Lompat ke isi

Vitamin K

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 18.10 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Phylloquinone structure

Vitamin K (K dari "Koagulations-Vitamin" dalam Bahasa Jerman dan Bahasa Denmark[1]) merujuk pada sekelompok vitamin lipofilik dan hidrofobik yang dibutuhkan untuk modifikasi pascatranslasi dari berbagai macam protein, seperti dalam proses pembekuan darah. Secara kimia vitamin ini merupakan turunan 2-metil-1,4-naftokuinona.[2] Vitamin K bersifat tahan panas, tetapi akan segera rusak apabila terpapar senyawa asam, basa, dan cahaya matahari.[3]

Pada manusia, vitamin K didapat dari nutrisi asupan makanan dan mikroflora pada saluran pencernaan. Di dalam hati, vitamin K dibutuhkan untuk mengaktivasi protrombin dengan reaksi karboksilasi gugus Glu pada residu protein prekursornya. Asam glutamat yang mengalami reaksi karboksilasi akan berubah menjadi asam karboksiglutamat gamma.[4]

Vitamin K2 (menakuinona, menatetrenona) secara normal diproduksi oleh bakteri dalam saluran pencernaan manusia, dan defisiensi gizi akibat diet yang sangat jarang terjadi kecuali saluran pencernaan mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga tidak dapat menyerap molekul.[5] Vitamin ini ditemukan dalam sayuran hijau, seperti bayam, katuk, kol, selada, dan brokoli.[6]

Vitamin K dan kesehatan

Peneliti di Tufts menemukan bahwa vitamin K, khususnya K1, dapat mengurangi risiko resistensi insulin sehingga membantu melawan diabetes.[7] Penemuan ini diterbitkan dalam Diabetes Care.[8] Selain itu, vitamin ini juga membantu metabolisme di dalam tubuh terkait dengan resistensi senyawa insulin.[9] Di dalam tubuh, vitamin K juga dapat menekan proses pendarahan di hati yang sering kali muncul akibat pemakaian senyawa aspirin atau antibiotik secara berlebihan.[10] Melalui mekanisme yang sama, vitamin K dapat memperlambat proses pembentukan sel kanker di hati dan paru-paru.[11]

Penelitian lain juga membuktikan bahwa selain diabetes, vitamin K juga dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga terbentuk struktur rangka tubuh yang kuat.[12] Khususnya pada wanita, vitamin K juga dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis.[13] Di dalam tulang, vitamin K ini akan membantu senyawa osteokalsin yang berperan dalam penyerapan mineral untuk membentuk struktur tulang yang kuat.[14] Osteoklasin sendiri diproduksi oleh osteoblas, kumpulan sel pembentuk tulang.[15]

Pranala luar

Pranala luar

Referensi

  1. Henrik Dam. The Antihaemorrhagic Vitamin Of The Chick. Biochemical Journal. 1935. Vol. XXIX (82). hlm. 1273-1285.
  2. Vitamin Basics. DSM Nutritional Products. http://www.vitamin-basics.com/index.php?id=41
  3. Vitamin Basics. DSM Nutritional Products. http://www.vitamin-basics.com/index.php?id=41
  4. Abnormal Prothrombin (DES-γ-Carboxy Prothrombin) in Hepatocellular Carcinoma. Departments of Surgery and Pathology, University of Pittsburgh School of Medicine and the Veterans Administration Medical Center; A. Nakao, A. Virji, Y. Iwaki, B. Carr, S. Iwatsuki, dan E. Starzl.
  5. Vitamin Basics. DSM Nutritional Products. http://www.vitamin-basics.com/index.php?id=41
  6. Vitamin Basics. DSM Nutritional Products. http://www.vitamin-basics.com/index.php?id=41
  7. Yoshida MY, Jacques PF, Meigs JB, et al. 2009. {gamma}-Carboxylation of osteocalcin and insulin resistance in older men and women. Am J Clin Nutr 90:1230-35.
  8. Yoshida MY, Jacques PF, Meigs JB, et al. 2009. {gamma}-Carboxylation of osteocalcin and insulin resistance in older men and women. Am J Clin Nutr 90:1230-35.
  9. Yoshida MY, Jacques PF, Meigs JB, et al. 2009. {gamma}-Carboxylation of osteocalcin and insulin resistance in older men and women. Am J Clin Nutr 90:1230-35.
  10. Wilson AC, Fasco MJ. 1986. Vitamin-K-dependent proteins in microsomes of primary lewis lung tumors. Int J Cancer 8(6):877-82.
  11. Wilson AC, Fasco MJ. 1986. Vitamin-K-dependent proteins in microsomes of primary lewis lung tumors. Int J Cancer 8(6):877-82.
  12. Price PA . 1988. Role of vitamin-K-dependent proteins in bone metabolism. Annu Rev Nutr 8:565–83.
  13. Tsukamoto Y, Ichise H, Kakuda H, Yamaguchi M . 2000. Intake of fermented soybean (natto) increases circulating vitamin K2 (menaquinone-7) and gamma-carboxylated osteocalcin concentration in normal individuals. J Bone Miner Metab 18(4):216–22.
  14. Tsukamoto Y, Ichise H, Kakuda H, Yamaguchi M . 2000. Intake of fermented soybean (natto) increases circulating vitamin K2 (menaquinone-7) and gamma-carboxylated osteocalcin concentration in normal individuals. J Bone Miner Metab 18(4):216–22.
  15. Tsukamoto Y, Ichise H, Kakuda H, Yamaguchi M . 2000. Intake of fermented soybean (natto) increases circulating vitamin K2 (menaquinone-7) and gamma-carboxylated osteocalcin concentration in normal individuals. J Bone Miner Metab 18(4):216–22.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29459404 (2026-07-14T22:51:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.