Lompat ke isi

Pembakaran oksigen murni

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 08.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27935766; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pembakaran oksigen murni merupakan salah satu jenis pembakaran yang menggunakan oksigen murni sebagai bahan bakar. Teknik ini dikembangkan untuk menghindari pengenceran dalam gas hasil pembakaran oleh nitrogen. Oksigen murni diperoleh dengan proses pemisahan oksigen dari udara dalam sebuah unit pemisah udara. Kekurangan dari pembakaran oksigen murni adalah suhu pembakaran yang tinggi. Kelebihannya adalah menghasilkan nyala api batu bara dengan stabil. Pembakaran oksigen murni dan karbon dioksida memiliki pengaruh yang besar terhadap perpindahan panas. Pembakarannya menghasilkan kepadatan dan kapasitas panas molar yang besar. Peningkatan yang dihasilkan sebanyak 1,6 hingga 1,7 kali lebih besar. Selain itu, juga dihasilkan spektrum inframerah dan difusivitas dengan massa yang rendah. Jenis pembakaran ini memiliki sifat kimia yang aktif sehingga mampu melakukan reaksi Boudouard. Pembakaran oksigen murni dapat optimal dengan menggunakan derajat kebebasan. Namun, penambahan derajat kebebasan juga menyebabkan kepadatan aliran massa dan menghasilkan pembakar aerodinamika.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27935766 (2025-10-07T06:44:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.