Lompat ke isi

Terpineol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Terpineol: alfa-, beta-, gamma-, dan isomer 4-terpineol

Terpineol adalah salah satu dari empat isomer monoterpenoid. Terpenoid adalah terpena yang dimodifikasi dengan penambahan gugus fungsional, dalam hal ini berupa alkohol. Terpineol telah diisolasi dari berbagai sumber seperti kapulaga, minyak kayu putih, minyak pinus, dan minyak petitgrain.[1] Terdapat empat isomer terpineol: α-terpineol, β-terpineol, γ-terpineol, dan terpinen-4-ol. β-Terpineol dan γ-terpineol hanya berbeda pada lokasi ikatan ganda. Terpineol biasanya merupakan campuran dari isomer-isomer ini dengan α-terpineol sebagai konstituen utama.

Terpineol memiliki aroma yang menyenangkan mirip dengan bunga lila dan merupakan bahan umum dalam parfum, kosmetik, dan perisa. α-Terpineol adalah salah satu dari dua konstituen aroma yang paling melimpah dari teh lapsang souchong; α-terpineol berasal dari asap pinus yang digunakan untuk mengeringkan teh.[2] (+)-α-Terpineol adalah konstituen kimia dari Scutellaria barbata.

Sintesis dan biosintesis

Meskipun terjadi secara alami, terpineol umumnya diproduksi dari alfa-pinena, yang dihidrasi dengan adanya asam sulfat.[3]

Rute alternatif dimulai dari limonena:[4]

Limonena bereaksi dengan asam trifluoroasetat dalam adisi Markovnikov ke intermediet trifluoroasetat, yang mudah dihidrolisis]] dengan [[natrium hidroksida menjadi α-terpineol dengan selektivitas 7%. Produk sampingannya adalah β-terpineol dalam campuran isomer cis dan trans, serta 4-terpineol.

Biosintesis α-terpineol berlangsung dari geranil pirofosfat, yang melepaskan pirofosfat untuk menghasilkan kation terpinil. Karbokation ini merupakan prekursor dari banyak terpena dan terpenoid. Hidrolisisnya menghasilkan terpineol.

Konversi biosintetik geranil pirofosfat menjadi terpena α-pinena dan β-pinena (kanan) dan menjadi α-terpineol (kiri bawah).[5]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Shan-Shan Yao. Flavor Characteristics of Lapsang Souchong and Smoked Lapsang Souchong, a Special Chinese Black Tea with Pine Smoking Process. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 2005. Vol. 53 (22). hlm. 8688–93. doi:10.1021/jf058059i.
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Yoshifumi Yuasa. A Practical Synthesis of d-α-Terpineol via Markovnikov Addition of d-Limonene Using Trifluoroacetic Acid. Organic Process Research & Development. 2006. Vol. 10 (6). hlm. 1231–1232. doi:10.1021/op068012d.
  5. Davis, Edward M. Biosynthesis. Topics in Current Chemistry. 2000. Vol. 209. hlm. 53–95. doi:10.1007/3-540-48146-X_2. ISBN 978-3-540-66573-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28939804 (2026-02-07T14:13:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.