Lompat ke isi

Alan Turing: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 13: Baris 13:
Ilmuwan kognitif [[Douglas Hofstadter]] menulis: “A. M. Turing, seorang matematikawan ateis, homoseksual, eksentrik, dan pelari maraton, sebagian besar bertanggung jawab tidak hanya atas konsep komputer, teorema-teorema tajam tentang kekuatan mereka, dan visi yang jelas tentang kemungkinan kecerdasan komputer, tetapi juga untuk memecahkan sandi Jerman selama Perang Dunia Kedua. Patut diakui bahwa kita berhutang budi banyak kepada Alan Turing karena kita tidak berada di bawah kekuasaan Nazi saat ini.”
Ilmuwan kognitif [[Douglas Hofstadter]] menulis: “A. M. Turing, seorang matematikawan ateis, homoseksual, eksentrik, dan pelari maraton, sebagian besar bertanggung jawab tidak hanya atas konsep komputer, teorema-teorema tajam tentang kekuatan mereka, dan visi yang jelas tentang kemungkinan kecerdasan komputer, tetapi juga untuk memecahkan sandi Jerman selama Perang Dunia Kedua. Patut diakui bahwa kita berhutang budi banyak kepada Alan Turing karena kita tidak berada di bawah kekuasaan Nazi saat ini.”


==Kehidupan awal dan pendidikan==
===Keluarga===
Turing lahir di [[Maida Vale]], London, ketika ayahnya, Julius Mathison Turing, sedang cuti dari jabatannya pada [[Indian Civil Service]] (ICS) dari [[Raj Britania|pemerintahan Raj Britania]] di [[Chatrapur]], kemudian di [[Kepresidenan Madras]] dan saat ini di negara bagian [[Odisha]], di [[India]].<ref>[http://www.turing.org.uk/turing/scrapbook/early.html The Alan Turing Internet Scrapbook]. Alan Turing: The Enigma.</ref> Ayah Turing adalah putra seorang pendeta, Pendeta John Robert Turing, dari keluarga pedagang Skotlandia yang berbasis di Belanda dan termasuk seorang [[baronet]]. Ibu Turing, istri Julius, adalah Ethel Sara Turing (), putri dari Edward Waller Stoney, kepala insinyur dari [[Madras and Southern Mahratta Railway|Madras Railways]]. Keluarga Stoney adalah keluarga [[Protestantisme di Irlandia|Protestan]] [[orang Anglo-Irlandia|Anglo-Irlandia]] [[bangsawan]] dari [[County Tipperary]] dan [[County Longford]], sementara Ethel sendiri telah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di [[County Clare]].<ref>Phil Maguire. ''An Irishman's Diary''. ''The Irish Times''. 23 June 2012. hlm. 5.</ref> Julius dan Ethel menikah pada tanggal 1 Oktober 1907 di Gereja Irlandia [[St Bartholomew's Church, Dublin|St. Bartholomew's Church]] pada [[Clyde Road]] di [[Ballsbridge]], [[Dublin]].<ref>Irish Marriages 1845–1958 / Dublin South, Dublin, Ireland / Group Registration ID 1990366, SR District/Reg Area, Dublin South</ref>


Pekerjaan Julius di ICS membawa keluarganya ke India Britania, tempat kakeknya pernah menjadi jenderal di Angkatan Darat Bengal. Namun, baik Julius maupun Ethel menginginkan anak-anak mereka dibesarkan di Inggris, jadi mereka pindah ke [[Maida Vale]],<ref>[http://www.english-heritage.org.uk/server/show/nav.001002006005/chooseLetter/T London Blue Plaques]. ''English Heritage''.</ref> London, tempat Alan Turing lahir pada 23 Juni 1912, seperti yang ditandai pada plakat biru di bagian luar rumah tempat kelahirannya,<ref>[http://blogs.nature.com/london/2011/03/16/the-scientific-tourist-in-london-17-alan-turings-birth-place The Scientific Tourist In London: #17 Alan Turing's Birth Place]. ''Nature London Blog''.,</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alan+Turing&oldid=29343155 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> kemudian [[Colonnade Hotel (London)|Colonnade Hotel]].<ref>[http://www.turing.org.uk/turing/scrapbook/memorial.html The Alan Turing Internet Scrapbook].</ref> Turing memiliki seorang kakak laki-laki, John Ferrier Turing, ayah dari [[Dermot Turing]], Baronet ke-12 dari [[baronet Turing]].<ref>[https://bletchleypark.org.uk/about-us/bletchley-park-trustees/sir-john-dermot-turing Sir John Dermot Turing]. ''Bletchley Park''.</ref> Pada tahun 1922, ia menemukan ''Natural Wonders Every Child Should Know'' karya [[Edwin Tenney Brewster]]. Dia mengatakan bahwa hal itu membuka matanya terhadap sains.
Pekerjaan Julius di ICS membawa keluarganya ke India Britania, tempat kakeknya pernah menjadi jenderal di Angkatan Darat Bengal. Namun, baik Julius maupun Ethel menginginkan anak-anak mereka dibesarkan di Inggris, jadi mereka pindah ke [[Maida Vale]],<ref>[http://www.english-heritage.org.uk/server/show/nav.001002006005/chooseLetter/T London Blue Plaques]. ''English Heritage''.</ref> London, tempat Alan Turing lahir pada 23 Juni 1912, seperti yang ditandai pada plakat biru di bagian luar rumah tempat kelahirannya,<ref>[http://blogs.nature.com/london/2011/03/16/the-scientific-tourist-in-london-17-alan-turings-birth-place The Scientific Tourist In London: #17 Alan Turing's Birth Place]. ''Nature London Blog''.,</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alan+Turing&oldid=29343155 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> kemudian [[Colonnade Hotel (London)|Colonnade Hotel]].<ref>[http://www.turing.org.uk/turing/scrapbook/memorial.html The Alan Turing Internet Scrapbook].</ref> Turing memiliki seorang kakak laki-laki, John Ferrier Turing, ayah dari [[Dermot Turing]], Baronet ke-12 dari [[baronet Turing]].<ref>[https://bletchleypark.org.uk/about-us/bletchley-park-trustees/sir-john-dermot-turing Sir John Dermot Turing]. ''Bletchley Park''.</ref> Pada tahun 1922, ia menemukan ''Natural Wonders Every Child Should Know'' karya [[Edwin Tenney Brewster]]. Dia mengatakan bahwa hal itu membuka matanya terhadap sains.

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.26

Alan turing header

Alan Mathison Turing (; 23 Juni 1912 – 7 Juni 1954) adalah seorang matematikawan, ilmuwan komputer, ahli logika, kriptanalis, filsuf dan ahli biologi teoretis berkebangsaan Inggris.[1] Dia sangat berpengaruh dalam pengembangan ilmu komputer teoretis, menyediakan formalisasi konsep algoritma dan komputasi dengan mesin Turing, yang dapat dianggap sebagai model komputer serbaguna.[2][3][4] Turing secara luas dianggap sebagai bapak ilmu komputer teoretis.[5]

Lahir di London, Turing dibesarkan di Inggris selatan. Dia lulus dari King's College, Cambridge, dan pada tahun 1938, meraih gelar doktor dari Princeton University. Selama Perang Dunia II, Turing bekerja untuk Government Code and Cypher School di Bletchley Park, pusat pemecahan kode Inggris yang menghasilkan intelijen Ultra. Dia memimpin Hut 8, bagian yang bertanggung jawab atas kriptanalisis angkatan laut Jerman. Turing merancang teknik untuk mempercepat pemecahan sandi Jerman, termasuk peningkatan pada metode Bomba Polandia sebelum perang, sebuah mesin elektromekanik yang dapat menemukan pengaturan untuk mesin Enigma. Dia memainkan peran penting dalam memecahkan pesan-pesan yang dicegat yang memungkinkan Sekutu untuk mengalahkan Blok Poros dalam Pertempuran Atlantik dan pertempuran lainnya.[6][7]

Setelah perang, Turing bekerja di National Physical Laboratory, di mana dia mendesain Automatic Computing Engine, salah satu desain pertama untuk komputer program tersimpan. Pada tahun 1948, Turing bergabung dengan Laboratorium Mesin Komputasi Max Newman di University of Manchester, di mana dia berkontribusi pada pengembangan komputer Manchester awal[8] dan menjadi tertarik pada biologi matematika. Turing menulis tentang dasar kimia dari morfogenesis[9][10] dan memprediksi reaksi kimia berosilasi seperti reaksi Belousov–Zhabotinsky, pertama kali diamati pada tahun 1960-an. Terlepas dari pencapaian-pencapaian ini, ia tidak pernah sepenuhnya diakui selama hidupnya karena sebagian besar karyanya tertutupi oleh Official Secrets Act.[11]

Pada tahun 1952, Turing dituntut karena tindakan homoseksual. Dia menerima perawatan hormon, sebuah prosedur yang biasa disebut sebagai kastrasi kimia, sebagai alternatif dari penjara. Turing meninggal pada 7 Juni 1954, pada usia 41 tahun, karena keracunan sianida. Penyelidikan menetapkan kematiannya sebagai bunuh diri, tetapi bukti-bukti juga konsisten dengan keracunan yang tidak disengaja.[12] Menyusul kampanye pada tahun 2009, perdana menteri Inggris Gordon Brown menyampaikan permintaan maaf publik resmi atas "perlakuan mengerikan yang diterima [Turing]. Ratu Elizabeth II memberi Hak prerogatif kerajaan untuk pengampunan pada tahun 2013. Istilah "Hukum Alan Turing" digunakan secara informal untuk merujuk pada undang-undang tahun 2017 di Inggris yang memberikan pengampunan secara retroaktif kepada pria yang diberi peringatan atau dihukum berdasarkan undang-undang historis yang melarang tindakan homoseksual.[13]

Turing meninggalkan warisan yang luas di bidang matematika dan komputasi yang telah diakui secara luas dengan berbagai penghargaan dan banyak hal yang dinamai menurut namanya, termasuk penghargaan tahunan atas inovasi komputasi. Potretnya muncul di Uang kertas £50 Bank of England, pertama kali dirilis pada 23 Juni 2021 bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Penonton memberikan suara dalam Serial BBC tahun 2019 menobatkan Turing sebagai ilmuwan terbesar abad ke-20.

Ilmuwan kognitif Douglas Hofstadter menulis: “A. M. Turing, seorang matematikawan ateis, homoseksual, eksentrik, dan pelari maraton, sebagian besar bertanggung jawab tidak hanya atas konsep komputer, teorema-teorema tajam tentang kekuatan mereka, dan visi yang jelas tentang kemungkinan kecerdasan komputer, tetapi juga untuk memecahkan sandi Jerman selama Perang Dunia Kedua. Patut diakui bahwa kita berhutang budi banyak kepada Alan Turing karena kita tidak berada di bawah kekuasaan Nazi saat ini.”


Pekerjaan Julius di ICS membawa keluarganya ke India Britania, tempat kakeknya pernah menjadi jenderal di Angkatan Darat Bengal. Namun, baik Julius maupun Ethel menginginkan anak-anak mereka dibesarkan di Inggris, jadi mereka pindah ke Maida Vale,[14] London, tempat Alan Turing lahir pada 23 Juni 1912, seperti yang ditandai pada plakat biru di bagian luar rumah tempat kelahirannya,[15][16] kemudian Colonnade Hotel.[17] Turing memiliki seorang kakak laki-laki, John Ferrier Turing, ayah dari Dermot Turing, Baronet ke-12 dari baronet Turing.[18] Pada tahun 1922, ia menemukan Natural Wonders Every Child Should Know karya Edwin Tenney Brewster. Dia mengatakan bahwa hal itu membuka matanya terhadap sains.

Komisi layanan sipil ayah Turing masih aktif selama masa kanak-kanak Turing, dan orang tuanya melakukan perjalanan antara Hastings di Inggris dan India, meninggalkan kedua putra mereka untuk tinggal bersama pasangan pensiunan Angkatan Darat Inggris. Di Hastings, Turing menginap di Baston Lodge, Upper Maze Hill, St Leonards-on-Sea, kini ditandai dengan plakat biru.[19] Plakat tersebut diresmikan pada tanggal 23 Juni 2012, bertepatan dengan peringatan seratus tahun kelahiran Turing.[20]

Sejak usia sangat muda, orang tua Turing membeli sebuah rumah di Guildford tahun 1927, dan Turing tinggal di sana selama liburan sekolah. Lokasi tersebut juga ditandai dengan plakat biru.[21]

Sekolah

Orang tua Turing mendaftarkannya di St Michael's, sebuah sekolah dasar di 20 Charles Road, St Leonards-on-Sea, dari usia enam hingga sembilan tahun. Kepala sekolah mengenali bakatnya, dan menyatakan bahwa "...dia memiliki murid-murid yang pintar dan rajin, tetapi Alan adalah seorang jenius".[22]

Antara Januari 1922 dan 1926, Turing menempuh pendidikan di Hazelhurst Preparatory School, sebuah sekolah independen di desa Frant di Sussex (kini East Sussex).[23] Pada tahun 1926, di usia 13 tahun, ia melanjutkan pendidikannya ke Sherborne School,[24] sebuah sekolah berasrama independen di kota pasar Sherborne di Dorset, tempat dia berasrama di Westcott House. Hari pertama semester bertepatan dengan Pemogokan Umum 1926, di Inggris, tetapi Turing sangat bertekad untuk hadir sehingga ia mengayuh sepedanya sendirian sejauh dari Southampton ke Sherborne, kemudian bermalam di sebuah penginapan.[25]

Kecenderungan alami Turing terhadap matematika dan sains tidak membuatnya dihormati oleh sebagian guru di Sherborne, yang definisi pendidikannya lebih menekankan pada karya-karya klasik. Kepala sekolahnya menulis surat kepada orang tuanya: "Saya harap dia tidak akan terjebak di antara dua pilihan. Jika dia ingin tetap bersekolah di sekolah negeri, dia harus berupaya untuk menjadi 'terpelajar'. Jika ia hanya ingin menjadi seorang " 'Spesialis Sains', maka ia hanya membuang-buang waktunya di sekolah negeri". Meskipun demikian, Turing terus menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang yang ia cintai, memecahkan masalah-masalah tingkat lanjut pada tahun 1927 tanpa pernah mempelajari kalkulus dasar sekalipun. Pada tahun 1928, di usia 16 tahun, Turing menemukan karya Albert Einstein; Ia tidak hanya memahaminya, tetapi mungkin juga ia berhasil menyimpulkan pertanyaan Einstein tentang hukum gerak Newton dari sebuah teks yang tidak pernah menjelaskan hal ini secara eksplisit.

Christopher Morcom

Di Sherborne, Turing menjalin persahabatan yang erat dengan teman sekelasnya Christopher Collan Morcom (13 Juli 1911 – 13 Februari 1930),[26] yang digambarkan sebagai cinta pertama Turing.[27][28][29] Hubungan mereka memberikan inspirasi dalam upaya Turing pada masa depan, tetapi hubungan itu terputus oleh kematian Morcom, pada bulan Februari 1930, akibat komplikasi tuberkulosis sapi, yang diderita setelah meminum susu sapi yang terinfeksi beberapa tahun sebelumnya.[30][31][32]

Peristiwa itu menyebabkan Turing sangat berduka. Ia mengatasi kesedihannya dengan bekerja lebih keras lagi pada topik-topik sains dan matematika yang telah ia pelajari bersama Morcom. Dalam suratnya kepada ibu Morcom, Frances Isobel Morcom (née Swan), Turing menulis:

Hubungan Turing dengan ibu Morcom berlanjut lama setelah kematian Morcom, di mana sang ibu mengirimkan hadiah kepada Turing, dan Turing mengirimkan surat, biasanya pada hari ulang tahun Morcom. Sehari sebelum peringatan ketiga kematian Morcom (13 Februari 1933), ia menulis surat kepada Ny. Morcom:

Beberapa orang berspekulasi bahwa kematian Morcom adalah penyebab ateisme dan materialisme Turing.[33] Rupanya, pada titik ini dalam hidupnya dia masih percaya pada konsep-konsep seperti roh, yang terpisah dari tubuh dan tetap hidup setelah kematian. Dalam surat selanjutnya, yang juga ditulis kepada ibu Morcom, Turing menulis:

Universitas dan pekerjaan di bidang komputabilitas

Setelah lulus dari Sherborne, Turing melamar beberapa beasiswa perguruan tinggi Cambridge, termasuk Trinity dan King's, akhirnya mendapatkan beasiswa sebesar £80 per tahun (setara dengan sekitar £4.300 pada tahun 2023) untuk belajar di universitas tersebut.[34] Di sana, Turing mengikuti perkuliahan sarjana di Jadwal B [35] dari Februari 1931 hingga November 1934 di King's College, Cambridge, di mana ia dianugerahi gelar kehormatan kelas satu di bidang matematika. Disertasinya, On the Gaussian error function, ditulis selama tahun terakhirnya di perguruan tinggi dan disampaikan pada bulan November 1934, membuktikan sebuah versi dari teorema limit pusat. Proposalnya akhirnya diterima pada tanggal 16 Maret 1935. Pada musim semi tahun yang sama, Turing memulai kuliah magisternya (Bagian III)—yang ia selesaikan pada tahun 1937—dan, pada saat yang sama, ia menerbitkan makalah pertamanya, sebuah artikel satu halaman yang berjudul Equivalence of left and right almost periodicity (diberikan 23 April), ditampilkan dalam volume kesepuluh dari Journal of the London Mathematical Society.[36] Kemudian pada tahun itu, Turing terpilih sebagai Fellow dari King's College berdasarkan kekuatan disertasinya[37] di mana dia bertugas sebagai seorang dosen.[38] Namun, tanpa sepengetahuan Turing, versi teorema yang ia buktikan dalam makalahnya sebenarnya telah dibuktikan oleh Jarl Waldemar Lindeberg pada 1922. Meskipun demikian, komite tersebut menganggap metode Turing orisinal dan karenanya menganggap karya tersebut layak dipertimbangkan untuk mendapatkan beasiswa. Laporan Abram Besicovitch pada komite tersebut bahkan sampai mengatakan bahwa jika karya Turing diterbitkan sebelum karya Lindeberg, maka hasilnya akan berbeda "sebuah peristiwa penting dalam literatur matematika tahun itu".[39][40]

Antara musim semi tahun 1935 dan 1936, pada waktu yang sama dengan Alonzo Church, Turing mengerjakan soal tentang keterdecidabilitas masalah, dimulai dari teorema ketidaklengkapan Gödel. Pada pertengahan April 1936, Turing mengirimkan draf pertama naskah investigasinya kepada Max Newman. Pada bulan yang sama, Church menerbitkan karyanya An Unsolvable Problem of Elementary Number Theory, dengan kesimpulan yang serupa dengan karya Turing yang saat itu belum dipublikasikan. Akhirnya, pada tanggal 28 Mei tahun itu, ia menyelesaikan dan menyerahkan makalahnya yang berjumlah 36 halaman untuk diterbitkan yang berjudul "On Computable Numbers, with an Application to the Entscheidungsproblem".[41][42] Makalahnya diterbitkan di jurnal Proceedings of the London Mathematical Society dalam dua bagian, bagian pertama pada tanggal 30 November dan bagian kedua pada tanggal 23 Desember.[43] Dalam makalah ini, Turing merumuskan kembali hasil Kurt Gödel tahun 1931 tentang batasan pembuktian dan komputasi, menggantikan bahasa formal berbasis aritmatika universal Gödel dengan perangkat hipotetis formal dan sederhana yang kemudian dikenal sebagai mesin Turing. Entscheidungsproblem (masalah pengambilan keputusan) awalnya diajukan oleh seorang matematikawan Jerman David Hilbert tahun 1928. Turing membuktikan bahwa "mesin komputasi universal" miliknya mampu melakukan komputasi matematika apa pun yang dapat dibayangkan jika dapat direpresentasikan sebagai algoritma. Dia kemudian membuktikan bahwa tidak ada solusi untuk masalah pengambilan keputusan dengan terlebih dahulu menunjukkan bahwa masalah penghentian untuk mesin Turing adalah tidak dapat diputuskan: tidak mungkin untuk memutuskan secara algoritmik apakah mesin Turing akan berhenti atau tidak. Makalah ini disebut sebagai "makalah matematika paling berpengaruh dalam sejarah".[44]

Meskipun bukti Turing diterbitkan tak lama setelah bukti setara Church menggunakan kalkulus lambda miliknya,[45] Pendekatan Turing jauh lebih mudah diakses dan intuitif daripada pendekatan Church.[46] Hal ini juga mencakup gagasan tentang 'Mesin Universal' (sekarang dikenal sebagai mesin Turing universal), dengan gagasan bahwa mesin semacam itu dapat melakukan tugas-tugas mesin komputasi lainnya (seperti halnya kalkulus lambda Church). Menurut tesis Church–Turing, Mesin Turing dan kalkulus lambda mampu menghitung apa pun yang dapat dihitung. John von Neumann mengakui bahwa konsep utama komputer modern berasal dari makalah Turing.[47] Hingga hari ini, mesin Turing merupakan objek studi utama dalam teori komputasi.[48]

Dari September 1936 hingga Juli 1938, Turing menghabiskan sebagian besar waktunya belajar di bawah bimbingan Church di Princeton University,[49] pada tahun kedua sebagai Jane Eliza Procter Visiting Fellow. Selain pekerjaan matematika murni, ia mempelajari kriptologi dan juga membangun tiga dari empat tahap pengali biner elektro-mekanis. Pada bulan Juni 1938, ia memperoleh gelar PhD dari Departemen Matematika di Princeton;[50] disertasinya, Systems of Logic Based on Ordinals,[51][52] memperkenalkan konsep logika ordinal dan gagasan reduksi Turing, di mana mesin Turing ditambah dengan apa yang disebut mesin oracle, memungkinkan studi tentang masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh mesin Turing. John von Neumann ingin mempekerjakannya sebagai asisten pascadoktoral, tetapi dia kembali ke Inggris.[53]

Hukum Alan Turing

Pada tahun 1952, Turing ditangkap dan diadili atas tindak pidana homoseksualitas. Untuk menghindari penjara, ia menerima suntikan estrogen selama setahun, yang dimaksudkan untuk menetralkan libidonya. Pada masa itu, homoseksual dianggap sebagai sebuah risiko keamanan karena mereka terbuka untuk memeras. Izin keamanan Turing ditarik, berarti dia tidak bisa lagi bekerja untuk GCHQ, penerus pasca-perang untuk Bletchley Park. Hal ini membuatnya bunuh diri pada 7 Juni 1954.

Bacaan lanjutan

Artikel

Buku

Referensi

  1. Alan Turing. The British Library.
  2. M.H.A. Newman. Alan Mathison Turing. 1912–1954. Biographical Memoirs of Fellows of the Royal Society. 1955. Vol. 1. hlm. 253–263. doi:10.1098/rsbm.1955.0019.
  3. Paul Gray. Computer Scientist: Alan Turing. 29 March 1999.
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  6. Jack Copeland. Alan Turing: The codebreaker who saved 'millions of lives'. BBC News Technology. 18 June 2012.
  7. Sejumlah sumber menyatakan bahwa Winston Churchill mengatakan bahwa Turing memberikan kontribusi terbesar bagi kemenangan Sekutu dalam perang melawan Nazi Jerman. Meskipun klaim tersebut mungkin dapat dipertahankan, baik Churchill Centre maupun biografer Turing Andrew Hodges telah menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya bukti dokumenter yang mendukungnya, maupun tanggal atau konteks di mana Churchill diduga mengucapkannya, dan Churchill Centre mencantumkannya di antara 'Mitos' Churchill mereka, lihat Jonathan Schilling. Myths > Churchill Said Turing Made the Single Biggest Contribution to Allied Victory. International Churchill Society. The Churchill Centre. 8 January 2015. dan Andrew Hodges. Part 4: The Relay Race. Update to Alan Turing: The Enigma. Sebuah artikel profil BBC News yang mengulangi klaim Churchill tersebut kemudian diubah dan menyatakan bahwa tidak ada bukti untuk klaim tersebut. Lihat Clare Spencer. Profile: Alan Turing. BBC News. 11 September 2009. Sejarawan perang resmi Harry Hinsley memperkirakan bahwa pekerjaan ini mempersingkat perang di Eropa lebih dari dua tahun, tetapi menambahkan catatan bahwa hal ini tidak memperhitungkan penggunaan bom atom dan kemungkinan lainnya. Harry Hinsley. The Influence of ULTRA in the Second World War. Keith Lockstone's home page. 1996. Transcript of a lecture given on Tuesday 19 October 1993 at Cambridge University
  8. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  9. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  10. Michel C. Milinkovitch. The Unreasonable Effectiveness of Reaction Diffusion in Vertebrate Skin Color Patterning. Annual Review of Cell and Developmental Biology. 16 October 2023. Vol. 39 (1). hlm. 145–174. doi:10.1146/annurev-cellbio-120319-024414.
  11. Michael Olinick. Simply Turing. Simply Charly. 2021.
  12. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  13. 'Alan Turing law': Thousands of gay men to be pardoned. BBC News. 20 October 2016.
  14. London Blue Plaques. English Heritage.
  15. The Scientific Tourist In London: #17 Alan Turing's Birth Place. Nature London Blog.,
  16. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  17. The Alan Turing Internet Scrapbook.
  18. Sir John Dermot Turing. Bletchley Park.
  19. Plaque unveiled at Turing's home in St Leonards. Hastings & St. Leonards Observer. 29 June 2012.
  20. St Leonards plaque marks Alan Turing's early years. BBC News. 25 June 2012.
  21. Guildford Dragon NEWS. The Guildford Dragon. 29 November 2012.
  22. Nigel Cawthorne. Alan Turing : the enigma man. Arcturus Publishing. 2014. hlm. 18. ISBN 978-1-78404-535-7.
  23. Alan Mathison. Alan Turing Archive – Sherborne School (ARCHON CODE: GB1949). Sherborne School, Dorset. April 2016.
  24. Alan Turing OBE, PhD, FRS (1912–1954). The Old Shirburnian Society. 1 September 2016.
  25. Douglas R. Hofstadter. Metamagical Themas: Questing for the Essence of Mind and Pattern. Basic Books. 1985. hlm. 484. ISBN 978-0-465-04566-2.
  26. The Shirburnian.
  27. The Alyson Almanac: A Treasury of Information for the Gay and Lesbian Community. Alyson Publications. 1989. hlm. 192. ISBN 978-0-932870-19-3.
  28. Andrew Hodges. Alan Turing: The Enigma. Vintage. 1992. hlm. 35. ISBN 978-0-09-911641-7.
  29. Tekhnema: Journal of Philosophy and Technology. American University of Paris. 1995. hlm. 57.
  30. Caryl, Christian. Poor Imitation of Alan Turing. New York Review of Books. 19 December 2014.
  31. Rachel Hassall. The Sherborne Formula: The Making of Alan Turing. Vivat!. 2012–2013.
  32. Alan Turing: Life and Legacy of a Great Thinker. Springer-Verlag. 2004. ISBN 978-3-540-20020-8.
  33. Paul Gray. Alan Turing. Time Magazine's Most Important People of the Century. hlm. 2.
  34. Inflation calculator.
  35. (Jadwal B adalah program tiga tahun yang terdiri dari Bagian I dan II, dari Tripos Matematika, dengan mata kuliah tambahan di akhir tahun ketiga, karena Bagian III baru muncul sebagai gelar terpisah pada tahun 1934
  36. AMT-B-10 | the Turing Digital Archive.
  37. John Aldrich. England and Continental Probability in the Inter-War Years. Electronic Journ@l for History of Probability and Statistics. December 2009. Vol. 5. hlm. 7–11.
  38. Alan Turing. Letter From Alan Turing to his mother, Sara Turing, 1939-01-23. cam.ac.uk. 1939.
  39. Dermot Turing. Prof: Alan Turing Decoded. The History Press. 2015. hlm. 69. ISBN 9781841656434.
  40. S. L. Zabell. Alan Turing and the Central Limit Theorem. The American Mathematical Monthly. 1995. Vol. 102. hlm. 483–494. doi:10.1080/00029890.1995.12004608.
  41. A. M. Turing. On Computable Numbers, with an Application to the Entscheidungsproblem: A correction. 1938. Vol. 43 (1). hlm. 544–46. doi:10.1112/plms/s2-43.6.544.
  42. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  43. B. Jack Copeland. Computability: Turing, Gödel, Church, and Beyond. MIT Press. 2013. hlm. 211. ISBN 978-0-262-01899-9.
  44. Avi Wigderson. Mathematics and Computation. Princeton University Press. 2019. hlm. 15. ISBN 978-0-691-18913-0.
  45. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  46. James Grime. What Did Turing Do for Us?. NRICH. University of Cambridge. February 2012.
  47. "von Neumann ... dengan tegas ditekankan kepada saya, dan saya yakin juga kepada orang lain, bahwa konsepsi fundamental tersebut berasal dari Turing—sejauh belum diantisipasi oleh Babbage, Lovelace, dan lainnya." Surat dari Stanley Frankel kepada Brian Randell, 1972, quoted in Jack Copeland (2004) The Essential Turing, p. 22.
  48. Liesbeth De Mol. Turing Machines. Metaphysics Research Lab, Stanford University. 2021.
  49. Jonathan P. Bowen. Engineering Trustworthy Software Systems. Springer. 2019. Vol. 11430. hlm. 202–235. doi:10.1007/978-3-030-17601-3_5. ISBN 978-3-030-17600-6.
  50. A.M. Turing. Systems of Logic Based on Ordinals. Proceedings of the London Mathematical Society. 1939. Vol. s2-45 (1). hlm. 161–228. doi:10.1112/plms/s2-45.1.161.
  51. Alan Turing. Systems of Logic Based on Ordinals. Proceedings of the London Mathematical Society. Princeton University. 1938. Vol. s2-45 (1). doi:10.1112/plms/s2-45.1.161.
  52. A.M. Turing. Systems of Logic Based on Ordinals. 1938.
  53. John Von Neumann: The Scientific Genius Who Pioneered the Modern Computer, Game Theory, Nuclear Deterrence, and Much More, Norman MacRae, 1999, American Mathematical Society, Chapter 8

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29343155 (2026-06-14T00:10:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.