Lompat ke isi

Ekspresi aljabar

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 23.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam matematika, ekspresi aljabar () adalah ekspresi yang memuat konstanta bilangan bulat, variabel, dan operasi aljabar[1][2] Sebagai contoh, adalah ekspresi aljabar. Karena akar kuadrat merupakan pangkat , maka1x21+x2juga merupakan ekspresi aljabar. Persamaan yang melibatkan ekspresi aljabar disebut persamaan aljabar.

Akan tetapi, berbeda dengan bilangan transendental seperti Pi danE, yang bukan merupakan ekspresi aljabar. Sebab kedua bilangan tersebut bukan diturunkan dari konstanta bilangan bulat dan operasi aljabar, melainkan Pi dibangun sebagai hubungan geometris, dan sedangkan definisi memerlukan bilangan tak hingga dari operasi aljabar.

Adapun ekspresi rasional () adalah ekspresi yang dapat ditulis ulang menjadi pecahan rasional. Ekspresi ini ditulis dengan menggunakan sifat dari operasi aritmetika, seperti sifat komutatif dan sifat asosiatif untuk penjumlahan dan perkalian, sifat distributif dan aturan-aturan untuk operasi pada pecahan. Dengan kata lain, ekspresi rasional adalah ekspresi yang dapat dibangun dari variabel dan konstanta dengan hanya menggunakan empat operasi aritmetika. Jadi, ekspresi seperti3x22xy+cy31termasuk ekspresi rasional. Ekspresi yang ditulis selain dari sifat-sifat tersebut bukan merupakan ekspresi rasional, seperti1x21+x2Persamaan rasional () adalah persamaan yang melibatkan dua ekspresi rasional pada pembilang maupun dan penyebut, yang ditulis sebagai

P(x)Q(x)

Ekspresi ini mematuhi aturan yang sama seperti pecahan. Persamaan tersebut dapat diselesaikan dengan perkalian silang. Akan tetapi, pembagian dengan nol ditolak sebab solusi pada pembagian formal tersebut menyebabkan hasilnya menjadi tak terdefinisi.

Istilah

Aljabar memiliki istilah tersendiri, yang bertujuan untuk menjelaskan bagian-bagian pada ekspresi aljabar.:


1 – eksponen atau pangkat, 2 – koefisien, 3 – suku, 4 – operator, 5 – konstanta, x,y - variabel

Dalam akar polinomial

Akar dari ekspresi polinomial berderajat , atau dengan kata lain, solusi dari persamaan polinomial, selalu dapat ditulis sebagai ekspresi aljabar jika (lihat rumus kuadrat, fungsi kubik, dan persamaan kuartik). Solusi dari persamaan tersebut merupakan solusi aljabar. Sayangnya, teorema Abel–Ruffini mengatakan bahwa tiada solusi aljabar untuk semua persamaan tersebut (hanya untuk beberapa persamaan) jika .

Konvensi

Variabel

Berdasarkan konvensi, huruf di awal alfabet seperti a,b,c umum digunakan dalam menyatakan konstanta, sedangkan huruf di akhir alfabet seperti x,y dan z digunakan untuk menyatakan variabel.[3] Secara umum, penulisan pada semua huruf tersebut dimiringkan.[4]

Eksponen

Berdasarkan konvensi, suku dengan pangkat (atau eksponen) tertinggi ditulis di sebelah kiri. Sebagai contoh, x2 ditulis di sebelah kiri x. Koefisien yang bernilai satu umumnya tidak ditulis (atau dihilangkan), sebagai contoh, 1x2 ditulis x2.[5] Hal ini juga sama ketika eksponen bernilai satu, sebagia contoh 3x1 ditulis 3x,[6] dan jika eksponennya nol, hasilnya selalu 1 (sebagai contoh, 3x0 ditulis 3 karena x0 selalu bernilai 1).[7]

Aljabar dan ekspresi matematika lainnya

Tabel berikut merupakan ringkasan terkait bagaimana ekspresi aljabar dibandingkan dengan beberapa jenis ekspresi matematika lainnya berdasarkan jenis elemen yang diperoleh. Hal ini berdasarkan konvensi umum, bukan berdasarkan konvensi universal.

Ekspresi aljabar rasional (atau ekspresi rasional) adalah ekspresi aljabar yang dapat ditulis sebagai hasil bagi dari polinomial, seperti . Sedangkan ekspresi aljabar irasional adalah ekspresi yang tidak rasional, seperti .

Lihat pula

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. Operasi tersebut di antaranya: penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan eksponen (yang merupakan bilangan rasional.)
  2. Christopher G. Morris. Academic Press dictionary of science and technology. Gulf Professional Publishing. 1992. hlm. 74.
  3. William L. Hosch (editor), The Britannica Guide to Algebra and Trigonometry, Britannica Educational Publishing, The Rosen Publishing Group, 2010, , 9781615302192, page 71
  4. James E. Gentle, Numerical Linear Algebra for Applications in Statistics, Publisher: Springer, 1998, , 9780387985428, 221 pages, [James E. Gentle page 183]
  5. David Alan Herzog, Teach Yourself Visually Algebra, Publisher John Wiley & Sons, 2008, , 9780470185599, 304 pages, page 72
  6. John C. Peterson, Technical Mathematics With Calculus, Publisher Cengage Learning, 2003, , 9780766861893, 1613 pages, page 31
  7. Jerome E. Kaufmann, Karen L. Schwitters, Algebra for College Students, Publisher Cengage Learning, 2010, , 9780538733540, 803 pages, page 222

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28002728 (2025-10-16T05:36:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.