Lompat ke isi

Oksida asam

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18925141; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Oksida asam adalah suatu senyawa oksida yang dapat bereaksi dengan air dan menghasilkan larutan yang bersifat asam.

Konsep

Oksida adalah suatu senyawa yang terdiri dari suatu unsur dengan unsur oksigen. Senyawa oksida dapat membentuk larutan elektrolit, apabila dilarutkan dalam air. Hasil reaksi oksida dengan air dapat menghasilkan senyawa asam atau basa. Bilangan oksidasi suatu unsur yang berikatan dengan oksigen pada oksida asam akan tetap sama dengan bilangan oksidasi unsur tersebut pada asam yang terbentuk. Contohnya bilangan oksidasi sulfur pada SO adalah +6, maka pada larutan asam yang dihasilkan sulfur juga akan memiliki bilangan oksidasi +6, sehingga SO akan membentuk HSO (Asam sulfat).

Contoh

Beberapa contoh oksida asam dan senyawa asam yang dihasilkannya bila bereaksi dengan air adalah:

  1. SO menjadi HSO (Asam sulfat).
  2. SO menjadi HSO (Asam sulfit).
  3. NO menjadi HNO (Asam nitrat).
  4. NO menjadi HNO (Asam nitrit).
  5. PO menjadi HPO (Asam fosfat).
  6. PO menjadi HPO (Asam fosfit).
  7. CO menjadi HCO (Asam karbonat).
  8. ClO menjadi HClO (Asam perklorat).
  9. ClO menjadi HClO (Asam hipoklorit).
  10. BO menjadi HBO (Asam borat).

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18925141 (2021-08-06T05:50:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.