[debu]], dan [[mikroorganisme]].
Karena rasio luas permukaan dan beratnya yang tinggi, [[kemelekatan statis]] menyebabkan serat-serat yang terlepas dari pakaian terus menempel satu sama lain dan pada benda tersebut atau permukaan lain yang bersentuhan dengannya. Serat atau partikel kecil lainnya juga terakumulasi bersama serat pakaian ini, termasuk [[Kulit|sel]] [[rambut]] dan kulit manusia dan hewan, serat tumbuhan, serta [[serbuk sari]], [[debu]], dan [[mikroorganisme]].


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serat+%28tekstil%29&oldid=29621432 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29621432 (2026-08-23T12:21:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serat+%28tekstil%29&oldid=29621432 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29621432 (2026-08-23T12:21:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.14

Tampilan jarak dekat dari Tiras pengering

Tiras adalah nama umum untuk akumulasi serat tekstil, rambut, dan bahan lainnya yang terlihat, biasanya ditemukan pada dan di sekitar pakaian. Bahan tertentu yang digunakan dalam pembuatan pakaian, seperti katun, linen, dan wol, mengandung banyak serat sangat pendek yang diikat menjadi satu. [1] Selama pemakaian normal, serat-serat ini dapat terlepas atau terdorong keluar dari tenunan yang menjadi bagiannya. Inilah alasan mengapa barang-barang yang sering digunakan seperti kemeja dan handuk menjadi tipis seiring berjalannya waktu dan mengapa partikel-partikel tersebut menumpuk di layar tiras pengering pakaian. [2]

Karena rasio luas permukaan dan beratnya yang tinggi, kemelekatan statis menyebabkan serat-serat yang terlepas dari pakaian terus menempel satu sama lain dan pada benda tersebut atau permukaan lain yang bersentuhan dengannya. Serat atau partikel kecil lainnya juga terakumulasi bersama serat pakaian ini, termasuk sel rambut dan kulit manusia dan hewan, serat tumbuhan, serta serbuk sari, debu, dan mikroorganisme.

Referensi

  1. R. W. Welker. Contamination and ESD Control in High-Technology Manufacturing. 2006. hlm. 415–16.
  2. R. W. Welker. Contamination and ESD Control in High-Technology Manufacturing. 2006. hlm. 415–16.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29621432 (2026-08-23T12:21:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.