Lompat ke isi

Polusi laut: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29103703; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pencemaran laut''' () terjadi ketika efek berbahaya atau efek yang mungkin  berbahaya terjadi di perairan air laut. Pencemaran laut terjadi akibat masuknya bahan-bahan kimia, [[partikel (ekologi)|partikel]], [[limbah|limbah industri]], [[pencemaran pertanian|pertanian]], dan  [[limbah domestik|perumahan]], bunyi, atau ketersebaran [[Jenis asing invasif|organisme invasif]]. Delapan puluh persen pencemaran laut berasal dari daratan. [[Pencemaran air]] juga merupakan faktor yang berperan penting dengan membawa [[pestisida]] atau kotoran ke lautan. Pencemaran udara dan darat juga terbukti berbahaya bagi [[biota laut|kehidupan laut]] dan [[Habitat laut|habitatnya]].
[[File:Obvious_water_pollution.jpeg|thumb|right|280px|Obvious water pollution]]
 
'''Pencemaran laut''' () terjadi ketika efek berbahaya atau efek yang mungkin  berbahaya terjadi di perairan air laut. Pencemaran laut terjadi akibat masuknya bahan-bahan kimia, [[partikel (ekologi)|partikel]], [[limbah|limbah industri]], [[pencemaran pertanian|pertanian]], dan  [[limbah domestik|perumahan]], bunyi, atau ketersebaran [[Jenis asing invasif|organisme invasif]]. Delapan puluh persen pencemaran laut berasal dari daratan. [[Pencemaran air]] juga merupakan faktor yang berperan penting dengan membawa [[pestisida]] atau kotoran ke lautan. Pencemaran udara dan darat juga terbukti berbahaya bagi [[biota laut|kehidupan laut]] dan [[Habitat laut|habitatnya]].<ref>US Department of Commerce, National Oceanic and Atmospheric Administration. [http://oceanservice.noaa.gov/facts/pollution.html What is the biggest source of pollution in the ocean?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref>


Pencemaran sering berasal dari [[Sumber pencemaran bukan tentu|sumber bukan tentu]], seperti [[Limpasan permukaan|limpasan pertanian]], [[puing-puing]] yang tertiup angin, dan debu. Pencemaran dalam badan air yang besar juga dapat diperburuk dengan fenomena fisik, seperti [[Sirkulasi Langmuir#Efek biologis|efek biologis sirkulasi Langmuir]]. [[Pencemaran nutrien]] merupakan suatu bentuk [[pencemaran air]] yang merujuk kepada kontaminasi karena masuknya nutrien yang berlebihan. Ini merupakan penyebab utama [[eutrofikasi]] permukaan air, ketika [[nutrien]] yang berlebihan, biasanya [[nitrat]] atau [[fosfat]], merangsang pertumbuhan alga. Banyak bahan kimia yang berpotensi beracun menempel pada partikel-partikel kecil yang nantinya dibawa oleh [[plankton]] dan [[bentos|hewan-hewan bentik]], yang sebagian besar merupakan [[Detritivor|pemakan deposit]] atau [[hewan penyaring]]. Dengan cara ini, racun [[biomagnifikasi|terpusat ke atas]] dalam [[rantai makanan]] laut. Banyak partikel yang bergabung secara kimiawi menyebabkan berkurangnya [[oksigen]], sehingga [[estuari|muara]] menjadi [[hypoxia (environmental)|anoksik]].
Pencemaran sering berasal dari [[Sumber pencemaran bukan tentu|sumber bukan tentu]], seperti [[Limpasan permukaan|limpasan pertanian]], [[puing-puing]] yang tertiup angin, dan debu. Pencemaran dalam badan air yang besar juga dapat diperburuk dengan fenomena fisik, seperti [[Sirkulasi Langmuir#Efek biologis|efek biologis sirkulasi Langmuir]]. [[Pencemaran nutrien]] merupakan suatu bentuk [[pencemaran air]] yang merujuk kepada kontaminasi karena masuknya nutrien yang berlebihan. Ini merupakan penyebab utama [[eutrofikasi]] permukaan air, ketika [[nutrien]] yang berlebihan, biasanya [[nitrat]] atau [[fosfat]], merangsang pertumbuhan alga. Banyak bahan kimia yang berpotensi beracun menempel pada partikel-partikel kecil yang nantinya dibawa oleh [[plankton]] dan [[bentos|hewan-hewan bentik]], yang sebagian besar merupakan [[Detritivor|pemakan deposit]] atau [[hewan penyaring]]. Dengan cara ini, racun [[biomagnifikasi|terpusat ke atas]] dalam [[rantai makanan]] laut. Banyak partikel yang bergabung secara kimiawi menyebabkan berkurangnya [[oksigen]], sehingga [[estuari|muara]] menjadi [[hypoxia (environmental)|anoksik]].
Baris 8: Baris 10:


Pastikan bahan kimia yang disebutkan di atas tidak digunakan di dekat aliran air dan coba kurangi penggunaan bahan kimia tersebut.
Pastikan bahan kimia yang disebutkan di atas tidak digunakan di dekat aliran air dan coba kurangi penggunaan bahan kimia tersebut.


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
*[[Toksikologi akuatik]]
*[[Toksikologi akuatik]]
*[[Hari Bumi]]
*[[Hari Bumi]]
Baris 19: Baris 18:
*[[Sampah laut]]
*[[Sampah laut]]
*[[Polusi raksa di samudra]]
*[[Polusi raksa di samudra]]
*[[Hari Bersih-Bersih Sedunua]]
*[[Hari Bersih-Bersih Sedunua]]  
*[[Pencemaran nutrien]]
*[[Pencemaran nutrien]]
*[[Toksisitas polusi minyak terhadap ikan laut]]
*[[Toksisitas polusi minyak terhadap ikan laut]]
Baris 27: Baris 26:
*[[Konvensi Stockholm tentang polutan organik bersinambung]]
*[[Konvensi Stockholm tentang polutan organik bersinambung]]
*[[Konferensi Kelautan Perserikatan Bangsa-bangsa]]
*[[Konferensi Kelautan Perserikatan Bangsa-bangsa]]
== Rujukan ==
=== Daftar pustaka ===
*Cookson, Clive (Feb. 2015). Oceans choke as plastic waste pours in at 8 million tonnes a year (free registration required), ''[[The Financial Times]]''
*Ahn, YH; Hong, GH; Neelamani, S; Philip, L and Shanmugam, P (2006) ''Assessment of Levels of coastal marine pollution of Chennai city, southern India.'' Water Resource Management, 21(7), 1187–1206
*Daoji, L and Dag, D (2004) ''Ocean pollution from land-based sources: East China sea.'' AMBIO – A Journal of the Human Environment, 33(1/2), 107–113
*
*
*
*Slater, D (2007) ''Affluence and effluents.'' Sierra 92(6), 27
*[[UNEP]]/GPA (2006) [https://web.archive.org/web/20070613032921/http://www.gpa.unep.org/documents/soe_-_trends_and_english.pdf ''The State of the Marine Environment: Trends and processes''] United Nations Environment Programme, Global Programme of Action, The Hague. 2006
*[[UNEP]] (2007) ''[http://www.unepscs.org/SCS_Documents/Download/19_-_Technical_Publications_and_Guidelines/Technical_Publication_10_-_Land-Based_Pollution_in_the_South_China_Sea.html Land-based Pollution in the South China Sea]''. UNEP/GEF/SCS Technical Publication No 10
*Judith S. Weis: ''Marine pollution: what everyone needs to know.'' Oxford Univ. Press, Oxford 2015,


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 48: Baris 31:
* [https://web.archive.org/web/20001021140316/http://www.ecoscope.com/mercury.htm Mercury pollution]
* [https://web.archive.org/web/20001021140316/http://www.ecoscope.com/mercury.htm Mercury pollution]
* [http://www.censol.co.uk/censol%20-%20oil%20absorbents%20-%20testing.html How Oil Spill Absorbent Products Work]
* [http://www.censol.co.uk/censol%20-%20oil%20absorbents%20-%20testing.html How Oil Spill Absorbent Products Work]
* [http://www.oceana.org/north-america/what-we-do/stop-seafood-contamination  Facts about Marine Mercury Pollution from Oceana.org]
* [http://www.oceana.org/north-america/what-we-do/stop-seafood-contamination  Facts about Marine Mercury Pollution from Oceana.org]  
* [http://www.sciencenews.org/view/generic/id/38922/title/Marine_pollution_spawns_wonky_babies Science News / Marine Pollution Spawns 'wonky Babies']
* [http://www.sciencenews.org/view/generic/id/38922/title/Marine_pollution_spawns_wonky_babies Science News / Marine Pollution Spawns 'wonky Babies']  
* [http://plastics.sea.edu Plastics at SEA: North Atlantic Expedition]
* [http://plastics.sea.edu Plastics at SEA: North Atlantic Expedition]
* [http://ocean.si.edu/blog/plastic-trash-plagues-ocean Plastic Trash Plagues the Ocean], [http://ocean.si.edu/ocean-news/trashing-ocean Trashing the Ocean], [http://ocean.si.edu/blog/invisible-loss-impacts-oil-you-do-not-see Oil's Impact on Marine Invertebrates] on the Smithsonian Ocean Portal
* [http://ocean.si.edu/blog/plastic-trash-plagues-ocean Plastic Trash Plagues the Ocean], [http://ocean.si.edu/ocean-news/trashing-ocean Trashing the Ocean], [http://ocean.si.edu/blog/invisible-loss-impacts-oil-you-do-not-see Oil's Impact on Marine Invertebrates] on the Smithsonian Ocean Portal
* [http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=ROW9F-c0kIQ How the oceans can clean themselves] – [[TED Talk]]
* [http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=ROW9F-c0kIQ How the oceans can clean themselves] – [[TED Talk]]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polusi+laut&oldid=29103703 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29103703 (2026-04-05T02:08:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polusi+laut&oldid=29103703 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29103703 (2026-04-05T02:08:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.01

Berkas:Obvious water pollution.jpeg
Obvious water pollution

Pencemaran laut () terjadi ketika efek berbahaya atau efek yang mungkin berbahaya terjadi di perairan air laut. Pencemaran laut terjadi akibat masuknya bahan-bahan kimia, partikel, limbah industri, pertanian, dan perumahan, bunyi, atau ketersebaran organisme invasif. Delapan puluh persen pencemaran laut berasal dari daratan. Pencemaran air juga merupakan faktor yang berperan penting dengan membawa pestisida atau kotoran ke lautan. Pencemaran udara dan darat juga terbukti berbahaya bagi kehidupan laut dan habitatnya.[1]

Pencemaran sering berasal dari sumber bukan tentu, seperti limpasan pertanian, puing-puing yang tertiup angin, dan debu. Pencemaran dalam badan air yang besar juga dapat diperburuk dengan fenomena fisik, seperti efek biologis sirkulasi Langmuir. Pencemaran nutrien merupakan suatu bentuk pencemaran air yang merujuk kepada kontaminasi karena masuknya nutrien yang berlebihan. Ini merupakan penyebab utama eutrofikasi permukaan air, ketika nutrien yang berlebihan, biasanya nitrat atau fosfat, merangsang pertumbuhan alga. Banyak bahan kimia yang berpotensi beracun menempel pada partikel-partikel kecil yang nantinya dibawa oleh plankton dan hewan-hewan bentik, yang sebagian besar merupakan pemakan deposit atau hewan penyaring. Dengan cara ini, racun terpusat ke atas dalam rantai makanan laut. Banyak partikel yang bergabung secara kimiawi menyebabkan berkurangnya oksigen, sehingga muara menjadi anoksik.

Ketika pestisida masuk ke dalam ekosistem laut, pestisida terserap ke dalam jaring-jaring makanan laut dengan cepat. Ketika berada dalam jaring-jaring makanan, pestisida ini dapat menyebabkan mutasi, serta penyakit yang dapat berbahaya bagi manusia dan seluruh jaring makanan. Logam beracun juga dapat masuk ke dalam jaring-jaring makanan laut. Ini dapat menyebabkan perubahan materi, biokimia, tingkah laku, pembiakan, dan menekan pertumbuhan dalam kehidupan laut. Di samping itu, banyak pakan hewan mengandung tepung ikan atau hidrolisat ikan. Dengan cara ini, racun-racun laut dapat berpindah ke hewan-hewan darat, dan muncul dalam daging dan produk-produk susu nantinya.

Banyak kebijakan yang telah dikembangkan secara antarbangsa untuk melindungi laut dari pencemaran laut. Terdapat berbagai cara bagi lautan tercemar. Oleh karena itu, ada banyak hukum, kebijakan, dan perjanjian yang diberlakukan sepanjang sejarah. Langkah-langkah mencegah polusi atau pencemaran laut diantaranya, berhenti menggunakan plastik dan membuang sampah sembarangan karena tidak hanya menyumbat saluran air, tetapi juga membuangnya ke laut, p

Pastikan bahan kimia yang disebutkan di atas tidak digunakan di dekat aliran air dan coba kurangi penggunaan bahan kimia tersebut.

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. US Department of Commerce, National Oceanic and Atmospheric Administration. What is the biggest source of pollution in the ocean?. oceanservice.noaa.gov.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29103703 (2026-04-05T02:08:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.