Lompat ke isi

Masalah keenam Hilbert

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 17.59 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Tangga reduksi model dari dinamika mikroskopik (pandangan atomistik) menuju dinamika kontinum makroskopik (hukum gerak zat kontinu) (Ilustrasi dari isi buku Pranala alternatif )

Masalah keenam Hilbert adalah upaya untuk melakukan pengaksioamaan terhadap cabang-cabang fisika di mana matematika memainkan peranan yang menonjol. Masalah ini tercantum dalam daftar terkenal Masalah Hilbert yang ia paparkan pada tahun 1900.[1] Dalam terjemahan bahasa Inggris yang lazim, pernyataan eksplisitnya berbunyi:

6. Perlakuan Matematis terhadap Aksioma Fisika. Penyelidikan atas dasar-dasar geometri menyingkap suatu persoalan: untuk memperlakukan, dengan cara serupa melalui sistem aksioma, cabang-cabang ilmu fisika di mana matematika telah memainkan peranan penting; yang utama di antaranya ialah teori peluang dan mekanika.

Hilbert kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai permasalahan ini beserta bentuk-bentuk khusus yang mungkin diambilnya:

"Mengenai aksioma-aksioma dalam teori peluang, menurut pandangan saya, penyelidikan logis terhadapnya seyogianya disertai dengan pengembangan yang ketat dan memuaskan atas metode nilai rata-rata dalam fisika matematis, dan khususnya dalam teori kinetik gas. ... Karya Boltzmann tentang prinsip-prinsip mekanika menyiratkan masalah pengembangan secara matematis terhadap proses-proses limit yang hanya diisyaratkan olehnya, yakni proses yang menghubungkan pandangan atomistik dengan hukum-hukum gerak zat kontinu."

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. David Hilbert. Mathematical Problems. Bulletin of the American Mathematical Society. 1902. Vol. 8 (10). hlm. 437–479. doi:10.1090/S0002-9904-1902-00923-3. Publikasi sebelumnya (dalam bahasa Jerman asli) muncul dalam Göttinger Nachrichten, 1900, hlm. 253–297, serta Archiv der Mathematik und Physik, seri ke-3, vol. 1 (1901), hlm. 44–63, 213–237.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28757129 (2025-12-30T06:39:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.