Lompat ke isi

Dekomposisi kimiawi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.17 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27997863; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dekomposisi kimiawi adalah pemisahan suatu senyawa kimia menjadi dua atau beberapa bagian atau menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana. Dekomposisi kimiawi biasanya dianggap sebagai lawan dari sintesis kimiawi.

Dekomposisi kimiawi membutuhkan energi yang besar untuk memutus ikatan di antara senyawa-senyawa tersebut. Maka dari itu, banyak reaksi dekomposisi kimiawi yang bersifat endotermik, walaupun terdapat beberapa pengecualian.

Dekomposisi kimiawi sering kali menjadi reaksi yang tidak diinginkan, tetapi reaksi ini juga dapat dimanfaatkan. Contohnya adalah untuk beberapa teknik analisis, khususnya spektrometri massa, analisis gravimetrik tradisional dan analisis termogravimetrik. Selain itu, reaksi dekomposisi saat ini digunakan untuk memproduksi berbagai bahan kimia. Contohnya adalah dekomposisi natrium azida [(NaN3)2] yang "meletup-letup" menjadi gas nitrogen (N2) dan natrium (Na).

Rumus reaksi

Pada umumnya dekomposisi kimiawi ditulis seperti ini:

AB → A + B

Contohnya adalah elektrolisis air menjadi gas hidrogen dan oksigen:

2 H2O(I) → 2 H2 + O2

Contoh-contoh lain adalah sebagai berikut:

CH4 ΔT C+ 2 H2
Dekomposisi termal metana menjadi karbon dan hidrogen
2 BaO2 ΔT 2 BaO+ O2
Dekomposisi termal barium perioksida menjadi barium oksida dan oksigen
CaCO3 ΔT CaO+ CO2
Dekomposisi termal kalsium karbonat menjadi kalsium oksida dan karbon dioksida

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27997863 (2025-10-16T03:28:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.