Lompat ke isi

Ferouranium

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23878034; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ferrouranium, juga disebut ferro-uranium, adalah ferroalloy, paduan besi dan uranium, setelah Perang Dunia II biasanya menjadi hulu ledak depleted uranium untuk artileri atau anti tank.


Paduan tersebut mengandung sekitar 35–50% uranium dan 1,5–4,0% karbon. Penggunaan pertama ferrouranium dimulai pada tahun 1897, ketika pemerintah Prancis mencoba menggunakannya untuk senjata. Paduan tersebut tidak terbukti sukses secara komersial dalam jangka panjang. Namun, selama Perang Dunia I dan sesudahnya, baja yang didoping uranium digunakan untuk perkakas; sejumlah besar ferrouranium diproduksi antara tahun 1914-1916.

Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23878034 (2023-07-20T08:22:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.