Lompat ke isi

Bahasa markah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 22.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29602114; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bahasa markah () adalah sistem penyandian teks yang memberi catatan pada dokumen dengan cara penulisan sintaksis yang dibedakan dari teks, sehingga struktur, format, atau hubungan antarbagian dokumen dapat dikendalikan. Istilah ini berasal dari industri penerbitan, ketika kata markup dipakai untuk anotasi atau tanda lain di dalam teks yang ditujukan sebagai petunjuk bagi penata huruf atau juru ketik mengenai cara suatu bagian harus dicetak atau ditata. Contohnya instruksi cara penulisan seperti yang ditemukan pada dokumen-dokumen dalam bentuk troff, TeX dan LaTeX, atau struktur penanda seperti pada tag XML. Markah menginstruksikan perangkat lunak untuk memisahkan unsur logis dokumen dan menentukan fungsi pemrosesan atasnya, tetapi tidak tampak pada versi teks yang ditampilkan kepada pengguna.

Beberapa bahasa markah seperti HTML memiliki semantik presentasi yang telah didefinisikan sebelumnya, yang berarti spesifikasinya turut mengatur cara data terstruktur disajikan. Sementara yang lain, seperti XML, memakai tag semata-mata untuk membatasi potongan data dan menyerahkan penafsirannya sepenuhnya kepada aplikasi yang membacanya. Bahasa markah yang paling luas digunakan adalah SGML, HyperText Markup Language (HTML), dan XML. HTML merupakan bahasa penerbitan yang dipakai Waring Wera Wanua dan berakar pada SGML, sebuah bahasa untuk menyatakan markah struktural.

Sejarah

Sistem markah komputer generasi awal bersifat prosedural, artinya markah berupa perintah yang menyatakan bagaimana teks harus diformat. Pemroses teks troff, misalnya, menerima baris teks yang disisipi baris informasi kendali format. Pada 1981 Charles Goldfarb memperkenalkan (GML), yang ia kembangkan bersama Edward Mosher dan Raymond Lorie di IBM. Bahasa itu bertumpu pada gagasan bahwa markah seharusnya menggambarkan struktur dan atribut dokumen alih-alih menentukan pemrosesan yang harus dilakukan atasnya, sehingga markah deskriptif cukup dibuat sekali dan tetap berlaku untuk semua pemrosesan berikutnya. Gagasan itu kemudian dibakukan sebagai SGML.

Tim Berners-Lee merancang HTML di CERN dengan bertumpu kuat pada SGML, dan pasangan tag seperti <TITLE> serta </TITLE> diambil langsung dari bahasa tersebut. Versi HTML modern tidak lagi berbasis SGML dan karena itu tidak lagi memerlukan rujukan ke DTD dalam deklarasi doctype. W3C kemudian menerbitkan XML sebagai himpunan bagian SGML dengan tujuan agar SGML generik dapat disajikan, diterima, dan diproses di Web.

Klasifikasi markah

Markah lazim dibedakan menjadi tiga jenis utama.

  • Markah presentasional mengatur tampilan visual dan umumnya disembunyikan dari penulis maupun penyunting, seperti pada pengolah kata WYSIWYG.
  • Markah prosedural digabungkan dengan teks untuk memberi instruksi pemrosesan kepada program, dan penulis memanipulasinya secara langsung.
  • Markah deskriptif melabeli bagian dokumen menurut jenis unsurnya, misalnya <td> yang menyatakan sebuah sel tabel dalam HTML.

Coombs, Renear, dan DeRose berpendapat bahwa markah deskriptif paling mudah dipelajari dan paling sesuai dengan proses penyusunan naskah, karena penulis cukup mengenali jenis unsur teks alih-alih mengingat perintah pemformatan.

HTML (HyperText Markup Language)

Digunakan untuk membuat dan mengatur konten halaman web. HTML mendefinisikan makna dan struktur konten web, sedangkan penampilan halaman lazimnya diatur CSS dan perilakunya diatur JavaScript.

Contoh sederhana:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <title>Judul Halaman</title>
</head>
<body>
  <h1>Halo, dunia!</h1>
  <p>Ini adalah contoh paragraf.</p>
</body>
</html>

Markdown

Sering digunakan untuk menulis dokumentasi dan berkas teks biasa di platform kode seperti GitHub. Markdown adalah format teks biasa untuk menulis dokumen terstruktur, dibuat John Gruber bersama Aaron Swartz pada 2004 dengan sasaran utama agar naskah tetap seterbaca mungkin. IETF mendaftarkan tipe media text/markdown pada 2016 dan menggambarkan Markdown sebagai keluarga sintaksis pemformatan teks biasa yang secara opsional dapat dikonversi menjadi bahasa markah formal seperti HTML. Dialeknya yang terdaftar antara lain GitHub Flavored Markdown dan CommonMark.

Contoh sederhana:

# Judul Utama
## Judul Kedua
Ini adalah teks biasa. **Teks tebal** dan *teks miring*.
- Daftar item 1
- Daftar item 2

XML (eXtensible Markup Language)

Digunakan untuk menyimpan dan mengangkut data. XML adalah seperangkat aturan untuk merancang format teks yang memungkinkan data distrukturkan, dan makna sebuah dokumen XML bergantung pada program yang mengolahnya.

Contoh sederhana:

<catatan>
  <judul>Judul Catatan</judul>
  <penulis>Nama Penulis</penulis>
  <isi>Ini adalah contoh isi catatan.</isi>
</catatan>

Bahasa markah lain

Penggunaan bahasa markah tidak terbatas pada Web. Scalable Vector Graphics adalah bahasa untuk menggambarkan grafik dua dimensi, sedangkan MathML adalah bahasa markah untuk menggambarkan matematika yang lazimnya dinyatakan dalam sintaksis XML. Sebaliknya, tidak semua format teks berstruktur merupakan bahasa markah. YAML memakai akronim rekursif YAML Ain't Markup Language dan merupakan bahasa serialisasi data. Daftar yang lebih lengkap tersedia di Daftar bahasa markah.

Lihat juga

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29602114 (2026-08-19T23:18:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.