Lompat ke isi

Asam heptanoat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asam heptanoat atau asam enantat adalah senyawa organik yang terdiri dari tujuh rantai karbon yang berakhir dengan asam karboksilat. Ini adalah cairan berminyak dengan bau tak sedap dan tengik. Ini berkontribusi pada bau beberapa minyak tengik. Ini sedikit larut dalam air, tetapi sangat larut dalam etanol dan eter.

Metil ester asam risinoleat, yang diperoleh dari minyak biji jarak, adalah prekursor komersial utama asam heptanoat. Ini dihidrolisis menjadi metil ester dari asam 10-undekenoat dan heptanal, yang kemudian dioksidasi udara menjadi asam karboksilat. Sekitar 20.000 ton dikonsumsi di Eropa dan AS pada 1980.[1]

Referensi

  1. David J. Anneken, Sabine Both, Ralf Christoph, Georg Fieg, Udo Steinberner, Alfred Westfechtel "Fatty Acids" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2006, Wiley-VCH, Weinheim.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28946854 (2026-02-09T23:09:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.