Pengayak molekuler
Pengayak molekuler atau ayakan molekuler adalah material dengan pori-pori (lubang yang sangat kecil) berukuran seragam. Diameter pori-pori ini hampir sama ukurannya dengan molekul kecil, dengan demikian maka molekul yang lebih besar tidak bisa masuk atau teradsorpsi.
Beberapa ayakan molekuler digunakan dalam kromatografi, teknik pemisahan yang mengurutkan molekul berdasarkan ukurannya. Ayakan molekuler lainnya digunakan sebagai desikan (misalnya gel silika dan arang aktif).
Diameter ayakan molekuler diukur dalam Angstrom (Å) atau nanometer (nm). Menurut notasi IUPAC, material mikropori memiliki diameter pori kurang dari 2 nm (20 Å) dan material makropori memiliki diameter pori lebih dari 50 nm (500 Å). Dengan demikian maka kategori material mesopori berada di tengah antara 2 hingga 50 nm (20–500 Å).
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29638527 (2026-08-25T23:42:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.