Lompat ke isi

Bahan bakar sintetis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 09.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
NREL FT diesel vs conventional diesel photo

Bahan bakar sintetis adalah bahan bakar cair, atau terkadang bahan bakar gas, yang diperoleh dari gas sintetis, campuran karbon monoksida dan hidrogen, di mana gas sintetis tersebut berasal dari gasifikasi bahan baku padat seperti batu bara atau biomassa atau dengan mereformasi gas alam.

Cara umum untuk memurnikan bahan bakar sintetis termasuk proses Fischer–Tropsch,[1] konversi metanol menjadi bensin,[2] atau pencairan batu bara langsung.[3]

Pada Juli 2019, kapasitas produksi bahan bakar sintetis komersial di seluruh dunia mencapai lebih dari 240.000 barel per hari (38.000 m³ / hari), dengan banyak proyek baru dalam konstruksi atau pengembangan, seperti Rekayasa Karbon.

Pranala luar

Referensi

  1. Liquid Fuels - Fischer-Tropsch Synthesis. Gasifipedia. National Energy Technology Laboratory, U.S. Department of Energy.
  2. Liquid Fuels - Conversion of Methanol to Gasoline. Gasifipedia. National Energy Technology Laboratory, U.S. Department of Energy.
  3. Liquid Fuels - Direct Liquefaction Processes. Gasifipedia. National Energy Technology Laboratory, U.S. Department of Energy.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27670012 (2025-08-12T12:07:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.