Lompat ke isi

Pengayak molekuler

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 03.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29638527; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pengayak molekuler atau ayakan molekuler adalah material dengan pori-pori (lubang yang sangat kecil) berukuran seragam. Diameter pori-pori ini hampir sama ukurannya dengan molekul kecil, dengan demikian maka molekul yang lebih besar tidak bisa masuk atau teradsorpsi.

Beberapa ayakan molekuler digunakan dalam kromatografi, teknik pemisahan yang mengurutkan molekul berdasarkan ukurannya. Ayakan molekuler lainnya digunakan sebagai desikan (misalnya gel silika dan arang aktif).

Diameter ayakan molekuler diukur dalam Angstrom (Å) atau nanometer (nm). Menurut notasi IUPAC, material mikropori memiliki diameter pori kurang dari 2 nm (20 Å) dan material makropori memiliki diameter pori lebih dari 50 nm (500 Å). Dengan demikian maka kategori material mesopori berada di tengah antara 2 hingga 50 nm (20–500 Å).

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29638527 (2026-08-25T23:42:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.