Lompat ke isi

Kesadaran setelah kematian

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28600074; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kesadaran setelah kematian adalah kontroversi umum dalam masyarakat dan budaya dalam kaitannya dengan kehidupan setelah kematian. Penelitian ilmiah telah menetapkan bahwa pikiran dan kesadaran berhubungan erat dengan fungsi fisiologis otak, yang berhentinya mendefinisikan kematian otak. Namun, banyak yang percaya pada beberapa bentuk kehidupan setelah kematian, yang ditemui dalam banyak agama.

Ilmu saraf adalah bidang interdisipliner yang dibangun di atas premis bahwa semua perilaku dan semua proses kognitif yang membentuk pikiran berasal dari struktur dan fungsi sistem saraf, terutama di otak. Menurut pandangan ini, pikiran dapat dianggap sebagai seperangkat operasi yang dilakukan oleh otak.

Referensi

Bacaan lanjutan


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28600074 (2025-11-22T06:05:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.