Lompat ke isi

Perpustakaan virtual: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29249035; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Perpustakaan virtual''' merupakan konsep perpustakaan yang memberikan cara bagi pemustaka dalam mengakses informasi secara elektronik. Konsep ini memanfaatkan penggunaan teknologi web sebagai sarana yang memfasilitasi pencarian informasi dan membantu pengguna dalam mengevaluasi apa yang mereka cari dari informasi yang disediakan dari berbagai macam sumber daya informasi secara luas.
'''Perpustakaan virtual''' merupakan konsep perpustakaan yang memberikan cara bagi pemustaka dalam mengakses informasi secara elektronik. Konsep ini memanfaatkan penggunaan teknologi web sebagai sarana yang memfasilitasi pencarian informasi dan membantu pengguna dalam mengevaluasi apa yang mereka cari dari informasi yang disediakan dari berbagai macam sumber daya informasi secara luas.<ref>Hartono Hartono. [https://journal.uii.ac.id/unilib/article/view/11487 STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM MEMBANGUN AKSESIBILITAS INFORMASI: Sebuah Kajian Teoritis pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia]. ''UNILIB : Jurnal Perpustakaan''. 2017-12-01. Vol. 8 (1). doi:10.20885/unilib.vol8.iss1.art7.</ref>


Layanan perpustakaan virtual dan sumber daya digital dari internet bergantung pada [[sistem operasi jaringan]] yang berjalan pada komputer [[server web]], memungkinkan teknologi dikerahkan di perpustakaan virtual berbasis web meliputi [[HTML|Hypertext Markup Language]] (HTML), [[XML|Extensible Markup Language]] (XML), [[Cascading Style Sheets]] (CSS), [[PHP]], dan ''scripting web'' seperti [[JavaScript]]. Aplikasi perpustakaan virtual tergantung pada ''relasional database'' untuk organisasi, penyimpanan, dan pengambilan informasi. Begitu pula dengan bahasa scripting web, sistem manajemen database yang diinstal pada server web, sistem manajemen database termasuk MySQL, Oracle, [[PostgreSQL|POstgreSQL]], dan [[Microsoft SQL Server]].
Layanan perpustakaan virtual dan sumber daya digital dari internet bergantung pada [[sistem operasi jaringan]] yang berjalan pada komputer [[server web]], memungkinkan teknologi dikerahkan di perpustakaan virtual berbasis web meliputi [[HTML|Hypertext Markup Language]] (HTML), [[XML|Extensible Markup Language]] (XML), [[Cascading Style Sheets]] (CSS), [[PHP]], dan ''scripting web'' seperti [[JavaScript]]. Aplikasi perpustakaan virtual tergantung pada ''relasional database'' untuk organisasi, penyimpanan, dan pengambilan informasi. Begitu pula dengan bahasa scripting web, sistem manajemen database yang diinstal pada server web, sistem manajemen database termasuk MySQL, Oracle, [[PostgreSQL|POstgreSQL]], dan [[Microsoft SQL Server]].<ref>Banerjee Dahl, M. ''Digital Libraries: Integrating Content and Systems''. Chandos Publishing. 2006.</ref>


Perpustakaan virtual menjadi [[gateway]] yang tujuannya menyediakan akses terintegrasi ke berbagai macam sumber daya informasi, koleksi fisik ataupun digital, dan sumber daya yang dapat ditemukan melalui internet. Perpustakaan virtual menjadi konsep antarmuka bagi perpustakaan yang bersifat seragam, dimengerti pengguna melalui akses sumber dayanya yang dapat dijangkau dari mana pun mereka inginkan. Pemustaka mendapatkan akses ke berbagai macam informasi lokal, mereka langsung dapat mengakses dengan segera setiap kali mereka menginginkan, membutuhkan dan memutuskan untuk mendapatkannya.
Perpustakaan virtual menjadi [[gateway]] yang tujuannya menyediakan akses terintegrasi ke berbagai macam sumber daya informasi, koleksi fisik ataupun digital, dan sumber daya yang dapat ditemukan melalui internet. Perpustakaan virtual menjadi konsep antarmuka bagi perpustakaan yang bersifat seragam, dimengerti pengguna melalui akses sumber dayanya yang dapat dijangkau dari mana pun mereka inginkan. Pemustaka mendapatkan akses ke berbagai macam informasi lokal, mereka langsung dapat mengakses dengan segera setiap kali mereka menginginkan, membutuhkan dan memutuskan untuk mendapatkannya.<ref>Hartono Hartono. [https://journal.uii.ac.id/unilib/article/view/11487 STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM MEMBANGUN AKSESIBILITAS INFORMASI: Sebuah Kajian Teoritis pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia]. ''UNILIB : Jurnal Perpustakaan''. 2017-12-01. Vol. 8 (1). doi:10.20885/unilib.vol8.iss1.art7.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+virtual&oldid=29249035 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29249035 (2026-05-19T16:02:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+virtual&oldid=29249035 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29249035 (2026-05-19T16:02:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 09.07

Perpustakaan virtual merupakan konsep perpustakaan yang memberikan cara bagi pemustaka dalam mengakses informasi secara elektronik. Konsep ini memanfaatkan penggunaan teknologi web sebagai sarana yang memfasilitasi pencarian informasi dan membantu pengguna dalam mengevaluasi apa yang mereka cari dari informasi yang disediakan dari berbagai macam sumber daya informasi secara luas.[1]

Layanan perpustakaan virtual dan sumber daya digital dari internet bergantung pada sistem operasi jaringan yang berjalan pada komputer server web, memungkinkan teknologi dikerahkan di perpustakaan virtual berbasis web meliputi Hypertext Markup Language (HTML), Extensible Markup Language (XML), Cascading Style Sheets (CSS), PHP, dan scripting web seperti JavaScript. Aplikasi perpustakaan virtual tergantung pada relasional database untuk organisasi, penyimpanan, dan pengambilan informasi. Begitu pula dengan bahasa scripting web, sistem manajemen database yang diinstal pada server web, sistem manajemen database termasuk MySQL, Oracle, POstgreSQL, dan Microsoft SQL Server.[2]

Perpustakaan virtual menjadi gateway yang tujuannya menyediakan akses terintegrasi ke berbagai macam sumber daya informasi, koleksi fisik ataupun digital, dan sumber daya yang dapat ditemukan melalui internet. Perpustakaan virtual menjadi konsep antarmuka bagi perpustakaan yang bersifat seragam, dimengerti pengguna melalui akses sumber dayanya yang dapat dijangkau dari mana pun mereka inginkan. Pemustaka mendapatkan akses ke berbagai macam informasi lokal, mereka langsung dapat mengakses dengan segera setiap kali mereka menginginkan, membutuhkan dan memutuskan untuk mendapatkannya.[3]

Referensi

  1. Hartono Hartono. STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM MEMBANGUN AKSESIBILITAS INFORMASI: Sebuah Kajian Teoritis pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. UNILIB : Jurnal Perpustakaan. 2017-12-01. Vol. 8 (1). doi:10.20885/unilib.vol8.iss1.art7.
  2. Banerjee Dahl, M. Digital Libraries: Integrating Content and Systems. Chandos Publishing. 2006.
  3. Hartono Hartono. STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM MEMBANGUN AKSESIBILITAS INFORMASI: Sebuah Kajian Teoritis pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. UNILIB : Jurnal Perpustakaan. 2017-12-01. Vol. 8 (1). doi:10.20885/unilib.vol8.iss1.art7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29249035 (2026-05-19T16:02:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.