Lompat ke isi

Naftol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 14.17 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25126138; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Naftol adalah persenyawaan-persenyawaan kimia jenis fenolik yang diperoleh dengan menggantikan satu atau lebih hidrogen dengan gugus-gugus hidroksil.

Persenyawaan-persenyawaan setelah dikopel dengan para-nitranilina yang telah didiazotasi atau dengan basa yang lain, menghasilkan zat warna yang dapat digunakan untuk memberi warta pada katun atau krayon. Hasil pewarnaan sangat tahan pencucian, sinar, klor, dan lain-lain. Ada dua macam senyawa naftol yakni 1-naftol dan 2-naftol.

1-Naftol termasuk dalam golongan asam organik naftalen alkohol. Deskripsi senyawa ini berbentu kristal padat berwarna putih dan berbau seperti etanol. Senyawa ini sangat sedikit larut di dalam air tetapi mudah untuk larut di dalam alkohol. Memiliki titik lebur antara 94-96 derajat celcius. Pada umumnya, fungsi dari 1-naftol digunakan dalam pembuatan zat warna dan sintesis senyawa organik. Namun naftol juga memiliki dampak negatif seperti berbagaya pada kesehatan karena dapat mengiritasi mata dan saluran pernafasan, berbahaya jika tertelan atau terhirup. Senyawa ini juga dapat menyebabkan tubuh yang abnormal, mengakibatkan kerusakan hati dan ginjal.

Lihat juga

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25126138 (2024-01-04T17:11:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.