Lompat ke isi

Tata nama Stock

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.42 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29298702; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tata nama Stock untuk senyawa anorganik adalah sistem yang banyak digunakan dalam tata nama bahan kimia, yang dikembangkan oleh kimiawan Jerman Alfred Stock, dan pertama kali dipublikasikan tahun 1919. Dalam "sistem Stock", tingkat oksidasi beberapa atau semua unsur dalam senyawa ditulis sebagai angka Romawi di dalam kurung.

Cara penulisan

Berlawanan dengan gaya penulisan tanda kurung dalam bahasa Inggris secara umum, tidak ada spasi antara nama unsur dengan kurung buka. Misalnya untuk AgF, cara penulisan yang benar adalah "perak(I) fluorida", bukan "perak (I) fluorida".

Ketika tidak ada keraguan tentang tingkat oksidasi suatu unsur dalam senyawa, tidak diperlukan penandaan angka Romawi. Oleh karena itu, untuk NaCl, natrium klorida, yang sudah pasti +1 untuk Na dan -1 untuk Cl, tidak pernah ditulis sebagai natrium(I) klorida(−I).

Contoh

Senyawa valensi campuran

  • Co3O4: kobalt(II,III) oksida. Co3O4 adalah senyawa bervalensi campuran, yaitu lebih tepat dijelaskan sebagai CoIICoIII2O4, yaitu [Co2+][Co3+]2[O2−]4.
  • Sb2O4: antimon(III,V) oksida. Sb2O4 lebih tepat diformulasikan sebagai SbIIISbVO4, i.e. [Sb3+][Sb5+][O2−]4.

Lihat juga

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29298702 (2026-05-31T18:09:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.