Lompat ke isi

Gugus fungsi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.56 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Benzyl acetate - functional groups and moieties

Dalam kimia organik, gugus fungsi adalah substituen atau bagian spesifik dalam molekul yang bertanggung jawab terhadap karakteristik reaksi kimia dari molekul-molekul tersebut. Gugus fungsi yang sama akan mengalami reaksi kimia yang sama atau serupa tanpa menghiraukan ukuran molekulnya.[1][2] Hal ini memungkinkan untuk memprediksi secara sistematis reaksi kimia dan perilaku senyawa kimia serta desain sintesis kimianya. Selanjutnya, reaktivitas gugus fungsi dapat dimodifikasi oleh gugus fungsi lain di sekitarnya. Dalam sintesis organik, interkonversi gugus fungsi adalah salah satu tipe dasar transformasi.

Gugus fungsi adalah kelompok dari satu atau lebih atom-atom dari sifat-sifat kimia yang khas, tidak peduli apa yang melekat pada mereka. Atom-atom gugus fungsi tersebut saling terkait satu sama lain dan dengan molekul lainnya melalui ikatan kovalen. Untuk satuan berulang polimer, gugus fungsi melekat pada inti atom karbon nonpolar mereka dan dengan demikian menambah karakter kimia pada rantai karbon. Gugus fungsi juga dapat bermuatan, misalnya dalam garam karboksilat (–COO), yang mengubah molekul menjadi ion poliatomik atau ion kompleks. Gugus fungsi yang mengikat atom pusat dalam kompleks koordinasi disebut ligan. Pengompleksan dan solvasi juga disebabkan oleh interaksi spesifik dari gugus fungsi. Dalam aturan umum "like dissolve like", adalah bersamanya atau saling berinteraksinya gugus fungsi yang menghasilkan kelarutan. Sebagai contoh, gula larut dalam air karena keduanya berbagi gugus fungsi hidroksil (–OH) dan hidroksil berinteraksi kuat satu sama lain. Ditambah lagi, ketika gugus fungsi lebih elektronegatif daripada atom yang mereka lekati, gugus fungsi akan menjadi polar, dan molekul-molekul nonpolar yang mengandung gugus-gugus fungsi ini menjadi polar dan menjadi larut dalam beberapa lingkungan berair.

Menggabungkan nama-nama gugus fungsi dengan nama-nama alkana induk menghasilkan apa yang disebut sebagai tata nama sistematis untuk penamaan senyawa organik. Dalam tata nama tradisional, atom karbon pertama setelah karbon yang menempel pada gugus fungsi disebut karbon alfa; yang kedua, karbon beta, ketiga, karbon gamma, dan seterusnya. Jika terdapat gugus fungsi lain pada karbon, ia dapat dinamai dengan huruf Yunani, misalnya, gamma-amina dalam asam gamma-aminobutirat berada pada karbon ketiga dari rantai karbon yang melekat pada gugus asam karboksilat. Konvensi IUPAC mengatur pelabelan numerik dari posisi ini, misalnya asam 4-aminobutanoat. Dalam berbagai nama tradisional, berbagai kualifikasi digunakan untuk memberi label isomer, misalnya, isopropanol (nama IUPAC: propan-2-ol) adalah suatu isomer dari n-propanol (propan-1-ol).

Tabel gugus fungsi yang umum

Berikut adalah daftar gugus fungsi yang sering dijumpai.[3] Di dalam penulisan rumus, simbol R dan R' selalu menyatakan hidrogen yang terikat atau suatu rantai samping hidrokarbon berapa pun panjangnya, tetapi terkadang bisa merujuk pada gugus atom.

Kelas kimiawi Gugus Rumus Rumus struktural Awalan Akhiran Contoh
Asil halida Haloformil RCOX haloformil- -oil halida Asetil klorida(Etanoil klorida)
Alkohol Hidroksil ROH hidroksi- -ol Metanol
Aldehida Aldehida RCHO okso- -al Asetaldehida(Etanal)
Alkana Alkil RH alkil- -ana Metana
Alkena Alkenil R2C=CR2 alkenil- -ena Etilena(Etena)
Alkuna Alkinil RC≡CR' alkinil- -una Asetilena(Etuna)
Amida Karboksamida RCONR2 karboksamido- -amida Asetamida(Etanamida)
Amina Amina primer RNH2 amino- -amina Metilamina(Metanamina)
Amina sekunder R2NH amino- -amina Dimetilamina
Amina tersier R3N amino- -amina Trimetilamina
Ion amonium 4° R4N+ amonio- -amonium Kolin
Senyawa azo Azo(Diimida) RN2R' azo- -diazena Metil jingga(asam p-dimetilamino-azobenzenasulfonat)
Turunan toluena Benzil RCH2C6H5RBn benzil- 1-(substituen)toluena Benzil bromida(1-Bromotoluena)
Karbonat Ester karbonat ROCOOR alkil karbonat
Karboksilat Karboksilat RCOO karboksi- -oat Natrium asetat(Natrium etanoat)
Asam karboksilat Karboksil RCOOH karboksi- asam -oat Asam asetat(Asam etanoat atau asam cuka)
Sianat Sianat ROCN sianato- alkil sianat
Tiosianat RSCN tiosianato- alkil tiosianat
Eter Eter ROR' alkoksi- alkil alkil eter Dietil eter(Etoksi etana)
Ester Ester RCOOR' alkil alkanoat Etil butirat(Etil butanoat)
Haloalkana Halo RX halo- alkil halida Kloroetana(Etil klorida)
Hidroperoksida Hidroperoksi ROOH hidroperoksi- alkil hidroperoksida Metil etil keton peroksida
Imina Ketimina primer RC(=NH)R' imino- -imina
Ketimina sekunder RC(=NR)R' imino- -imina
Aldimina primer RC(=NH)H imino- -imina
Aldimina sekunder RC(=NR')H imino- -imina
Isosianida Isosianida RNC isosiano- alkil isosianida
Isosianat Isosianat RNCO isosianato- alkil isosianat Metil isosianat
Isotiosianat RNCS isotiosianato- alkil isotiosianat Alil isotiosianat
Keton Keton RCOR' keto-, okso- -on Metil etil keton(Butanon)
Nitrat Nitrat RONO2 nitrooksi-, nitroksi-

alkil nitrat

Amil nitrat(1-nitrooksipentana)
Nitril Nitril RCN siano-

alkananitril alkil sianida

Benzonitril(Fenil sianida)
Nitrit Nitrit RONO nitrosooksi-

alkil nitrit

Amil nitrit(3-metil-1-nitrosooksibutana)
Senyawa nitro Nitro RNO2 nitro-   Nitrometana
Senyawa nitroso Nitroso RNO nitroso-   Nitrosobenzena
Peroksida Peroksi ROOR peroksi- alkil peroksida Di-tert-butil peroksida
Turunan benzena Fenil RC6H5 fenil- -benzena Kumena(2-fenilpropana)
Fosfina Fosfino R3P fosfino- -fosfana Metilpropilfosfana
Fosfodiester Fosfat HOPO(OR)2 asam fosforat di(substituen) ester di(substituen) hidrogenfosfat DNA
Asam fosfonat Fosfono RP(=O)(OH)2 fosfono- asam substituen fosfonat Asam benzilfosfonat
Fosfat Fosfat ROP(=O)(OH)2 fosfo- Gliseraldehida 3-fosfat
Turunan piridina Piridil RC5H4N

4-piridil(piridin-4-il) 3-piridil(piridin-3-il) 2-piridil(piridin-2-il)

-piridin Nikotina
Sulfida Sulfida RSR' di(substituen) sulfida Dimetil sulfida
Sulfona Sulfonil RSO2R' sulfonil- di(substituent) sulfona Dimetil sulfona(Metilsulfonilmetana)
Asam sulfonat Sulfo RSO3H sulfo- asam substituen sulfonat Asam benzenasulfonat
Sulfoksida Sulfinil RSOR' sulfinil- di(substituen) sulfoksida Difenil sulfoksida
Tiol Sulfhidril RSH merkapto-, sulfanil- -tiol Etanatiol(Etil merkaptan)

Penamaan radikal atau bagian

Nama-nama ini digunakan untuk merujuk pada bagian itu sendiri atau spesi radikal, serta untuk membentuk penamaan bagi halida dan substituen dalam molekul yang lebih besar.

Ketika hidrokarbon induk tidak jenuh, akhiran ("-il", "-ilidena", atau "-iliduna") menggantikan "-ana" (seperti pada "etana" menjadi "etil"); jika tidak, akhiran hanya menggantikan huruf terakhir "-a" (seperti "etuna" menjadi "etunil").[4]

Perhatikan bahwa ketika digunakan untuk merujuk ke bagian, beberapa ikatan tunggal berbeda dari ikatan rangkap tunggal. Sebagai contoh, jembatan metilena (metanadiil) memiliki dua ikatan tunggal, sedangkan gugus metilena (metilidena) memiliki satu ikatan rangkap. Akhiran dapat digabungkan, seperti pada metiliduna (ikatan rangkap tiga) vs. metililidena (ikatan tunggal dan rangkap dua) vs. metanatriil (tiga ikatan rangkap dua).

Ada beberapa nama yang dipertahankan, seperti metilena bagi metanadiil, 1,x-fenilena bagi fenil-1,x-diil (di mana x adalah 2, 3, atau 4),[5] karbuna bagi metiliduna, dan tritil bagi trifenilmetil.

Kelas kimiawi Gugus Rumus Rumus struktural Awalan Akhiran Contoh
Ikatan tunggal R• Ilo-[6] -il Gugus metil
Radikal metil
Ikatan rangkap dua R: ? -ilidena Metilidena
Ikatan rangkap tiga R⫶ ? -iliduna Metiliduna
Radikal asil karboksilat Asil R−C(=O)• ? -oil Asetil

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Compendium of Chemical Terminology (IUPAC "Gold Book") functional group
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Theodore Brown. Chemistry : the central science. Prentice Hall. 2002. hlm. 1001. ISBN 0130669970.
  4. G. P. Moss. RC-81.1.1. Monovalent radical centers in saturated acyclic and monocyclic hydrocarbons, and the mononuclear EH4 parent hydrides of the carbon family. IUPAC Recommendations 1993. Department of Chemistry, Queen Mary University of London.
  5. R-2. 5 Substituent Prefix Names Derived from Parent Hydrides. IUPAC. 1993. bagian P-56.2.1
  6. Revised Nomenclature for Radicals, Ions, Radical Ions and Related Species (IUPAC Recommendations 1993: RC-81.3. Multiple radical centers).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29298315 (2026-05-31T16:24:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.