Lompat ke isi

Subsidensi (atmosfer)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 22.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29398822; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam meteorologi, subsidensi adalah pergerakan massa udara ke bawah secara perlahan di atmosfer. Fenomena ini skala luasnya biasanya berkaitan dengan sistem tekanan tinggi atau antisiklon.

Mekanisme

Ketika massa udara bergerak turun menuju permukaan bumi, tekanan atmosfer yang lebih tinggi di lapisan bawah menyebabkan udara tersebut mengalami kompresi (pemampatan). Proses kompresi ini memanaskan suhu udara secara Proses adiabatik.

Karena udara yang hangat mampu menampung lebih banyak uap air, kelembapan relatif (relative humidity) di dalam massa udara tersebut akan menurun. Akibatnya, titik-titik air atau awan di area tersebut cenderung menguap dan menghilang. Oleh karena itu, wilayah atmosfer yang mengalami subsidensi umumnya ditandai dengan cuaca yang cerah, kering, dan minim pembentukan awan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29398822 (2026-06-29T05:44:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.