Lompat ke isi

Skandium klorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.27 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583725; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Skandium(III) klorida adalah senyawa anorganik dengan rumus ScCl3. Ini adalah senyawa ionik putih yang mudah meleleh, yang bersifat sangat larut dalam air. Garam ini terutama diminati di laboratorium penelitian. Baik bentuk anhidrat maupun heksahidrat (ScCl3•6H2O) tersedia secara komersial.

Struktur

ScCl3 mengkristal dalam motif BiI3 berlapis, yang menonjolkan pusat skandium oktahedral. Monomer ScCl3 adalah spesi dominan dalam fase uap pada 900 K, dimer Sc2Cl6 menyumbang sekitar 8%. Spektrum difraksi elektron menunjukkan bahwa monomer adalah planar dan dimer memiliki dua penghubung atom Cl masing-masing Sc menjadi 4 koordinat.

Reaksi

ScCl3 adalah asam Lewis yang menyerap air untuk menghasilkan kompleks aquo. Berdasarkan kristalografi sinar-X, salah satu hidrat tersebut adalah garam trans-[ScCl2(H2O)4]Cl·2H2O. Dengan ligan yang kurang basa tetrahidrofuran, ScCl3 menghasilkan campuran ScCl3(TH)3 sebagai kristal putih. Kompleks yang larut dalam THF ini digunakan dalam sintesis senyawa organoskandium. ScCl3 telah diubah menjadi garam dodesil sulfatnya, yang telah diselidiki sebagai "katalis gabungan surfaktan asam Lewis" (LASC) dalam reaksi mirip aldol.

Reduksi

Skandium(III) klorida digunakan oleh Karl Fischer yang pertama kali membuat skandium logam dengan elektrolisis lelehan eutektik skandium(III) klorida dan garam lainnya pada 700-800 °C.

ScCl3 bereaksi dengan logam skandium menghasilkan sejumlah klorida dimana skandium memiliki bilangan oksidasi <+3, ScCl, Sc7Cl10, Sc2Cl3, Sc5Cl8 dan Sc7Cl12. Sebagai contoh, reduksi ScCl3 dengan logam skandium dengan adanya sesium klorida menghasilkan senyawa CsScCl3 yang mengandung rantai linier komposisi ScIICl3, mengandung ScIICl6 oktahedra berbagi muka.

Penggunaan

Skandium(III) klorida ditemukan di beberapa lampu halida, serat optik, keramik elektronik, dan laser.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29583725 (2026-08-15T15:46:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.