Lompat ke isi

Impuls

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 03.20 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28589388; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam mekanika klasik, impuls (disimbolkan J atau Imp) adalah integral dari gaya (F) terhadap waktu (t) bekerjanya gaya tersebut. Karena gaya merupakan suatu besaran vektor, maka impuls juga merupakan besaran vektor. Satuan dari impuls adalah Newton second (N.s).

Sebuah benda yang diberi gaya akan mengalami percepatan atau perubahan kecepatan selama gaya tersebut bekerja. Semakin lama gaya bekerja, maka semakin besar perubahan momentum yang dialami oleh benda tersebut. Definisi ini berarti bahwa suatu benda yang diberi gaya kecil secara konstan dalam waktu yang lama dapat mengalami perubahan momentum—impuls—yang besarnya sama dengan benda lain yang diberi gaya besar tetapi dalam waktu yang singkat.

J=Frata-rata(t2t1)

Impuls adalah integral gaya terhadap waktu:

J=Fdt

Penurunan matematika pada kasus objek bermassa konstan

Impuls J yang dihasilkan pada selang waktu t1 hingga t2 didefinisikan sebagai:

𝐉=t1t2𝐅dt

dengan F adalah gaya resultan yang bekerja pada selang waktu t1 hingga t2.

Menggunakan hukum kedua Newton, dapat diketahui hubungan antara gaya dengan momentum P berupa:

𝐅=d𝐩dt

sehingga,

𝐉=t1t2d𝐩dtdt=𝐩1𝐩2d𝐩=𝐩2𝐩1=Δ𝐩

dengan Δp adalah perubahan momentum linear pada selang waktu t1 hingga t2. Hubungan antara momentum dan impuls ini disebut teorema impuls-momentum. Pada kasus benda bermassa konstan, impuls dapat dinyatakan sebagai persamaan yang lebih sederhana:𝐉=t1t2𝐅dt=Δ𝐩=m𝐯𝟐m𝐯𝟏dengan

F adalah gaya resultan yang diberikan,
t1 dan t2 berturut-turut adalah waktu awal dan akhir impuls,
m adalah massa objek,
v1 adalah kelajuan awal objek, dan
v2 adalah kelajuan akhir objek.

Asas

Asas impuls-momentum

Asas impuls-momentum merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah integral. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami tumbukan.

Lihat pula

Referensi

Bibliografi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28589388 (2025-11-21T14:43:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.